;

May 5, 2012

Foto-Foto Perang Dunia I Yang Belum Pernah Dipublikasi Sebelumnya

Dramatis dan belum pernah terlihat sebelumnya. Gambar pelatihan tentara-tentara, sedang beristirahat, di medan perang dan foto-foto lainnya yang sebelumnya dilarang untuk dipublikasi. Tidak dipublikasi dimaksudkan agar tidak menunjukkan kelemahan apapun, mengumbar rahasia atau dapat berpotensi memalukan suatu negara. Berikut 17 foto dari Perang Dunia I :

Bereaksi keras ketika di foto
Perempuan Jerman yang mimik wajahnya bereaksi keras (sensor) karena difoto oleh seorang pria lokal dalam posisi membawa berbagai dokumen di tangannya.

 
keributan menentang kenaikan harga makanan
The "Bread Riots" atau "Keributan Roti" di New York apda awal 1917, ketika para wanita dari East Side protes di Balai Kota atas kenaikan harga makanan.


jenis-jenis granat peang dunia 1
Gambar ini menunjukkan 18 jenis granat


Digunakan di perang dunia I
Departemen Perang sedang bereksperimen dengan pelindung tubuh untuk keamanan tentara saat perang.


Bersama anggota teater
Pelaut di Pelham Bay berpose ketika di foto bersama dengan beberapa anggota sebuah teater yang baru saja menghibur mereka di kamp.


Di kamp pelatihan
Para tentara di kamp pelatihan yang berimprovisasi dengan senapan kayu.


Peran dunia I
Mati atau terluka? Tapi begitulah kelihatannya.


Perancis
Kuburan Quentin Roosevelt di Perancis


Perang Dunia I
Gambar menunjukkan metode perkelahian dengan tangan kosong.


Pesta minuman setelah berperang
Tentara Amerika Serikat yang pesta minuman setelah berperang


pesawat bomber
Gambar ini menunjukkan jenis pesawat pembom (bomber)


Di Chateau Thierry
Gambar menunjukkan vandalisme Jerman di Chateau Thierry.

Ledakan Balon udara
Ledakan balon udara di Fort Sill


Baru dibuat
Senjata rahasia baru untuk melawan kapal selam


jatuh cinta pada wanita Perancis
Tentara Amerika membawa rangkaian bunga karena tersanjung dengan seorang wanita Perancis. Jatuh cinta nih ceritanya.


Di kamp pelatihan
Ini foto presiden Wilson di kamp pelatihan.


Berlayar di Terusan Panama
Tentara Selandia Baru berlayar di Terusan Panama. Perjalanan ini adalah rahasia dan publikasi dilarang.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/05/2012

May 4, 2012

Peluncur Granat RPG-32 "Hasyim"

Rusia

Peluncur Granat RPG-32 "Hasyim" serbaguna (multipurpose) dikembangkan antara tahun 2005 dan 2007 oleh sebuah organisasi Rusia milik negara FGUP 'Bazalt' karena permintaan dibawah kontrak atas Yordania dan Meksiko. Setelah peluncur granat RPG-32 telah diberikan pada tahun 2008, produksi massal RPG-32 dan amunisinya mulai dibuat sendiri oleh Yordania dan Meksiko di bawah lisensi Rusia. Di Argentina RPG-32 dibuat oleh "BUMN" Argentina yaitu "FMFLB" untuk angkatan darat Argentina dan Marinir. Pada tahun 2010 lalu, Rusia memasok Libanon dengan 1500 unit RPG-32.

Peluncur granat/roket RPG-32 "Hasyim" telah diperkenalkan secara umum pada 2008 lalu. Dinamai "Hasyim" karena permintaan kontrak dari Yordania merujuk kepada salah satu nama kakek buyut nabi Muhammad. Fitur utama dari RPG-32 "Hasyim" dapat menggunakan roket 2 kaliber sekaligus yaitu 72, 5 dan 105. Semua pengoperasian kaliber dilengkapi dengan starter.

RPG-32 dilengkapi dengan penglihatan reflektor standar sehingga pengguna (grenadier) tidak perlu menutup satu mata ketika membidik sasaran. Ketika dibawa, reflektor dilipat dalam peluncur. Modus malam juga dapat dipasang. Jadi RPG-32 "Hasyim" adalah peluncur roket yang mudah dioperasikan, mudah di mobilisasi dan efektif untuk MBT modern, kendaraan tempur lainnya, pasukan di balik bangunan dan bunker. RPG-32 beroperasi dengan 2 putaran amunisi hulu ledak thermobaric yang dirancang untuk dapat menembus lapis baja setebal 700mm (wuih....).

Rusia

Karakteristik
Kaliber: 72-105 mm
Panjang dengan kontainer: 1200 mm
Berat Peluncur: 6-10 kg
Jangkauan : hingga 700 m

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/04/2012

May 3, 2012

Jet-Jet Tempur Siluman Di Dunia

Ketika kita mendengar kata "jet tempur siluman". Orientasi kita biasanya langsung tertuju mungkin pada F-22 Raptor yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat. F-22 Raptor memang dianggap sebagai jet tempur siluman terbaik saat ini, tapi sulit untuk diproduksi banyak karena biayanya terlalu mahal. F-22 Raptor merupakan produk unggul dalam teknologi jet tempur tapi juga merupakan pemborosan besar bagi keuangan Amerika serikat. Negara-negara lain pun kurang meminatinya karena harganya yang selangit. F-22 raptor dapat digunakan untuk menguasai pertempuran di udara, namun juga dapat digunakan untuk menyerang target darat dan melakukan kegiatan intelijen.

F-22 Raptor
F-35 mengisi bahan bakar di udara
AS sebenarnya masih memiliki proyek lain yang masih berjalan yaitu F-35. Merupakan proyek gabungan dari beberapa negara anggota NATO dengan versi yang berbeda-beda tergantung minat anggota proyek mereka. Jet tempur siluman F-35 bukan hanya sebagai jet fighter tapi juga sebagai pesawat pengebom (bomber). Ada juga versi dari F-35 yang dapat take off dan mendarat secara vertikal, jadi tidak memerlukan landasan pacu. Apabila sudah diproduksi penuh, jet tempur ini mungkin menjadi jet tempur yang paling berharga di planet ini. --berharga mahalnya hehe...--

Chengdu J-20 Cina
Cina juga memiliki Chengdu J-20 yang masih dalam pengembangan. Chengdu memiliki karateristik siluman yang canggih yang untuk saat ini masih dalam tahap pengujian. Chengdu J-20 pertama kali terbang adalah pada 2011. Jet tempur siluman ini diawaki oleh 1 pilot dan bermesin kembar.

Sukhoi PAK FA T-50
Sukhoi PAK FA T-50 merupakan satu lagi pesawat yang masih diuji saat ini, jet tempur ini dibuat oleh Rusia. Setelah mulai diproduksi penuh, PAK FA T-50 akan menjadi solusi terbaik bagi pengganti Mig-29, SU-27 dan SU-30. Rusia mengembangkan jet tempur ini bersama dengan India (India hanya pada bagian elektronik), masing-masing akan memperoleh 200 pesawat nantinya.

Mitsubishi ATD-X Shinsin Jepang
Jepang juga memiliki proyek jet tempur siluman yang masih berjalan, model ini disebut ATD-X Shinshin dari Mitsubishi. Penerbangan pertama dijadwalkan pada 2014 nanti. Untuk saat ini, proyek untuk membuat tipe jet tempur siluman yang berbeda dari yang lainnya memang merupakan proyek jangka panjang. Hasilnya tidak dapat dinikmati secara instan. Dibutuhkan dana yang besar dan sumber daya manusia yang mumpuni dan harus siap dengan resiko merugi bila proyek tersebut gagal. Tapi akan sangat menguntungkan bila jet tempur yang diproduksi tersebut diminati oleh pasar pertahanan dunia.

KFX Indonesia Korsel
Untuk saat ini, Angkatan Udara AS jelas memiliki keunggulan karena F-22 Raptor mereka sudah siap pakai disamping F-35 yang sudah dalam tahap perampungan. Sekedar informasi, saat ini Indonesia juga bekerjasama dengan Korea Selatan untuk membuat jet tempur siluman masa depan. Proyek Indonesia-Korsel ini memiliki persentase keberhasilan yang cukup tinggi. Untuk saat ini, jet tempur Indonesia Korsel ini disebut dengan KFX.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/03/2012

May 2, 2012

Perang Dingin Baru

Lautan es Arktik

Bagi negara-negara dengan kekuatan militer besar di dunia, perdebatan mengenai perubahan iklim merupakan topik yang selalu dibicarakan. Mereka sedang mempersiapkan jenis perang baru yaitu "cold war" (bukan "perang dingin", tapi perang yang benar-benar dingin) di kutub utara. Hal ini terkait dengan peningkatan suhu disana yang akan mengakibatkan "terlihatnya" sumber daya/harta karun yang terpendam disana.

Kawasan Arktik, kawasan ini dari dulu sudah berdengung dengan kegiatan militer dan para ahli percaya bahwa aktivitas militer di kawasan ini akan semakin meningkat tahun-tahun mendatang. Bulan lalu, militer Norwegia memimpin 16.300 tentara dari 14 negara untuk "Exercise Cold Response" atau "Latihan Respon Dingin" di kawasan Arktik. Latihan ini dimaksudkan agar militer siap dalam perang intensitas tinggi di kawasan dingin dan siap dalam ancaman-ancaman teror lainnya. Dengan kondisi Arktik yang ekstrim, 5 tentara Norwegia tewas ketika pesawat Hercules C-130 mereka jatuh di dekat puncak Kebnekaise, salah satu gunung tertinggi di Swedia.

AS, Kanada dan Denmark juga mengadakan latihan militer utama di wilayah tersebut dua bulan lalu. Selama ini belum pernah terjadi sebelumnya para pemimpin militer dari delapan kekuatan utama Kutub Utara yaitu Kanada, Amerika Serikat, Rusia, Islandia, Denmark, Swedia, Norwegia dan Finlandia berkumpul di pangkalan militer Kanada pekan lalu untuk secara khusus membahas masalah kemanan regional. Semua ini bisa mengindikasikan akan adanya kontak langsung/perang di Kutub Utara dalam waktu dekat.

Menurut Dewan Riset Nasional AS, dari survei geologinya diperkirakan bahwa 13 persen minyak dan 30 persen gas alam yang belum ditemukan di dunia berada di Arktik. Jalur pelayaran di Kutub Utara diperkirakan akan terbuka di pada 2030 karena mencairnya es akibat peningkatan suhu global.

Apa yang akan dilakukan oleh negara-negara itu tentang perubahan iklim yang telah menjadi perdebatan sengit selama ini. Rusia, Kanada dan amerika Serikat merupakan 3 negara yang paling banyak memiliki "saham" di Arktik. Dengan anggaran militer yang menipis drastis karena perang Irak, Afganistan dan operasi-operasi militer AS lainnya di dunia ini, Amerika Serikat yang merupakan kekuatan dilema dari utara meskipun AS memiliki armada kapal selam bertenaga nuklir yang dapat bernavigasi selama berbulan-bulan di bawah es.

Rusia yang sepertiga wilayahnya terletak dalam lingkaran Arktik terus membangun dirinya dan menjadi negara Adidaya. Rob huebert, seorang profesor ilmu  politik di University of Calgary di Kanada, mengatakan bhawa Rusia telah pulih dari masalah ekonomi (tahun 1990 an) dan secara signifikan membangun kembali kemampuan militer mereka di Arktik yang merupakan kunci untuk strategi "Perang Dingin", dan telah meningkatkan patroli pembom dan aktivitas kapal selam mereka di Arktik. Hal ini menyebabkan negara-negara lain di Arktik seperti Norwegia, Denmark dan Kanada kembali melanjutkan aktivitas militer mereka di kawasan Arktik demi untuk berjaga-jaga. Bahkan negara non Kutub Utara seperti Perancis telah menyatakan minatnya untuk ambil bagian dalam mengembangkan militernya ke kawasan Kutub Utara.

Amerika, Rusia, Kanada, Denmark, Norwegia
Kawasan Arktik
Memperhatikan kondisi politik di Kutub Utara semakin memanas, pada 2009 Angkatan Laut AS meningkatkan Arctic roadmap  oleh gugus tugas sendiri tentang perubahan iklim yang menyerukan strategi tiga tahap yaitu meningkatkan kesiapan militer, membangun hubungan yang kooperatif dengan negara-negara di kawasan Kutub Utara dan mengidenrifikasi daerah-daerah yang berpotensial konflik. "Kami ingin mempertahankan keunggulan kami disana" kata Komodor Ian Johnson, kapten dari USS Connecticut, yang merupakan salah satu kapal selam AS bertenaga nuklir paling menakutkan di Arktik dan dioperasikan di Kutub Utara tahun lalu. "Dulu, Kutub Utara adalah kepentingan kami, tapi kini hal ini menjadi sangat penting"

Namun AS masih kurang memenuhi standar untuk skala besar misi di Kutub Utara, menurut sebuah simulasi yang dilakukan oleh College US Naval War. Ringkasaan yang dirilis bulan lalu tersebut menemukan bahwa Angkatan Laut AS tidak cukup siap untuk melakukan operasi maritim berkelanjutan di Kutub Utara. Ini disebabkan karena kurangnya kapal yang dapat beroperasi (meskipun mereka telah memiliki kapal selam bertenaga nuklir) di atau dekat lautan es Arktik, fasilitas pendukung, komunikasi dan kurangnya anggaran.

Kemungkinan yang paling cepat di Kutub Utara mungkin bukanlah perang karena aset militer dan komersial masih dalam jumlah kecil dan masih memberikan ruang gerak kepada semua negara. Tapi apakah militer dapat menerima kecelakaan/konflik kecil? Heather Conley, di pusat Studi Strategis dan Internasional London mengatakan mungkin sebaiknya meiliter segera menyelamatkan warga negara mereka sendiri yang berada di Arktik sebelum konfrontasi muncul disana.

Peristiwa kecelakaan, seperti kapal pesiar yang tiba-tiba tenggelam, kecelakaan yang berkaitan dengan minyak dan gas di kawasan Arktik akan menjadi tanda tanya besar bagi militer. Sakwasangka terhadap campur tangan kekuatan militer lain dalam kecelakaan tersebut jelas akan selalu terbersit di "kepala" militer.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/02/2012

May 1, 2012

Teknologi Perang Cyber Iran Mengancam Amerika

Perang cyber Iran

Iran tengah gencar untuk mendapatkan pengetahuan teknis dalam melacarkan serangan cyber untuk melumpuhkan Amerika Serikat dan sekutunya. Ini diungkapkan oleh para ahli dalam sidang kongres Amerika Serikat kamis lalu, yang mendesak AS untuk mengambil langkah-langkah defensif.

"Selama tiga tahun terakhir, rezim Iran telah banyak berinvestasi dalam kemapuan defensif maupun ofensif di dunia maya", kata Ilan Berman, wakil ketua Dewan Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat.

"Pemimpin Iran kini semakin tertarik untuk menggunakan perang Cyber sebagai jalan potensial untuk melawan Amerika Serikat dan sekutunya", lanjutnya pada Subkomite Senat Keamananan Dalam Negeri.

Patrick Meehan, ketua komite Partai republik juga mendengar gonjang-ganjing akan ancaman kemananan Cyber yang ditimbulkan oleh Iran kepada negara-negara barat.

"Program terlarang nuklir Iran sudah mengobarkan ketegangan antara Teheran dan Barat, saya kini kembali dikejutkan munculnya jalan lain kemungkinan serangan oleh Iran - Bahwa Iran dapat melakukan serangan Cyber terhadap tanah air As", katanya.

Anggota parlemen Partai Republik mengatakan Teheran dilaporkan telah menginvestasikan lebih dari 1 miliar dolar dalam memperkuat kemampuan Cyber mereka dan Iran diyakini oleh para analisis adalah pelaku serangan terhadap sejumlah organisasi berita di dunia selama ini.

"Iran telah secara ofensif menguji kemampuan Cyber mereka di wilayah ini (organisasi berita) dan pada akhirnya Iran akan memperluas serangannya", kata Meehan.

Ia menambahkan bahwa setelah ia berkonsultasi dengan mitra AS di Timur Tengah, ia menyimpulkan bahwa Iran adalah aktor yang paling merusak dan berbahaya di wilayah tersebut dan tetap akan bertahan dengan pertentangannya dengan Amerika Serikat dan sekutunya terutama Israel.

Meehan masih ingat dengan kesaksian dari Direktur Intelijen Nasional James Clapper awal tahun lalu, yang menerangkan bahwa Intelijen Iran telah melakukan operasi untuk melawan Amerika Serikat termasuk dengan kemapuan Cyber. Kemampuan Cyber Iran telah meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir baik itu kualitas maupun kuantitas.

Para ahli mengatakan tentang keinginan Iran untuk menargetkan Amerika Serikat dalam serangannya terpicu oleh serangan worm Stuxnet 2010 yang telah menonaktifkan sentrifugal yang digunakan Iran untuk memperkaya Uranium yang berakibat kemunduran besar bagi program nuklir Iran.

Sampai saat ini belum ada yang bertanggungjawab atas serangan worm Stuxnet itu meskipun spekulasi telah muncul dan mengaitkan Amerika Serikat dan Israel.

Stuxnet dan serangan Cyber serupa lainnya yang diluncurkan oleh Barat terhadap Iran telah menguatkan tekad Iran untuk meluncurkan serangan Cyber sendiri, kata para ahli.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/01/2012

April 30, 2012

"NAUTILUS" Rel Berputar Untuk Senapan

rel berputar
rel berputar
Nautilus
Ballista Tactical Systems (AS) telah mengembangkan rel yang dapat diputar. Bagian depan dari rel dapat diputar sejauh 45 derajat secara bertahap dengan menekan tombolnya. Fitur ini akan sangat menguntungkan bagi para sniper dimana Bipod dapat digunakan sesuka hati walau diatas tanah/tempat yang tidak rata.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/30/2012

April 29, 2012

Produsen Senjata Kalashnikov JSC Izhmash Dinyatakan Bangkrut

senapa serbu Rusia terbaru
JSC Izhmash, produsen dari senapan serbu legendaris Kalashnikov telah dinyatakan bangkrut sesuai dengan keputusan  dari Pengadilan Arbitrasi negara bagian Udmurtia (Rusia). Keputusan pailit pada JSC Izhmash diumumkan pada Jum'at 7 April 2012 lalu.

Pada 2011, JSC Izhmash dan Russian Technologies milik negara mengembangkan konsep baru untuk restrukturisasi. Muncullah sebuah perusahaan baru yang disebut Scientific and Industrial Association Izhmash (NPO Izhmash), cabang dari Russian technologies. Semua kontrak dan tenaga kerja dialihkan ke perusahaan baru tersebut. Perintah aktivitas awal akan dikirimkan ke NPO Izhmash sebelum akhir kuartal pertama 2012.

Kantor berita Rusia mengatakan pada Januari, bahwa Departemen Pertahanan Rusia belum berencana melakukan pemesanan dengan Izhmash dalam lingkup pertahanan negara untuk 2012. Kantor Berita Rusia juga mengatakan bahwa senapan serbu AK-12 (produksi JSC IZhmash) bukanlah senapan serbu yang diimpikan oleh Rusia.

senapan sebu rusia terbaru
AK-12
Namun, para pejabat Izhmash mengatakan bahwa AK-12 memang dirancang untuk tujuan ekspor untuk memenuhi semua kebutuhan atas senjata ringan modern. Tapi keputusan pemerintah tetap dikeluarkan untuk memberikan kesempatan bagi Izhmash untuk mengembangkan seri AK-12 yang lebih baik untuk Angkatan Bersenjata Rusia. Artinya bakal ada varian baru lagi dari AK-12 di tahun ini.

Tes resmi negara dari senapan serbu Ak-12 baru tersebut direncanakan dimulai pada akhir 2012 atau awal 2013 nanti. Sebenarnya pihak Kementerian Dalam Negeri Rusia telah menunjukkan minat yang besar apda AK-12, tapi mereka menginginkan "AK-12" yang lebih dari itu.

Jadi, JSC Izhmash tidak benar-benar bangkrut ya. Cuma ganti nama dan ganti "bendera" saja. Nih kalau mau baca info lebih lanjut tentang AK-12

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/29/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost