Typhoon Inggris Intersep Su-27 Rusia Bersenjata Lengkap

Thursday, June 19, 2014
Typhoon intersep Su-27

Pesawat tempur Typhoon Angkatan Udara Inggris (RAF) bergegas terbang untuk mengintersep beberapa pesawat Rusia sebagai bagian dari upaya NATO dalam misi Air Policing di wilayah udara Baltik, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, Selasa, 17 Juni 2014.

Menurut informasi yang dirilis oleh RAF, Typhoon dari Skadron 3 (Fighter) RAF diperintahkan terbang setelah empat kelompok pesawat terpisah yang tidak dikenal terdeteksi oleh sistem pertahanan udara NATO di wilayah udara internasional di dekat negara-negara Baltik.

"Zombie" (jargon pilot pesawat tempur untuk pesawat yang tidak dikenal) itu kemudian teridentifikasi sebagai pesawat Rusia yaitu satu pesawat pembom Tupolev Tu-22 Backfire, empat pesawat tempur Sukhoi Su-27 Flanker, satu pesawat peringatan dini Beriev A50 Mainstay dan satu pesawat angkut Antonov An-26 Curl.

Tidak ada konflik yang terjadi, Typhoon RAF hanya membayangi dan mengiringi penerbangan dari armada udara Rusia ini. Su-27 yang dibayang-bayangi Typhoon ini sendiri bersenjata lengkap dengan rudal udara ke udara jarak pendek R-73 dan jarak menengah R-27.

Su-27 bersenjata lengkap

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa pesawat-pesawat Rusia tersebut sepertinya sedang melaksanakan beberapa latihan rutin, terus di bayang-bayangi oleh Typhoon dan dikawal selama perjalanan mereka.

Empat pesawat tempur Typhoon yang sekarang ditempatkan di pangkalan udara Siauliai di Lithuania dikerahkan ke wilayah itu pada bulan lalu untuk menunjukkan andil NATO terhadap krisis di Ukraina.

Dukungan Rusia kepada separatis bersenjata di Ukraina telah menambah kekhawatiran pada tiga negara Baltik, Lithuania, Estonia dan Latvia yang ketiganya tidak memiliki pesawat tempur sendiri selain hanya mengandalkan bantuan NATO.

Typhoon intersep Su-27

Typhoon intersep Antonov An-26 Curl

Dalam sepekan terakhir, NATO telah 13 kali menggegas pesawat tempur karena kehadiran pesawat tak dikenal yang terbang di sekitar wilayah Baltik.

Intersepsi kali ini adalah yang keenam oleh pesawat tempur RAF sejak mereka dikirimkan dari pangkalannya di RAF Coningsby di Lincolnshire, dalam mendukung upaya NATO di Lithuania.

Komandan detasemen Typhoon, Wing Commander Ian Townsend mengatakan: "Kami secara rutin mengintersep pesawat Rusia dan pesawat sipil berdasarkan UK Quick Reaction Alert. Ini adalah operasi yang sangat sukses, kru darat dan udara bekerja dengan standar profesional yang tinggi yang saya harapkan."

Gambar: SAC Dan Herrick / RAF /Crown Copyright

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

16 comments:

LAKONE said...

Kalo seandainya typhoon duel udara dgn SU 27...kira2 siapa yang hangus duluan ya?????

Anonymous said...

Yang rontok F16 bekas duluan..

handoyo batam said...

Yang rontok yg kena rudal duluan

Surya Tanamas said...

MBDA meteor ikutan gak ? Kalau kagak masih kuat Su-27 donk

Anonymous said...

typoon hanya sanggup intrsep sukhoi 27 hanya 1 jam sajaa ...lebih ga mungkin low fuel harus balik bases , sukhoi 27 sudah unggul daya jelajah avionic radar sytem .

hairus bayhaqi said...

typoon hanya sanggup intersep su 27 ga lebih dari satu jam saja...karna terbatas daya tempur typoon musti isi fuel ulang broo....

Anonymous said...

Mabok lu tong ???cuci muka sono,,,,

Anonymous said...

Yg rontok odong - odong....

budy man said...

Yg hangus yg telat di angkat..

Deni Galax said...

yg jelas pilotnya jatuh

Poeras said...

Yg jelas saat itu SU-27 tenang2 aja alias cukup PD, jadi.....? (siapa menembak duluan punya kans 80% menang)

Anonymous said...

yg g pake sampo rambutnya pada rontok.

rahman van dorm said...

tergantung manuver tu pilot

lcd hp said...

the mand behind gun bisa juga menentukan :D

Avi yantto said...

Ane rasa yg bakal rontok duluan ntu typoon dech,,

Widianto said...

the man behind the gun, siapa dibelakang bedil pasti menang dari orang di depan bedil :-)

Post a Comment