;

June 9, 2012

Jumlah Tank Soviet Sejauh Mata Memandang

Bangkai tank

Seandainya terjadi kiamat zombie yang membuat semua orang panik dan ketakutan, apakah Anda butuh tank untuk menghadapinya? Pergi saja ke fasilitas perbaikan kendaraan lapis baja Kharkov Ukraina di mana Anda dapat memilih sendiri ratusan tank Soviet seperti tank T-64s, T-72 dan T-80.

Ya, tank-tank tersebut tampaknya memang sengaja ditinggalkan begitu saja sejak runtuhnya Uni Soviet. Belum cukup uang untuk terbang ke Ukraina? Lihat foto-fotonya saja di bawah ini. Sepertinya jumlah tank-tank di foto di bawah ini bukanlah ratusan, tapi jumlahnya sejauh mata memandang.

Kalau saya sendiri terpikir untuk meng-kilo baja tank tank-tank ini, lalu saya jual kembali di pabrik untuk di daur ulang. Pasti bisnis yang menjanjikan ya he... Ok, nikmati saja foto-fotonya

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Ukraina Uni Soviet

ukraina uni soviet

Ukraina Uni Soviet

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Ukraina Uni Soviet

Instalasi perbaikan tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Bangkai tank

Instalasi perbaikan tank

Bangkai tank

Ukraina Uni Soviet

Bangkai tank

Ukraina Uni Soviet

Ukraina Uni Soviet


Bangkai tank

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/09/2012

June 8, 2012

Obama Tingkatkan Serangan Cyber Terhadap Iran

Serangan Cyber

WASHINGTON, AS - Presiden AS Barack Obama menginstruksikan untuk meningkatkan dan memperluas serangan cyber terhadap program nuklir Iran, setelah AS menyerang jaringan komputer fasilitas nuklir Iran dengan virus Stuxnet pada tahun 2010 lalu, The New York Times melaporkan pada 1 Juni 2012.

Operasi Stuxnet tersebut dimulai di bawah komando Presiden George W. Bush dengan kode "Olympic Games", ini diketahui sebagai serangan cyber pertama AS yang dilakukan terhadap negara lain. Serangan cyber AS ini dilakukan dengan menggunakan malicious berbahaya yang dikembangkan bersama Israel, menurut The New York Times.

Surat kabar itu mengatakan bahwa artikel tersebut didasari atas wawancara dalam rentang 18 bulan terakhir dengan pejabat AS, Israel dan pejabat Eropa dan diadaptasi dari buku “Confront and Conceal: Obama’s Secret Wars and Surprising Use of American Power,” oleh David Sanger, rencananya akan diterbitkan dalam minggu-minggu ini.

Serangan cyber ini (sekarang) bertujuan untuk mencegah Iran dari mengembangkan senjata nuklir dan mengantisipasi agar Israel tidak menyerang Iran secara dini dan untuk menebarkan kebingungan di fasilitas nuklir Iran Natanz, The Times melaporkan.

Namun, banyak pejabat pemerintah AS mengusulkan untuk menangguhkan serangan cyber ini. Mengingat sebelumnya virus Stuxnet - Virus kompleks yang dikembangkan bersama dengan Israel - "lolos" dari fasilitas nuklir Iran dan mulai muncul di banyak sistem komputer beberapa negara. Namun, Obama akhirnya tetap memilih untuk melanjutkan serangan cyber terhadap Iran.

Para analis telah lama menduga bahwa Stuxnet yang ditargetkan untuk pusat kontrol sistem - dibuat oleh raksasa industri Jerman Siemens -, berasal dari AS dan Israel, namun kedua negara tersebut tidak mengakuinya.

Seorang juru bicara Pentagon, Kapten John Kirby, menolak memberikan komentar secara rinci mengenai artikel tersebut, namun mengatakan bahwa Obama dan menteri Pertahanan Leon Panetta telah memprioritaskan serangan cyber terhadap Iran.
'Artikel Times tersebut muncul hanya beberapa hari setelah para ahli Rusia di Kaspersky Lab menemukan "Flame," virus canggih yang beberapa kali lebih besar dari Stuxnet'
"Seperti yang kami katakan berkali-kali, baik itu presiden atau sekretaris, ranah cyber adalah ranah yang perlu terus-menerus di evaluasi, dinilai dan ditingkatkan kemampuannya," kata Kirby pada wartawan.

Amerika Serikat dan Iran telah lama menuduh Iran berusaha membuat senjata nuklir dengan kedok program sipil. Tuduhan itu dibantah oleh Teheran, yang menegaskan program nuklirnya tersebut adalah murni untuk tujuan damai.

Artikel Times tersebut muncul hanya beberapa hari setelah para ahli Rusia di Kaspersky Lab - Perusahaan raksasa perangkat lunak anti virus - menemukan "Flame," virus canggih yang beberapa kali lebih besar dari Stuxnet, yang juga tampaknya ditujukan untuk Iran.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/08/2012

Roket Anti Tank Javelin ATGM M47 Dragon

Rudal anti tank Javelin

Roket Anti Tank Javelin ATGM M47 Dragon mulai dikembangkan pada tahun 1989 dengan kontrak untuk mengembangkan pengganti M47 Dragon Wire - guided anti tank missile - . Roket Anti Tank Javelin ATGM M47 Dragon awalnya dibuat untuk memecahkan 2 masalah utama yang dialami oleh pasukan Amerika. Salah satunya adalah karena serangkaian pengalaman "bencana" di Vietnam dan untuk melawan tank-tank Rusia. Roket Anti Tank Javelin ATGM M47 Dragon bukan hanya memecahkan kedua masalah tersebut tapi juga dapat digunakan untuk membobol benteng pertahanan musuh.

Tidak seperti pendahulunya, Javelin adalah fire and forget weapon. Diketahui, jarak efektif Javelin adalah 2,5 km, ini lebih pendek daripada beberapa sistem anti tank lain, tapi tetap saja jarak itu masih 2 kali lipat dari pendahulunya M47 Dragon. Hanya dalam 30 detik atau lebih, sistem pendingin imaging infrared (IIR) Javelin telah dapat mencapai suhu yang diperlukan untuk menggunakan Javelin di pertempuran. Ketika sensor telah siap, Javelin akan segera mengunci target kendaraan darat - tank dll - atau bahkan helikopter. Dengan 8,4 kg desain hulu ledak gandanya, Javelin dapat menghancurkan kendaraan lapis baja. Fitur terakhir utamanya adalah kemampuan "soft launch", yaitu Anda dapat menembakkannya dari ruang yang terbatas (gedung) tanpa perlu Anda dan tim Anda terbakar "sendiri" akibat efek penembakan.

Rudal anti tank Javelin
Rudal anti tank Javelin
Rudal anti tank Javelin
Berat seluruh keseluruhan Javelin sekitar 49 kilogram, ditambah 5 pon untuk baterai cadangan BA5590 lithium. Setiap baterai dapat bertahan selama 4 jam. Mudah dioperasikan dan mudah di mobile.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/08/2012

June 7, 2012

Rudal Agni VI India Dengan Jangkauan 10.000 Km

Belum selesai hiruk pikuk pujian terhadap uji penembakan rudal Intercontinental Range Ballistic Missile (ICBM) Agni-V, India kini telah bersiap-siap untuk percobaan rudal baru yaitu AGNI-VI dalam dua tahun kedepan meskipun India masih dalam tekanan dan reaksi dunia internasional.

Dikembangkan oleh DRDO (pabrikan rudal India), generasi baru ICBM AGNI-VI akan memiliki jangkauan antara 8.000 km hingga 10.000 km. Sebuah sumber terpercaya mengatakan bahwa pengerjaan gambar dan rancangan dari rudal yang dahsyat tersebut sudah dimulai.

Rudal antar benua India
Rudal AGNI-V
"Ini akan menjadi rudal three-stage dan lebih baik dari rudal AGNI-V. Desainnya cuma mengambil bentuk dan sub sistem lainnya sedang dalam pengembangan. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, rudal AGNI-VI akan siap digunakan pada pertengahan 2014," kata sumber itu. Seorang ilmuwan yang ikut dalam proyek tersebut mengatakan bahwa rudal AGNI-VI tidak akan sebesar AGNI-III, generasi terbaru rudal AGNI-VI akan lebih simple dan ramping sehingga akan mudah untuk dibawa ke mana saja dan cepat digunakan bila diperlukan.

Sementara dilaporkan, panjang rudal AGNI-VI sekitar 40 meter, diameter 1,1 meter dan dengan berat 55 ton. Rudal ini jauh lebih kecil dan ringan dari rudal AGNI-V (versi AGNI terakhir). AGNI-VI digadang-gadang akan menjadi rudal yang paling canggih diantara rudal-rudal AGNI. Rudal AGNI-VI dapat diluncurkan dari kapal selam dan dari peluncur darat. Sebelumnya DRDO juga telah berhasil mengintegrasikan AGNI-V agar dapat diluncurkan dari kapal selam.
'Dengan teknologi kami, kami mampu untuk mengembangkan rudal balistik antar benua dengan jangkauan lebih dari 10.000 km'
Rudal baru India ini juga dapat membawa lebih banyak hulu ledak daripada versi sebelumnya. Sumber mengatakan, rudal AGNI-V mampu membawa tiga hulu ledak nuklir, sedangkan AGNI-VI mampu membawa sepuluh hulu ledak nuklir, yang dapat menghantam beberapa sasaran secara bersamaan. Sebelumnya saat peluncuran rudal ICBM AGNI-V, meskipun mampu mencapai target di seluruh Asia, Afrika dan Eropa kecuali Amerika, masih banyak pengamat militer yang meragukan kemampuan rudal tersebut. Nah, dengan pengembangan AGNI-VI, pasti akan menjawab semua keraguan tersebut.

Terlepas dari versi ground rudal AGNI-VI, DRDO juga telah bekerja terus menerus untuk membuat varian underground-nya. Untuk versi yang diluncurkan dari kapal selam, itu dikhususkan untuk mempersenjatai kapal selam kelas Arihant dari Angkatan Laut India. "Kami serius untuk meningkatkan jangkauan rudal strategis kami. Pengembangan AGNI-VI akan menjadi langkah positif untuk mencapai tujuan kami itu. Dengan teknologi kami, kami mampu untuk mengembangkan rudal balistik antar benua dengan jangkauan lebih dari 10.000 km," tambah ilmuwan DRDO.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/07/2012

Kapal Pendaratan Terbesar Rusia

Galangan kapal YANTAR dalam eksklave Rusia Kaliningras pada hari Jum'at 18 Mei 2012 telah "mengeluarkan" sebuah kapal pendaratan besar baru untuk Angkatan Laut Rusia. Pembangunan kapal pendaratan "Gren Ivan" tersebut dimulai sejak 2004 lalu, tetapi sempat tertunda karena masalah biaya dan teknisi yang kurang.

Kapal pendaratan terbesar di dunia
Kapal pendaratan kelas Gren Ivan

Diharapkan, kapal pendaratan "Gren Ivan" tersebut akan selesai 100% pada 2013. Rencana untuk memmbuat kapal  sekelas juga telah dipertimbangkan oleh Rusia. Kapal senilai 160 juta dolar ini memiliki bobot sekitar 6.000 ton dan akan mampu membawa sebanyak 13 tank tempur utama (Main Battle Tank), atau 36 kendaraan pengangkut personel lapis baja atau 300 pasukan infanteri Angkatan Laut.

Seiring dengan kapal amfibi kelas Mistral yang sedang dibangun di Perancis, kapal pendaratan (landing ship) Ivan Gren akan digunakan sebagai kapal inti dari pendaratan pasukan Angkatan Laut Rusia.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/07/2012

June 6, 2012

Pakistan Uji Coba Rudal Nuklir Kelima

ISLAMABAD - Pada tanggal 5 Juni Pakistan melakukan uji coba rudal berkekuatan nuklir sejak India meluncurkan senjata jarak jauh baru yang mampu menghantam Cina dan Asia.

Rudal tersebut dinamai Hatf VII, sebuah rudal jelajah yang memiliki jangkauan 440 mil (700 kilometer), mampu membawa hulu ledak konvesional dan memiliki kemampuan siluman (stealth), menurut sebuah sumber militer terpercaya.

Rudal ini dapat terbang rendah dengan kemampuan manuver yang tinggi, memiliki akurasi yang baik dan dapat menghindari lacakan radar.

Rudal Hatf-VII Pakistan
Rudal Hatf-VII Pakistan

Untuk tahun 2012, ini merupakan tes kelima Pakistan untuk sebuah rudal berkemampuan nuklir sejak 25 April bulan lalu

Pada tanggal 20 April, India berhasil menguji coba rudal Agni-V yang mampu membawa hulu ledak nuklir seberat 1 ton. Peluncuran rudal India ini  menandai lompatan besar dalam kemampuan militer India.

India dan Pakistan telah berperang sebanyak 3 kali sejak merdeka dari Inggris pada 1947. Masing-masing dari mereka sampai saat ini telah melakukan uji coba nuklir rutin sejak keduanya menguasai teknologi senjata nuklir pada tahun 1998.

Analis pertahanan mengatakan, meskipun prioritas strategis militer India lebih terfokus kepada China, namun Pakistan masih khawatir dengan 'tetangga timurnya' itu.

Seperti yang kita ketahui, Pakistan merupakan sekutu baik dari China. India memerangi Pakistan, sama saja dengan memerangi China. Terlepas dari hal itu, hubungan India dengan China memang selalu tegang sejak beberapa dasawarsa terakhir, salah satunya karena sengketa perbatasan. Ditambah lagi rasa sakit hati India karena kekalahan dalam perang melawan China puluhan tahun silam - lupa deh tahunnya -

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/06/2012

Taiwan Sebarkan Rudal Jelajah ke Perbatasan China

Sebuah laporan surat kabar Liberty Times di Taiwan mengklaim bahwa Departemen Pertahanan Taiwan telah menyebarkan rudal jelajah dalam posisi yang mampu mencapai istalasi militer utama China di sepanjang pantai tenggara daratan China. Menurut laporan tersebut, Taiwan telah membuat rudal "Hsiungfeng" (Angin Berani) IIE (HF-IIE) yang memiliki jangkauan sekitar 600-650 kilometer yang mulai dikembangkan pada tahun 2005 dan pada tahun 2008 dikembangkan pula versi peluncuran mobile-nya. Produksi penuh dari rudal HF-IIE telah dimulai pada 2011 lalu dengan target 500 rudal.

Taiwan saat ini memiliki tiga versi dari HF-II dalam layanannya, HF-II berbasis kapal, HF-II berbasis udara dan HF-IIE untuk peluncuran darat. Versi HF-II berbasis kapal direncanakan digunakan untuk mengganti rudal sebelumnya yaitu rudal Harpoon RGM-84, tapi dana untuk program ini tidak dikucurkan lagi. HF-III - generasi supersonik rudal surface-to-surface - juga telah dikembangkan dan diharapkan akan segera diproduksi sementara pengembangan HF-II masih berlanjut.

Rudal jelajah HF-III taiwan

Rudal jelajah HF-IIE bukanlah versi yang disempurnakan dari rudal anti kapal HF-II, tetapi juga bukan berdesain baru karena kemiripan yang mencolok dengan rudal jelajah Tomahawk AS. Pada dasarnya rudal ini dirancang untuk menyerang target yang berbasis tanah seperti posisi pertahanan udara, fasilitas komunikasi dan markas kontrol pasukan. Karena hulu ledaknya yang relatif kecil dan terbatasnya jumlah rudal, tampaknya hal ini menunjukkan bahwa HF-IIE tidak pernah dimaksudkan untuk digunakan  sebagai senjata "first strike".

Rudal jelajah HF-IIE membawa hulu ledak seberat 200 kg dan dilengkapi dengan navigasi inersia, GPS dan upgrade identitas medan. Rudal ini terbang dengan kecepatan subsonik tinggi dan menggunakan Pencitraan Inframerah IIR autonomous digital target recognition system untuk akuisisi target dan mengoptimalkan tujuan. Program HF-IIE ini diyakini menghabiskan dana sekitar 1,02 miliar dolar.

Ini penyebaran rudal jelajah pertama kalinya oleh Taiwan untuk mengantisipasi China. Diperkirakan 100 rudal telah dikerahkan, sementara analis pertahanan memperkirakan bahwa China memiliki 1.600 rudal yang ditargetkan pada Taiwan - wah, peta kekuatan tempur yang tidak menarik hehe... - Tapi sejauh ini, pihak Kementerian Pertahanan Taiwan enggan mengomentari hal ini.
'Ini sebuah ide yang bagus, serangan dapat dilakukan secara diam-diam dan tak terduga'
Dalam berita terkait lainnya, komite legislatif Taiwan menyetujui rancangan untuk mempersenjatai Angkatan Laut dengan kapal cepat serangan rudal (sekarang sedang dikembangkan) dengan rudal HF-IIE. Pabrikan kapal Hsun Hai ("swift sea") diharapkan agar segera menghasilkan korvet 450 ton yang mampu meluncurkan serangan balasan terhadap sasaran China. Legislator dari Partai Nasionals China Lin Yu-fang turut berkomentar mengenai Taiwan yang akan mempersenjatai korvet mereka dengan rudal HF-IIE. "Ini sebuah ide yang bagus, serangan dapat dilakukan secara diam-diam dan tak terduga."

Taiwan juga berencana untuk melengkapi kapal frigat Chengkung kelas Perry 3.000 ton dengan rudal supersonik anti kapal. Pihak militer telah mengalokasikan dana sekitar 400 juta dolar untuk memproduksi 200 rudal tersebut.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/06/2012

June 5, 2012

China Buat Mikroposesor Berisi Program Backdoor (Perang Cyber)

Satu lagi informasi mengejutkan seputar dunia yang selalu menjelekkan orang China karena keterlibatan dalam menjual perangkat elektronik palsu. Dari penelitian para ilmuwan Universitas Cambridge didapati bahwa mereka (ilmuwan) telah menemukan mikroprosesor palsu dengan built-in "backdoor" ("celah jahat") yang dibuat oleh China telah digunakan secara luas oleh kekuatan bersenjata AS.

Mikrochip China tersebut telah digunakan dalam banyak aplikasi termasuk senjata militer, fasilitas senjata nuklir dan sistem transportasi publik. Menurut para ilmuwan Cambridge, hal ini sangat berbahaya dan satu-satunya "obat" adalah mengganti chip itu sendiri.

mikroposessor ProASIC3 FPGA
mikroposesor ProASIC3 FPGA

Perusahaan elektronik China telah lama diduga memproduksi perangkat elektronik palsu yang akhirnya dipakai di berbagai sistem senjata militer vital AS. Hal ini menempatkan kemananan nasional AS pada resiko tinggi dan juga membahayakan keberlangsungan dengan service members Amerika. Senat Komite Angkatan Bersenjata AS (SASC) pada bulan Maret lalu merilis bukti tak terbantahkan yang mendukung kecurigaan ini.

Ilmuwan Cambridge memfokuskan upaya mereka untuk memeriksa hal tersebut pada perangkat elektronik rancangan Amerika. Cina memproduksi mikroprosesor ProASIC3 A3P250, komponen tersebut lebih dikenal sebagai PA3 yang didistribusikan oleh perusahaan Microsemi dari San Jose, California. PA3 adalah Field Programmable Gate Array (FPGA) yang di desain untuk diprogram oleh pengguna akhir sesuai kebutuhan.

Sergei Skorobogatov dari Laboratorium Quo Vadis Universitas Cambridge mengatakan timnya telah meneliti chip silikon dan menemukan "backdoor" yang tidak diketahui sebelumnya telah dimasukkan oleh produsen, dalam hal ini China dicurigai.

Skorobogatov melanjutkan dengan mengatakan bahwa "backdoor" ini bisa diprogram untuk membuat virus Trojan Stuxnet canggih yang bisa menonaktifkan atau mengganggu jutaan jaringan otomatis. Chip ini memiliki "kunci asal" yang dapat digunakan oleh produsen untuk mengontrol chip tersebut walaupun pengguna akhir telah membuat kunci mereka sendiri.

Tapi tak seorang pun di Universitas Cambridge memberikan kepastian mutlak bahwa "backdoor" tersebut berasal dari produsen elektronik China atau dari desainer Amerika sendiri. PA3 mungkin sengaja dirancang dengan "backdoor" yang dimasukkan sebagai bagian integral dari chip tersebut.
'PA3 dianggap sebagai salah satu mikroposesor militer terbaik yang tersedia saat ini dan digunakan pada senjata militer, sistem navigasi, jaringan kontrol penerbangan dan komunikasi'
Alex Muffet, menulis untuk ComputerWorldUK, menyatakan bahawa "backdoor" merupakan masalah serius, tetapi Muffet juga mengklaim bahwa memanfaatkan "Backdoor" bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak langkah yang harus dilewati agar "si jahat" dapat memprogram ulang seperti harus mengakses perangkat keras, harus membuat koneksi fisik dll. Usaha seperti itu sama levelnya dengan skenario film "Mission Impossible."

PA3 dianggap sebagai salah satu mikroposesor militer terbaik yang tersedia saat ini dan digunakan pada senjata militer, sistem navigasi, jaringan kontrol penerbangan dan komunikasi. Fasilitas tenaga nuklir, jaringan distribusi listrik, sistem tranportasi umum dan komponen otomotif juga menggunakan PA3 tersebut.

Sementara penemuan "backdoor" ini adalah tetap merupakan kekhawatiran, setiap upaya pemrograman ulang tidak sah tampaknya cukup tidak mungkin untuk dilakukan dan ancamannya jauh lebih sedikit ketimbang ancaman nyata. Dari perspektif dunia nyata, chip ini telah digunakan secara luas dan untuk mengganti apa yang sekarang semua telah gunakan merupakan sebuah kemustahilan virtual. Tapi tentu saja, kemungkinan bahwa prajurit dunia maya di suatu tempat di dunia dapat mengksploitasi "backdoor" ini tidak dapat dikesampingkan begitu saja.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/05/2012

Program Pesawat Misi Khusus Rusia Tertunda Hingga Tahun 2013

Angkatan Udara Rusia telah mengontrak Biro Desain Tupolev untuk mengembangkan dan memproduksi dua prototipe versi khusus dari Tu-214 (Tu=Tupolev) pesawat transportasi komersial, yang dikembangkan di bawah proyek dengan sandi "proyek 141" dengan nama Tu-214R. - Biro Desain Tupolev terkenal dengan produksi jet bomber legendaris Rusia Tupolev -

Nantinya pesawat ini akan dijadikan penerus dari pesawat Ilyushin IL20M ELINT yang telah mengabdi dalam Angkatan Udara Rusia selama lebih dari lima dekade. Tu-214R awalnya dijadwalkan masuk ke dalam layanan Angkatan Udara Rusia pada tahun 2008 tapi pesawat itu masih dalam tahap pengembangan dan belum melakukan penerbangan pertama. saat ini, tonggak layanan operasional dari Tu-214R ini diharapkan segera pada pertengahan 2013.

angkatan udara rusia
Tu-214R

Pesawat ini dikonfigurasi dengan MRC-411 multi-intelligence payload untuk memasukkan sensor cerdas elektronik (ELINT), Synthetic Aperture Radar (SAR), Sinyal intelijen (SIGINT) dan Komunikasi Intelijen (COMINT). Selain itu, pesawat akan dilengkapi sistem multi spektral elktro optik yang memberikan dukungan multi intelijen kepada pasukan militer Rusia.

Tu-214R pertama kali terbang pada tahun 2009 dan diharapkan akan segera masuk ke layanan Angkatan Udara Rusia pada tahun 2013. Prototipe kedua saat ini sedang dalam perakitan di Kazan Aircraft Production Association (KAPO) dan akan memasuki layanan pada 2014. Kapo telah bekerjasama dengan Biro Desain Tupolev untuk menjadi pusat pengembangan pesawat militer dan sipil, termasuk Tu-214R. Karena sanksi hukum, sebelumnya Kapo sempat tidak diperbolehkan untuk berinovasi tetapi akhirnya Moskow mendukung program ini.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/05/2012

Pertahanan Indonesia Update Juni 2012

30 APRIL 2012
Rencana Pembelian Tank Leopard Belanda
30 April 2012 : Indonesia berencana membeli 100 tank kelas berat Leopard milik Angkatan Darat Belanda senilai 280 juta dolar. Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subekti di Balikpapan, Senin (26/3), mengatakan 88 unit akan mengamankan perbatasan dan sisanya 12 unit ditempatkan di Pusdiklat Kavaleri di Batujajar, Jawa Barat.

RI Kirim Kapal Perang Ke Libanon

30 April 2012, Jakarta: Tentara Nasional Indonesia akan kembali mengirimkan kapal perang (KRI) untuk bertugas pada misi pemeliharaan perdamaian dunia ke Lebanon, di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam waktu dekat.

kapal perang indonesia
KRI Hasanuddin


3 Mei 2012
Empat KRI Dipensiunkan
3 Mei 2012 : KRI Teluk Langsa-501, KRI Teluk Kau-504, KRI Teluk Tomini-508, serta KRI Teluk Saleh-510 dipensiunkan. Mereka adalah saksi nyata Perang Dunia Kedua dan Perang Vietnam, karena sebelum berdinas selama 50 tahun bagi TNI-AL, keempat kapal itu tergabung dalam Angkatan Laut Amerika Serikat pada masa-masa itu.

4 Mei 2012
BPPT Kembangkan Pesawat Intai Canggih
4 Mei 2012 : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengaku sedang mengembangkan berbagai varian pesawat udara nir awak (PUNA). Kepala Program PUNA BPPT, Joko Purwono mengatakan, BPPT terkendala komitmen dukungan pemerintah dalam mengembangkan pesawat intai tanpa awak alias unmanned aerial vehicle (UAV). Ini dibuktikan dengan rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membeli satu skuadron pesawat UAV buatan Israel Aerospace Industries (IAI).

TNI Siap Jadi 10 Negara Pengirim Pasukan Perdamaian
4 Mei 2012, Jakarta: TNI berupaya membentuk satu batalyon mekanis yang memiliki kekuatan 800-1.000 personel untuk misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa. Hal ini merupakan bagian dari target Indonesia untuk masuk dalam peringkat 10 besar negara yang mengirimkan pasukan perdamaian.
 

5 Mei 2012
TNI Kirim 3 Unit Heli M-17 ke Kongo
5 Mei 2012, Bandung: TNI dalam waktu dekat akan mengirimkan tiga unit helikopter jenis M-17 untuk melakukan misi penjaga perdamaian di Kongo atau Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo (MONUSCO).


7 Mei 2012
Modernisasi Alutsista TNI Dengan Tank Leopard
7 Mei 2012, Jakarta: Wakil Ketua Komisi I DPR (membidangi pertahanan dan politik luar negeri), Hayono Isman menilai Indonesia perlu melakukan modernisasi dan membangun kekuatan pertahanan. Alat utama sistem persenjataan (Alutsista) Indonesia harus terus ditingkatkan, termasuk dengan membeli Tank Leopard dari Jerman atau Belanda.

“Dengan membeli tank Leopard akan memiliki effect deterrence di kawasan,” kata Hayono Isman di Press Room DPR, Jakarta, Senin (7/5), saat melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke Jerman pada tanggal 22-25 April 2012.


8 Mei 2012
Indonesia Kaji Kerjasama Industri Pertahanan Elektronika Dengan China
8 Mei 2012, Beijing: Indonesia hingga kini masih mengkaji kerja sama sistem industri pertahanan elektronika yang ditawarkan China yakni Defence Electonics Complex of Indonesia (DECI). "Hingga kini masih terus dikaji dan dibahas di Kementerian Pertahanan dan industri pertahanan nasional terkait," kata Atase Pertahanan Kedutaan Besar RI untuk China dan Mongolia, Suryamargono ketika dikonfirmasi di Beijing, Selasa.

Butuh Uang, Akhirnya Belanda Jual Tank Leopard ke Indonesia
8 Mei 2012, Amsterdam: Kabinet demisioner Belanda akan menjual tank bekas ke Indonesia. Demikian menurut beberapa sumber dari kalangan pemerintah pada harian De Volkskrant.

Kabinet Belanda sebenarnya tidak mendukung transaksi ini, tapi Menteri Pertahanan Hans Hillen, yang harus melakukan operasi penghematan anggaran di departemennya, sangat membutuhkan dana hasil penjualan senilai 200 juta euro.

Tank Leopard belanda
Tank Leopard belanda
KRI Kakap dan KRI Tongkol Ikuti Cassoex 2012
8 Mei 2012, Surabaya: Dua kapal perang jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmatim, yaitu KRI Kakap-811 dan KRI Tongkol-813, akan mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cassowary Exercie (Cassoex) tahun 2012 di Darwin Australia.

Kemhan: Bantuan Radar AS tidak Mematai Indonesia
8 Mei 2012, Jakarta: Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bantuan 12 radar dari Amerika Serikat tidak untuk memata-matai Indonesia, tetapi digunakan untuk sistem pengamanan laut di Selat Malaka. "Tidak ada untuk mematai Indonesia. Bantuan yang diberikan Amerika hanya berupa radar bukan orangnya atau operator. Kita tidak mau, bila operatornya dari pihak asing," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan Brigjen TNI Hartind Asrin saat melakukan pertemuan dengan wartawan di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa malam. 


9 Mei 2012
RI Beli 3 Kapal Perang Jenis frigat dari Brunei
9 Mei 2012, Surabaya: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pemerintah akan tetap melanjutkan rencana pembelian tiga buah kapal perang jenis light fregat dari Angkatan Laut Kesultanan Brunei Darussalam.

Cina Berniat Hibahkan Alutsista Untuk Indonesia
9 Mei 2012, Cina berniat hibahkan alutsista kepada Indonesia. Bagi Indonesia, hibah alutsista dari negara lain bukan hal asing. Saat ini Indonesia tengah menunggu kedatangan 24 unit pesawat tempur jenis F-16 hasil hibah dari Amerika Serikat. Kedatangan 24 pesawat tempur itu akan dilakukan secara bertahap mulai pertengahan 2014 mendatang.


10 Mei 2012
Korps Marinir RI dan Marinir Amerika Gelar Latihan Bersama
10 Mei 2012, Surabaya: Korps Marinir RI dan Marinir Amerika atau USMC menggelar latihan bersama di Markas Batalyon Infanteri-5 Marinir, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, 10-16 Mei 2012. Latihan bersama bersandi "Marine Air Ground Task Force - Tactical Warfare Simulation" (MTWS) itu dibuka Asisten Operasi Komandan Korps Marinir Kolonel Marinir Kasirun Situmorang di Markas Batalyon Infanteri-5 Marinir, Ujung, Surabaya, Kamis.


11 Mei 2012
RI Beli 37 Tank BMP-3F Rusia
11 Mei 2012, Jakarta: Kementerian Pertahanan RI menandatangani kontrak pembelian 37 unit tank BMP-3F seri kedua buatan Rusia. Tank-tank tersebut nantinya akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut untuk memenuhi kebutuhan pertahanan.

Musibah Sukhoi Tidak Akan Berpengaruh Pada Rencana Pembelian Sukhoi
11 Mei 2012, Senayan: Musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di lereng gunung Salak, Bogor, dipastikan tidak akan mempengaruhi rencana pembelian pesawat Sukhoi versi militer untuk TNI AU. "Saya kira musibah itu tidak berpengaruh pada rencana TNI AU untuk beli Sukhoi versi militer," ujar Wakil Ketua Komisi I Hayono Isman, Jumat (11/5).

TNI AL Cegat Kapal Teroris
11 Mei 2012, Surabaya: Sebuah kapal yang diduga keras milik teroris berhasil disergap pasukan khusus gabungan ke dua negara, yaitu oleh Komando Pasukan Katak TNI AL dan Naval Diving Unit Republic of Singapore Navy (NDU RSN), Kamis (10/5) kemarin, disekitar Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). 


14 Mei 2012
Pakistan Tawarkan Jet Tempur JF-17 Thunder
14 Mei 2012, Jakarta: "Pakistan baru-baru ini menawarkan pesawat tempur jenis JF-17 Thunder kepada Angkatan Udara Indonesia," kata Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Sanaullah, di Jakarta, Senin. "JT-17 Thunder merupakan pesawat multidimensional yang fasilitasnya hampir sama dengan generasi terbaru F-16 buatan Amerika Serikat. Pesawat ini bisa diandalkan dan harganya lebih murah," katanya.


15 Mei 2012
90 Persen Personil TNI AU Merupakan Lulusan Adi Sumarmo
15 Mei 2012, Solo:  Komandan Landasan Udara Adi Soemarmo Surakarta Kolonel (Pnb) Kusworo, mengatakan sekitar 90 persen personel TNI Angkatan Udara merupakan lulusan Lembaga Pendidikan Lanud Adi Soemarmo. "Lanud Adi Soemarmo ini merupakan pusatnya pendidikan personel TNI AU di Tanah Air," kata Danlanud disela acara "Pers Gathering" di Markas Lanud Adi Soemarmo, Surakarta, Selasa.


16 Mei 2012
250 Tamtama Perkuat Paskas TNI AU
16 Mei 2012, Solo: Sebanyak 250 prajurit lulusan Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karir (Semata PK) Angkatan 62 Pangkalan Udara Adi Soemarmo Surakarta akan memperkuat satuan-satuan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara. "Ke-250 pemuda Indonesia yang terpilih menjadi prajurit tamtama Angkatan 62 TNI AU ini khusus dipersiapkan untuk memperkuat Paskhas TNI AU," kata Komandan Kodikau Marsekal Muda TNI R Hari Muljono di sela-sela upacara pelantikan tamtama lulusan Semata PK di Markas Lanud Adi Soemarmo Surakarta, Rabu.

KRI Sultan Hasanuddin-366 Berangkat ke Lebanon
16 Mei 2012, Jakarta: Kapal Perang RI Hasanuddin-366 akan melaksanakan tugas selama enam bulan di perairan Lebanon sebagai Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) yang merupakan bagian keseluruhan operasi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Keberangkatan KRI Hasanuddin-366 itu dilepas oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam upacara militer, di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

Marinir AS Senang Latihan Bersama Marinir RI
16 Mei 2012, Surabaya: Pimpinan Marinir Amerika Serikat (USMC) Letkol USMC Monbouquette mengaku senang menggelar latihan bersama tentang penanganan pascabencana alam dengan Korps Marinir RI di Surabaya mulai Kamis (10/5) hingga Rabu. "Kami sangat senang bisa bertukar ilmu dengan Marinir Indonesia," katanya saat penutupan latihan bersama di Markas Batalyon Infanteri-5 Marinir, Ujung, Surabaya, Rabu.

latihan bersama marinir


21 Mei 2012
Wamenhan Kunjungi Pabrik Pembuat Rompi Anti Peluru
21 Mei 2012, Jakarta, DMC- Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) Laksdya TNI Sumartono kembali mengunjungi perusahaan industri strategis dalam negeri Non Alutsista khususnya pembuat rompi anti peluru. Kali ini, Wamenhan mengunjungi PT. Persada Aman Sentosa, Senin (21/5) di Cinere, Depok, Jawa Barat. Turut pula mendampingi Wamenhan dalam kunjungan tersebut Dirjen Renhan Kemhan Marsda TNI Sunaryo serta sejumlah pejabat di lingkungan Kemhan, Mabes TNI dan Mabes Angkatan.

15 Siswa Calon Awak Kapal Selam Latek Berlayar
21 Mei 2012, Surabaya: Menjelang penutupan pendidikan 11 Juli mendatang, sebanyak 15 siswa Pendidikan Calon Awak Kapal Selam (Dikcawakkasel) angkatan ke-46 Sekolah Kapal Selam (Sekasel), Kobangdikal, laksanakan latihan praktek (Latek) berlayar, Senin (21/5).

Latihan praktek yang akan berlangsung selama 52 hari tersebut, dibuka Komandan Pusat Pendidikan Khusus (Danpusdiksus) Komando Pendidikan Operasi Laut, Kolonel Laut (P) Zaenal Akbar, S.Sos., di gedung Hanafiah Pusdiksus Kodikopsla Kobangdikal,Ujung Surabaya.


RI-Korsel Adakan Defense Industry Cooperation Committee (DICC)
21 Mei 2012, Jakarta: Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Dr Ir Pos M. Hutabarat MA, Ph.D, Senin (21/5), memimpin Defense Industry Cooperation Committee (DICC) Ke-1 antara Kementerian Pertahanan RI dengan Kementerian Pertahanan Republik Korea yang delegasinya dipimpin oleh Mr Noh Dae-Lae di Kantor Kemhan, Jakarta.

Sampai saat ini diantara RI dan Republik Korea telah terbangun kerjasama yang baik di bidang industri pertahanan seperti pembangunan bersama pesawat KFX/IFX, PT.Pindad dengan Dosan dalam pembangunan Wheel Armor Vehicle dengan 90 mm Canon. Dilanjutkan oleh Dirjen Pothan, kerjasama industri pertahanan antara kedua negara juga termasuk diantaranya ToT dalam teknologi kapal selam dengan DSNI 209, begitu juga kerjasama antara industri pertahanan kedua negara dalam bidang pengembangan propelan. 


22 Mei 2012
Karbol Latihan Terbang Malam 11 Hari
22 Mei 2012, Yogyakarta:Komandan Wing Pendidikan Terbang Kolonel Pnb M. Khairil Lubis mewakili Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Abdul Muis membuka Latihan Terbang Malam bagi siswa Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan ke-67 di Masjid Al Huda Wing Dik Terbang Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (21/5) sore.

Latihan Terbang Malam Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan ke-67 diikuti 16 siswa yang pelaksanaannya dijadwalkan akan digelar selama 11 hari, mulai tanggal 21 hingga tanggal 31 Mei mendatang. Selama Latihan Terbang Malam, para siswa akan menggunakan pesawat T-34C-1/Charlie.


23 Mei 2012
Pramono Menduga Trimarga Dipilih Oleh Rusia
23 Mei 2012, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menduga PT Trimarga Rekatama ditunjuk sebagai agen penjualan pesawat komersial Sukhoi Superjet 100 di Indonesia oleh pihak Rusia. "Saya kira bukan pembeli Indonesia yang menunjuk mereka (Trimarga), tapi pihak Rusia yang menunjuk mereka," kata dia di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, 22 Mei 2012.

PT. PAL Indonesia Bangun 3 Unit Kapal KCR 60 M Pesanan RI
23 Mei 2012, Surabaya: PT. PAL Indonesia melakukan Steel Cutting KCR 60 dan Keel Laying Tug Boat (Kapal Tunda), Rabu (23/3). Kapal tersebut merupakan pesanan dari TNI AL yang dibangun di PT. PAL Indonesia, sebagai wujud nyata komitmen PT PAL Indonesia (Persero) mendukung terciptanya kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan Alutsista dan kemajuan industri pertahanan nasional.

Indonesia Incar 25 Unit Tank Amfibi Korsel
23 Mei 2012, Surabaya: Indonesia tengah mengincar 25 unit tank amfibi jenis Landing Vehicle Track (LVT) milik Korea Selatan agar dihibahkan ke Indonesia. Sebelumnya, Indonesia telah mendapatkan hibah 10 unit LVT ini dari Korsel yang digunakan oleh Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Skadron Udara 3 Latihan Terbang Malam
23 Mei 2012, Madiun: Meski hanya mengandalkan instrumen dan visual yang sangat terbatas penerbang-penerbang tempur Lanud Iswahjudi, dalam beberapa hari kedepan sejak Rabu (23/5) dari petang hingga malam hari melaksanakan terbang malam untuk meningkatkan profesionalisme baik skill (keahlian) maupun kemampuan terbang (Profesiensi). 

Latma Cassowary Exercise 2012 Berakhir
23 Mei 2012, Surabaya: Latihan Bersama (Latma) Cassowary Exercise (Cassoex) tahun 2012 berakhir, ditandai dengan sebuah acara penutupan di Arrow Bar sebuah tempat di markas AL Australia HMAS Coonawarra, Darwin Naval Base, belum lama ini, Rabu (16/05).


24 Mei 2012
Kemhan Menargetkan Bangun 44 Kapal Cepat Rudal Hingga 2024
24 Mei 2012, Surabaya: Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) menyiapkan rancangan (roadmap) pembangunan kapal perang. Ini dilakukan guna mendorong industri pertahanan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri.

DPR Belum Tahu Soal Hibah 25 Tank Amfibi Korsel
24 Mei 2012, Senayan: Komisi I DPR RI hingga kini belum mengetahui dan belum menerima pengajuan secara resmi dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) soal rencana hibah 25 unit tank amfibi jenis Landing Vehicle Track (LVT) milik Korea Selatan (Korsel).

RI Kerjasama Transfer of Technology Dengan Korsel
24 Mei 2012, Jakarta: Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama dengan Korea Selatan melalui Defense Acquisition Program Administration (DAPA) telah mengadakan pertemuan untuk pertama kalinya guna membahas kerjasama Transfer of Technology ( ToT) di bidang industri pertahanan. Kerjasama ToT tersebut dibahas dalam pertemuan Defense Industry Cooperation Committee (DICC) Ke-1 yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 21 hingga 22 Mei 2012.


25 Mei 2012
Latihan Sriti Gesit 2012 Lanud Sultan Hasanuddin
25 Mei 2012, Makassar: Setelah ada informasi dari SOC Kosekhanudnas II bahawa ada pesawat tak dikenal menuju Lanud Sultan Hasanuddin, pesawat Tempur Sukhoi 27/30 atas perintah Dansatlakopsud Lanud Sultan Hasanuddin yang di BKO-kan ke Kosekhanudnas II diperintahkan untuk melaksanakan Interception di South Area, setelah diidentifikasi ternyata hanya pesawat angkut dan tidak bersenjata sehingga dilaksanakan forcedown di Lanud Sultan Hasanuddin, selanjutnya dilaksanakan penangangan pasca forsce down di Taxy Way “C” Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin.

26 Mei 2012
Prajurit POM TNI Ikuti Kompetisi Menembak UNIFIL
26 Mei 2012, Lebanon: Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., mengirimkan petembak terbaiknya untuk mengikuti Lomba Tembak UNIFIL /UNIFIL INTER Contingent Combat Shooting Championship 2012, di lapangan Tembak Sector East, Ebel El Saqi, Lebanon Selatan, Kamis (24/5).

Kompetisi Menembak Unifil
Kompetisi Menembak Unifil

27 Mei 2012
Satgas Marinir Ambalat Akan Bangun Tugu Perbatasan
27 Mei 2012, Nunukan: Satuan tugas Marinir Ambalat XIV yang saat ini bertugas di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur akan membangun Monumen Tugu "Garuda Perkasa" di perbatasan Indonesia-Malaysia. Tugu ini dimaksudkan untuk mempererat dan memperkokoh nilai-nilai nasionlaisme dan patriotisme bagi masyarakat di Pulau Sebatik sebagai wilayah perbatasan antar dua negara, kata Komandan Satgas Marinir Ambalat XIV Pulau Sebatik, Kapten Marinir Suherman di Sebatik, Sabtu.



KRI Banda Aceh-593 Ikuti Latihan CARAT 
27 Mei 2012, Jakarta: Salah satu kapal perang dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) KRI Banda Aceh-593 mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2012 yang akan digelar TNI AL dengan US Navy pada sekitar awal Juni 2012 mendatang.


28 Mei 2012
Hawk lakukan Ferry Flight
28 Mei 2012, Malang: Pesawat Hawk 209 dari Skadron Udara I Pangkalan Udara Supadio telah selesai melaksanakan pemeliharaan major servicing di Depohar 30 Malang, pesawat Hawk MK- 0209 No reg TT-0231 dari Skadron 1 Lanud Supadio tersebut melakukan ferry flight kembali ke Home Base Jumat (25/5).
Pesawat tempur Indonesia
Hawk Indonesia

29 Mei 2012
Panglima TNI: 31 Prajurit Gugur dalam Misi PBB
29 Mei 2012, Jakarta: Markas Besar TNI mencatat selama perjalanan sejarah keikutsertaaan TNI pada misi perdamaian dunia sejak tahun 1975 sebanyak 31 orang personel TNI telah gugur dalam menjalankan misinya sebagai peacekeepers.

"Para prajurit yang syuhada tersebut patut memperoleh penghormatan gelar. Tidak hanya sebagai patriot bangsa, tetapi juga sebagai prajurit perdamaian dunia," kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam sambutannya pada acara Hari Pasukan Perdamaian Dunia atau Peacekeepers Day Ke-64 di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa. Peringatan Peacekeepers Day Ke-64 yang digelar di PMPP TNI merupakan pertama kali dilaksanakan oleh TNI.

KRI Hasanuddin Tiba di Kolombo
29 Mei 2012, Surabaya: Setelah berlayar mengarungi ganasnya Samudera Hindia selama tiga hari dari Belawan, KRI Sultan Hasanuddin (SHN) -366 dari jajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Satkor Koarmatim) yang membawa Satgas Maritim TNI Konga XXVIII/D UNIFIL tiba di Colombo, Sri Lanka, belum lama ini, Rabu (23/5).

Yonif 112 Raider Gelar Latihan Pemeliharaan
29 Mei 2012, Kajhu, Aceh Besar: Latihan pemeliharaan Raider 112 yang digelar di lapangan Yonif 112 Raider dibuka oleh Waasops Letkol TNI Tery Tresna di Japakeh, Senin (14/5). Latihan yang dilaksanakan mulai tanggal 14 Mei sampai dengan 3 Juni 2012 diikuti oleh 560 orang personel Yonif 112 Raider, dengan daerah latihan di Lhoknga, Sibreh dan Mata’Ie.

Latihan Pemeliharaan Yonif 112 Raider
Latihan Pemeliharaan Yonif 112 Raider
Tiga Kapal Perang AS Tiba di Tanjung Perak
29 Mei 2012, Surabaya: Tiga unit kapal perang Amerika Serikat (AS) masing-masing US CG WAESCHE, US Navy USS Vandegrift FFG-48, dan kapal USS GPN LSD 42 dengan 831 personel merapat ke terminal Jamrud utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (29/5/2012) sore.

Indonesia Siap Produksi Pesawat Tempur
29 Mei 2012, Jakarta: Ini kabar membanggakan dari industri alat utama sistem persenjataan Indonesia. Para insinyur Indonesia sedang menyiapkan jet tempur baru. Kualitas pesawat ini diharapkan mampu menandingi jet dari Rusia Sukhoi Mk 2.

Teknisi putra bangsa bekerja bersama dalam proyek yang disebut jet tempur Korea Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX) yang dilakukan bersama Korea Selatan. "Perkembangannya sangat bagus," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Brigjen Hartind Asrin kemarin (28/05).


Pemerintah Kuncurkan Dana Pembangunan dan Perkuat Pertahanan Perbatasan
29 Mei 2012, Balikpapan, Kalimantan Timur: Pemerintah menyediakan anggaran Rp3,9 triliun membangun wilayah perbatasan darat Kalimantan-Malaysia Timur. Panjang garis perbatasan di sana hingga 2.000 kilometer dari barat ke timur. Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur berhadapan dengan Malaysia di Kalimantan berhadapan dengan dua negara bagian Malaysia, Sabah dan Sarawak.


30 Mei 2012
Empat Super Tucano Dijadwalkan Tiba Agustus 2012
30 Mei 2012, Malang: Skadron Udara 21 Lanud Abdurrachman Saleh di Kabupaten Malang, Jawa Timur, menanti kedatangan empat unit pesawat tempur Super Tucano EMB-314 buatan Brazil yang direncanakan tiba pada 28 Agustus 2012.

TNI AL dan US Navy Gelar Simposium Kapal Selam
30 Mei 2012, Surabaya:Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Kolonel Laut (P) Jefrry Stanley Sanggel SH, membuka simposium kapal selam didampingi oleh Commander Jon Moretty. Rabu (30/5) bertempat di gedung Candrasa, Koarmatim, Ujung, Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan bilateral antara TNI AL dan US Navy dalam Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) Tahun 2012. Latihan bilateral semacam ini berlangsung mulai tanggal 30 Mei s/d 7 Juni 2012


31 Mei 2012
12 Penerbang Dikirim ke Brasil
31 Maret 2012, Malang: Sebanyak 23 personel TNI Angkatan Udara terdiri atas 12 penerbang tempur dan 11 teknisi diberangkatkan ke Brasil sebagai persiapan kedatangan pesawat tempur ringan Super-Tucano.

Infrastruktur di Skuadron 21 Lanud Abdurachman Saleh, Malang juga terus disempurnakan. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Azman Yunus mengungkapkan, ada petugas yang dikirim ke Brasil untuk masing-masing sistem dari pesawat itu, termasuk penerbang.

Mandiri dengan roket R-Han 122
31 Mei 2012: Memiliki wilayah luas dengan belasan ribu pulau yang terpencar, Indonesia mengembangkan sistem pertahanan yang strategis untuk mengamankannya. Salah satu sarananya adalah roket. Kemandirian di bidang peroketan mulai dibangun dengan merintis pembuatan roket pertahanan R-Han 122.

Rancang bangun dan rekayasa roket pertahanan merupakan upaya Indonesia membangun kemandirian dalam pengadaan alat utama sistem pertahanan. Rintisan dimulai lewat prototipe roket pertahanan sistem balistik berdiameter 122 milimeter disebut R-Han 122.

roket R-Han 122 Indonesia
Roket R-Han 122
sumber : Antara & Tempo

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/05/2012

Pasukan Khusus AS dan Korsel Diterjunkan ke Korea Utara

Pasukan AS dan Korsel terjun ke Korut

Pasukan khusus AS dan Korea Selatan telah diterjunkan ke wilayah Korea Utara untuk misi mengumpulkan data intelijen tentang instalasi milter bawah tanah Korea Utara, seorang petinggi militer AS dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di media AS.

Brigadir Jenderal Neil Tolley, komandan pasukan khusus AS di Korea Selatan, mengatakan pada konferensi yang diadakan di Florida pekan lalu, bahwa Pyongyang (Korut) telah membangun ribuan terowongan dan instalasi militer bawah tanah sejak perang Korea.

"Infrastruktur seluruh fasilitas bawah tanah tidak dapat dideteksi oleh satelit kami. Jadi kami mengirim tentara kami dan Korea Selatan untuk melakukan pengintaian khusus di Korea Utara" kata Tolley. "Setelah 50 tahun (perang Korea), kami "buta" dengan kekuatan fasilitas bawah tanah Korea Utara," katanya dalam komentar yang dimuat di situs majalah National Defense Industrial Association.

Tolley mengatakan pasukan khusus yang dikirim cuma dilengkapi peralatan yang minim untuk memfasilitasi misi pengintaian mereka, ini untuk meminimalkan risiko terdeteksi oleh pasukan Korea Utara. Setidaknya empat dari fasilitas bawah tanah yang dibangun oleh Pyongyang berada di Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Selatan.

"Kami mengakui tidak tahu banyak tentang fasilitas-fasilitas bawah tanah Korea Utara ini," akunya. Fasilitas tersebut di antaranya diidentifikasi 20 sebagai fasilitas udara bawah tanah dan ribuan posisi artileri.

Pada bulan Februari lalu, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa Korea Utara telah membangun setidaknya dua fasilitas bawah tanah baru di lokasi percobaan nuklir, mungkin ini persiapan untuk uji coba rudal baru mereka.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/05/2012

June 4, 2012

Amnesti Internasional Tuduh Militer Myanmar Melanggar HAM

Pelanggaran HAM di Myanmar

Amnesti Internasional pada Kamis lalu menuduh militer Myanmar melakukan kejahatan kemanusiaan di daerah konflik etnis, dimana konflik terjadi karena perubahan iklim politik. Kelompok hak asasi juga menuduh bahwa pemerintah telah memblokir bantuan kemanusiaan untuk puluhan ribu pengungsi yang putus asa di daerah konflik dan mengatakan tentara Myanmar juga telah menyerang warga sipil secara seksual.

"Pemerintah melakukan reformasi politik dan ekonomi, tetapi pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di daerah etnis minoritas meningkat selama tahun ini," kata Amnesti dalam laporan tahunannya. "Beberapa adalah kejahatan terhadap kemanusiaan atau kejahatan perang."

Militer Myanmar telah melakukan serangan membabi buta pada waktu itu, yang ditargetkan terhadap warga sipil etnis minoritas, katanya. Di bagian utara Kachin, dimana konflik puluhan tahun lalu meletus kembali tahun lalu, ada laporan eksekusi di luar hukum, penembakan terhadap anak-anak, memaksa tenaga kerja dan menghancurkan properti, katanya.

Di negara bagian tetangga Shan, warga sipil disiksa, ditahan sewenang-wenang dan secara paksa dipindahkan, lanjut Amnesti. "Tentara dilaporkan menyerang warga sipil Kachin dan Shan secara seksual," Ada informasi kredibel mengenai tentara Myanmar menggunakan narapidana untuk kerja paksa, sebagai perisai manusia dan penyapu ranjau, katanya.

Pemerintah Myanmar telah menyetujui gencatan senjata dengan beberapa kelompok minoritas etnis bersenjata sejak berkuasa tahun lalu, dengan harapan mengakhiri perang saudara yang melanda beberapa negara bagian sejak merdeka tahun 1948. Tapi serangkaian pertemuan dengan para pemberontak di Kachin telah gagal, dimana gencatan senjata sejak 17 tahun lalu meletus kembali.

Rezim reformis baru-baru ini merombak tim perundingnya, dengan menempatkan Presiden di "kemudi" dan mengganti beberapa elemen delegasi sebelumnya yang dilihat oleh pemberontak Kachin terkait dengan kelompok militer garis keras. Keputusan Pemerintahan Presiden Thein Sen untuk melepaskan ratusan tahanan politik dan menyambut pemimpin pro demokrasi Aung San Suu Kyi dan partainya untuk kembali di percaturan politik telah mendapatkan pujian internasional.

Kini masyarakat internasional khusunya masyarakat Myanmar mengharapkan pemerintah dapat mengakhiri konflik dan pelanggaran hak asasi manusia.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 6/04/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost