Jepang Masih Pertimbangkan Pengganti Mitsubishi F-2

Tuesday, April 24, 2018 Add Comment
Mitsubishi F2

Badan Akuisisi, Teknologi, & Logistik Jepang (ATLA) masih mempertimbangkan pesawat tempur futuristik apa yang cocok untuk menggantikan Mitsubishi F-2.

"Kami telah melakukan proses request for information secara terus-menerus, dan pertanyaan kami telah berubah," kata seorang pejabat yang akrab dengan program untuk mengembangkan sebuah pesawat tempur baru Jepang, yang kemungkinan akan disebut sebagai F-3.

Dia menolak untuk mengomentari pemberitaan Reuters terkait perusahaan pertahanan AS Lockheed Martin yang menawarkan pesawat persilangan dari F-22 dan F-35 sebagai pesawat tempur masa depan Jepang.

Laporan Reuters mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa pesawat hibrid dari F-22 dan F-35 akan lebih unggul dari keduanya.

Pejabat Jepang itu mengatakan bahwa sejumlah proposal sedang dipertimbangkan, dan juga perlu diketahui bahwa saat ini Jepang dan Inggris juga melakukan penelitian bersama untuk potensi pengembangan pesawat tempur masa depan.

Beberapa tahun belakangan, Tokyo dengan sungguh-sungguh bereksplorasi untuk mendapatkan pesawat tempur baru. Beberapa pilihannya antara lain, pengembangan pesawat tempur baru secara mandiri, berkolaborasi dengan mitra asing, membeli, atau mengupgrade pesawat tempur yang ada.

Mengembangkan pesawat tempur berdasarkan pesawat tempur AS bukan hal yang baru bagi Jepang. Sebagaimana diketahui bahwa Mitsubishi F-2 Jepang sebagian besar didasarkan pada F-16 AS. F2 dirancang untuk membawa muatan yang lebih besar terutama untuk konfigurasi anti-kapal, memiliki luas area sayap 25% lebih besar daripada F-16, dan modifikasi lainnya seperti penggunaan bahan komposit yang lebih banyak.

Sayangnya, F-2 terlalu mahal sehingga Tokyo hanya memperoleh 94 dari rencana akuisisi sebanyak 144 unit. Pesawat hasil persilangan dari F-35 dengan F-22 akan secara efektif menjadi sebuah pesawat baru, namun dengan potensi pembengkakan biaya yang besar.

Tokyo pernah ingin membeli F-22 Raptor AS, tetapi pada tahun 1998 Kongres AS memblokir penjualan dan lisensi produksi F-22 di luar negeri. Pada 2006, AS pernah berniat untuk eskpor F-22 (varian downgrade) ke Jepang, tetapi AS khawatir Jepang tidak mampu menjaga kerahasiaan teknologinya mengingat kebocoran data sistem tempur Aegis tahun 2002.

Sementara Mitsubishi memiliki lisensi untuk memproduksi 42 unit F-35 di Nagoya, tidak jelas seberapa jauh pemerintah AS akan mentransfer teknologi yang diperlukan untuk pengembangan hibrid dari F-22 dan F-35.
X-2 Jepang
Pesawat demonstrator X-2 Jepang
Sementara itu, pejabat itu juga menegaskan bahwa uji coba pesawat demonstrator X-2 telah berakhir setelah mencapai 34 penerbangan. Awalnya diperkirakan baru akan selesai pada penerbangan yang ke-50

"Kami telah menyelesaikan pengujian yang kami rencanakan," katanya. “Tidak ada yang ditentukan tentang masa depan X-2. Kami dapat melakukan lebih banyak pengujian. ”

Pesawat itu tetap di pangkalan udara Gifu. Pesawat ini aslinya disebut sebagai ATDX, bukan sebagai prototipe pesawat tempur yang akan diproduksi, tapi merupakan bagian dari upaya Jepang dalam teknologi yang diperlukan untuk mengembangkan pesawat generasi kelima atau keenam. Upaya ini terdiri dari 15 program terpisah yang menyelidiki teknologi spesifik seperti ruang senjata, sensor, tautan data, dan area lain yang dianggap perlu untuk pesawat tempur canggih.

Program X-2 juga dilihat sebagai cara bagi para insinyur pesawat senior Jepang mentransfer ilmunya kepada insinyur muda.

Article Resources
  • https://www.flightglobal.com/news/articles/tokyo-eyes-multiple-routes-for-new-fighter-jet-447911/

DARPA Ingin Persiapan Peluncuran Roket Hanya Hitungan Hari

Monday, April 23, 2018 Add Comment
SpaceX - peluncuran

Untuk mengirimkan roket ke luar angkasa dibutuhkan waktu persiapan hingga beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun.

DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) - Badan riset militer Amerika Serikat yang sering melakukan riset hal-hal yang tak lazim - percaya, waktu tersebut bisa dipangkas hingga menjadi beberapa hari saja.

DARPA belum lama ini memulai Launch Challenge, yang menantang perusahaan-perusahaan pengirim roket menekan waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan roket ke luar angkasa menjadi dalam hitungan hari, bukan bulan apalagi tahun, lapor Engadget.

Perusahaan pengirim roket harus bisa membuat sistem yang bisa meluncurkan roket ke orbit rendah Bumi dari tempat yang lain hanya dengan jeda waktu beberapa hari, tanpa pemberitahuan akan misi itu sejak lama.

Perusahaan akan tahu dimana tempat peluncuran dilakukan dalam waktu "beberapa minggu" sebelum peluncuran dan mereka akan tahu tentang beban yang diangkut hanya dalam waktu beberapa hari sebelum roket diterbangkan.

Kompetisi ini akan diadakan pada akhir 2019. Untuk membuat para perusahaan pengirim roket tertarik, DARPA menyiapkan hadiah yang tidak sedikit.

Untuk posisi pertama, DARPA menyiapkan USD 10 juta (Rp 139 miliar), USD 9 juta (Rp125 miliar) untuk posisi dua dan USD 8 juta (Rp 111 miliar) untuk posisi tiga. Dan semua tim yang bisa mengirimkan satu roket akan mendapatkan USD2 juta (Rp 27,7 miliar).

Dalam kompetisi ini, kecepatan tidak menjadi satu-satunya tolok ukur. Para juri juga akan menilai tingkat akurasi, muatan yang dibawa dan juga massa roket itu sendiri.

Jika perusahaan pengirim roket memang bisa memotong waktu persiapan pengiriman roket, ini akan membantu militer untuk mengirimkan satelit komunikasi dan mata-mata Meskipun begitu, tantangan ini juga bisa membantu peluncuran berbagai jenis satelit di masa depan.

Article Resources
  • http://news.metrotvnews.com/read/2018/04/23/864366/militer-as-ingin-bisa-luncurkan-roket-dalam-hitungan-hari

China Mulai Uji Coba Kapal Induk Pertama Buatan Sendiri

Monday, April 23, 2018 Add Comment
Kapal induk China Type-001A

China akan mulai uji coba kapal induk pertama buatan sendiri dalam minggu ini. Tiga jalur laut di Bohai timur laut dan Laut Kuning telah ditutup otoritas setempat.

Kapal induk yang akan melakukan uji coba laut ini adalah kapal induk Type 001A. Tanggal dan lokasi uji coba tak diungkap militer Beijing, namun diperkirakan akan bertepatan dengan ulang tahun ke-69 Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada hari Senin , 23 April 2018.

Sumber militer yang mengonfirmasi laporan itu mengatakan, pelaksanaan uji coba tergantung pada kondisi cuaca dan laut.

Administrasi Keselamatan Kelautan Liaoning mengumumkan pada hari Jumat lalu bahwa tiga kawasan di Bohai timur laut dan Laut Kuning ditutup untuk kegiatan militer dari 20 hingga 28 April 2018. Area-area yang terlarang tersebut dekat dengan galangan kapal di Provinsi Liaoning, tempat di mana kapal induk baru dibangun.

Sumber lain yang menyaksikan uji mesin kapal induk mengatakan bahwa sebuah mesin utama diaktifkan yang menunjukkan uji coba laut akan segera dimulai.

Kapal induk baru Beijing ini diperkirakan akan beroperasi akhir tahun ini, atau 12 bulan lebih cepat dari yang dijadwalkan. Menurut seorang ahli Angkatan Laut China, dimajukannya jadwal itu seiring dengan persaingan yang kuat antara Beijing dan Washington.

Sumber militer lain mengatakan kepada South China Morning Post bahwa uji coba akan mencakup fungsi dasar kapal, termasuk kekuatan, kontrol kerusakan, sistem radar dan komunikasi, serta pemeriksaan kebocoran.

Kapal yang akan diuji coba, lanjut sumber tersebut, diperkirakan tidak akan berlayar jauh pada pelayaran pertamanya. Kemungkinan hanya tinggal di Teluk Bohai.

Liu Zheng, Ketua Industri Perkapalan Dalian, menegaskan bulan lalu bahwa kapal induk baru sudah siap untuk memulai uji coba laut.
Kapal induk Tipe 001A China
Kapal induk Type 001A yang merupakan kapal induk Kelas Admiral Kuznetsov Rusia
Kapal Type 001A seberat 70.000 ton (bobot benaman ketika muatan penuh) diluncurkan pada bulan April tahun lalu dan diperkirakan akan bergabung dengan Angkatan Laut China paling cepat akhir tahun ini, jauh sebelum targetnya awal 2019.

Type 001A merupakan kapal induk kelas Admiral Kuznetsov Rusia. Moda militer raksasa baru Beijing ini diklaim mampu mengangkut hingga 35 pesawat jet tempur.

Ambisi Beijing untuk mempercepat operasional kapal induk terbarunya ini seiring dengan situasi krisis di Laut China Selatan. Seperti diketahui, Beijing mengklaim hampir seluruh kawasan laut tersebut dan bersengketa dengan sejumlah negara Asia yang juga memiliki klaim di kawasan yang sama.

Negara kekuatan dunia lainnya, terutama Amerika Serikat, juga memprotes klaim Beijing atas kawasan laut tersebut. Washington yang kerap mengoperasikan kapal induk dan beberapa kapal perang di dekat kawasan sengketa tersebut menilai klaim China bisa menghilangkan kebebasan navigasi di kawasan laut internasional.

"Ada tekanan eksternal yang berkembang bagi China untuk mempercepat pengembangan kapal induknya sehingga menjadi kekuatan utama angkatan laut, terutama sejak Amerika Serikat meningkatkan penyebarannya di Asia," kata Ni Lexiong, seorang ahli angkatan laut di Shanghai University of Political Science and Law.

"Tapi China masih 10 hingga 20 tahun lagi dan Amerika Serikat dalam kompetisi ini," ujar Lexiong.

Terbaru, kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R Ford yang memiliki bobot benaman 100.000 ton dan dapat menampung lebih dari 75 pesawat, beroperasi di kawasan Laut China Selatan.

Article Resources
  • https://international.sindonews.com/read/1300088/40/uji-coba-kapal-induk-buatan-sendiri-china-tutup-jalur-laut-1524466977/13

Dubes Rusia: Rusia Paling Tahu Apa Artinya Perang

Monday, April 23, 2018 Add Comment
Lyudmila Vorobieva

Belum lama ini, Duta Besar Rusia untuk RI Lyudmila Vorobieva mengunjungi kantor redaksi VIVA. Dia banyak berbicara mengenai politik global, keamanan, diplomasi RI-Rusia hingga soal budaya dan pendidikan. Lyudmila juga panjang lebar menepis soal tudingan Amerika Serikat dan sekutunya tentang andil Kremlin soal senjata kimia di Suriah.

Namun sekalipun AS dan sekutu meluncurkan serangan militer ke Suriah, negara sekutu Rusia itu, sang Dubes mengatakan bahwa Rusia tak akan membalas dengan penggunaan kekuatan senjata. Lyudmila mengingatkan, Rusia adalah negara yang paling tahu apa arti kata perang, yang tak pernah bisa menjadi solusi sebuah masalah.

Itu karena Rusia pernah merasakan pahit getirnya perang. Contoh nyata adalah Perang Dunia II. Kendati Rusia turut tampil sebagai pemenang, Perang dunia itu mengorbankan puluhan juta jiwa rakyat. Maka Rusia tidak mau munculnya lagi perang di mana pun. "Kondisi damai buruk sekali pun lebih baik dari sebuah perang baik," kata Lyudmila saat diwawancarai VIVA.

Berikut beberapa petikan wawancara Dubes Lyudmila dengan VIVA:

Amerika Serikat, Inggris dan Prancis meluncurkan serangan ke Suriah yang merupakan sekutu dari Rusia. Bagaimana tanggapan terbaru Rusia terkait serangan tersebut?

Kami segera merespons terhadap serangan tersebut dengan menilai bahwa serangan tersebut sangat buruk dan melanggar hukum internasional baik itu norma dan peraturan yang berlaku. Sebab serangan tersebut bukan dimandatkan oleh Dewan Keamanan PBB melainkan secara unilateral dan dilakukan kepada negara yang berdaulat. Tindakan ini juga salah karena sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya serangan senjata kimia di Douma Suriah seperti yang dituduhkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Selain itu, Polisi Militer Rusia yang turut menjaga keamanan di Douma telah berusaha untuk mencari korban dari serangan kimia tapi mereka gagal menemukannya. Jika serangan kimia terjadi, tentu mereka juga akan terkena dampak. Sejauh ini di rumah sakit Douma tidak ada bukti korban dari serangan tersebut. Baru-baru ini saya mendengar kabar bahwa tim jurnalis dari AS juga berkunjung ke Douma dan tidak menemukan bukti serangan kimia di sana.

Tentu kami masih menunggu hasil investigasi dari OPCW di mana sekarang tim sedang berada di Douma. Sebenarnya AS memutuskan untuk meluncurkan serangan bahkan sebelum para ahli dan inspektur berhasil masuk ke Douma untuk melakukan pekerjaan dan investigasi mereka. Mengapa harus terburu-buru. Kami pikir serangan tersebut tidak akan membantu menyelesaikan masalah di Suriah, justru akan semakin memperburuk situasi.

Rusia mengutuk intervensi militer Barat ke Suriah. Rusia dan Suriah juga membantah menggunakan senjata kimia. Jadi menurut Anda apa sebenarnya tujuan utama AS dan sekutunya untuk melakukan ini?

Rusia dan Pemerintah Suriah membantah menggunakan segala bentuk senjata kimia. Jika diingat sejarah situasi di Suriah bahwa pemerintah Suriah telah setuju untuk bergabung dengan Chemical Weapons Convention (CWC). Mereka telah menghancurkan gudang senjata kimia. Itu juga telah disahkan oleh OPCW. Rusia juga menjadi salah satu negara yang menginisiasi kesimpulan dari CWC dan kami berkomitmen terhadap konvensi tersebut.

Kami juga telah menghancurkan senjata kimia secara menyeluruh dan disahkan oleh OPCW pada September 2017. Selain itu kami memusnahkan senjata kimia terakhir yang kami miliki. Jadi baik itu Rusia maupun Suriah sudah tidak memiliki senjata kimia.

Untuk tujuan serangan ini, Anda mungkin bisa menanyakan langsung kepada AS soal tujuan mereka. Tentunya untuk melemahkan pemerintah Bashar Al-Assad dan menyalahkannya tentang segala hal buruk yang terjadi di Suriah.

Saya juga ingin menekankan bahwa Rusia tidak mendukung Bashar Al-Assad secara pribadi. Kami mendukung pemerintah yang terpilih secara sah dan secara hukum dan kami di Suriah hanya untuk melawan teroris.

Kita lebih dekat ke Suriah dibanding ke AS dan kami juga terdampak dengan serangan teroris. Tujuan kehadiran Rusia di Suriah juga sah karena kami diminta oleh pemerintah Suriah yang sah untuk berada di sana untuk melawan teroris dan bukan mendukung Assad.

AS menyatakan akan menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia. Apakah Rusia sudah siap dan mungkin telah menyiapkan berbagai antisipasi?

Kami sudah hidup dengan sanksi selama beberapa tahun ini. Tapi Rusia adalah negara besar dengan banyak sumber daya. Kami memiliki sumber daya alam, kami memiliki sumber daya manusia, industri yang berkembang dan agrikultur. Jadi pada dasarnya kami tidak takut dengan sanksi apa pun.

Bahkan ada sanksi yang justru membantu kita, contohnya untuk mengembangkan pertanian. Tahun lalu Rusia menjadi eksportir pertama untuk gandum. Jadi kami berharap tahun ini PDB akan meningkat dua persen dan itu tidak buruk dan kami tidak akan tertekan. Jika dilihat, sanksi secara unilateral juga tidak akan berhasil dengan baik. Kita bisa lihat contohnya di Iran dan Korea Utara.

Bagaimana posisi Rusia di DK PBB dalam hal membuat negara-negara lain yakin bahwa Rusia bukan aktor di balik serangan kimia yang dituduhkan?

Kami akan terus memberitahukan kebenaran. Kami tidak berusaha untuk meyakinkan pihak lain tapi kami hanya menyampaikan kebenaran. Saya sudah sebutkan tadi bahwa Rusia telah menghancurkan senjata kimia dan berkomitmen dengan CWC.

Jika Anda tahu kasus Skripal di Inggris, ketika Rusia juga dituduh menggunakan senjata kimia, sebenarnya sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Rusia berhubungan dengan insiden ini. Inggris juga tidak memberikan informasi apa pun kepada kami. Kami hanya mengetahui lewat media sosial dan media massa.

Kami juga tidak mendapatkan akses kekonsuleran kepada warga negara kami dan kami tidak melihat adanya bukti. Saya pikir orang lain juga tidak menemukan bukti bahwa Rusia memiliki keterkaitan. Menlu Lavrov juga menyebutkan bahwa dalam pemeriksaan laboratorium secara independen di Swiss terkait kasus Skripal, ditemukan kandungan kimia lain yang digunakan di mana bahan kimia itu diproduksi di AS dan Inggris, dan digunakan oleh negara-negara anggota NATO.

Baru-baru ini pemberontak dari Ghouta Timur mengaku diancam oleh Rusia dengan dua opsi yaitu menghadapi serangan kimia atau meninggalkan Suriah. Benar atau tidak?

Semua berita palsu yang sangat banyak ini membuat kebenarannya jadi buram. Kami tidak mengancam siapa pun khususnya terkait serangan kimia. Kami melawan penggunaan senjata kimia. Jadi kami yakin itu berita palsu, tuduhan palsu seperti yang sudah kita banyak lihat beberapa waktu terakhir.

Apakah penggunaan kekuatan militer menjadi opsi Rusia untuk merespons serangan AS di Suriah?

Saya berharap penggunaan akal sehat lebih baik karena AS memainkan permainan yang sangat berbahaya. Tapi saya dapat menjamin dari sisi Rusia, kami tidak berpikir opsi militer akan mengarah ke hal yang baik. Kami terbuka untuk dialog, kami pikir tidak ada solusi militer, solusinya adalah politik dialog secara inklusif antara semua pihak yang khawatir dengan Suriah. Kami melakukan yang terbaik untuk memfasilitasi dialog antara semua pihak di Suriah.

Jika dibandingkan dengan negara lain, Rusia mungkin paling tahu apa artinya perang. Di Rusia kami bahkan mengatakan bahwa bad peace is better than a good war 'damai yang buruk lebih baik dari sebuah perang yang baik'. Kami tahu dari pengalaman, kami telah kehilangan 27 juta jiwa di Perang Dunia II. Banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Saya juga mau mengatakan, tak ada seorang pun di Rusia berharap melihat lebih banyak konflik militer atau perang di dunia.

Perang sipil di Suriah sudah berlangsung lama sejak era Assad. Apakah Rusia punya solusi untuk membantu Suriah untuk mengakhiri konflik?

Satu-satunya solusi adalah untuk tidak meluncurkan serangan rudal melawan Suriah atau mencoba menggulingkan pemerintahan Assad. Tapi membuat semua pihak dalam konflik untuk berdialog secara inklusif dan mencari solusi. Tidak ada cara lain.

Berbicara soal isu keamanan di kawasan Asia, bagaimana pandangan Rusia mengenai posisi Indonesia dalam arsitektur keamanan regional?

Indonesia adalah negara yang sangat penting untuk Rusia dan menjadi mitra kunci di kawasan. Kami pikir posisi Indonesia sangat penting untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara dan Asia Pasifik secara luas. Kami memiliki dialog politik yang aktif antara kedua negara.

Presiden RI juga sudah berkunjung ke Rusia pada tahun 2016 di Sochi dan pertemuan yang sangat baik dengan Presiden Vladimir Putin. Kita telah bertukar delegasi. Tahun lalu Menlu Rusia Lavrov datang ke Jakarta kemudian Maret lalu Menlu Retno pergi ke Moskow dalam rangka kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Saya juga ada di sana dan Menlu Retno memiliki pembicaraan yang baik dengan Lavrov.

Kedua negara juga berdialog terkait isu keamanan, pejabat tinggi RI telah berangkat ke Rusia untuk mendiskusikan keamanan regional, kerja sama untuk melawan terorisme. Jadi posisi Indonesia sangat penting. Rusia mengapresiasi posisi Indonesia yang sangat seimbang dalam hubungan internasional. Indonesia juga anggota G20.

Soal kunjungan Presiden Putin ke Indonesia, apakah akan ada kerja sama baru antara kedua negara dalam hal perdagangan alutsista dan kesepakatan ekonomi untuk meningkatkan level kerja sama dua negara?

Sebagai Dubes Rusia untuk Indonesia saya sangat berharap Presiden Putin akan berkunjung ke Indonesia segera. Namun seperti diketahui Presiden Putin baru terpilih kembali dalam Pemilu Maret lalu dengan memenangkan 77 persen suara. Hal ini sebenarnya hasil yang sangat tidak diduga. Putin akan dilantik pada bulan Mei. Jadi segala keputusan terkait kunjungan kenegaraan akan diputuskan setelah pelantikan.

Tentu kedua negara memiliki potensi besar. Seperti diketahui populasi kedua negara kita jika dikombinasikan 400 juta orang. Jumlah perdagangan yang dimiliki kedua negara juga tidak buruk dan menunjukkan tren positif. Tahun lalu meningkat sebesar 25 persen dan itu tentu belum cukup. Kedua negara bisa mengupayakan lebih banyak kerja sama apalagi RI dan Rusia sifatnya saling melengkapi, kita dapat saling bertukar kebutuhan.

Saya optimistis dan saya akan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan kerja sama di area berbeda, tidak hanya perdagangan dan investasi, juga dialog politik, namun dalam bidang kemanusiaan, pertukaran budaya. Ada banyak turis dari Rusia datang ke Indonesia dengan jumlah yang terus bertambah.

Saya ingin banyak orang Indonesia berkunjung ke Rusia apalagi jelang Piala Dunia. Juga dalam bidang pendidikan adalah salah satu area yang bisa dieksplorasi. Ada lumayan banyak pelajar Indonesia belajar di Rusia, kami juga menyediakan beasiswa untuk pelajar Indonesia sebanyak 160 per tahun tapi kami bisa menyediakan lebih banyak tidak hanya di Moskow tapi juga bisa di St Petersburg.

Article Resources
  • https://www.viva.co.id/indepth/fokus/1029163-rusia-paling-tahu-apa-artinya-perang

Wujud Bom PD II yang Ditemukan di Dekat KBRI Berlin

Sunday, April 22, 2018 Add Comment
Kamis lalu, Kepolisian Jerman menemukan bom buatan Inggris seberat 500 kg peninggalan Perang Dunia II. Bom tersebut ditemukan di pusat kota Berlin saat pengerjaan proyek infrastruktur di Heidestrasse, Mitte.

Seluruh gedung yang berjarak 800 meter dari lokasi temuan bom diminta untuk dievakuasi, termasuk gedung Kedutaan Besar RI yang letaknya memang dekat dengan lokasi penemuan bom tersebut. berikut adalah foto-foto dari wujud bom tersebut.

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman
Bom ini merupakan buatan Inggris peninggalan Perang Dunia II yang berbobot 500 kilogram

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman
Petugas menunjukkan bom peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan di Berlin, Jerman, 20 April 2018.

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman
Petugas bersiap memindahkan bom peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan di Berlin, Jerman, 20 April 2018.

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman
Alat berat dikerahkan untuk memindahkan bom peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan di Berlin, Jerman, 20 April 2018. Otoritas bandara Tegel di Berlin mengingatkan para penumpang pesawat untuk mengantisipasi gangguan ketika proses penjinakan bom berlangsung.

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman
Petugas memeriksa bom peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan di Berlin saat proses pemindahan, 20 April 2018.

Penemuan bom Perang Dunia II di Jerman

Temuan bom masa Perang Dunia kerap terjadi di Jerman. Sejak berakhirnya Perang Dunia II tujuh dekade lalu, Jerman telah menemukan lebih dari 2.000 ton bom hidup dan amunisi lainnya.

Tahun lalu, sedikitnya 60 ribu orang terpaksa dievakuasi dari tempat tinggal mereka di Frankfurt setelah otoritas menemukan bom besar milik angkatan udara Inggris saat PD II lalu di Jerman. Menurut Kepolisian Jerman, setidaknya Jerman menemukan dan menjinakkan bom sekali atau dua kali dalam setahun di Berlin.

Article Resources
  • https://foto.tempo.co/read/64485/ini-wujud-bom-perang-dunia-ii-yang-ditemukan-dekat-kbri-berlin#foto-1
  • https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180420123023-134-292207/bom-perang-dunia-ii-ditemukan-di-dekat-kbri-berlin

Mei Nanti, Jumlah Kapal Selam TNI AL Bertambah Jadi 4 Unit

Friday, April 20, 2018 Add Comment
KRI Nagapasa-403

Jumlah kapal selam milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan bertambah menjadi empat unit. Hal itu setelah proses pembuatan kapal selam KRI Ardadedali 404 yang dikerjakan di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Okpo, Korea Selatan telah selesai.

KRI Ardadedali 404 akan bergabung dengan tiga kapal selam yang terlebih dahulu memperkuat TNI AL, yaitu KRI Nagapasa 403, KRI Nanggala 402, dan KRI Cakra 401.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi mengatakan, akan mengunjungi Galangan DSME pada akhir bulan ini, untuk meresmikan KRI Ardadedali 404.  Kapal selam tersebut merupakan pesanan kedua Kementerian Pertahahan (Kemenhan) yang dibuat di Korsel.

Adapun satu unit kapal selam lagi akan dibuat di PT PAL Surabaya sebagai bagian transfer of technology (ToT).

"Bulan April ini, saya dengan Menhan (Ryamizard Ryacudu) akan ke Korsel untuk meresmikan kapal selam kedua, namanya Ardadedali. Ardadedali itu satu senjata bayangan, yang memang untuk kapal selam diambil dari (nama) senjata-senjata sakti dari pewayangan," ujar Ade saat ditemui di Mabes AL Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat, 20 April 2017.

Ade menceritakan, pemberian nama senjata dari pewayangan untuk setiap kapal selam milik TNI AL memiliki filosofi tersendiri. Pun dengan KRI Ardadedali diharapkan bisa menjadi senjata menakutkan dalam mengamankan wilayah lautan NKRI.

"Wayang itu cerita klasik belum tentu dia riil, karena itu (penamaan) kapal selam ini juga senjata yang tak tampak. Karena itu, dengan memberikan nama Ardadedali itu juga mewariskan karismatik dari senjata itu," ujar mantan Kasum TNI tersebut.

Ade tak menjawab apakah nanti kapal selam keempat milik TNI AL itu akan ditempatkan di wilayah perbatasan atau Indonesia bagian timur

Ade yang akan pensiun pada 1 Juni mendatang mengungkapkan, hingga kini penempatan KRI Ardadedali belum ditetapkan. Hanya saja, ia memberi bocoran bahwa kapal selam ini setiba dari Korsel akan berlabuh pertama kali di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim).

Ade tak menjawab apakah nanti kapal selam keempat milik TNI AL itu akan ditempatkan di wilayah perbatasan atau Indonesia bagian timur. "Dia sesuai komisioning akhir April berangkat ke Indonesia. Kurang lebih pekan ketiga Mei sudah sampai Surabaya," kata Ade.

Pada 6 April lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi galangan DSME di Korsel. Dalam kunjungan tersebut, Hadi menyampaikan kepada pimpinan DSME, bahwa pemerintah Indonesia telah menerima pesanan KRI Nagapasa-403 yang dilengkapi teknologi modern. "Kapal selam tersebut saat ini telah digunakan dalam kegiatan operasi di perairan yurisdiksi nasional Indonesia," kata Hadi.
KRI Nagapasa 403
KRI Nagapasa 403 'parkir bareng' dengan KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala 402 (Dite Surendra/ Jawa Pos)

Sekilas KRI Nagapasa 403

KRI Ardadedali 404 yang akan tiba pada Mei mendatang memiliki spesifikasi yang sama dengan KRI Nagapasa 403.

KRI Nagapasa 403 merupakan kapal selam kelas 209/1400 pertama dari tiga buah kapal selam sejenis yang dibangun di Korea Selatan dan Indonesia.

Kapal selam yang memiliki panjang 61,3 meter ini diawaki oleh 40 orang kru. Sumber tenaga kapal selam ini adalah diesel dan elektrik. Saat melaju di permukaan air, kapal selam tersebut memanfaatkan mesin diesel sembari menyimpan tenaga di baterai. Sedangkan saat menyelam mesin diesel di kapal selam tersebut akan dimatikan, dan kapal selam akan bergerak dengan tenaga yang tersimpan di baterai.

KRI Nagapasa 403 mampu berlayar lebih dari 50 hari dengan jangkauan hingga 10.000 mil atau 16.093 km. Dari segi kecepatan, KRI Nagapasa 403 mampu melaju hingga 21 knot di bawah laut. Itu setara selevel dengan kapal selam Kelas Collins milik AL Australia.

Kapal selam ini dilengkapi sistem persenjataan terkini dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan peluru kendali anti kapal permukaan.

Article Resources
  • http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/04/20/p7hc98377-ksal-kapal-selam-ardadedali-tiba-di-indonesia-pada-mei
  • https://www.liputan6.com/news/read/3074413/ini-spesifikasi-kri-nagapasa-403-kapal-selam-tni-buatan-korsel

Samurai, Ninja, dan Ronin: Istilah-Istilah Prajurit Tradisional Jepang

Friday, April 20, 2018 Add Comment
Pertempuran tradisional Jepang

Dahulu, Jepang terkenal akan samurai dan ninjanya. Selain itu, kita juga mengenal istilah ronin. Film-film tentang samurai, ninja, atau ronin kerap kita saksikan di layar kaca. Sebenarnya apa perbedaan dari istilah-istilah prajurit tradisional Jepang ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Samurai

Muncul pada milenium pertama, samurai adalah prajurit aristokrat. Sebagai pemilik tanah dan pemimpin masyarakat, samurai paling rendahan sekalipun lebih kaya dan dihormati dibandingkan masyarakat Jepang pada umumnya.

Samurai memulai kariernya sebagai pemanah berkuda dan perlahan mempelajari seni beladiri menggunakan pedang. Tangan kanan mereka biasanya tidak terlalu dilindungi karena digunakan untuk menarik anak panah.

Seiring dengan berjalannya waktu, baju zirah mereka menjadi lebih kaku dan simetris. Mereka lebih banyak bertempur dalam jarak dekat dengan memakai pedang yang dibuat dengan sangat seksama.

Para samurai bertempur dengan menggunakan berbagai macam senjata termasuk tombak dan alat pemukul. Walau begitu, senjata mereka yang paling ikonik adalah pedang katana yang panjang dan pedang wakizashi yang pendek. Keduanya terkenal memiliki ketajaman yang luar biasa.

2. Sohei

Mulai abad ke-11 hingga 16, samurai terkadang bertempur bersama dengan kelompok prajurit elit lainnya yang bernama sohei. Sohei adalah kaum biksu prajurit. Sejumlah biara memiliki angkatan bersenjata sohei sendiri.

Sohei muncul untuk melindungi biara-biara di masa sulit saat banyak perselisihan antar biara. Jika terjadi kekacauan, mereka akan maju berperang. Pasukan sohei yang paling terkenal dan ditakuti berasal dari Enryaku-Ji, Mount Hiei.

Biasanya, sohei tidak memiliki persenjataan selengkap samurai. Mereka memakai baju zirah biasa yang melapisi jubah biara. Kepala mereka biasa dihiasi dengan handuk yang dijalin untuk menutupi kepala yang gundul.

Senjata tradisional sohei bernama naginata. Sohei sendiri bisa menjadi rekan yang baik untuk samurai, namun bisa juga menimbulkan kekacauan. Mereka bisa menggunakan kekuatannya untuk mencari kemerdekaan dari pemimpin yang sekuler.

3. Ikko-Ikki

Pada abad ke-15, muncul kelompok religius lain yang ditakuti, ikko-ikki. Kelompok ini menganut aliran Buddha Jodo-Shinshu yang percaya pada keselamatan untuk seluruh umat manusia, tidak hanya untuk mereka yang belajar agama dengan seksama.

Ikko-ikki ini lebih egaliter dibandingkan sohei. Pengikutnya juga lebih besar karena gerakan ini bersifat sosial. Sejumlah pengikut  ikko-ikki mencukur habis kepalanya sebagai tanda imannya.

Kekuatan mereka tidak boleh diremehkan karena pada tahun 1488, mereka berhasil menguasai Provinsi Kaga. Pasukan ikko-ikki tampak seperti samurai dan berperang seperti samurai juga.

Sejauh ini, informasi tentang ikko-ikki sangatlah terbatas dibandingkan prajurit yang lain. Namun, mereka jelas merupakan lawan yang tangguh terhadap prajurit-prajurit lain.

4. Ronin

Menjadi samurai bukanlah sekadar menjadi prajurit. Samurai harus tahu dengan jelas posisinya dalam hierarki. Terkadang, samurai bisa kehilangan posisinya saat tuannya (daimyo) meninggal atau kehilangan kehormatan.

Samurai yang sudah tidak memiliki daimyo ini kemudian disebut ronin. Secara harfiah, ronin artinya adalah orang yang seperti ombak.

Tanpa kekayaan dan pendapatan tetap, ronin yang miskin biasanya mencari uang dengan menjadi tentara bayaran. Pada abad ke-15 hingga 16, pekerjaan semacam ini cukup banyak. Namun di era Jepang sudah mulai maju, pekerjaan seperti ini mulai sulit untuk ditemui.

5. Ninja

Ninja adalah pembunuh bayaran rahasia. Sepanjang sejarah, kisah tentang ninja selalu dipenuhi dengan rumor dan hal-hal yang tidak jelas kebenarannya.

Tidak seperti prajurit-prajurit lain, ninja menggunakan cara-cara licik untuk menghabisi lawan. Mereka bekerja dalam kegelapan dan tak pernah terjun langsung ke medan perang.

Daimyo Uesugi Kenshin yang meninggal pada 1578 menurut rumor telah dibunuh oleh ninja yang selama berhari-hari bersembunyi dalam toilet. Ia menunggu waktu yang tepat untuk menyerang musuh di waktu yang tak terduga.

Pakaian ninja biasanya berwarna hitam pada malam hari dan cokelat untuk siang hari.

6. Ashigaru

Samurai adalah prajurit yang memiliki kelas sosial tinggi. Sedangkan sebagian besar prajurit perang Jepang disebut ashigaru. Para ashigaru berperang dengan berjalan kaki. Senjata mereka adalah tombak, pedang, dan panah.

Pada abad ke-16, Laksamana Nobunaga memenangkan perang dengan sukses ketika dia mempersenjatai 3.000 ashigaru dengan senapan berbubuk mesiu.

7. Tsukai-ban

Untuk memastikan semua arus informasi berjalan dengan lancar, setiap daimyo memiliki tsukai-ban. Mereka adalah para pembawa pesan.

Serdadu tsukai-ban memastikan koordinasi dan transmisi pesan antar unit bisa berjalan dengan lancar, bahkan ketika sedang terjadi perang yang penuh kekacauan.

Article Resources
  • http://intisari.grid.id/read/0397098/jinichi-kawakami-ninja-terakhir-di-jepang-yang-masih-mampu-mendengar-suara-jarum-yang-jatuh?page=all