Pesanan Senapan Sniper Banyak, PT Pindad Kewalahan

Tuesday, July 16, 2013
Advertisement
PT Pindad (Persero), industri pertahanan terkemuka nasional  mendapat order ratusan senapan sniper (senjata laras panjang) setiap tahunnya. Dengan pesanan yang begitu banyak, PT Pindad menjadi kewalahan.

SPR Pindad
[Foto via Defence.pk]

Direktur Utama PT Pindad, Ir. Adik Avianto, MSIE, Ph.d mengakui pihaknya menerima pesanan ratusan senapan laras panjang alias senapan sniper dari dalam negeri setiap tahun. Sayangnya, PT Pindad belum mampu memenuhi seluruh pesanan karena terbatasnya mesin produksi.

"Kami memang belum bisa mengerjakan produksi senapan laras panjang secara penuh. Karena setiap tahun, permintaan bisa mencapai ratusan unit (senapan) sniper," kata Adik saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2013.

Sebenarnya, Adik menambahkan, pabrik PT Pindad yang berlokasi di Bandung itu mampu memproduksi senapan laras panjang sampai dengan 50 ribu unit per tahun jika memiliki mesin-mesin khusus.

"Kendalanya ada di perlengkapan produksi, karena butuh mesin-mesin khusus dan terbaru untuk memproduksi permintaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan kebutuhan. Kalau mau datangkan mesin baru saja butuh waktu 3-4 tahun dan butuh persyaratan panjang," ungkap Adik.

Untuk itu, Adik menyebut, perseroan menjalin kerjasama dengan perusahaan Black Arrow yang berbasis di Inggris dan negara China. "Pasar utama kami untuk (senapan) sniper adalah TNI. Mereka butuh model (senapan) sniper teranyar sesuai kebutuhan komando," tukasnya.

Menurut Adik, tahun ini target penjualan Pindad Rp 2 triliun dan laba bersih Rp 110 miliar. Sementara tahun 2012, laba bersih Pindad Rp 66 miliar dengan penjualan Rp 1,4 -1,5 triliun.

Satu Senapan Sniper Rp 200 juta

Senapan sniper buatan PT Pindad tidak hanya diakui di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Harga per unit senapan sniper produksi PT Pindad rata-rata Rp 200 juta. "Rata-rata harga sniper Rp 200 juta per unit," kata Adik

Salah satu model terbaru produksi Pindad adalah Sniper Rifle Pindad Code SPR-2 yang pernah dipamerkan dalam acara pameran produk teknologi pertahanan keamanan dan kedirgantaraan di Jakarta, belum lama ini.

Senapan dengan berat 16 kg dan panjang 1,545 m ini memiliki jarak akurat hingga 1,8 km. Bahkan SPR-2 juga sudah dilengkapi dengan alat peredam suara. Sedangkan kecepatan peluru dari Sniper Rifle Pindad Code SPR-2 mencapai 850 m/detik.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

15 comments:

Anonymous said...

mau bohongin setan satu senapan sniper calibre segitu 200 juta???? mendingan beli barret deh!!! mau korupsi ya pak??????? atau Accuracy International nya inggris deh

Anonymous said...

Sok tau, ente..emangnya senapan angin? itu kan senapan sniper, bukan senapan serbu, speknya aja khusus, ya jelas mahal. Kalo senapan angin, gopek jg dah bagus. ha..ha..

Anonymous said...

Untuk jenis senapan runduk harga segitu mah murah kali,harga lebih mrh dan di lihat dari kualitas tdk kalah sama senapan runduk dari luar,buktinya sniper kita juara bertahan lebih dari3x asiapasifik di ausi,makannya negara lain banyak yg ingin borong tu senapan krn keakuratannya...

Anonymous said...

hahaha
ito udh mrah,lo lhat ja snjta sniper buatan jerman yg mncpai milyaran.lw mw mrah bli ja senjata mainan.

Anonymous said...

senapan sejenis buatan india aja 500jt bung, komen ngawor ae...

Anonymous said...

Boleh tuh buat nembak burung perkutut...

Anonymous said...

hahaha... maklum orang awam itu.... mungkin masih di bawah umur dan belum lulus sekolah ... #sd

Anonymous said...

Terlalu murah pak...mainsetnya juara 3X, harga hrs ada penyesuaian untuk penjualan ke luar negeri

Anonymous said...

senapan yang dalam celana lu aja bisa gopek

Nanang Widiananto said...

bagamana bila ingin pesan snjata ini

Unknown said...

sebaiknya batasi penjualan ke luar negeri. atau harganya buat 10x lipat minimal

Anonymous said...

anda memang tercipta menjadi manusia bego bin o'on sekelas SPR itu murah bandingkan dengan produk luar harganya lipat-lipat, makanya banyak membaca bung!

puput skylife said...

Sudah sudah
...yg belom tau senapan sniper gak usah sok tau...
Utk harga 200jt bs dibilang murah krn specknya sdh bisa sebanding dgn buatan Russia..yaitu jarak akurasi mencapai 1,8km..cukup jauh...
Sedang senapan angin kompetisi cal 177 saja bermerk FAINWERKBAU germany aja dibandrol kisaran 75jt hingga 80jt...
Benjamin marauder cal 177 airgun kompetisi harga kisaran 25jt...
Lantas apa yg dimasalahkan dgn produk pt pindad spr2 yg dibandrol 200jt?? 200jt tergolong murah bro...demi pengamanan Tni wajib punya...

haris darmawan said...

Cma maslah bgni aja di permasalahin, kyk anak kecil aja. Klo memang orang yg komentar merasa benar. Kasih bukti aja kn beres. selesai masalah 😁

Unknown said...

Bener gan itu udh murah bget..

Post a Comment