TNI AU Inginkan Su-35 Gantikan F-5E Tiger

Friday, February 06, 2015
Su-35 saat MAKS 2009

TNI Angkatan Udara (AU) menginginkan agar pesawat tempur yang lebih canggih bisa menggantikan pesawat F-5 Tiger yang memasuki masa pensiun, seperti Sukhoi Su-35 buatan Rusia.

"Kalau F-16 yang Block 60 mungkin. Kalau dari Timur atau Rusia kalau bisa Sukhoi Su-35," kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Agus Supriatna usai membuka Rapim TNI AU di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 4 Februari 2015.

KSAU menilai, pesawat tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia memenuhi spesifikasi dan persyaratan untuk melengkapi kekuatan TNI AU.

"Mudah-mudahan (pengadaan pesawat Sukhoi Su-35) disetujui oleh pemerintah. Semua boleh menawarkan (pesawat), tapi keinginan kita sebagai orang-orang operasional ingin kalau bisa pesawat generasi 4 ke atas," ujar Agus.

Selain itu, alasan TNI AU menginginkan pesawat Sukhoi Su-35 karena perawatan pesawat lebih mudah dilakukan. Hal ini mengingat TNI AU yang telah lama mengoperasikan Su-27 dan Su-30MK2.

"Supaya tidak merepotkan teknisi kita juga, jadi kalau bisa pesawat yang sudah ada meningkat lagi generasinya, maka kita lebih baik beli itu," tuturnya.

Sementara itu, pemerintah Rusia menyatakan dukungannya kepada Indonesia yang ingin membeli pesawat tempur multiperan Su-35 untuk meningkatkan kemampuan tempur TNI AU.

"Kami berharap kesepakatan untuk pembelian Su-35 dapat terealisasi. Kerjasama militer antar kedua negara telah berlangsung sejak lama. Kami ingin mempertahankannya," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin akhir bulan lalu.

Galuzin menambahkan bahwa pemerintah Rusia juga menyatakan kesiapannya seandainya Indonesia memutuskan untuk membeli Su-35.

Selain itu, Galuzin menunjukkan bahwa ada juga potensi kerjasama yang akan dicapai kedua negara di berbagai bidang, seperti konstruksi, militer, dan energi nuklir.

"Rusia percaya bahwa ada potensi untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam bidang pembangunan dan sektor militer. Juga, jika Indonesia bersedia, kami siap membantu dalam pengembangan energi nuklir untuk tujuan damai," kata Galuzin.

Pemerintah saat ini masih mempertimbangkan jenis pesawat tempur yang akan menggantikan armada F-5E Tiger TNI AU. Panglima TNI Moeldoko sebelumnya mengungkapkan beberapa opsi pengganti F-5E Tiger, seperti, Su-35, Eurofighter Typhoon, SAAB JAS-39 Gripen, dan F-16 Block 52+.

Source:
http://www.antaranews.com/berita/478043/tni-au-ingin-sukhoi-su-35-pengganti-f-5-tiger
http://www.antaranews.com/en/news/97663/indonesian-air-force-wants-to-replace-f-5-tigers-with-sukhoi-su-35s
Gambar: Su-35 saat MAKS 2009 . Wiki Common

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

16 comments:

samsuromiblogspot.com said...

Mudah mudahan dibungkus plus TOT makin jos

ganar calibra said...

SU-35 pengganti F-5, ambil ToT dr EF Typhoon. Jangan sampai pemerintah mengambil jet F-16 pesawat jadul ketinggalan jaman tak pny daya gentar di kawasan, apa lagi Saab Gripen sama2 mesin tunggal dng F-16.

robinho kaka said...

mantaaab bila su 35 yg menjadi pilihan krn lebih superior di bandingkan yg lain nya.,

ika wati said...

jgn mau d bujuk AS dan akirnya kita d buat tergantung pd AS sekutunya,

Avi yantto said...

Moga2 pemerintah menyetujui untuk mengakuisi su35 karna mampu bersaing dan membuat efek dettern bagi negara2 yg usil dngn indonesia ,,

nabil deny said...

mudah mudahan pemerintahan jokowi, mau nurut keinginan rakyatnya, membeli su 35. ketimbang f 16 jadul itu,,,,,,,,....
sebenernya jokowi inginsih nurut apa kata rakyatnya,, tapi gimana dia lebih nurut apa kata biangnya,.

morris egmon sibagariang said...

Gampang amat bilang ingin su-35,gak peduli ama harga pesawat ni?
dan pesawat ini model baru jadi pasti gak dapat TOT nya!!!! cari yang mau membagi TOT nya aja biar nanti buat pesawat tempur sendiri.

dadi cavale said...

F16 Block 60 dibilang pesawat jadul.... ??? udah gila... itu pesawat baru mas

Aditya Sandi said...

Liat peta geopolitik mas, ketika singapura dan australia sudah pasti membeli F 35 amerika dengan kemampuan siluman nya. membeli pesawat yang setara pun sudah menjadi hukum wajib. bukan anda saja yg berharap negara ini bisa buat jet tempur sendiri, tapi kalo saat ini pemerintah membeli salah satu pesawat yg menawarkan ToT yg katanya 100% itu apa gunanya ketika pesawat itu jadi dan konflik muncul? jadi apa pesawat itu melawan F 35 amerika? jadi peyek doang mas. makanya pihak TNI menginginkan SU 35 karena memiliki keunggulan yg setara dengan F35. untuk jangka panjang memang diperlukan kemandirian bangsa dalam buat jet tempur sendiri, dan jangan lupa apabila ada tawaran ToT 100% itu gak masuk akal banget. RnD itu mahal banget gak mungkin satu perusahaan menawarkan terang terangan 100% rasional lah kita sebagai umat bangsa ini.

Aditya Sandi said...

Liat peta geopolitik mas, ketika singapura dan australia sudah pasti membeli F 35 amerika dengan kemampuan siluman nya. membeli pesawat yang setara pun sudah menjadi hukum wajib. bukan anda saja yg berharap negara ini bisa buat jet tempur sendiri, tapi kalo saat ini pemerintah membeli salah satu pesawat yg menawarkan ToT yg katanya 100% itu apa gunanya ketika pesawat itu jadi dan konflik muncul? jadi apa pesawat itu melawan F 35 amerika? jadi peyek doang mas. makanya pihak TNI menginginkan SU 35 karena memiliki keunggulan yg setara dengan F35. untuk jangka panjang memang diperlukan kemandirian bangsa dalam buat jet tempur sendiri, dan jangan lupa apabila ada tawaran ToT 100% itu gak masuk akal banget. RnD itu mahal banget gak mungkin satu perusahaan menawarkan terang terangan 100% rasional lah kita sebagai umat bangsa ini

BodyTemple Uden said...

Sebaiknya memang seandainya terjangkau lebih baik memilih SU 35 di mana masih baru dan daya kemampua nya mendekat atau menandingi F 35 .. jika di bandingkan F 16 pesawat yang usang membutuhkan biaya pemeliharan sangat tinggi di bandingkan pesawat baru ... Tanpa di sadari dengan F 16 maintenanche pada jangka waktu lama akan sampai pada nilai 2 Pesawat baru SU 35

Rustam Bahar said...

Jangan beli Pesawt as.ia pelit.ntar diembargo lagi.pesawat ada,tapi ngak bisa terban gara2 suku cadang.

wangad saefudin said...

Segera bungkus tu su 35 ,sekalian 5 lusin biar tetangga indo gk lgi berani intervensi lgi...

wangad saefudin said...

Coba dari dulu sampe sekarang militer kita setia beli ma rusia, mungkin kemajuan militer indo dah sejajar ma cina end korut..

Joting Rai said...

bener ituhh...
btw kalo indonesia membeli F35C atau F35A, sudah dipastikan armada-ilmuan TNI di susupin oleh Boeing dan Lockheed-Martin

Erlangga Nugraha said...

f 5 tiger harusnya udh diganti dari beberapa tahun lalu sama su 35. f 16 ganti sama t 50 pak fa buat ngebandingin f 35 singapura yg sudah sampai

Post a Comment