;

June 30, 2012

Desain Perlindungan Tank Terbaru Swedia

Perusahaan Jerman IBD bersama dengan anak perusahaan Akers Krutburk Swedia mendemonstrasikan studi terbaru tentang perlindungan Tank Tempur Utama (MBT-Main Battle Tank)  untuk MBT122 dan CV9040. Meng-kover pelindungan tank hingga 360 derajat, sebagaimana yang diperlukan untuk bertahan dari serangan Improvised Explosive Devices (IED), Rocket Propelled Grenades (RPG) dan semua senjata lainnya yang memberikan ancaman asimetris.

Kit perlindungan untuk MBT CV9040
Kit perlindungan untuk MBT CV9040

Kit Perlindungan MBT Leopard 2A5 (MBT 122)
Kit Perlindungan MBT Leopard 2A5 (MBT 122)
Dua platform MBT tersebut telah diadaptasi dengan modul Evolution Kit yang dikembangkan oleh IBD, dirancang dan dimodifikasi untuk meningkatkan perlindungan dengan tidak menambah berat kendaraan secara signifikan. Tapi, berat atau ringannya sistem perlindungan itu tergantung pada jenis perlindungan apa yang dipilih. Konfigurasi perlindungan dasar MBT hanya menambah beban seberat 350kg dan tidak menambah lebar kendaraan di 4 meter, yang memungkinkan untuk operasi kota dan melewati jembatan penyebarangan.

Konsep "baju" baru tersebut yang disponsori oleh Administrasi Material Pertahanan Swedia (FMV), dipamerkan di hari Angkatan Bersenjata Swedia. IBD telah menerima order untuk memasangkan kit perlindungan tersebut untuk tank Leopard 2A4 Angkatan Darat Singapura.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/30/2012

INS Chakra Andalan Angkatan Laut India

Beberapa waktu lalu India telah melantik kapal selam kelas Akula yang disewa dari Rusia ke dalam armada Angkatan Laut mereka, kapal selam selam tersebut dinamai INS Chakra. Ini merupakan penyewaan kapal selam kedua India dari Rusia. Penyewaan pertama terjadi pada tahun 1987, India menyewa sebuah kapal selam nuklir kelas Charlie selama 3 tahun dari Uni Soviet.

INS Chakra, yang dikenal di Angkatan Laut Rusia sebagai K-152 Nerpa, pada awalnya digagas pada awal 1990 di bawah proyek Rusia 971 M Shchuka-B Class program kapal selam bertenaga nuklir. Namun proyek kapal selam ini sempat terlantar pada tahun 1993 karena kesulitan ekonomi Rusia akibat Perang Dingin. Rusia menyewakan kapal selam tersebut ke India selama 10 tahun dengan biaya sebesar 920 juta dolar, dimulai sejak April lalu.

Dalam aturan penyewaan, Rusia melarang India untuk melengkapi kapal selam dengan senjata nuklir dan membatasi penggunaan kapal selam sebagai platform ofensif selama masa perang. Aturan ini mirip dengan ketentuan yang dicantumkan di penyewaan kapal selam nuklir Charlie pada tahun 1987. Selain itu, sejumlah sistem senjata rahasia yang termasuk dalam program asli 971 telah dihapus dari kapal selam sewaan. Sebagai contoh, INS Chakra datang ke India tanpa rudal penjelajah RK-55 Sampson, yang setara dengan rudal Tomahawk Angkatan Laut AS.

Kapal Selam INS Chakra
Kapal selam India kelas AKULA
Banyak analis militer menyayangkan kebijakan India untuk menyewa kapal selam tersebut, karena adanya aturan tertentu yang membatasi penggunaannya. Ini cuma menghabiskan dana untuk sekedar kapal selam yang tidak "mematikan". Juga menurut mereka, apakah INS Chakra dapat mendongkrak kemampuan nuklir militer mereka, karena setelah beberapa sistem dihilangkan oleh Rusia, INS Chakra tidak dapat lagi membawa senjata nuklir.

Selain itu, penyewaan kapal selam bertenaga nuklir menimbulkan pertanyaan tentang strategi jangka panjang Angkatan Laut India. Pada tahun 2030, India bertujuan untuk membangun kekuatan maritim yang terdiri dari 3 armada tempur dengan 30 kapal selam, yang setengah lusin diantaranya akan bertenaga nuklir.

Kritik untuk strategi Angkatan Laut India saat ini adalah dua arah. Pertama adalah masalah melampaui batas. India, mengingat sumber daya yang terbatas, tidak mampu untuk mengembangkan angkatan laut dengan baik. Kedua, India adalah anak benua, akan menghadapi ancaman yang serius dari utara dan sepanjang perbatasan, karena itu fokus nyata harus menjadi kesiapan Angkatan Darat dan Angkatan Udara.


INS Chakra Memenuhi Tujuan Strategis India

Namun, bagi Angkatan Laut India, penyewaan INS Chakra Dianggap memenuhi beberapa tujuan strategis.

Pertama, setelah India memulai sebuah proyek kapal selam besar bertenaga nuklir buatan dalam negeri, Angkatan Laut India membutuhkan tenaga manusia yang sangat terlatih dan terampil untuk armada kapal selam nuklir mereka itu yang diperkirakan akan segera beroperasi pada akhir dekade ini. Juga, Angkatan Laut India perlu menangani masalah-masalah penting lainnya, seperti menanamkan budaya keselamatan nuklir, menciptakan infrastruktur untuk menjaga keberlangsungan kapal selam dan mengembangkan doktrin untuk menggunakan nuklir seandainya terjadi perang.

Kedua, mirip dengan kesepakatan tahun 1987, Rusia telah kembali berjanji untuk membantu pengembangan rektor nuklir pada kapal selam mereka. INS Arihant, kapal selam nuklir pertama buatan India, diresmikan pada tahun 2009 dan saat ini tengah menjalani uji laut di Teluk Benggala. Desain INS Arihant didasarkan pada kapal selam Charlie era Soviet. Sejak tahun 1960, India telah berusaha keras untuk mengkonfigurasi sistem reaktor nuklir untuk diterapkan pada kapal selam tersebut. Tapi ketika organisasi utama India untuk pembangunan reaktor nuklir, Bhabha Atomic Research Center, gagal total dalam merancang sistem reaktor nuklir untuk kapal selam, akhirnya India beralih ke Soviet, meminta bantuan teknologi sebagai ucapan terimakasih Soviet kepada India karena India adalah konsumen terbesar peralatan militer Soviet. Bahkan, pembelian multi-miliar dolar kapal induk Laksamana Ghorskhov juga terkait dengan penyewaan sub nuklir.


Dua Pertimbangan Jangka Panjang Bagi India

Akhirnya para analis militer menyimpulkan dua pertimbangan jangka panjang yang harus dicermati. Pertama, bagi Departemen Pertahanan India, kunci untuk melawan militer Beijing (China) terletak di Samudera Hindia. Mengingat ketergantungan China di Samudera Hindia dalam perdagangan dan energi. Kontrol laut di wilayah tersebut merupakan bagian penting dari strategi militer untuk melibatkan China di masa depan. Dalam kasus konflik perbatasan yang memanas akhir-akhir ini, mengingat kekuatan tempur India tampaknya masih kalah bila dibandingkan dengan China, militer India akan mengambil jalan lain yaitu menekan ekonomi China di Samudera Hindia, dengan itu diharapkan China akan segera berkompromi.

Kedua, India juga perlu membangun kekuatan militer di laut Cina Selatan karena di wilayah tersebut dimungkinkan akan terjadi konflik yang luas di masa depan.

Fokus India untuk memperoleh tiga armada tempur mereka dalam beberapa dekade mendatang jelas menjadi sinyal keinginan India untuk mendominasi di kekuatan di Samudera Hindia. Rencana ambisius India untuk armada kapal selam nuklir menunjukkn bahwa New Delhi juga serius untuk mengembangkan kekuatan bawah air yang kuat untuk melawan kontrol musuh atas Samudera Hindia. Akuisisi dai INS Chakra merupakan langkah yang cukup signifikan untuk mewujudkan tujuan akhir.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/30/2012

June 29, 2012

Israel Pertimbangkan Serangan Terhadap Suriah

Rezim Israel saat ini tengah mempertimbangkan untuk melakukan serangan militer terhadap Suriah. Israel mengklaim bahwa pemerintah di Damaskus menggunakan senjata kimia terhadap penduduk, Press TV melaporkan minggu lalu.

Sebelumnya, rezim di Tel Aviv menyatakan keprihatinannya mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah, senjata kimia tersebut bisa jatuh ke tangan yang salah, dan bahkan dapat digunakan oleh pemerintah Suriah untuk menyerang tentara Israel.
Benjamin Netanyahu
PM Israel Benjamin Netanyahu

Israel Duga Pemerintah Damaskus Menggunakan Senjata Kimia

Rezim Israel telah memutuskan untuk menggunakan alasan ini untuk membenarkan serangan militer terhadap Suriah, meskipun fakta menunjukkan bahwa hal ini dapat memicu konflik yang lebih besar di wilayah tersebut.

Beberapa hari lalu, Ayoob Kara, anggota senior rezim Israel, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersikeras ketika berbicara kepada Radio Israel, bahwa pemerintah Suriah telah menggunakan "senjata kimia terhadap pria, wanita dan anak-anak" dalam kerusuhan baru-baru ini.

Sementara itu, informasi terbaru mengatakan bahwa kelompok-kelompok oposisi Suriah yang berusaha untuk menggulingkan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad, berencana untuk menggunakan senjata kimia yang telah mereka peroleh dari teroris di Libya.

Juga menurut sebuah laporan yang dirilis 10 Juni lalu oleh surat kabar Rusia, Russia Today, kelompok-kelompok teroris bersenjata di Suriah telah berencana untuk menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil dan kemudian menyalahkan pemerintahan Damaskus untuk kekejaman itu.

Analis menyayangkan sikap Israel dan AS

Banyak analis telah mencatat bahwa rencana rezim Israel yang akan menyerang Suriah memiliki banyak kesamaan dengan apa yang pernah Washington lakukan terhadap Irak pada tahun 2003, yang menurutnya bahwa itu adalah klaim yang salah besar bahwa Baghdad memiliki senjata pemusnah massal dan karena itu, negara Arab tersebut harus diserang.

Dalam beberapa bulan terakhir, Washington dan Tel Aviv rezim di beberapa kesempatan telah menyalahkan Pemerintah Suriah atas serangan bom dan pembantaian warga sipil yang terjadi. Namun pihak Damaskus telah  meyakinkan bahwa kelompok teroris bersenjatalah pelaku sesungguhnya dari kekerasan-kekerasan tersebut.

Sekarang, logika sederhananya, mengapa pemerintah Suriah di indikasikan menyerang penduduk sendiri dengan cara apapun apalagi dengan senjata kimia? Masuk akal kah?. Ini berbeda dengan genosida di Irak, kala itu pemerintahan Irak memiliki tujuan sendiri yang masuk akal walau dikategorikan kejam. Namun, dalam pikiran barat hal itu pair, begitulah cara pikir pendek mereka, hal ini tampaknya menjadi tuduhan yang masuk akal bagi mereka.

Washington juga membuat deklarasi di mana mereka "mengharapkan" serangan terhadap pemerintahan Suriah. Setelah itu, tentu saja, mereka akan berjingkrak-jingkrak di DK PBB untuk zona larangan terbang. Libya telah mengajarkan masyarakat dunia persis apa arti dan alasan untuk semua penyerangan dan invasi yang dilakukan AS dan sekutunya.

Rusia dan China harus teguh dalam pendiriannya dan tidak membiarkan hal ini terjadi lagi ke negara lain. Agresi NATO di Libya telah meninggalkan kesan yang tak terhapuskan untuk anak cucu.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/29/2012

June 28, 2012

Galeri Senapan Serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

Senapan serbu

pistol, senapan serbu dan RPG

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/28/2012

Teknologi Tinggi Kapal Selam U214 Jerman

Laporan terakhir yang menyatakan Israel telah menerima kapal selam buatan Jerman yang bisa dipersenjatai dengan nuklir telah menempatkan industri kapal selam Jerman menjadi sorotan dunia.  Disini akan kita ceritakan sedikit ulasan tentang kapal selam Jerman yang paling mutakhir saat ini yaitu U214.

Pada akhir 2010, Menteri Keuangan Yunani Evangelos Vanizelos mengundurkan diri tepat sebelum ia dijadwalkan untuk menerima kapal selam U214 dari Jerman senilai ratusan juta Euro untuk Yunani. Venizelos mungkin sedang tidak mood untuk merayakan kedatangan kapal selam tersebut, mengingat bahwa situasi ekonomi Yunani yang parah saat ini.

Kapal selam U214
Kapal selam U214
Di tempat lain, Kepala Angkatan Laut Yunani mengunjungi galangan kapal perusahaan HowaldtswerkeDeutsche Werft di Jerman untuk menerima kapal selam tersebut. Ini adalah kapal selam pertama dalam kontrak 6 unit dengan Jerman yang diterima oleh Yunani. Kontrak untuk kapal selam itu ditandatangani sebelum krisis keuangan meledak di negara itu.

Daya Tahan lama

Dengan kapal selam U214, holding company Thyssen-Krupp Marine Systems (TKMS) di Essen, Jerman telah menciptakan model "hot" dari kapal selam untuk pembeli internasional. Seiring dengan Yunani, negara-negara seperti Portugal, Turki, Israel dan Korea Selatan telah mengajukan order, namun kesepakatan untuk Pakistan gagal.

Korea Selatan
Kapal selam U214 Korea Selatan
Setiap negara memiliki alasan tersendiri untuk membeli kapal selam U214, yang dikenal memiliki sistem propulsi udara independen yang memungkinkan kapal selam bertahan dalam air selama berminggu-minggu. Sebaliknya, kapal selam diesel harus muncul ke permukaan secara teratur untuk "bernafas".

Sampai saat ini, propulsi udara independen hanya tersedia di kapal selam atom yang besar yang mampu membawa awak sekitar 130 orang. Sebagai perbandingan, U214 lebih konvensional, hanya 27 awak.

Dukungan Berlin

Kapal selam menjadi sesuatu yang sangat penting bagi industri galangan kapal Jerman. Dengan pembuatan kapal kargo telah bergeser ke China dan Korea Selatan, kapal selam dan kapal cruise merupakan pilar terakhir dari industri galangan kapal Jerman. Sejak pembangunan kapal di Jerman hanya menguntungkan dalam sektor militer, TKMS telah menjual divisi sipilnya ke investor lain.

Perusahaan ini sekarang secara eksklusif fokus pada pembuatan kapal selam untuk tujuan militer, dan kapal selam U214 lah yang paling menghasilkan. Pesanan 6 U214 oleh Turki akan "mengamankan" keuangan TKMS selama bertahun-tahun kedepan. Angkatan laut Jerman juga tengah memesan kapal selam tersebut. Di satu sisi, 3.700 karyawan di TKMS tergantung dari uang pemerintah. Seperti kapal selam untuk Angkatan Laut Jerman dan Israel yang didanai terlebih dahulu oleh pemerintah Berlin.

Teknologi Baru

Kapal selam bukan berarti adalah barang peninggalan dari Perang Dingin, tetapi akan semakin penting bagi strategi militer. Kapal selam akan menjaga pangkalan, melindungi kapal kargo atau untuk tugas memata-matai negara lain.

Model terbaru dari kapal selam terus menerus disesuaikan dengan berbagai tugas yang dilakukan oleh Angkatan laut Jerman. Misalnya, kapal selam suatu saat nanti bisa meluncurkan pesawat atau peluru kendali.

Kapal selam U214
Kapal selam U214
Untuk mitra NATO yang saat ini terjebak dalam kesulitan ekonomi, fitur teknis mungkin terlalu mahal. Kapal selam yang dijual ke Athena bahkan mungkin tidak akan tinggal lama di Angkatan Laut Yunani. Politisi Yunani saat ini tengah berfikir untuk menjual kapal selam tersebut untuk Angkatan Laut negara lain.

Karakteristik dan Spesifikasi
Mulai dioperasikan
2005
Kru
27 orang
Kedalaman Selam (Operasional)
400 m
Dimensi dan berat
Panjang
65 m
Lebar
6.3 m
Draught
6 m
Berat muncul
1 700 tons
Berat selam
1 980 tons
Daya dorong dan kecepatan
Kecepatan muncul
12 knots
Kecepatan selam
20 knots
Mesin diesel
2 x 8 475 hp/tenaga kuda
Motor listrik
1 x 2.85 MW
Persenjataan
Misil dan torpedo
16 torpedo 8 x 533-mm bow tubes atau misil Harpoon anti-kapal


Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/28/2012

June 27, 2012

Senapan AR Titanium Seharga 100.000 Dolar

Pabrikan senjata NEMO telah membuat senapan titanium AR-10. Atas, bawah, handguard, tabung buffer, gas blok dan kompensator, semua terbuat dari titanium. NEMO menghargai senapan ini senilai 95.904 dolar AS.

100.000 dolar

100.000 dolar

100.000 dolar

100.000 dolar

100.000 dolar

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/27/2012

Ditemukan 110 Terakota Tentara di China

Baru-baru ini arkeolog China menemukan 110 terakota baru tentara kekaisaran China. Ratusan terakota ini ditemukan di sekitar daerah makam Kaisar pertama China Qin Shi Huang (210-209 SM). Para arkeolog yang bekerja di situs seluas 200m persegi di kota Xi'an selama tiga tahun tersebut, sangat terkejut dengan temuan mereka. Semua masih terawat dengan baik, termasuk 12 kuda tembikar, bagian dari kereta, senjata dan alat-alat lainnya, kantor berita China melaporkan.

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China

Terakota Tentara China


Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/27/2012

June 26, 2012

Pistol Setrum Taser Sebabkan Kematian

Pistol setrum Taser

Diserang dengan pistol setrum Taser di dada dapat menyebabkan serangan jantung dan kematian, menurut sebuah penelitian terbaru. Penelitian dilakukan oleh Douglas Zipes, spesialis jantung di Institut Kardiologi Krannert di Indianapolis, Indiana, AS, didasarkan pada catatan yang ia dapatkan dari saksi ahli penggugat dalam sejumlah tuntutan terhadap polisi AS yang menggunakan pistol setrum Taser. 

Zipes memeriksa delapan kasus antara 2006 dan 2009 dimana laki-laki berusia antara 16 sampai 48 tahun yang sebelumnya secara klinis dinyatakan sehat dinyatakan kehilangan kesadaran selama dan setelah di-tasing (setrum), ketika satu atau kedua anak panah pembawa arus ditembakkan di dekat atau di atas hati. Tujuh di antara mereka meninggal dunia.

Di dalam setiap kasus, Zipes menganalisis berapa lama setiap kejutan berlangsung dan respon jantung diukur oleh paramedis. Ia menemukan bahwa 50.000 volt serangan dari pistol setrum Taser ke dada dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, atau dapat berhenti yang menyebabkan serangan jantung.

Pistol setrum Taser
pistol setrum Taser
Amnesti Internasional mengatakan, penggunaan pistol setrum Taser ini telah dikaitkan dengan 500 lebih kematian di Amerika Serikat. Insitut Hukum Nasional AS baru-baru ini memposting sebuah video advokasi yang menunjukkan bahwa pistol setrum Taser tidak untuk ditembakkan di bagian dada.

Pembuat pistol tersebut, Taser International of Scottsdale, Arizona, mengatakan ada "fakta-fakta penting yang bertentangan dengan fungsi dari pistol setrum Taser" dalam delapan kasus tersebut.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/26/2012

June 25, 2012

Baja Ajaib Damaskus Harta yang Hilang

Tentara Salib Eropa pulang ke rumah dengan membawa cerita tentang pedang prajurit Islam yang mampu memotong kain yang melayang, dapat ditekuk 90 derajat dan diluruskan lagi tanpa kerusakan. Mereka menyebut itu dengan logam baja Damaskus. Meskipun kini kemajuan tentang ilmu material telah berabad-abad, tapi belum diketahu persis bagaimana cara pandai besi Islam membuat pedang tersebut. 

Pedang tentara Islam

Pandai besi Eropa kala itu tahu kalau pedang prajurit Islam tersebut dibuat dari baja yang ditempah dalam wadah khusus, tetapi tetap saja pandai besi Eropa tidak dapat meniru ketajaman, fleksibilitas dan ciri-ciri khasnya. Logam baja Damaskus ini telah menarik keingintahuan para peneliti seperti Michael Faraday bahkan ilmuwan material saat ini.

John Verhouven di Universitas Iowa telah menemukan bahwa hanya tipe tertentu dari wadah khusus untuk melebur baja, elemen lain seperti vanadium, akan menghasilkan pola yang tepat. Dan pada tahun 2006, para peneliti di Universitas Teknik Dresden, Jerman, mempelajari pedang prajurit Islam dengan mikroskop elektron dan menemukan bahwa kekuatan pedang mereka mungkin berasal dari nanotube karbon dan kawat nano yang dibuat dari mineral yang disebut sementit. Struktur serupa akan menghasilkan bahan komposit modern yang kuat. Namun, resep tepat untuk membuat pedang prajurit Islam itu masih menjadi misteri.

Bagaimana dengan keris Empu Gandring? Saya yakin akan jauh lebih rumit dalam hal bahan dan cara pembuatannya.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/25/2012

Israel Persenjatai Kapal Selam Dengan Nuklir

Meskipun Jerman cuma sebagai produsen kapal selam non-nuklir di dunia, tapi tanpa disengaja Jerman telah membantu Israel untuk mengembangkan kemampuan nuklir militer mereka. Jerman saat ini memang tengah membuatkan kapal selam untuk Israel di kota Kiel, Jerman Utara dan kapal selam tersebut akan dilengkapi dengan sistem rudal jelajah canggih yang dimungkinkan dapat dilengkapi dengan senjata nuklir. Rudal-rudal tersebut dapat diluncurkan dari sistem ejeksi hidrolik.

Kapal Selam Israel kelas Dolphin
Kapal Selam Israel kelas Dolphin

Di masa lalu, pemerintah Jerman "tidak menyadari" bahwa kapal-kapal selam buatan mereka telah dipasangi nuklir oleh penggunanya. Sekarang Jerman telah "menyadari" hal tersebut, mantan pejabat tinggi dari Departemen Pertahanan Jerman, yang juga mantan Sekretaris Negara Lothar Ruhl dan mantan Kepala Staf Perencanaan Hans Ruhle, selalu beranggapan bahwa Israel akan mempersenjatai kapal-kapal selam yang mereka beli dari Jerman dengan senjata nuklir. Ruhl bahkan membahas masalah tersebut dengan pihak militer di Tel Aviv.

Tapi Israel memiliki kebijakan untuk tidak mengomentari secara resmi untuk program senjata nuklirnya. Sebenarnya dokumen dari arsip di Departemen Luar Negeri Jerman telah membuat semuanya jelas, bahwa pemerintah Jerman telah mengetahui program nuklir Israel sejak tahun 1961. Bukti terakhir adalah pada tahun 1977, ketika Kanselir Jerman Helmut Schmidt berbicara dengan Menteri Luar Negeri Israel tentang masalah ini.
"Tiga kapal selam telah dikirimkan ke Israel, dan tiga lagi akan dikirimkan pada 2017"
Kapal selam Israel tersebut dibangun di galangan kapal HDW di Kiel, Jerman. Tiga kapal selam telah dikirimkan ke Israel, dan tiga lagi akan dikirimkan pada 2017. Selain itu, Israel tengah mempetimbangkan untuk memesan kapal selam yang ketujuh, kedelapan dan kesembilan dari Jerman.

Pemerintah Jerman baru-baru ini menandatangani kontrak untuk pengiriman kapal selam keenam. Merkel telah mensyaratkan pengiriman kapal selam keenam dengan beberapa syarat, termasuk permintaan bahwa Israel akan menghentikan kebijakan ekspansionis mereka terutama terhadap wilayah Palestina.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/25/2012

June 24, 2012

Logam Radioaktif Di Tas Mahasiswa Iran

Seperti menjadi "tusukan" di telinga dunia bila ada berita yang menyangkut program radioaktif di Iran. Kisah terbaru pecah hari Jumat, ketika pengamanan sipil bandara Rusia mengumumkan bahwa mereka telah menahan seorang pria Iran, yang juga merupakan seorang mahasiswa kedokteran gigi, akan menuju ibukota Iran, Teheran. Pria tersebut membawa 18 potongan logam radioaktif yang dikemas dalam kotak pensil baja di tasnya. Materi tersebut telah memicu detektor radiasi di bandara Sheremetyevo Rusia.

Bahan radioaktif


Apa bahan radioaktif di tas pria itu dan sering digunakan untuk apa?

Itu adalah natrium-22, sebuah isotop yang digunakan agar organ internal dan tumor muncul dalam scanner PES medis, dan juga untuk menentukan ketebalan logam dan pengukuran kalibrasi radiasi.

Apakah bisa di plot untuk membuat bom?

Tidak mungkin. Mark Hibbs, seorang ahli non-proliferasi di California, mengatakan ia membahas insiden di Rusia tersebut pada hari Sabtu dengan staf senior di Gedung Putih. "Hasil pembicaraan meyakinkan saya bahwa natrium tidak dapat digunakan untuk membuat senjata apapun," katanya. "Jika memang itu bisa dibuat untuk senjata, artinya kamilah yang bodoh selama ini."

Apakah Iran akan mencoba membuat bom nuklir?

Dalam laporan bulan lalu dan dalam penilaian yang tidak dipublikasikan, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran memiliki pengetahuan dan bahan uranium yang cukup untuk membuat empat bom nuklir, jika Iran memperkaya lebih lanjut uraniumnya. Iran telah memperkaya 80 kg uranium, dan ini sudah merupakan langkah yang baik untuk membuat bom nuklir.

Mengapa Iran membutuhkan natrium-22?

Mungkin untuk penggunaan medis. Reaktor Penelitian Iran, di mana Iran membuat sendiri bahan isotop untuk medis (selain bahan), "jalur produksinya sudah tidak bekerja lagi," kata David Albright dari Institut Sains dan Keamanan Internasional, sebuah wadah pemikir di Washington DC yang mengawasi aktivitas Iran.

Mengapa pria itu membawa natrium-22 di tasnya?

"Iran adalah magnet bagi dealer isotop, dan Rusia merupakan pemasok utama," kata Hibbs.

Natrium-22 dapat diimpor ke Iran secara resmi karena keperluan medis, katanya. Pria itu mungkin hanya ingin menghindari izin ekspor yang mahal. Insiden ini telah terjadi sebulan lalu, dan Iran menyebut ini hanya kesalahpahaman.

Sudah berapa banyak insiden seperti ini?

Pertanyaan penting yang diakibatkan oleh insiden tersebut adalah berapa banyak bahan radioaktif seperti ini bisa keluar dengan bebas dari bandara yang tingkat keamanannya kurang di Rusia. Ada cukup banyak, pada bulan September IAEA melaporkan 172 insiden terjadi dalam 1 tahun terakhir (2011-2010).

Bagaimana bisa terdeteksi?

Pihak kemananan  akan melihat natrium-22, yang memancarkan sinar gamma, dengan detektor yang mirip dengan counter Geiger, kata Hibbs. Beberapa detektor ini dipasang di bandara Rusia terkait program AS-Rusia pada tahun 1990-an untuk "mengunci" peredaran bahan nuklir setelah jatuhnya Uni Soviet. Tapi tidak setiap barang akan dideteksi dengan detektor tersebut, karena bila setiap barang harus diperiksa dengan detektor tersebut, maka akan banyak menghabiskan waktu dan menghambat jadwal keberangkatan/pengiriman .

Misalnya, bandara AS memindai penerbangan dari Jepang setelah kecelakaan nuklir di Fukushima dan menemukan sinar gamma terpancar dari kargo, tapi ternyata itu cuma peralatan medis biasa.

Apa yang sedang dilakukan untuk menghentikan bentuk penyelundupan bahan radioaktif semacam ini?

Saat ini IAEA sedang mengembangkan detektor genggam yang lebih baik untuk menemukan berbagai jenis radiasi. Sementara itu, detektor neutron, bisa melihat plutonum tanpa terganggu oleh emitter gamma yang sah (medis misalnya). AS ingin menempatkan perangkat-perangkat detektor tersebut di transportasi darat, pelabuhan laut dan bandara di seluruh dunia.

Masalahnya, kata Woods, bahwa detektor saat ini menggunakan helium-3. Namun produksi helium-3 AS cuma 8.000 liter per tahun, dan untuk program detektor membutuhkan 60.000 liter helium-3 per tahun, dan tahun lalu Rusia telah menghentikan ekspor bahan ini.

Selain itu, kata Woods, helium-3 tak tergantikan untuk digunakan dalam suhu fisika yang rendah dan medis menggunakan ini untuk pencitraan paru-paru.

newscientist

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/24/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost