Wednesday, September 25, 2013

16 Sukhoi akan Amankan Wilayah RI

Sukhoi TNI AU terbang bersama F-18 Australia
 
Pesawat Tempur Sukhoi Su-30 MK2 dan Sukhoi Su-27 SKM yang berpangkalan di Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin saat ini telah lengkap berjumlah 16 unit. Pesawat-pesawat buatan KNAAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia ini tiba secara bertahap, yaitu semenjak tahun 2003 di Lanud Iswahyudi Madiun, selanjutnya di Lanud Sultan Hasanuddin tahun 2009, 2010 dan 2013.

Pada tahap akhir penerimaan di tahun 2013 ini, Pemerintah RI menerima 6 pesanan Su-30 MK2 dari 16 unit pesanan Pemerintah RI yang sebelumnya menjalani perakitan selama satu minggu di Skadron Teknik 044 oleh Tim Teknisi dari Rusia yang dibantu oleh Teknisi dari Skadron Teknik 044 Lanud Sultan Hasanuddin. Diikuti penyerahan secara simbolis logbook/miniatur pesawat SU-30 MK2 yang diserahkan oleh pihak Pemerintah Rusia/JSC Rosoboronexport diwakili Duta Besar Rusia di Indonesia Mr. Mikhail Galuzin kepada Kementerian Pertahanan RI diwakili Kepala Baranahan Kemhan Laksamana Muda TNI Rahmat Lubis, yang selanjutnya diserahkan kepada TNI yang diterima oleh Asisten Logistik Panglima TNI Mayjen TNI Joko Sriwidodo, di apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu, 25 September 2013.

Acara dihadiri Menteri Pertahanan RI Bapak Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kepala Staf Tiga Angkatan, para Pejabat Komisi I DPR RI, Bapennas, Kementerian Keuangan RI, Gubernur Sulsel, Pangkoopsau II, Pangdam VII/Wirabuana dan Kapolda Sulselbar, Pangkosekhanudnas II, Komandan Lantamal VI, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Muspida Provinsi Sulawesi Selatan serta undangan lainnya.

Adapun 16 pesawat tempur Su-30 MK2 dan Su-27 SKM pesanan Pemerintah RI dari Pemerintah Rusia diangkut dengan pesawat Antonov AH-124-100, untuk tahap pertama di tahun 2013 pesawat Su-30 MK2 dan Su-27 SKM diterima di Lanud Iswahyudi, Madiun, baru di tahun 2009 dipindahkan ke Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin.