MiG-29 Ukraina Kembali Ditembak Jatuh

Monday, August 18, 2014
Advertisement
http://www.artileri.org/2014/08/mig-29-ukraina-kembali-ditembak-jatuh.html

Kelompok separatis pro Rusia di Ukraina kembali berhasil menembak jatuh sebuah pesawat tempur MiG-29 Fulcrum milik Angkatan Udara Ukraina, di timur Ukraina, 17 Agustus 2014, dilaporkan laman militarizm.livejournal.com. MiG-29 Fulcrum tersebut teridentifikasi sebagai "White 53"

Ini adalah kedua kalinya MiG-29 yang ditugaskan bersama 40th Tactical Aviation Bde, di pangkalan udara Vasylkiv ditembak jatuh dalam beberapa minggu terakhir. Fulcrum lainnya yang teridentifikasi sebagai "Blue 2" ditembak jatuh pada 7 Agustus lalu. Tidak dijelaskan senjata apa yang membuatnya jatuh.

Juru bicara operasi militer Ukraina, mengatakan bahwa pilot Fulcrum berhasil keluar dan dibawa ke lokasi yang aman.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

11 comments:

Joker said...

Kesalahan besar ukrania msk uni eropa dan nato.
AS MEMPERLEMAH RUDAL NUKLIR RUSIA,yg sebahagian berada diukrania.

Anonymous said...

lagian sih ukraina songong sama rusia, udah lepasin aja tuh donetsk ke rusia dari pada banyak korban. hehee

Afrid Fransisco said...

ini pasti akibat rudal dari mobil Pantshir Rusia. tapi ngga tahu juga deh.., he he.., atau mungkin buk missile lagi

elevatoraction said...

Astaga mas bro ngomong ga pake otak....coba kalo di balikin, mau ga ente kalo Irian Jaya di lepas ke ostrali?

Sathya Narayana said...

Lain permasalahanlah bung elevaoracrion , ukraina dan russia memang negara pecahannya , sedangkan papua sudah mutlak menjadi milik indonesia , ukraina aja yang salah masuk ke Uni Eropa

Anonymous said...

saya rasa tidak ada suatu negara yang mau melepaskan wilayahnya begitu saja...

fauzan barnanda said...

Dukun disana sakti sakti

Anonymous said...

hari gini masih percaaya dukun ????
ini zamannya peralatan canggih & modern !!!!!!
dukun sdh R.I.P

Anonymous said...

kalian pada ga ngerti, amerika itu mendukung karena ada mau nya aja, itu rakyat krimea 97% lho mau gabung ke rusia, apa kalian ga sakit hati waktu timor-timor lepas, itu didukung sama amerika lho... dan inget negara barat (Belanda,Inggris,dan amerika) juga udah buka kantor OPM di negara mereka masing. siap2 aja klau kita ga perpanjang kontrak freeport papua juga bisa lepas...

Orang Awam said...

Ada negara yang melepaskan wilayahnya begitu saja. Contohnya Stalin dan Khrushchev memberikan wilayah Crimea kepada Ukraina, sewaktu mereka berkuasa.

AceFX said...

krimea itu sesungguhnya bukan milik rusia atau ukraina tapi milik bangsa tatar, pada waktu stalin berkuasa ia melakukan genosida dengan mengusir seluruh orang tatar ke siberia, pada saat stalain digantikan nikita kruschev barulah penduduk krimea/orang tatar boleh kembali ke tanah airnya sayangnya populasi mereka hanya tersisa 20% saja sehingga ketika mereka kembali mereka jadi minoritas, orang tatar krimea sendiri lebih suka tatap bersama ukraina ketimbang kembali ke rusia, sampai sekarangpun permasalahan tanah antara orang tatar dengan orang rusia (yg datang setelah tatar di usir stalin) masih banyak terjadi sengketa, bagi pemuja Rusia harap diketahui bahwa rusia sangat lihai dalam hal genosida, republik-republik pecahan uni sovyet & negara bagian dari rusia sendiri yang non bangsa rusia banyak yang kehilangan populasinya khususnya pada masa lenin dan stalin, antara lain dagestan, checnya, krimea, kazakhtan, uzbekistan..

Post a Comment