Thursday, September 27, 2018

Su-57 Akan Gunakan Rudal R-37M dengan Jangkauan 300 km Lebih

Su-57 Rusia

Pesawat tempur multiperan tercanggih Rusia, Su-57, kini dipersenjatai rudal anti-pesawat hipersonik dengan jangkauan lebih dari 300 km. Rudal ini dimaksudkan untuk menghancurkan target bernilai tinggi tanpa perlu pesawat berisiko masuk ke wilayah pertahanan musuh lebih jauh.

Su-57 adalah pesawat tempur siluman generasi kelima Rusia, yang didesain untuk superioritas udara dan memberikan ancaman serius bagi kekuatan udara utama dunia seperti Amerika Serikat (AS).

Biasanya jet tempur siluman membawa senjata di internal bay untuk mengurangi deteksi radar, namun internal bay hanya mampu menyimpan sedikit sekali senjata yang ukurannya tidak besar. Rudal yang lebih besar akan dibawa tetap secara eksternal yaitu pada hardpoint, dan salah satunya adalah Vympel R-37M, rudal udara ke udara Rusia dengan jangkauan hampir 400 km.

R-37M adalah versi upgrade dari rudal F-37 yang mulai digunakan Rusia pada tahun 1985. Varian yang lebih tua berukuran lebih besar, berukuran panjang 4,2 meter dan berat 600kg, dan hanya cocok untuk pesawat yang lebih besar seperti pesawat pencegat MiG-31 MB.

Fitur utama R-37M yang diperbarui adalah jangkauannya, yang dilaporkan mencapai 300 km, meskipun beberapa sumber mengatakan itu bisa mencapai 400km, tergantung pada profil penerbangannya.

R-37M Rusia

Rudal tersebut dimaksudkan untuk menjatuhkan target yang sama pentingnya seperti pesawat AWACS. Namun, dengan kecepatan Mach 6 (7.400 km/jam) dan sistem homing sebagai pencari aktif mengambil alih selama fase terminal, itu menjadi ancaman bagi target yang lebih gesit seperti jet tempur.

Varian R-37M, yang dilaporkan dalam tahap akhir pengembangan, diberi sistem panduan baru. Rudal ini sudah dipangkas bobot dan panjangnya agar muat pada platform yang lebih kecil.

Boris Obnosov, direktur Tactical Missiles Corporation (KTRV) —manufaktur senjata Rusia—mengonfirmasi kepada Interfax pada hari Rabu (26/9/2018) bahwa Su-57 akan berada di antara pesawat yang mampu menembakkan rudal baru tersebut. KRTV adalah perusahaan induk dari NPO Vympel, pengembang R-37.

Kemajuan dengan mengembangkan R-37M mempertanyakan masa depan rudal air-to-air jarak jauh potensial lainnya yang dipertimbangkan untuk jet tempur Su-57. Sebelumnya, rudal KS-172 yang dikembangkan oleh NPO Novator dilaporkan akan menjadi bagian dari senjata Su-57. Misil KS-172 dilaporkan memiliki jangkauan tembak lebih dari 400km.

Resources
  • https://international.sindonews.com/read/1341614/41/su-57-rusia-dibekali-rudal-hipersonik-bisa-tembak-pesawat-sejauh-300-km-1538010721