Penuhi Permintaan USAF, AS Kembangkan Rudal Hipersonik HCSW

Thursday, June 07, 2018
Hypersonic Conventional Strike Weapon (HCSW)

Pada 18 April lalu, Angkatan Udara AS (USAF) memberikan konrak senilai USD 928 juta kepada Lockheed Martin untuk mengembangkan rudal baru yang kecepatannya lebih dari lima kali lebih cepat daripada kecepatan suara (Mach 5).

Rudal dengan kecepatan hipersonik seperti ini diklaim USAF akan sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh.

Untuk memenuhi keinginan USAF akan rudal hipersonik, Lockheed Martin akan mengembangkan Hypersonic Conventional Strike Weapon (HCSW), sistem senjata/rudal yang peluncurannya dilakukan dari udara.

Di bawah kontrak tak terbatas-pengiriman / tak terbatas-kuantitas, Lockheed Martin akan bekerja sama dengan USAF untuk menyelesaikan persyaratan sistem di bawah perintah tugas awal kontrak.

Ini adalah fase pertama dari program pengembangan, dengan fase berikutnya di masa mendatang adalah desain, uji penerbangan, produksi awal dan penyebaran sistem senjata pada kemampuan operasional awal. Pagu kontrak hingga kapabilitas operasional awal adalah $ 928 juta.

"Tujuan kami adalah pengembangan cepat dan tangkas sistem HCSW, dan kontrak ini adalah langkah pertama dalam mencapai tujuan itu," kata John Snyder, wakil presiden Program Strategis Angkatan Udara di Lockheed Martin. "Desain, pengembangan, produksi, integrasi dan ahli uji dari seluruh Lockheed Martin akan bermitra dengan Angkatan Udara untuk mencapai kemampuan operasional awal dan memberikan sistem (rudal) kepada para petarung (pesawat tempur) kami. Kami sangat bangga memimpin upaya ini."

Tim HCSW terutama akan bekerja di Huntsville, Alabama; Valley Forge, Pennsylvania; dan Orlando, Florida; dengan keahlian tambahan di Denver, Colorado, dan Sunnyvale, California.

Dibanding perusahaan AS lainnya, Lockheed Martin adalah perusahaan yang paling banyak mengembangkan dan menerbangkan kendaraan hipersonik. Perusahaan ini memiliki pengalaman pengembangan dan uji coba hipersonik selama puluhan tahun dari kontrak pemerintah serta investasi internal dalam proyek penelitian dan pengembangan.

Resources
  • Lockheed Martin / Air Recognition

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

No comments:

Post a Comment