Wednesday, October 24, 2018

Analis Rusia: F-35 Dapat Menyerang Moskow dengan Nuklir

F-35

Pengintegrasian bom nuklir B61 Mod 12 ke pesawat tempur siluman F-35 Lightning II membuat senjata-senjata penerbangan berubah dari senjata taktis menjadi senjata strategis, kata analis Victor Esin dalam sebuah wawancara dengan 'Armeyskiy standart'.

Victor Esin adalah seorang analis dan Peneliti terkemuka Rusia di Institut untuk Studi AS dan Kanada, Akademi Sains Rusia; Wakil Presiden Pertama, Akademi Keamanan, Pertahanan dan Hukum dan mantan Kepala Staf - Wakil Pertama Panglima Tertinggi, Pasukan Rudal Strategis; Ph.D., Profesor, Kolonel-Jenderal.

Victor Esin menyebutkan bahwa kemungkinan pesawat F-35 yang membawa bom nuklir B61 Mod 12 yang akan digunakan di pangkalan NATO di Lithuania atau Latvia “sebenarnya telah mengubah status senjata nuklir ini.”

"Dalam kaitannya dengan Rusia, itu bukan lagi senjata taktis, karena sudah mampu menjangkau objek-objek kawasan industri pusat negara, kota-kota besar, termasuk Moskow," - kata Victor Esin dalam sebuah wawancara.

Perlu dicatat bahwa Angkatan Udara AS sedang mengintegrasikan bom nuklir B61 Mod 12 ke F-35 tahun ini sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk mengerahkan senjata nuklir. Kemampuan ganda F-35 akan memberikan opsi serangan nuklir presisi yang lebih baik.

B61-12 mengkonsolidasi dan menggantikan empat varian B61 di arsenal nuklir AS. Unit produksi pertama dalam program perpanjangan hidup senjata dijadwalkan akan selesai pada 2020.

Bom nuklir B61
Bom nuklir B61 (USAF)

Mayor Emily Grabowski, Juru Bicara Angkatan Udara AS juga mengatakan: “Aktivitas pengurangan risiko secara detail telah selesai memastikan F-35A sepenuhnya kompatibel dengan bom B61-12. Perencanaan untuk upaya-upaya sertifikasi nuklir Blok 4 telah dimulai untuk mengantisipasi integrasi awal B61-12 pada F-35A tahun ini. ”

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Udara AS, tujuan utama F-35 Lightning II membawa bom nuklir B61 Mod 12 adalah untuk pencegahan taktis. Dalam kasus risiko perang nuklir, jet tempur F-35 yang membawa senjata B61 Mod 12 akan tersebar di lapangan-lapangan udara kecil.

Tidak seperti kebanyakan pesawat yang membawa B61,  F-35 Lightning II yang multiperan lebih mampu melakukan serangan dan anti-udara yang mematikan dengan daya tahan hidup yang lebih baik. (fr)