Malaysia dan Vietnam Lirik Jet Latih Tempur Yak-130 Rusia
![]() |
| Yak-130 Mitten (Foto: Adrian/Flickr user via Wikimedia) |
Pada pameran kedirgantaraan Zhuhai Airshow, 14 November lalu di China, Malaysia dan Vietnam menyatakan ketertarikannya untuk membeli pesawat latih tempur Yakovlev Yak-130 Mitten buatan Rusia, seperti yang dikonfirmasi delegasi Rusia di Zhuhai Airshow kepada kantor berita Rusia RIA Novosti.
"Malaysia membutuhkan pesawat latih tempur dalam waktu dekat untuk menggantikan pesawat tua M-339 buatan Italia," kata delegasi Rusia itu.
"Kemungkinan besar Malaysia akan membeli Tak-130. Malaysia telah menjadi salah satu pengimpor besar pesawat militer Rusia dan pesawat-pesawat Rusia telah dipakai oleh mereka selama bertahun-tahun," katanya.
Hal yang sama juga mengacu pada Vietnam, yang telah membeli jet tempur Rusia Sukhoi Su-30MK2 di masa lalu, sumber tersebut menambahkan.
Yak-130 Rusia juga menjadi pesaing dalam tender pengadaan enam jet tempur ringan ke Filipina untuk menggantikan pesawat Northrop F-5A Tiger Fighter buatan Amerika Serikat yang sudah mereka pensiunkan.
Yak-130 adalah pesawat yang sangat bermanuver dengan jarak tempuh operasional yang ditingkatkan menjadi 1.250 mil (2.000 km) dan kecepatan maksimum 1.060 km/jam. Pesawat ini mampu membawa persenjataan tempur hingga 3 ton, yang terdiri dari berbagai senjata yang dikembangkan oleh Rusia dan Barat.
Yak-130 telah dipilih sebagai pesawat latih tempur dasar untuk pelatihan pilot Angkatan Udara Rusia sejak tahun 2009.
"Malaysia membutuhkan pesawat latih tempur dalam waktu dekat untuk menggantikan pesawat tua M-339 buatan Italia," kata delegasi Rusia itu.
"Kemungkinan besar Malaysia akan membeli Tak-130. Malaysia telah menjadi salah satu pengimpor besar pesawat militer Rusia dan pesawat-pesawat Rusia telah dipakai oleh mereka selama bertahun-tahun," katanya.
Hal yang sama juga mengacu pada Vietnam, yang telah membeli jet tempur Rusia Sukhoi Su-30MK2 di masa lalu, sumber tersebut menambahkan.
Yak-130 Rusia juga menjadi pesaing dalam tender pengadaan enam jet tempur ringan ke Filipina untuk menggantikan pesawat Northrop F-5A Tiger Fighter buatan Amerika Serikat yang sudah mereka pensiunkan.
Yak-130 adalah pesawat yang sangat bermanuver dengan jarak tempuh operasional yang ditingkatkan menjadi 1.250 mil (2.000 km) dan kecepatan maksimum 1.060 km/jam. Pesawat ini mampu membawa persenjataan tempur hingga 3 ton, yang terdiri dari berbagai senjata yang dikembangkan oleh Rusia dan Barat.
Yak-130 telah dipilih sebagai pesawat latih tempur dasar untuk pelatihan pilot Angkatan Udara Rusia sejak tahun 2009.







Kalau Indonesia tidak perlu harus membeli, kita harus bisa membuatnya sendiri yang lebih canggih dari Jet Tempur Yak-130 buatan Rusia itu..
ReplyDeleteindonesia TNI.AU perlu menambah 1 skadron yak.130 mitten
ReplyDelete