AS Siap Sediakan Pengganti F-5 Tiger TNI AU

Monday, January 26, 2015
F-16 Block 60

Amerika Serikat telah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan pengganti untuk pesawat tempur F-5 Tiger Indonesia, hal ini diungkapkan oleh David AB. Shear, US Assistant Secretary of Defense for Asian and Pacific Security Affairs, pada hari Jumat, 23 Januari 2015.

"Saya belum memahami betul rincian rencana penggantian F-5, tapi kami selalu siap dan bersemangat untuk mendiskusikan peluang masa depan kami dengan rekan-rekan kami di Indonesia," Shear mengatakan.

Menurut Shear, Indonesia dan AS memiliki kerjasama pertahanan yang komprehensif, termasuk latihan militer, penjualan persenjataan, dan pertemuan pertahanan tingkat tinggi.

Hubungan bilateral antara Indonesia dan AS didasarkan pada nilai-nilai dan kepentingan kedua negara, yang telah terbentuk sejak lama, Shear menambahkan.

Menurut Shear, AS tidak berencana untuk menjatuhkan embargo suku cadang untuk militer Indonesia.

"Sulit bagi saya membayangkan AS memberlakukan embargo (militer) yang akan mempengaruhi Indonesia, yang merupakan mitra yang kuat," katanya.

Dia mencatat bahwa pemerintah AS akan melakukan semua upaya guna memastikan dukungan yang andal, suku cadang dan komitmen untuk peralatan militer Indonesia.

"Kami memiliki perjanjian penting pada jet tempur F-16 dan helikopter Apache (dengan Indonesia)," tambah Shear.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia telah berencana untuk mengganti pesawat tempur F-5E Tiger dengan beberapa pilihan, diantaranya Sukhoi Su-35, Saab JAS 39 Gripen 39, Eurofighter Typhoon, dan F-16 Fighting Falcon Block 60.

Sekilas F-16 Fighting Falcon Block 60

F-16 yang ditandai dengan angka Block dibelakangnya menunjukkan upgrade. Masing-masing Block memiliki perangkat lunak, perangkat keras, sistem, kompabilitas senjata dan perangkat struktural tertentu dan dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

F-16 Block 60 diupgrade dengan sejumlah sistem baru yang canggih agar tetap superior di udara yang mana hal ini menjadi persyaratan angkatan udara saat ini.

Beberapa sistem baru pada F-16 Block 60, antara lain:
  • Tanki bahan bakar konformal baru yang secara signifikan meningkatkan jangkauannya.
  • Flight control canggih dan kemampuan deteksi radar yang baru.
  • Avionik baru yang menyediakan data sensor yang lebih banyak dan kesadaran situasional yang lebih tinggi bagi pilot.
Sumber: The Jakarta Post, Lockheed Martin
Gambar: Aero Resource UK

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

18 comments:

zhit zhu said...

Kalo memang Indo mau, mending harus diteliti lagi..
mengingat produksi F16 AS hanya sampai tahun 2020 (kalo gak salah)

Lagian kemampuan F16 masih dibawah list jet tempur yg sudah indo kantongi..
:D

Krisna Santos said...

Mending pilih rafale atau thypoon.katanya,Prancis ngasi kita ToT kalau beli rafale,lumayan.kalau thypoon,serahkan sma PT DI :D

Ayrton Moniung said...

Udah cukup deh dgn 24 F-16 C/D 52ID nya
yang lain aja
usahain yg ada ToT, itu penting buat kemandirian bangsa
*susahnya hrus beli banyak :D

seksibro said...

sudahlah pak joko, mamarika bukanlah teman

seksibro said...

betul

Juanda said...

Sukhoi 35 lah paling top diantara list.... Masak yg lain?

Acela Maximus said...

KLO AMERIKA SERIUS JUAL F-22 RAPTOR, BERSERTA TOT, JANGAN F-16. BARANG RONGSOKAN

haziran said...

rafale india bermasalah sama ToTnya kan gan :)) benernya su35 bagus, tp urusa fighter gede udah ada su30. ya asal jangan f16 lagi sih :))

pancer said...

Walaupun beli banyak dan murah tetap bisa digebuk kaya nyamuk sama jet punya tetangga, hanya pejabat bodoh yg milih f16 ngk ada kapok kapoknya diembargo sama si asu.

pancer said...

Walaupun beli banyak dan murah tetap bisa digebuk kaya nyamuk sama jet punya tetangga, hanya pejabat bodoh yg milih f16 ngk ada kapok kapoknya diembargo sama si asu.

sugianto harisantoso said...

kalau dr AS ambil aja F-22, ToT beserta sucad, pensil2nya dan baru namanya kerjasama AS dg NKRI. Bungkus...........

Eggy said...

Jangan sampai terulang lagi jatuh ke lubang yang sama.

David said...

suruh pak habibie buat saja kan waktu itu pak habibie pernah mengatakan buat pesawat tempur itu mudah, so ne lebih baik suruh pak habibie aja yg bikin biar hemat biaya serta sa membuka lapangan pekerjaan buat ribuan org

Avi yantto said...

kalau pemerintah menyetujui f16, berarti negeri ini dlm genggaman negara tetangga yg mempunyai mesin tempur d'atas f16..rongsokan jngn d'ambil bos, timbang aje .. Mending akuisi su 35s yg udah teruji kapasitas nya ,,

Don azka said...

Meni kekeuh f16,. Bentar lg tetangga kita australia dan singapure akan memiliki f35 yg digadang gadang jet tercanggih saat ini dengan di lengkapi anti radar sekaligus perusak radar, bisa sambil mainin biji tu pilot f35 ngelock jet tempur kita yg tak seberapa itu ;( ,. Inget politik mereka lebih berbahaya dari pd tawaran f16'y,.. Btw Ayo jayalah indonesiaku

Gustavo Oliveira said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Komba said...

mau saja kita ini di bodohin terus sama AS dan konco-koncone....Banguuuuunnnn...!!!

sugianto harisantoso said...

Baja...baja...hrs disiapkan utk pembuatan pesawat yg digadang NKRI IFX, kalau bajanya aja belum siap bgmn kita mau buat roti bahan2 ndak ada/ada ttp ndak bagus ya hasilnya ndak bagus dan PT Krakatau Steel hrs memprogramkan baja tahan karat Duplex adalah bahan utk pesawat2 canggih termasuk kapal selam/roket. Salam..........

Post a Comment