;

August 18, 2012

Thailand Beli 9 Rudal Evolved Sea Sparrow dari AS

Defense Security Cooperation Agency AS memberitahu Kongres pada 7 Agustus lalu untuk menjual peralatan militer kepada Pemerintah Thailand yaitu sembilan rudal Evolved SEA Sparrow (ESSM) dan peralatan yang terkait, suku cadang, pelatihan dan dukungan logistik dengan perkiraan biaya sebesar 18 juta dolar.

Ditembakkan dari kapal induk AS USS Carl Vinson
Rudal Evolved Sea Sparrow ditembakkan dari kapal induk AS USS Carl Vinson

Pemerintah Thailand memang telah meminta kemungkinan penjualan sembilan rudal Evolved SEA Sparrow (ESSM); tiga tabung quad pack MK25, dan empat kontainer MK783, suku cadang dan dan alat perbaikan, dukungan dan alat uji, publikasi dan dokumentasi teknis, pelatihan personil dan peralatan pelatihan; teknis dan layanan dukungan logistik, bantuan teknis dan unsur terkait lainnya dari dukungan logistik dan program. Perkiraan biaya adalah 18 juta dolar.

Rencana penjualan ini tentunya akan menambah "kontribusi" pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan kemampuan Thailand untuk berkontribusi pada keamanan regional dan interoperabilitas dengan militer AS dalam skenario operasional dan latihan. Hal ini sejalan dengan kepentingan nasional AS untuk membantu Thailand dalam mengembangkan dan mempertahankan sebuah kapal perang yang kuat dan kemampuan siap membela diri yang nantinya akan memberikan kontribusi pada keseimbangan militer di daerah tersebut.

Ditembakkan dari kapal induk AS USS Carl Vinson
Rudal Evolved Sea Sparrow

Rudal ESSM menambah kemampuan pertahanan diri dari suatu kapal perang. Penjualan yang diusulkan akan menambah kemampuan Thailand untuk mengatasi ancaman saat ini dan masa depan dari senjata anti-kapal.

Rencana penjualan rudal, peralatan dan dukungan ini tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di wilayah Asia Tenggara.
[Defense Security Cooperation Agency (DSCA)]

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/18/2012

August 17, 2012

Arab Saudi Peringatkan Israel

Israel hanya memiliki sedikit jalur penerbangan untuk mengebom situs nukllir Iran seperti yang dituduhkan, dan salah satunya adalah melewati wilayah udara Arab Saudi. Arab Saudi mengatakan akan mengambil tindakan pada setiap jet Israel yang terbang di wilayah udaranya. Seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Israel Yedioth.

Surat kabar ini juga mengatakan bahwa pejabat Israel meyakini ancaman itu adalah bagian dari rencana Amerika Serikat untuk menggagalkan serangan dini Israel terhadap Iran. Tampaknya hal ini betul, karena AS tentu bisa membujuk Arab Saudi untuk membuka wilayah udara mereka jika AS memang memilih untuk melakukannya. Bingung kenapa AS mau mencegah serangan dini Israel terhadap Iran? Ada baiknya baca artikel ini

Terbang dalam sebuah formasi
Jet tempur Israel terbang dalam formasi

Apapun itu, para ahli militer Israel mengatakan bahwa bila hal ini benar-benar dilakukan oleh Arab Saudi, ini akan sangat merepotkan karena dalam bulan-bulan serangan Israel terhadap Iran, Israel akan melibatkan setidaknya 100 pesawat. Terlalu sulit bagi jet-jet Israel untuk menyerang delapan target nuklir Iran apabila tidak melewati wilayah udara Arab Saudi, apalagi setiap jet nantinya akan mengisi bahan bakar dari kapal tanker (keinginan Israel adalah di selatan Iran).

CNN menguraikan empat rute yang mungkin bisa digunakan Israel untuk menjalankan misi:
Rute pertama, jet Israel terbang menyeberangi Laut Mediterania, melalui wilayah udara Turki lalu menuju ke Iran.
Rute kedua, jet Israel terbang menyeberangi sungai Yordan meskipun adalah wilayah udara Irak lalu menuju ke Iran.
Rute ketiga, terbang melalui Arab Saudi lalu menuju ke Iran.
Rute keempat, ini rute terjauh, mengitari Arab Saudi di Laut Arab lalu menuju ke Iran dari wilayah selatan.

Peta Timur Tengah
Bila tanker Israel berada di selatan Iran, rute terdekat adalah melalui Arab Saudi

Kemungkinan lain dikemukakan oleh David Cenciotti di Aviationist Israel adalah dengan menggunakan lapangan udara Azerbaijan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Meskipun ia mengakui bahwa skenario ini tidak mungkin. Dari Google Earth, Cenciotti menilai lapangan udara Azerbaijan adalah skenario yang paling baik dan layak.

The New York Times meyakini rute yang paling layak bagi Israel adalah dengan menyeberangi sungai Yordan, langsung dan hanya membutuhkan sedikit waktu bagi jet untuk mengisi ulang bahan bakar. Karena Israel kekurangan kapal tanker yang mereka butuhkan untuk menjaga jet-jetnya tetap di udara untuk penerbangan yang lebih lama, jadi ini masuk akal. Jika ini disetujui oleh para ahli militer Israel, maka peringatan dari Arab Saudi tidak akan berarti apa-apa.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/17/2012

August 16, 2012

Filipina Beli Dua Kapal Frigat Italia

Dua kapal perang Italia telah ditetapkan untuk memperkuat kemampuan maritim Angkatan Laut Filipina, seperti yang dikatakan Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin. Gazmin mengatakan Angkatan Laut Filipina membeli kapal frigat kelas Maestrale senilai 11,7 miliar dolar Filipina dari Italia, yang memiliki persenjataan anti kapal selam dan anti pesawat. Langkah ini merupakan bagian dari program modernisasi Angkatan Bersenjata Filipina..

"Ini adalah kapal perang frigat yang memiliki kemampuan anti-udara, sub-permukaan dan kemampuan anti-kapal selam. Kapal frigat yang kita dapatkan ini benar-benar dimaksudkan untuk perang," kata Gazmin. Frigat-frigat tersebut ditugaskan pada tahun 1980, dan digunakan oleh Angkatan Laut Italia. Dia mengatakan Angkatan Laut Filipina sedang menunggu persetujuan kontrak yang diharapkan akan ditandatangani pada Januari 2013.

Filipina Beli Dua Kapal Frigat Italia
Kapal frigat kelas Maestrale Italia

Kapal-kapal frigat tersebut akan dikirim pada bulan November (2013) setelah diperbaharui. "Saat ini, kapal frigat ini masih beroperasi. Mereka sedang digunakan oleh Angkatan Laut Italia. Mereka akan diperbaiki dan dirombak," kata Gazmin. Angkatan Laut Filipina membeli kapal cutter kelas Hamilton dari US Coast Guard senilai 400 juta dolar Filipina tahun lalu. Sebuah kapal serupa diharapkan akan diserahkan kepada Angkatan Laut dalam bulan mendatang. "Ini akan sangat membantu karena kapal-kapal tersebut akan menjadikan pertahanan yang sangat baik," kata Garzmin. "Ini akan membantu dalam menjaga (wilayah kita), melawan terorisme, dan penegakan hukum maritim."

Fernando Manalo, Wakil Menteri Pertahanan untuk keuangan, amunisi, instalasi dan perlengkapan, mengatakan selain itu Filipina juga akan membeli 10 helikopter serang dari Eurocopter yang kontraknya akan ditandatangani segera pada bulan ini. Helikopter-helikopter tersebut akan dikirimkan tahun ini juga jika kontrak sudah mendapatkan lampu hijau.

Jet Tempur Multiperan

Departemen Pertahanan Nasional Filipina juga mengincar jet tempur/latih supersonik dan multiperan KAI T-50 dari Korea Selatan. Manalo mengatakan Malacanang telah menerima usulan departemen pertahanan untuk membeli pesawat tersebut. "Kami juga mencari alternatif lain untuk jet tempur fighter utama tetapi akan lebih spesifik, berdasarkan penilaian kami, T-50 dari Korea Selatan adalah jet tempur yang paling menguntungkan untuk kami dalam pertimbangan untuk memperoleh situasi kondusif di Barat Laut Filipina dan harganya masih terjangkau bagi kami, "katanya.

Filipina Beli Dua Kapal Frigat Italia
Kapal frigat kelas Maestrale Italia

Namun, pembelian T-50 akan bergantung pada hukum modernisasi yang saat ini masih dibahas oleh Kongres. "Kami telah melibatkan perusahaan (Korea Aerospace Industries) dan kontrak diharapkan ditandatangani sebelum akhir tahun, maka target dari periode 2 tahun pengiriman bisa tercapai," kata Manalo.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/16/2012

AS Kembali Tawari Hibah F-16 Kepada RI

Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, Amerika Serikat kembali menawari hibah jet tempur F-16 saat Sekjen Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Eris Herryanto berkunjung ke negara paman SAM itu pekan lalu.

"Mereka (AS) positif untuk menambah hibah lagi," ujar Menhan kepada wartawan di Kantor Kemhan, Jakarta, Rabu 15 Agustus. Pengiriman 24 jet tempur F-16 bekas pakai yang sebelumnya telah direncanakan akan dihibahkan ke Indonesia, hingga kini belum terealisasikan.

Menteri Pertahanan RI
Menhan Purnomo Yusgiantoro

Purnomo menambahkan, tawaran dari pemerintah AS itu akan dibicarakan kembali. Jika disetujui, maka akan sangat berpengaruh pada peningkatan kekuatan dirgantara karena jumlah skadron tempur TNI Angkatan Udara bisa naik hingga tiga kali lipat dari yang ada saat ini.

"Hibah ini akan mempercepat pencapaian program kekuatan pokok minimum (minimum essential force/MEF) TNI," ujarnya.

Ia mengaku tidak khawatir akan kemungkinan terjadinya halangan dalam proses realisasinya karena dimungkinkan situasi politik di Amerika Serikat berubah, jika Presiden Barack Obama gagal terpilih pada pemilihan mendatang karena rencana hibah tersebut telah melalui persetujuan kongres setempat.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kemhan Marsekal Madya TNI Eris Herryanto tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah pesawat yang akan dihibahkan kembali oleh Amerika itu, namun pesawat yang akan dihibahkan itu memiliki spesifikasi yang sama dengan 24 unit F-16 yang lebih dulu dihibahkan.
"Diperkirakan hingga 2014 nanti ada sekitar 45 alutsista bergerak, termasuk jet tempur maupun angkut, yang tiba di Indonesia"
Jet tempur F-16 itu akan di-upgrade kemampuannya menjadi setara dengan jet tempur F-16 Blok 52. Dengan upgrade tersebut, maka pesawat akan mampu terbang dalam kurun waktu sekitar 15-20 tahun lagi.

Diperkirakan hingga 2014 nanti ada sekitar 45 alutsista bergerak, termasuk jet tempur maupun angkut, yang tiba di Indonesia.

Terkait penambahan jumlah jet tempur dan pesawat angkut yang akan dimiliki oleh TNI Angkatan Udara, Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Udara Marsda TNI JFP Sitompul mengatakan, TNI AU sudah melakukan rekruitmen penerbang setiap tahunnya sekitar 30 orang.

"Dengan rekruitmen yang berjalan tersebut, diprediksi penambahan puluhan pesawat akan tetap bisa diawaki," ujarnya.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/16/2012

August 15, 2012

Dijual, Baju Robot Iron Man dari Jepang

Dengan banderol sebesar 1,3 juta dolar, Industri Berat Suidobashi akan membuatkan sebuah teknologi tinggi untuk Anda, sebuah baju robot yang mungkin akan membuat Tony Stark (Film Iron Man) gugup.

Robot Kuratas
Robot Kuratas

Robot Suidobashi Kuratas memiliki tinggi 13 kaki dan berat sekitar 6 ton. Dengan duduk di atas jok kulit di dalam robot, pilot dapat menggerakkan lengan robot raksasa ini dan mengendarainya dengan kecepatan enam mil per jam. Untuk sistem senjatanya, seperti sepasang senjata mini BB akan dikenakan biaya tambahan. (Lihat video di bawah)

Robot Kuratas yang berbahan bakar diesel juga dapat dikontrol dari jarak jauh melalui jaringan 3G.

Website perusahaan Jepang ini menampilkan video dan grafis canggih yang tampak dari robot Kuratas tapi sayangnya tidak banyak rincian disitu. Silahkan tonton videonya, admin ARTILERI mau cek rekening dulu, cukup apa tidak untuk membeli 1 Kuratas.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/15/2012

Gambar Hari Ini: Tentara atau Skeleton?

Bagaimana ya kalau tampilan tentara ada yang seperti ini. Tampak sangar,  kuno, beraksi tanpa basa-basi, daya tahan tinggi dan cukup dibutuhkan 1 atau 2 orang tentara seperti ini untuk menyelesaikan suatu misi. Yang terpenting, cukup untuk menakut-nakuti anak-anak yang sulit minum vitamin he...

kuno, dingin dan sadis

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/15/2012

Helikopter Anti Kapal Selam Segera Perkuat TNI AL

Sejalan dengan program modernisasi alutsista Tentara Nasional Indonesia, TNI AL tengah melirik dan mengaji beberapa jenis helikopter anti kapal selam dari negara-negara produsennya. Banyak tawaran yang masuk, namun cuma satu yang akan dipilih karena hingga 2014, total dana perkuatan arsenal TNI itu cuma 5,7 miliar dolar Amerika Serikat untuk semua matra TNI.

Untuk helikopter jenis ini, terdapat beberapa produsen yang andal. Di antaranya helikopter Kamov Ka-27, Ka-28, dan Ka-29 Helix dan Mil Mi-14 (Federasi Rusia), Kaman SH2 Seasprite, Sikorsky SH-70B Navy Hawk (Amerika Serikat), EH-101 Merlin (Inggris), NH-90 Multi Role Helicopter, Super Frelon SA 321G (Perancis), Augusta Westland Lynx dan Super Lynx (Inggris), dan beberapa beberapa helikopter lain.
 
Helikopter anti kapal selam
Kaman SH2 Seasprite buatan AS

Semuanya menjanjikan keunggulan sekaligus kompatibilitas dengan sistem yang ada, artinya bisa dipadukan dengan sistem buatan Barat atau Timur, atau alternatif lain seperti Israel, China, dan Afrika Selatan.

TNI AL telah meremajakan dua kapal selamnya, KRI Cakra-401 dan KRI Nanggala-402, yang aslinya adalah kapal selam Type-209 buatan Jerman. Rencananya akan datang lagi tiga perkuatan buatan Galangan Kapal Daewoo, Korea Selatan, yang merupakan kapal selam lisensi Type-209 dari Jerman; dua dibuat di Korea Selatan dan satu di galangan kapal PT PAL, di Surabaya.

Malaysia dan Singapura telah lebih dulu memperkuat flotila kapal selamnya. Malaysia telah memiliki dua dari lima unit kelas Marlin DCNS CA-2000 Scorpene buatan Prancis yang harganya lebih mahal, sekitar 450 juta dolar Amerika Serikat, kosong tanpa senjata -ketimbang Type-209 - sementara Singapura sama dengan Malaysia jumlah lima juga.

Bicara soal Scorpene ini, kapal selam ini sekelas dengan Type-212 dan Type-214 besutan Jerman, yang lebih canggih ketimbang Type-209 punya Indonesia. Polemik beredar, pemberitaan belakangan ini di Malaysia menyebut-nyebut ada skandal keuangan dalam proses pembelian Scorpene Malaysia itu, yang melibatkan Menteri Pertahanan (saat itu dan kini perdana menteri Malaysia), Najib Tun Razak.

Kalau ada kapal selam, maka harus ada anti kapal selam, itulah gunanya helikopter anti kapal selam itu, selain kapal atas air anti kapal selam yang dilengkapi torpedo dan peluru kendali bawah permukaan.
 
Helikopter anti kapal selam
Super Frelon SA 321G buatan Perancis

Rencananya, TNI AL akan membeli 11 helikopter anti kapal selam (anti submarine helicopter) pada 2014 nanti. Selama ini kita cuma mempunyai dua saja, bekas pakai Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan Kerajaan Belanda, yang dibeli pada era 1970-an.

"Sebenarnya, sejak tahun 1960 kita sudah punya tetapi pada 1970 sudah dipensiunkan," kata Wakil Kepala Staf TNI AL, Laksamana Madya TNI Marsetio. Dia ikut dalam jumpa pers dengan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu.

Dia tidak merinci tahapan kajian TNI AL yang telah berjalan tentang helikopter ini kecuali jumlahnya yang 11 unit itu. Juga tidak diirinci sistem kesenjataan, sensor, sistem avionika, dan sistem pendukung karena itu mutlak ditentukan setelah jenis dan tipe helikopternya diputuskan.

Dua tahun terakhir pemerintahan Obama melunak kepada Indonesia sejalan pencabutan embargo militer kepada TNI secara umum. Paling jelas terlihat adalah tawaran hibah 24 jet tempur F-16 Blok 25 Fighting Falcon eks Koprs Udara National Guard mereka; yang dikatakan Yusgiantoro, "Akan ditambah lagi jumlahnya, sehingga nanti skuadron F-16 kita akan luar biasa."

Belum lagi program-program latihan dan peningkatan kapasitas SDM TNI dan pelibatan Indonesia dalam banyak program internasional atau regional. Kalau sudah begitu, tampaknya "lirikan" untuk arsenal anti kapal selam ini bisa mengarah ke Amerika Serikat.
 

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/15/2012

August 14, 2012

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan




Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Akrobatik Udara Menakjubkan

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/14/2012

Tidak Ada Lagi Sukhoi untuk Indonesia

Sukhoi Su-30

Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan kepada portal berita penerbangan flifhtglobal beberapa hari lalu.

TNI AU saat ini memiliki 10 unit Sukhoi yang terdiri dari Su-30 dan Su-27 dengan enam Sukhoi tambahan yang saat ini tengah dalam proses. Anggaran modernisasi alutsista TNI untuk saat ini khusus untuk pesawat adalah untuk mempercepat perbaikan dari armada 15 pesawat Hercules C-130 Lockheed Martin, serta membeli empat Hercules C-130Hs dari Australia dan meng-upgrade mereka, dan membeli lebih banyak pesawat CN-295 dari PT DI, kata Herryanto, yang merupakan sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan Indonesia.

"Kami tengah menunggu kiriman 24 jet tempur F-16 dari Amerika Serikat. Kami akan memiliki pesawat tempur yang setidaknya cukup untuk persediaan 20 tahun ke depan. Dan itu berarti kami telah memiliki cukup Sukhoi untuk saat ini," katanya.

"Indonesia juga menanamkan investasi dalam program K-FX bersama Korea Selatan, yang nantinya akan menghasilkan jet fighter yang ditujukan untuk menggantikan pesawat seperti (Northrop) F-5 dan F-16. Kami akan membeli jet tempur fighter K-FX sebanyak 3 skuadron, masing-masing 16-22 pesawat. Itu akan memenuhi program jangka panjang"

Layanan pers Sukhoi mengatakan mereka tidak menyadari dan terkejut dengan keputusan dari sumber Indonesia tersebut, karena belum ada diskusi resmi dengan Jakarta untuk penjualan Sukhoi lagi.

Kita tahu, Indonesia baru saja membeli enam pesawat tempur Sukhoi Su-30 yang akan dikirimkan dalam tiga tahun kedepan. Bila telah dikirimkan, TNI AU akan memiliki total 16 pesawat Sukhoi, yang membutuhkan suku cadang, pelayanan, pemeliharaan dll. "Proyek bersama pesawat K-FX Indonesia bersama Korea Selatan tidak mungkin terwujud segera," kata sumber di layanan pers Sukhoi.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/14/2012

Kendali Pikiran di Perang Masa Depan

Perang di masa depan akan ditentukan melalui manipulasi pikiran manusia, seperti yang disimpulkan dari laporan Royal Society di Inggris. Laporan tersebut mengatakan bahwa terobosan potensi neuroscience untuk diaplikasikan pada militer akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

"Teknologi pencitraan baru ini akan memungkinkan untuk mengidentifikasi target baru melalui otak, sementara beberapa teknologi akan menjadi vital untuk pengobatan, yang lainnya dapat digunakan untuk melumpuhkan orang," kata Rod Flower dari Universitas London, yang memimpin diskusi panel dan menulis laporan tersebut.

Laporan ini menggambarkan bagaimana teknologi tersebut memungkinkan organisasi seperti Defense Advanced Research Projects Agency AS untuk menguji cara untuk meningkatkan kewaspadaan mental dan kemampuan prajurit. Teknologi ini juga memungkinkan tentara untuk mengoperasikan persenjataan jarak jauh melalui interface mesin pikiran, dijelaskan laporan itu.

Penelitian ini juga dapat digunakan untuk gas dan elektronik yang dapat melumpuhkan pasukan musuh. Tapi hal ini berpotensi melanggar hak asasi manusia, mengganggu proses berpikir dan membuka ancaman untuk pembunuhan tanpa pandang bulu. Panel menyoroti hal itu, waktu pasukan keamanan Rusia mengakhiri pengepungan sandera di teater Moskow pada tahun 2002 dengan memenuhi tempat tersebut dengan fentanil, gas anestesi. Seiring dengan tewasnya pelaku, 125 sandera juga ikut tewas.

Konvensi Senjata Kimia masih tidak jelas, apakah inkapasitan tersebut adalah memang legal. Ambiquitas seperti ini harus diluruskan lagi, kata para panelis.
Sumber: newscientist
Pusing ya bacanya, saya juga sedikit pusing he... Mending baca yang ini: Teknologi Avatar Tentara AS

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/14/2012

Karakteristik dan Spesifikasi Helikopter Ka-50 Black Shark Hokum

Kamov Ka-50 Black Shark/Hokum adalah sebuah helikopter serang kursi tunggal. Helikopter ini dirancang untuk memukul kendaraan lapis baja, target udara lambat, terbang rendah dan tentara musuh di medan perang. Buatan mana? Rusia.

Ini artikel "ketinggalan" (he..) dari artikel Helikopter Tempur Ka-50 Black Shark Hokum Rusia.

Karakteristik dan Spesifikasi Helikopter Ka-50 Black Shark hokum
Klik disini untuk gambar yang lebih besar

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/14/2012

August 13, 2012

MBT ARMATA - Prototipe Tank Baru Rusia

Desain Tank Armata

Militer Rusia akan segera menerima prototipe dari MBT (Main Battle Tank) baru untuk pengujian lapangan, ini satu tahun lebih cepat dari yang dijadwalkan. Tank baru tersebut dinamai Armata, saat ini sedang dikembangkan oleh produsen tank Uralvagonzavod di wilayah Ural Rusia. Sebelumnya, Departemen Pertahanan Rusia mengatakan pengujian atas prototipe MBT baru tersebut akan dimulai pada 2014.

Pengiriman pertama tank Armata (produksi) ke Angkatan Darat Rusia dijadwalkan segera pada tahun 2015. Sebanyak 2.300 unit MBT diharapkan akan terpenuhi hingga tahun 2020. Desain tank Armata menggabungkan desain dan rancangan dari proyek-proyek lainnya, termasuk proyek Object 195 dan Black Eagle.

Desain Tank Armata
Desain Tank Armata

Dilaporkan, tank Armata tersebut akan dilengkapi dengan senjata yang dikendalikan dari jarak jauh, loading otomatis dan kompartemen awak terpisah yang terbuat dari bahan komposit dan dilindungi oleh berbagai lapisan baja.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/13/2012

Qatar Minati 200 Tank Leopard 2A7 Jerman

Tank Leopard 2 Jerman

Der Speigel melaporkan bahwa pemerintah Qatar telah mengumumkan minat mereka untuk membeli setidaknya 200 tank berat Leopard 2A7 dari Jerman, dalam sebuah kesepakatan yang bisa mecapai 2,46 miliar dolar. Tank-tank Leopard tersebut direncanakan untuk mengganti armada tank Qatar sebelumnya yaitu tank kelas menengah AMX-30 Perancis, yang merupakan desain era 1970-an.

Sesama anggota Dewan Kerjasama Teluk yaitu Arab Saudi juga tertarik untuk membeli 600-800 tank Leopard dari Jerman. Apabila kedua kontrak telah disepakati, maka produsen tank Leopard Jerman akan sangat sibuk untuk beberapa waktu kedepan. Delegasi KMW (Jerman) juga dilaporkan telah berkunjung ke Qatar.

Der Spiegel:
"Keinginan Qatar untuk membeli tank belum dibahas di Dewan Keamanan Federal. Namun ada indikasi bahwa baik Kanselir dan Kementerian Federal untuk Ekonomi dan Teknologi cenderung untuk menyambut baik usulan Qatar ini. Bahkan, Qatar sangat sempurna dan sesuai dengan jenis negara yang ditargetkan oleh Ajaran Merkel. Negara-negara di semenanjung Teluk telah menjadi salah satu mitra terpenting bagi Jerman."

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/13/2012

Pesawat Terbesar di Dunia Airbus A380

Pesawat Terbesar di Dunia

Anda pasti sudah kenal dengan pesawat ini kan. Tapi tak ada salahnya kan saya ulas kembali sedikit informasi tentang pesawat ini. Pesawat terbesar di dunia, Airbus A380 memulai debut pertamanya dengan Singapore Airlines dengan membawa 450 penumpang dari Singapura ke Sidney, Australia pada tahun 2007 lalu.

Demi untuk mempersiapkan kedatangan pesawat jet super jumbo itu, Sidney Airport perlu menghabiskan dana sebesar 128 juta dolar untuk membenahi infrastruktur bandara yang mencakup  pelebaran landasan pacu, penguatan konstruksi bawah tanah dan pembangunan jembatan udara khusus untuk mengakomodasi desain double-decker Airbus A380 itu.

Mengapa harus repot-repot untuk menyambut sebuah pesawat? Berikut adalah fakta dari Airbus A380 pesawat terbesar di dunia.
  • Panjang 72,7 meter, sama dengan panjang 2 kali ikan paus biru
  • Tinggi 24,1 meter, sama dengan tinggi 5 jerapah
  • Rentang sayap 80 meter, sama dengan 2 kali jarak penerbangan pertama Wright's bersaudara
  • Berat lepas landas 580 ton, sama dengan 165 gajah atau 19 mobil pengaduk semen atau 6373 babi
  • Dibutuhkan cat sebanyak 3600 liter untuk mengecat bagian eksterior dari Airbus A380 yang memiliki luas 3100 meter persegi, itu sama dengan yang dibutuhkan oleh Michelangelo untuk mengecat langit-langit kapel Sistina sebanyak 97 kali.
  • Kapasitas kargonya adalah 3000 koper, artinya 1 penumpang masing-masing dapat membawa 5,7 koper.

Pesawat Terbesar di Dunia

Pesawat Terbesar di Dunia

Pesawat Terbesar di Dunia

Pesawat Terbesar di Dunia

Bila dibandingkan dengan beberapa mobil, konsumsi bahan bakarnya lebih irit. Airbus A380 mengkonsumsi bahan bakar sebanyak 4,05 liter/penumpang per 100 km. Mobil Toyota Prius mengkonsumsi sebanyak 4,7 liter per 100 km dan mobil Hummer H2 mengkonsumsi bahan bakar sebanyak 25 liter per 100km.

Yakin pesawat Airbus A380 adalah pesawat terbesar di dunia? Jika saya katakan bahwa Airbus A380 adalah pesawat penumpang terbesar di dunia, itu baru betul. Rekor untuk pesawat terbesar di dunia dari sejak dulu hingga sekarang masih dipegang oleh Antonov AN-225 Mriya Rusia - sebenarnya dibuat di masa Uni Soviet -. Antonov AN-225 Mriya Rusia bukan pesawat penumpang, melainkan pesawat kargo. Kalau pesawat militer terbesar di dunia? Anda mungkin perlu melihat pesawat C5 Galaxy.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/13/2012

Foto Eksklusif Jet Tempur Siluman J-20 China

Semoga hari ini adalah hari yang baik bagi Anda semua. Anda sedang melihat bagian depan dari pesawat tempur siluman J-20 China. Ini adalah pertama kalinya saya melihat holografik HUD J-20 dari dekat walaupun cuma lewat foto. Jet yang ditampilkan ini adalah prototipe kedua dari J-20.

Jet tempur siluman
Bagian depan J-20 China

Sekedar iseng, coba bandingkan dengan F-22 raptor di bawah ini. Perhatikan juga bagian kokpitnya. Benar-benar mirip ya. China meniru? mungkin saja. Tapi terlepas dari hal itu China artinya mampu untuk mengembangkan jet tempur siluman mereka sendiri.

Jet tempur siluman
F-22 Raptor

Foto-foto lainnya dari J-20 klik saja disini

Sumber : China Defense Blog

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/13/2012

August 12, 2012

Sonar 2087 - Sonar Terbaik di Dunia

Latihan Arabian Shark

Westminster adalah salah satu dari tujuh kapal tipe 23 yang dilengkapi dengan sonar 2087, sebuah sistem yang memungkinkan berbagai kapal frigat untuk memburu kapal selam terbaru pada jarak yang cukup jauh dan menemukan lokasinya yang diluar jangkauan sonar konvensial, dimana mereka dapat melancarkan serangan.

Kapal frigat jenis ini juga membawa helikopter Marlin yang dilengkapi dengan  sonar Thales Flash dipping. Kombinasi sonar 2087 dan sonar Flash menjadikan kapal tipe 23 ini sebagai kapal frigat anti kapal selam yang paling tangguh saat ini.
Sistem 2087 adalah sonar aktif frekuensi rendah, yang terdiri dari array sonar aktif maupun pasif. Sistem sonar ini diproduksi oleh Thales di Inggris (Cheadle Heath di Manchester dan Templecombe di Somerset) dan Perancis (Brest).

Selama latihan, Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengemukakan bahwa Westminster sebagai frigat dengan helikopter yang terbaik untuk memburu kapal selam (sebuah helikopter Marlin dari Skuadron Udara Angkatan Laut Inggris) dan sebagai kapal selam dengan sonar terbaik di dunia untuk berburu kapal selam - Sonar 2087.

Duo kapal perang Inggris ini bergabung dengan kapal perang dari Amerika Serikat, Arab Saudi dan Pakistan untuk latihan yang telah diselenggarakan di wilayah Timur Tengah secara teratur dalam dekade terakhir. Latihan ini melibatkan kapal permukaan ASW yang mencoba untuk menenggelamkan kapal-kapal pemburu kapal selam, sambil menjaga kapal-kapal selam yang diburu. Tujuan utama dari latihan ini adalah untuk memperkuat hubungan militer dan meningkatkan teknik perang bagi semua angkatan laut yang terlibat. 

Thom Hobbs, pejabat kepala Warfare Westminster (underwater) mengatakan "Arabian Shark" (nama latihan) merupakan aksi internasional yang signifikan yang menjadikan ikatan kuat antara negara-negara peserta. "Kami bekerjasama untuk menjaga keamanan dan stabilitas di laut."

Phil naybour, kepala Thales Inggris mengatakan: "Thales dengan bangga menjadi pemasok utama sonar untuk berburu kapal selam ke Angkatan Laut Inggris."

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/12/2012

TNI AD Terima 4 Heli Bell 412 EP dari PT DI

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) menyerahkan empat unit helikopter Bell 412 EP kepada TNI Angkatan Darat. Penyerahan tersebut bertempat di Skuadron 21/Sena Pondok-Cabe Jakarta. Berita acara serah terima ditandatangani oleh Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan Asisten Logistik Kepala Staf TNI AD Mayor Jenderal TNI Sonny Widjaya.

Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengatakan, penyerahan empat unit helikopter Bell 412 EP didasarkan pada dua kontrak pengadaan. Pertama, kontrak nomor 4699/DN/ALUT/PUSPNB/2011 yang ditandatangani pada 22 November 2011. Kedua, kontrak nomor 992/DN/ALUT/PUSPNB/2012 tertanggal 6 Maret 2012.

TNI AD terima 4 helikopter Bell 412 EP
Helikopter Bell 412 EP
[foto:fencecheck]

Ia menuturkan, sejauh ini PT DI memang menyadari kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) bagi TNI akan terus meningkat. Hal ini tentu sejalan dengan tantangan yang semakin beragam sehingga upaya antisipasi harus terus dioptimalkan.

"Sebagai salah satu penyedia  produk alutsista, tentunya harus terus berupaya untuk dapat memenuhi tuntutan yang diminta," tuturnya.

"Semoga dengan penyerahan empat helikopter ini akan membawa pengaruh besar bagi kemampuan TNI, khususnya TNI AD dalam menghadapi tugas-tugas yang semakin berat," ujar Budi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat 10 Agustus.

Ia menjelaskan, TNI AD selama ini merupakan pemakai terbesar helikopter-helikopter produksi PT DI, dan di masa yang akan datang, PT DI mengharapkan TNI AD akan tetap mempercayakan dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan helikopternya pada PT DI.

Helikopter Bell 412 EP, kata Budi, merupakan helikopter serba guna yang ditenagai oleh sepasang mesin, Pratt & Whitney PT6T-3D, dengan 4 bilah rotor utama dan 2 bilah rotor ekor. Helikopter ini termasuk kelas menengah dan diawaki oleh 2 pilot dan kopilot, serta mampu mengangkut 13 personil.

"Selain mampu melaksanakan misi-misi militer, Helikopter Bell 412 EP mampu melaksanakan penerbangan sipil, operasi SAR, dan pemadam kebakaran," demikian Budi menjelaskan.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/12/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost