Monday, September 08, 2014

Sistem Hanud Oerlikon Skyshield Tiba di Indonesia

Sebanyak 8 set sistem pertahanan udara terbaru TNU AU "Oerlikon Skyshield" tiba di tanah air pada Rabu, 3 September 2014, dilaporkan laman arc.web.id.

Oerlikon Skyshield TNI AU

Menurut sumber, foto-foto kedatangan Oerlikon Skyshield ini terungkap dari media sosial PT. Alam Indomesin Utama, perusahaan yang bertanggung jawab atas pengiriman, pengintegrasian dan pelatihan sistem pertahanan udara tersebut. Penangkis serangan udara canggih ini tiba di Indonesia sesuai dengan kontrak Kemhan dengan Rheinmetall Air Defence Swiss pada pertengahan tahun lalu yang senilai USD 202 juta (kontrak waktu itu hanya untuk 6 unit).

Skyshield tiba lebih cepat dari waktunya, karena sesuai kontrak, senjata ini baru akan tiba 4 unit pada 2015 dan 2 unit pada 2017. (Jika memang tidak ada perubahan soal jumlah dan waktu pengiriman setelah pemberitaan kontrak pada tahun lalu)

Oerlikon Skyshield TNI AU

Oerlikon Skyshield TNI AU

Menurut Lettu Tek Fajar Ari Kumbara (dilansir di laman Lanud Iswahjudi), Oerlikon Skyshield adalah meriam kaliber 35 mm penangkis serangan udara yang dioperasikan secara otomatis dan diintegrasikan dengan Chiron missile. Sedangkan Chiron missile memiliki data teknik, jarak maksimum maksimum 7 km, jangkauan efektif 3-5 km, ketinggian 3,5 km, berak missile 20 kg fuse impack dan proximity, diameter 80mm, launcher pedestal, Chiron missile diproduksi negara Korea Selatan.

Photo: PT.Alam Indomesin Utama) via arc.web.id