Oktober: TNI AL Siap Luncurkan Kapal Selam Buatan PT PAL

Tuesday, September 18, 2018 Add Comment
KRI Ardadedali 404

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan siap meluncurkan kapal selam buatan PT PAL Indonesia, setelah mendapat kepastian akan diserahterimakan pada bulan Oktober mendatang.

Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan kapal selam tersebut adalah pesanan ketiga yang dipercayakan pembuatannya kepada perusahaan galangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Bedanya, dua kapal selam lainnya pesanan TNI AL yang telah lebih dahulu diserahterimakan pada tahun lalu, dibuat oleh PT PAL Indonesia bekerja sama dengan perusahaan galangan di Korea Selatan.

Dia memastikan untuk pesanan kapal selam TNI AL yang ketiga ini seluruhnya dibuat dan dirakit di galangan PT PAL Indonesia yang berlokasi di kawasan Tanjung Perak Surabaya, setelah mendapat transfer teknologi dari pembuatan dua kapal selam lainnya di perusahaan galangan Korea Selatan.

Dengan begitu, kapal selam pesanan ketiga, yang telah mendapat kepastian akan diserahterimakan oleh PT PAL Indonesia kepada TNI AL pada bulan Oktober mendatang ini, sepenuhnya adalah karya anak bangsa.

"Akhir tahun ini, sekitar bulan Oktober, akan kami luncurkan kapal selam buatan PT PAL Indonesia itu," katanya.

Laksamana Siwi menandaskan, TNI AL memang sedang mengembangkan kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga tahun 2024.

"Secara kontinu kami mengganti kapal-kapal perang yang sudah 'down grade'. Bertahap kekuatan alutsista kami lengkapi," katanya.

Selain kapal selam, TNI AL sejak sekitar lima tahun yang lalu juga telah memesan alutsista berupa kapal perang lainnya kepada PT PAL Indonesia, seperti jenis "Landing Platform Dock" (LPD) dan kapal cepat rudal (KCR), yang beberapa di antaranya selama dua tahun terakhir telah diserahterimakan.

"Beberapa kapal perang yang sudah diserahterimakan dari PT PAL sudah kami operasikan," ucap Laksamana Siwi.

Resources
  • https://www.antaranews.com/berita/749045/tni-siap-luncurkan-kapal-selam-karya-anak-indonesia

Scorpion: Monster Baru Rusia untuk Sapu Bersih Pertahanan Musuh

Tuesday, September 18, 2018 Add Comment
Scorpion

Dengan bobot 55 ton dan senapan mesin berkaliber terbesar di Rusia, “Scorpion” (Kalajengking) akan menghancurkan pertahanan musuh dan menyapu bersih ladang ranjau.

Pada awal bulan ini, para perancang Rusia mempresentasikan sebuah kendaraan lapis baja multiguna terbaru (UBIM). Karena penampilannya yang agresif, media Rusia menjulukinya “kalajengking tempur”.

Kendaraan itu dibuat oleh Uralvagonzavod, produsen kendaraan berat lapis baja terkemuka Rusia, yang juga menciptakan tank T-14 Armata.

“Scorpion” menggabungkan fungsi tiga kendaraan teknik militer. Kendaraan itu dirancang untuk misi penyelamatan dan perbaikan, menyapu rintangan, dan operasi pembersihan ranjau.

Salah satu fitur utama yang membuat “Scorpion” berbeda dari pendahulunya adalah kemampuannya untuk beroperasi di tengah serangan musuh. Menurut produsen, “Scorpion” bahkan dapat beroperasi di daerah yang terkontaminasi radioaktif.

Dengan mesin berdaya 1.130 tenaga kuda, kendaraan itu dapat dengan mudah menyingkirkan puing-puing batu atau kayu. Selain itu, dozer blade selebar 4,5 meter pada moncong kendaraan dapat mampu menghancurkan rintangan apa pun yang menghalanginya.

Dozer blade juga bisa diganti dengan palu hidraulis yang akan menumbuk batu besar menjadi butiran debu. Dalam modifikasi lainnya, sebuah alat pengeruk dengan penjepit di ujungnya bisa dipasang pada kendaraan sehingga mampu membersihkan puing-puing dan bahkan membantu menyelamatkan orang-orang di zona bencana.

“Dalam pertempuran, kendaraan ini dapat bernavigasi secara mandiri di ladang ranjau yang bertebaran bom-bom elektromagnetik. Ketika membuka jalan melalui semak-semak dan membangun jalan bagi kendaraan lain untuk melewati medan yang sulit, UBIM ini dapat menebang pohon dan mencabut tunggul,” kata perwakilan resmi Uralvagonzavod kepada Rusia Beyond.

Pada musim dingin, “Scorpion” dapat membangun jalan melalui salju dengan ketinggian hingga satu setengah meter.

Berkat lapis baja dan berbagai perlengkapannya yang diperkuat, kendaraan ini memiliki bobot hampir seberat tank, yaitu sekitar 55 ton. Namun, sebagian besar sangat berguna saat melakukan pekerjaan teknik.

Scorpion

Untuk memungkinkannya beroperasi di bawah tembakan musuh dan membersihkan ladang ranjau di zona perang (setiap gerakan dimonitor), kendaraan ini dilengkapi dengan peralatan-peralatan elektronik, termasuk pemancar radio yang beroperasi dalam mode masking dan menyediakan komunikasi dengan markas atau titik dukungan pada jarak 20 kilometer.

Jika ia harus menghadapi musuh, kendaraan ini dilengkapi dengan senapan mesin berkaliber 12,7 mm. Dengan kaliber sebesar itu, proyektilnya dapat menembus rumah-rumah bata. Senapan mesin “Scorpion” dikendalikan secara remote. Para awak tak perlu keluar dari dalam kapsul lapis baja mereka. Dari dalam, mereka bisa melancarkan tembakan dan melihat segala hal yang terjadi secara real time dari layar komputer mereka.

Senapan mesin ini memiliki penampilan modern. Ia dilengkapi dengan saluran televisi dan pencitraan termal, serta pengintai laser. Kondisi gelap pada malam hari atau hujan lebat tak akan menjadi halangan bagi para kru. Mereka akan mampu melihat musuh dengan sangat baik dalam segala kondisi pada jarak hingga lima kilometer.

Robot merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari angkatan bersenjata Rusia. Kali ini, kami mengungkap seperti apa medan tempur masa depan, apa peran yang dimainkan robot militer Rusia, dan apa yang bisa mereka lakukan saat ini.

Resources
  • https://id.rbth.com/technology/80697-kendaraan-tempur-baru-skorpion-wyx
  • Gambar: Vitaly V. Kuzmin

Foto: Vostok 2018, Latihan Militer Terbesar Rusia

Tuesday, September 18, 2018 Add Comment
Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Tank, helikopter, kapal perang, dan ratusan ribu tentara diterjunkan dalam Vostok 2018. Inilah latihan militer nasional yang besar dan disaksikan dunia. Gambar-gambar ini menunjukkan betapa megah dan pentingnya latihan tersebut.

1. Sepertiga tentara Rusia sedang bermobilisasi besar-besaran dari 11 hingga 17 September di medan latihan perang, dari Moskow ke wilayah-wilayah terjauh di Kamchatka.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

2. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 300 ribu tentara, 40 ribu kendaraan militer, dan ribuan pesawat "ikut bertempur" di seluruh negeri.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

3. “Distrik Militer Pusat dan Timur, Armada Utara, pasukan penerjun payung, pasukan 'di atas langit', kendaraan militer, dan komando udara taktis dari Pasukan Kedirgantaraan Rusia akan berpartisipasi dalam latihan militer ini,” ujar Valery Gerasimov, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, sebelum latihan digelar.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

4. Tujuan strategis dari latihan ini adalah untuk mengecek kesiapan militer negara dan mencari tahu apakah mereka siap untuk mobilisasi dengan cepat.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

5. Menurut skenario latihan, sebuah negara imajiner (ya, bukan Rusia yang disebut dalam skenario) telah diserang oleh pasukan asing dan militer negara harus menangkal serangan tersebut sembari bergerak di wilayah yang luas.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

6. Jadi pihak pertama bertindak sebagai musuh dan memulai serangan bertahap, sementara pihak kedua membela perbatasan negara.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

7. Kekuatan darat diperkirakan akan melintasi jarak hingga 7 ribu km, sementara kapal berlayar 4 ribu mil laut.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

8. Penonton dari Rusia dan seluruh dunia menyaksikan lebih dari seribu pesawat (mulai dari pesawat tempur hingga bomber strategis), helikopter. Bahkan pesawat tanpa awak kecil pun turut diuji oleh komando militer.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

9. Ada sekitar 36 ribu mesin lapis baja berat dan ringan - mulai dari kendaraan pengangkut lapis baja hingga tank T-14 Armata terbaru, juga unit pendukung tank Terminator T-15.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

10. Militer Tiongkok ikut berpartisipasi dalam latihan ini. Pentagon mengatakan bahwa mereka menonton berlangsungnya acara.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

11. Latihan di darat ini didukung oleh unit-unit udara dan laut dari seluruh Rusia. Armada Utara dan Pasifik, yang terdiri dari 80 kapal militer dan sipil, juga terlibat.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

12. Seperti dijelaskan salah satu jenderal tertinggi Rusia Alexander Gzhukov, beberapa veteran perang Suriah turut memimpin sebagian operasi.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

13. Pada saat yang sama, salah satu tujuan latihan adalah untuk membantu negara-negara tetangga pada saat dibutuhkan. Jadi kerja sama dengan Tiongkok merupakan aspek penting dari operasi.

Latihan militer Vostok 2018 Rusia

Resources
  • https://id.rbth.com/technology/80711-foto-latihan-militer-terbesar-rusia-qyx
  • Foto: Kementerian Pertahanan Rusia

Pistol G2 Pindad: Akurat dan Ergonomis

Monday, September 17, 2018 Add Comment

Tren dan kebutuhan senjata ringan kategori side-arms atau senjata genggam terus berkembang. Desain ergonomis membuat senjata lebih nyaman digunakan sehingga akurasi lebih baik, andal, dan awet.

Produsen industri pertahanan andalan Indonesia, PT Pindad (Persero) sudah memproduksi pistol berdesain ergonomis. Pistol itu bernama G2 (dibaca Jitu) kaliber 9mm x 19mm. Dalam perkembangannya, G2 memiliki banyak tipe, baik Combat maupun Elite yang digunakan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kehadiran pistol G2 di kalangan militer Indonesia, menjadi andalan baru senjata genggam. Paling tidak menggantikan generasi lebih lawas, yaitu FN Browning P35/Pindad P-1 (FN-46). Baik G2 maupun FN Browning P35/Pindad P-1 juga sama-sama memiliki sistem single action, yang sudah terbiasa digunakan militer Indonesia.

Pistol G2 tipe Combat dan Elite, dirancang Pindad. Sosoknya pun dapat menjadi ikon baru senjata genggam jenis pistol di kalangan militer Indonesia. Rancangan dan produksi G2 dilakukan sejak pertengahan tahun 2010, sedangkan produksi massal dimulai tahun 2011.

Militer Indonesia sebenarnya sudah mengadopsi pistol bermekanisme double action, yaitu pistol P2 (buatan Pindad), serta sebagian menggunakan produk impor, SIG-Sauer P228 dan Beretta M92F (Italia).

Sebelumnya militer Indonesia masih banyak menggunakan pistol lama legendaris mekanisme single action, yaitu P-1 (buatan Pindad) dan FN Browning P-35 (Belgia) yang keduanya juga menggunakan peluru kaliber 9mm x 19mm, dan M1911A1 kaliber 45 (Amerika).

Nama G2 bukan singkatan, tetapi lebih memiliki banyak arti sesuai penyebutan. Dalam bahasa Indonesia disebut Ge-Dua, dalam bahasa Inggris dilafalkan Jee Two, yang dikaitkan lagi ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “jitu” alias akurat dan tepat (dalam menembak sasaran). Manager Bangprodses Senjata , Zein mengatakan, produksi G2 dengan mekanisme single-action memang lebih berdasarkan permintaan dari pemesan militer Indonesia. Alasannya, masih banyak tentara Indonesia lebih terbiasa, nyaman, dan akurat dalam menembak dengan pistol bermekanisme single action.

Ia menyebutkan, selama ini masih banyak personel militer Indonesia begitu juga Perbakin, belum begitu terbiasa menggunakan pistol bermekanisme double action. Karena hentakan saat letusan peluru dari pistol mekanisme double action lebih besar, sehingga banyak pengguna masih “terkaget-kaget”. Akibatnya, akurasi menembaknya belum seoptimal saat menggunakan pistol bermekanisme single action.

Zein mengatakan, desain dan produksi G2 juga dirancang lebih ergonomis, akurasi tinggi, jarang macet, berkapasitas peluru banyak, dan tampilannya keren. Diharapkan, sosok G2 menjadi semakin disukai dan menjadi andalan baru militer Indonesia sebagai pistol yang lebih akurat daya tembaknya, awet, andal, dan lainnya.

Sejak diproduksi, G2 langsung menarik perhatian para produsen dan pengguna pistol beberapa negara. Tampaknya, ada beberapa produsen senjata negara lain, yang penasaran ingin membuat produk pistol yang menyaingi G2.

Combat dan Elite 

Pistol G2 Combat dan Elite
Pistol G2 Combat (kiri) dan G2 Elite (kanan)

Pistol G2 dibuat dalam dua versi, yaitu Combat (versi standar, panjang 221 mm) dan Elite (panjang laras 246 mm). Pistol G2 versi Combat lebih ditujukan sebagai sidearms (senjata pinggang) bagi personel militer Indonesia secara umum, sedangkan versi Elite lebih ditujukan bagi selera pengguna para perwira tinggi. Dari tampilan sosoknya, pistol G2, baik versi Combat maupun Elite, dirancang sesuai karakteristik tangan orang Indonesia. Misalnya, tuas samping pengunci pengokang (slide lock) yang lebih panjang sehingga mudah dijangkau jempol orang Indonesia atau Asia umumnya.

Begitu pun saat dicoba ditembakkan, hentakan akibat letusan peluru pun terasa lebih halus. Apalagi mekanismenya menggunakan single action. Begitu pula desain ergonomis pada handgrip, terasa cukup nyaman sesuai kontur tangan.

Namun untuk pengunci pelatuk, pistol G2 menggunakan model yang terdapat pada dua sisi. Ini bermanfaat untuk mudah dioperasikan penembak bertangan kiri (kidal), yang dapat ditekan dengan jempol maupun telunjuk.

Pistol G2 secara umum berkapasitas peluru 15 butir dalam magasin, yang sejauh ini hanya dibuat dalam kaliber 9mm x 19mm. Ini disebabkan standar peluru pistol militer Indonesia menggunakan kaliber 9mm x 19mm, atau disebut pula 9 mm Parabellum, dan 9 mm Luger.

Menurut Zein W, pistol G2 dirancang akurat pada jarak tembak umum 20-40 meter dari sasaran, dengan andalan kualitas laras. Melalui grouping sepuluh tembakan pada jarak sasaran 25 meter, akurasi terhadap sasaran berkisar 3,5-10 cm, dibandingkan P-1 dan P-2 yang rata-rata 6-10 cm. Dari kelancaran mekanisme, pistol G2 juga dirancang andal dan anti-macet paling tidak minimal 2.000 tembakan. Standar anti-macet tersebut menyamai standar dunia seperti yang dimiliki pistol Beretta M9/Beretta M92F dan M10/SIG Sauer P228 yang menjadi standar militer Amerika.

Resources
  • Pindad Update

Pabrik Pindad Pernah Tersambung Rel Kereta Api

Monday, September 17, 2018 Add Comment
Rel kereta api Pindad

Angkutan kereta api menjadi obyek vital di Pulau Jawa, terutama pada zaman kolonial Belanda dan awal-awal masa kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Salah satunya, penggunaan kereta api untuk mengangkut produk-produk militer, terutama senjata dan amunisi dari pabrik senjata dan mesiu Kiaracondong Bandung yang kini bernama PT Pindad (Persero).

Keberadaan rel kereta api menuju kawasan Pindad, diawali sejak didirikannya pabrik senjata dan mesiu di Kiaracondong tahun 1923 setelah dialihkan dari Surabaya. Pada masa itu, banyak industri yang didirikan kolonial Belanda dikoneksikan dengan jalur rel kereta api untuk angkutan massal.

Kini, lintasan rel kereta api yang menuju atau dari pabrik senjata Pindad, nyaris sulit dikenali. Apalagi, lintasan rel umumnya sudah hampir tertutup menjadi Jalan Sukapura dan padatnya pemukiman setempat.

Meski demikian, banyak pegawai senior Pindad masih mengingat dan mengetahui keberadaan lintasan rel kereta api dari Stasiun Kiaracondong ke kawasan Pindad itu. Termasuk masyarakat sekitar yang mendirikan bangunan di bekas-bekas lintasannya.

Beberapa pensiunan Pindad pun menunjukkan tempat parkir sepeda motor yang dahulunya sampai tahun 1970-an dan awal 1980-an, masih berupa ujung percabangan rel kereta api angkutan di kawasan Pindad. Bahkan tahun 1960-an sampai 1970, masih tampak beberapa lokomotif uap berada di lokasi tersebut. Namun tak diingat lagi kapan lokomotif-lokomotif tersebut terakhir masuk ke kawasan Pindad.

Seingat sejumlah pensiunan Pindad, rel kereta api yang tersambung ke Stasiun Kiaracondong, berukuran normal dengan lebar umumnya 1,067 meter. Dari Stasiun Kiaracondong pernah ada percabangan buntu di Stasiun Cikudapateuh yang kini sudah tertutup tanah. Dulu, di sanalah tempat menurunkan senjata dan amunisi untuk kawasan militer setempat.

Ada pula rel ukuran lebih kecil, sekitar 600 mm yang merupakan angkutan kereta api lori berukuran kecil. Saat ini rel tersebut masih relatif utuh di kompleks Pindad, terutama di kawasan-kawasan tertentu yang kini menjadi hutan koloni.

Rata-rata, rel itu tersambung satu sama lain dengan sejumlah tempat penyimpanan hasil produksi yang mirip bunker penyimpanan. Dahulu, rel-rel ukuran kecil inilah yang mengangkut senjata, amunisi, ranjau, dan lainnya, dari pabrik untuk kemudian dipindahkan ke angkutan kereta api besar menuju Stasiun Kiaracondong.

Dari Stasiun Kiaracondong, berbagai produk senjata, amunisi, dan ranjau dikirim dengan kereta api ke gudang senjata di Bandung, Cimahi, Batavia (Jakarta), Jawa Tengah, lalu ke Surabaya (Jawa Timur).
Rel kereta api Pindad
Foto van dhr. Jacobs, werkzaam bij artileri fabriek ACW (Artileri Comstructie Winkel dari Werkplaats) di Bandoeng Tanggal 1 Desember 1920
Sejumlah dokumen sejarah dari Belanda mencatat pabrik senjata dan mesiu Kiaracondong masih menggunakan proses pengiriman tersebut sampai pertengahan tahun 1960-an. Gambaran jalur kereta api di pabrik senjata Kiaracondong, dapat dilihat pada peta Kota Bandung yang dilansir AFNEI pada November 1945 milik Centrale Bibliotheek Amsterdam yang tersimpan di Delft University of Technology Belanda.

Tampak jalur rel ke ACW (Artilerie Constructie Winkel (ACW) yang menjadi bagian dari pabrik senjata dan mesiu Kiaracondong tersebut, mulai dari Stasiun Kiaracondong kemudian percabangan di Sukapura menyisir sungai menuju ke ACW lalu berujung di Cidurian.

Sedangkan dalam dokumen Ministerie van Defensie NIMH Belanda, tampak pula rangkaian pengangkutan produk-produk senjata, bom, ranjau, dan amunisi di dalam kompleks pabrik senjata dan mesiu Kiaracondong yang ditarik lokomotif kecil bertenaga diesel.

Kini di tahun 2018, sebagian bekas-bekas rel yang tersambung ke kawasan Pindad dari Stasiun Kiaracondong masih tampak, misalnya di ujung tempat parkir sepeda motor. Tampak sebuah bundaran (kabarnya bekas jembatan putar lokomotif), di sana terdapat bekas rel yang dilintangkan di atasnya.

Melihat kondisi jalan semakin macet, angkutan kereta api sebenarnya kembali menjadi andalan. Khusus jalur rel kereta api yang menghubungkan kawasan Pindad ke Stasiun Kiaracondong yang kemudian menghubungkan ke berbagai kota lainnya di Pulau Jawa, potensial kembali diaktifkan untuk mendukung distribusi produk-produk Pindad dalam mendukung industri pertahanan nasional di Pulau Jawa.

Resources
  • Pindad Update, April 2018

Pindad Kembangkan Mesin Untuk Bahan Bakar B20

Monday, September 17, 2018 Add Comment
Rantis buatan PT Pindad

Kendaraan taktis (rantis) buatan PT Pindad (persero) bakal mengakomodasi mesin dengan bahan bakar biodiesel 20% atau B20. Produsen alat militer Tanah Air ini mengatakan telah mengembangkan teknologi sehingga bisa mendukung penggunaan B20 ini.

"Ada perubahan pada sistem engine, nozle, dan filter," ujar Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose di Kantor Pusat PT Pindad (persero), Bandung. Sabtu, (15/9), dilansir dari Kontan.co.id.

Adapun B20 ini telah digunakan pada Rantis Komodo 4x4 yang digunakan oleh para prajurit TNI dan Polri sebagai kendaraan operasional.

Abraham juga bilang bahwa penggunaan B20 tersebut dimaksudkan untuk menjawab tantangan penggunaan pengembangan energi terbarukan yang nantinya juga akan dikonversikan sampai B50.

"Konversi ke biodiesel merupakan inovasi karena penggunaan bahan bakar nabati atau biodiesel ini kerap diragukan karena dianggap tidak cocok dengan mesin, terutama untuk peralatan berat," kata Mose, Sabtu (15/9).

Selain untuk Rantis, PT Pindad juga menerapkan teknologi serupa pada industri manufaktur alat berat seperti ekskavator dan alat mesin pertanian (alsintan). Ia bilang bahwa proyek tersebut merupakan inisiasi bersama dengan Kementerian Perdagangan yang sedang berupaya untuk menekan impor alat berat dan produk pertahanan dan keamanan (hankam), sekaligus meningkatkan potensi produk yang bisa diekspor.

"Produk ekspor juga kita akan terapkan teknologi yang sama sehingga pembeli nantinya bakal menyesuaikan," pungkasnya.

Untuk informasi, pada akhir Agustus lalu pemerintah sempat meluncurkan kebijakan penggunaan biodiesel 20 persen (B20) untuk sektor Public Service Obligation (PSO) maupun non PSO. Kebijakan penggunaan bahan bakar campuran minyak sawit ini sebelumnya baru diterapkan pada penugasan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Resources
  • https://industri.kontan.co.id/news/kendaraan-taktis-pindad-ikut-konsumsi-bahan-bakar-b20

3 Senapan Shotgun Terbaik di Dunia

Saturday, September 15, 2018 Add Comment
Shotgun atau senapan gentel merupakan salah satu senjata api dengan menggunakan selongsong peluru berbentuk silinder.

Shotgun ini terbilang jenis berat, karena itu penembak biasanya menyandarkan popornya ke bahu agar tidak goyang ketika peluru ditembakkan, sehingga bisa tepat sasaran.

Saat perang, shotgun digunakan untuk menghancurkan target jarak jauh maupun dekat. Lubang ukuran larasnya biasanya berukuran 5,5 milimeter hingga yang ekstrem 5 sentimeter.

Berbagai jenis senapan shotgun sudah dibuat, namun tercatat ada tiga senapan shotgun yang diklaim terbaik di dunia. Apa saja? Berikut daftarnya:

1.  Auto Assault-12 Amerika Serikat

Senapan Shotgun AA-12 Amerika Serikat

Senapan shotgun ini muncul di pasar setelah Perang Vietnam, ketika militer AS sangat butuh senjata ampuh untuk pertempuran jarak dekat. AA-12 adalah senapan shotgun otomatis dengan magasin amunisi 32 putaran.

Fitur utama dari senapan ini adalah recoil (hentakan) yang rendah yang memungkinkan seorang penembak pemula tetap dapat menembak sasarannya dengan tepat


2. Saiga-12 Rusia

Senapan shotgun Saiga-12 Rusia
Kalau Amerika Serikat punya AA-12, Rusia mempunyai Saiga-12. Kedua senapan memiliki fitur tembakan beruntun, namun laju tembakan Saiga-12 hampir dua kali lipat lebih banyak.

Saiga-12 mengadopsi desain AK-47 yang dibuat dengan konfigurasi (varian) yang beragam. Shotgun itu dapat mengeluarkan 600 tembakan per menit.

Senapan memiliki dua mode tembakan otomatis dan semi otomatis, sehingga penembak bisa menggunakan sesuai kebutuhan. Namun, senapan ini dibuat untuk pertempuran jarak dekat dan tidak efektif untuk di atas 50 meter.


3. Benelli M-4 Super 90 Italia

Senapan shotgun Benelli M-4 Super 90 Italia

Benelli M-4 Super 90 dari Italia tidak hanya terkenal karena ergonomi dan keandalannya, tetapi juga karena bentuknya yang indah.

Senapan ini telah digunakan oleh unit militer dan penegak hukum AS. Kini, Senapan ini menggunakan pegangan yang dapat diatur dan rel Picatinny yang memungkinkan penggunanya memasang berbagai peralatan taktis untuk meningkatkan mobilitas operasional.

Senapan ini disukai oleh marinir AS dan telah menjadi senapan populer di pasar senjata sipil di Rusia. Shotgun yang berisi 7 buah peluru kaliber 12 gauge ini memiliki kecepatan tembak tinggi karena fungsinya yang semi-auto. Namun, senapan ini cukup mahal dibandingkan dengan senapan lainnya.


Resources
  • https://internasional.kompas.com/read/2018/09/15/19131971/mengenal-3-shotgun-terbaik-di-dunia-berikut-keunggulannya