;

January 26, 2012

Inilah Wanita-wanita Yang Memiliki Pengaruh Pada Partai Nazi

Biasanya perang memang banyak didominasi oleh kaum laki-laki, tapi perang memang dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, jadi mau tidak mau wanita juga berperan disini. Selama perang dunia ke-2, sejumlah besar perempuan memiliki pengaruh besar pada petinggi-petinggi partai Nazi dengan bermacam cara. Antara lain dengan cinta, dukungan atau bahkan dengan tindakan. Berperan sebagai istri, kekasih, teman atau juga pejuang/kombatan, dengan itu mereka memainkan pengaruhnya pada partai Nazi.


1. Hanna Reitsch

Hanna Reisch lahir di Polandia dan merupakan seorang pilot akrobat terkemuka sebelum masa perang. Ia menjadi wanita pertama yang melakukan terbang layang di pegunungan Alpen dan membuat beberapa rekor terbang layang, beberapa rekornya hingga kini belum terpecahkan. Pada tahun 1937, Hanna Reitsch menjadi kepala tes pilot Luftwafe dn memainkan peran utama pada proyek Junkers Ju 87 dan Dornieer Do serta menjadi orang pertama yang menerbangkan Focke-Acgelis Fa 61 yaitu helikopter pertama di dunia.

mengenakan iron cross

Hanna Reitsch merupakan pendukung setia Hitler beserta kebijakannya, dia satu-satunya wanita yang dianugerahi Iron Cross, baik kelas pertama dan kedua dan ia dicintai oleh hirarki Partai Nazi. Ia menjadi favorit Hitler dan bekerja pada banyak proyek-proyek baru yang inovatif, dan terluka berkali-kali dalam tugasnya. Misi paling berbahaya yang dilakukannya adalah menguji Messerschmitt 163, sebuah eksperimen pencegat roket. Dia naik 30.000 kaki dalam satu menit dan melakukan perjalanan di kecepatan 500mph, pada saat itu belum pernah ada orang di dunia yang melakukannya.

dalam salah satu acara
Hanna Reitsch mengenakan iron cross

Dia ada bersama Hitler sebelum ia (Hitler) bunuh diri, tetapi ia meninggalkan sebuah misinya yaitu untuk membom pasukan Rusia yang mendekati bungkernya. Dia selamat dari perang dan meninggal pada usia 67 tahun di Frankfurt, Jerman pada tahun 1979.



2. Eva Braun

Kalau wanita yang satu ini, mungkin banyak yang tahu. Ya, dia yang paling terkenal dari seluruh pendukung perempuan Hittler. Adalah Eva Anna Paula Braun atau yang lebih kita kenal dengan Eva Braun. Hittler pertama kali bertemu dengan Eva Braun pada tahun 1929, saat itu Eva menjadi asisten dan model fotografer resmi Nazi yaitu Heinrich Hoffman, Eva waktu itu berusia 17 tahun. Segera setelah ia bertemu dengan Hittler, mereka mulai banyak menghabiskan waktu bersama yang kemudian kita tahu Eva akan menjadi gundiknya.

layaknya seorang model
Eva Braun
Eva sering mengeluh karena menganggap Hittler telah mengabaikan dirinya dan juga karena melarangnya memakai make up, merokok dan berjemur bugil. Eva sudah 2 kali melakukan percobaan bunuh diri selama hubungannya dengan sang Fuhrer. Setelah itu, yaitu pada tahun 1935, ketika Eva ketahuan mengambil 25 pil tidur, Hittler mengurungnya di sebuah rumah mewah yang terlindung dari perang. Dengan hal ini, disimpulkan oleh para sejarawan bahwa Eva memiliki pengaruh yang sedikit pada kebijakan Hittler dan Eva bahkan tidak mengadiri acara-acara resmi bersama Hittler sampai tahun 1944.

bersama sang fuhrer
Eva Braun bersama sang fuhrer

Upaya bunuh dirinya yang ketiga adalah yang terakhir dan sukses dan terjadi pada akhir perang pada tanggal 30 April 1945. Setelah menikah dengan sang Fuhrer hari yang sama, mereka berdua bunuh diri di bunker bawah tanah untuk menghindari penangkapan oleh sekutu.



3. Leni Riefenstahl

Leni Riefenstahl lahir pada tahun 1902 di Berlin, merupakan seorang penari balet terkenal, aktris, sutradara dan produser film. Film awal yang dibintanginya dikenal sebagai "Mountain Film". Ya, sebuah film yang terkenal pada zamannya. Pada awal 1930-an, dia mulai menjadi sutradara film. Leni merupakan sutradara film yang sukses kala itu. Seiring berjalannya waktu, Hittler menunjuknya sebagai produser untuk Nazi. Meskipun ia bukan anggota partai Nazi, ia tetap dipertahankan oleh sang Fuhrer.

sutradara sejati
Leni Riefenstahl

Karyanya antara 'The Triumph of the Will' dan yang paling terkenal adalah sebuah film dokumenter Olimpiade Berlin di tahun 1936 yang berjudul 'Olympia'. Karirnya sebagai koresponden perang Nazi berakhir dengan tiba-tiba setelah dia memprotes tentang pelecehan kepada beberapa petani Polandia. Tapi banyak juga yang mengatakan bahwa ia melawan kebijakan resmi Nazi dan ini dipandang sebagai pelanggaran serius. Menariknya, meskipun propaganda semua berada di bawah kendali Joseph Goebbels, Leni adalah pengecualian ia langsung berhubungan kepada Hitler, seperti memerintahkan anggaran besar dan bekerja untuk jadwal waktu sendiri.

menggarap sebuah film

Meskipun sebelum perang kehidupannya dipenuhi dengan kegiatan membuat film, setelah dikeluarkan dari industri ia tidak pernah membuat film lagi kecuali "Tiefland" yang dirilis pada tahun 1954 tapi sebenarnya itu film yang dibuat pada masa perang. Dia menghabiskan masa 4 tahun di sebua penjara sekutu tapi dibebaskan dari tuduhan melakukan kejahatan perang di pengadilan Jerman pada tahun 1952. Setelah memasuki usia yang ke 70 tahun ia mengahbiskan waktu selama 18 tahun utnuk membuat dokumenter bawah air. Kemudian ia bergabung dengan Greenpeace ketika usianya sudah 90 tahun. Meninggal pada tahun 2003, Leni Riefenstahl hidup sampai usia yang sangat lanjut yaitu 101 tahun.



4. Ilse Hirsch

Ilse Hirsch dilatih di bagian wanita 'Hitler Youth', yang dikenal sebagai BDM. Pada 16 tahun ia menjadi salah satu penyelenggara kebijakan Hittler untuk kota Monschau. Dan setelah pelatihan di Hulchrath Castle, ia terlibat dalam pembunuhan simpatisan Amerika Franz Oppenhoff.

cantik
Ilse Hirsch

Hirsch dan lima orang pria diterjunkan (parasut) ke pinggiran kota dan membuat jalan bagi timnya. Hirsch yang mengetahui daerah ini dengan baik memiliki tugas untuk membimbing tim untuk menuju ke rumah Franz Oppenhoff, Franz tertembak di tangga rumah kediamannya. Ketika mereka melarikan diri mereka terkena ranjau darat yang mengakibatkan luka parah pada lututnya dan membunuh salah satu rekannya. Setelah perang usai, semua anggota tim tersebut dilacak dan ditangkap tapi Ilse lolos dari penjara dan dibebaskan.



5. Magda Goebbels

Johanna Maria Magdalena Goebbels adalah first Lady Nazi dan istri Menteri Propaganda Joseph Goebbels. Dia bertemu Goebbels ketika ia menjadi sekretarisnya dan menikah dengannya pada tahun 1931, setelah bercerai dengan suami pertamanya di tahun sebelumnya. Magda adalah pengagum Hitler, untuk menghormatinya ia menamakan semua anak-anaknya dengan nama yang diawali dengan huruf "H".

bersama keluarga dan joseph goebbels
Joseph Goebbels dan Magda Goebbels bersama keluarga

Selama hari-hari terakhir, dia berada di bunker bersama Hitler dan merenggut nyawa enam anak sendiri ketika akhir perang datang. Seorang dokter di sana telah menidurkan anak-anaknya tapi tak bisa menjalankan tugas untuk membunuh mereka sehingga dengan bantuan dokter pribadi Hitler, Magda membuka mulut anak-anaknya yang sedang tidur dan meracuni mereka dengan sianida. Setelah itu, dia dan suaminya bunuh diri di kebun tempat kediaman Kanselir.

cantik
Magda Goebbels

Sebelum melakukan perbuatan mengerikan yakni merenggut nyawa anak-anaknya sendiri, dia berkata pada kakak iparnya bahwa "Pada hari-hari yang akan datang Joseph akan dianggap sebagai salah satu penjahat terbesar Jerman yang pernah ada. Anak-anak pun akan mendengar hal ini setiap hari, orang-orang akan menyiksa mereka, menghina dan mempermalukan mereka. Maka kami akan membawa mereka, mereka terlalu baik, terlalu indah untuk dunia yang ada di depan nanti".

http://www.weirdworm.com

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/26/2012

January 25, 2012

Sukhoi FAK FA T-50 Rusia Jauh Lebih Hebat Ketimbang F-22 Raptor AS


Jet tempur baru generasi ke-5 Rusia yaitu PAK FA T-50 melakukan demonstrasi penerbangan pertamanya di MAKS-2011 International Air and Space Show di dekat Moskow. Demonstrasi terbang itu untuk menyambut kedatangan Perdana Menteri Vladimir Putin di acara tersebut. Sukhoi PAK FA T-50 adalah jet tempur bermesin kembar yang dikembangkan oleh Sukhoi OKB untuk Angkatan Udara Rusia.

Perdana Menteri Putin mendapatkan kesempatan untuk melihat dari dekat pesawat Sukhoi PAK FA T-50 tersebut yang telah menghabiskan dana ratusan juta rubel dalam investasi proyek pembuatannnya adalah tidak sia-sia. Para desainer dari jet tempur tersebut mengatakan kemampuan dari Sukhoi PAK FA T-5o tersebut melebihi jet tempur AS yang sekelas seperti F22 Raptor. 

Namun, bagaimanapun juga AS lah yang menjadi pioneer untuk untuk jet tempur sekelas ini. Selang beberapa waktu dari situ, dua jet PAK FA T-50 kembali muncul di langit kota Zhukovsky pada pukul 16:00 (Agustus). Jet tempur tersebut melakukan beberapa kali manuver di Udara lalu kemudian mendarat. --- wah, coba kalo di Indonesia sering ada manuver tiba-tiba jet tempur di langit kota-kota nya, pasti asyik tuh :)---

lebih hebat dari F-22 raptor

Sukhoi FAK FA T-50


PAK FA T-50 menggabungkan 2 fungsi kemampuan jet tempur yaitu assault craft dan fighter jet. Pesawat ini dilengkapi dengan perlengkapan baru avionik yang mengintegrasikan fungsi elektronik dan radar prospektif-array radar. Yaitu sebuah teknologi baru yang membuat pilot memiliki kesempatan untuk lebih berkonsentrasi pada pelaksanaan tugas-tugas tempur.

Peralatan on-board tersebut secara real time memungkinkan untuk integrasi data baik dengan pusat-pusat kontrol misi dan juga pada kelompok-kelompok penerbangan udara lainnya. Penggunaan bahan-bahan komposit dan teknologi inovatif, konfigurasi aerodinamis dari jet tempur tersebut, dan langkah-langkah peminiman reduksi mesin membuat dan jet ini tidak terlacak radar, optik dan infrared.

lebih hebat dari F-22 raptor

Sukhoi FAK FA T-50


Jadi, jelaslah jika pesawat generasi kelima Rusia ini  dapat  disetarakan  dengan  F-22 Raptor AS. Atau  secara  sepihak dikatakan,  kemampuannya  melebihi F-22 Raptor AS.  "Dapat dikatakan  bahwa  kemampuan   T-50  melebihi  jet-jet   sekelas  lainnya  pada spesifikasi  tertentu, antara lain  manuver, itu  yang  utama. Sistem artificial  intellect jet ini pun juga akan mengejutkan para  pesaing lain," kata official. Perlu  diketahui,  selama ini  hanya ada  satu  jet  tempur generasi kelima di dunia yaitu F-22 Raptor AS.

Delapan  puluh  lima  persen  dari  permukaan  T-50 ditutupi dengan bahan teknologi nano unik yang mengurangi visibilitas pesawat dan tekanan di udara. Spesifikasi teknis dari rudal jet ini melebihi jet sekelas dari AS. Selain itu, T-50 dapat menembakkan rudal tersembunyi dari bagian internal pada kecepatan hipersonik. Berbeda dengan T-50, generasi kelima pesawat AS juga bisa melakukan hal ini, tapi untuk tujuan tersebut harus mengurangi kecepatan pesawat.

lebih hebat dari F-22 raptor

Sukhoi FAK FA T-50


Di lain sisi, Amerika Serikat juga terus melakukan pengembangan pesawat generasi kelima baru yaitu F-35. Tetapi kemungkinan pesawat tersebut baru akan digunakan oleh Amerika Serikat pada tahun 2016.

lebih hebat dari F-22 raptor

Sukhoi FAK FA T-50


nb: Menurut para ahli, nilai dari semua kontrak yang diterima setelah MAKS Air Show 2011 melebihi $ 10 miliar. Indonesia juga menandatangani kontrak senilai $ 380.000.000 pada hari pertama pertunjukan untuk membeli 12 Sukhoi SuperJet-100 (pesawat penumpang). Semua pesanan akan dikirimkan ke pelanggan sebelum 2015.

http://www.pravda.ru/

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/25/2012

January 24, 2012

Antonov An-225 Mriya Pesawat Cargo Terbesar di Dunia Buatan Uni Sovyet


pesawat kargo terbesar di dunia
Bukan cuma "mak Erot" yang bisa bikin "gede", sebelumnya Uni Sovyet (sekarang pecah menjadi Rusia, Ukraina dan belasan negara lain) juga pernah melakukannya tapi dalam urusan "menggedekan" pesawat hehe.. 

Namanya pesawat Antonov An-225 Mriya. Dalam bahasa Ukraina Mriya berarti "mimpi" atau "inspirasi". Pesawat yang mampu terbang dengan membawa beban seberat 250 ton ini dibuat pada tahun 1988 yaitu di era Uni Sovyet dan digadang-gadang sebagai pesawat terbesar di dunia. Antonov An-225 Mriya adalah pesawat kargo (angkut) tapi tujuan awal pembuatannya adalah untuk mengangkut pesawat ulang alik Buran menggantikan Myasishchev VM-T yang merupakan salah satu proyek antariksa Uni Sovyet.


Namun seiring dengan bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991, proyek Buran yang tidak dilanjutkan lagi. Uni Soviet runtuh dan pecah menjadi 18 negara, salah satunya Ukraina, tempat proyek ruang angkasa Buran dilakukan. Tak ada lagi Soviet, tak ada lagi kejayaan, tak ada lagi pendanaan, "Sang Inspirasi" pun terdiam, sunyi di sebuah hanggar pesawat rongsokan. lebih parah lagi beberapa komponen pesawat dicuri entah siapa pelakunya, si Mriya itupun hampir kehilangan spiritnya.

Setelah tidak beroperasi selama hampir 8 tahun (sejak 1993). Pada tahun 2001, pesawat ini kembali dioperasikan dengan menjadi pengangkut berat yang bernomor penerbangan UR-82060 (yang sebelumnya CCCP-82060) sampai sekarang.

Sebenarnya, pesawat ini akan dibuat dua unit. Namun hanya satu yang selesai dan digunakan (nomor ekor UR-82060 ), sedangkan yang kedua dijadwalkan rampung pada tahun 2008 lalu ditunda. Sampai Agustus 2009, pesawat kedua tidak rampung juga dan pengerjaannya telah ditinggalkan.

pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya Mengangkut Buran
Misi-misi Antonov AN-225 Mriya
Sebuah misi baru untuk pertama kalinya sebagai pesawat kargo dilakukan, terbang dari Stuttgard, Jerman, menuju Thumrait, Oman, pada Januari 2002. Dalam misi pertamanya, tak kurang uang membawa makanan seberat 187,5 ton untuk pasukan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Sukses menjalankan operasi terbang pertamanya An-225. Antusiasme semua orang mengawali langkah barunya. Btw, pesawat ini juga pernah mendarat di LANUD Iswahyudi Magetan untuk membawa 4 pesawat Sukhoi pesanan Indonesia dari Russia 2008 lalu.

pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya

Berikut sekilas tentang Antonov Mriya

Fungsi Utama : Pesawat Kargo
Perusahaan : Antonov

Karakteristik umum
Kru: 6
Payload: 250,000 kg
Door dimensions: 440 x 640 cm (14.4 x 21 ft)
Panjang: 84 m
Lebar sayap: 88.4 m
Tinggi: 18.1 m
Luas sayap: 905 m2
Bobot kosong: 285,000 kg
Bobot maksimum lepas landas: 640,000 kg
Mesin: 6× ZMKB Progress D-18 turbofans, 229.5 kN masing-masing
Lari lepas landas: 3.500 m (11,000 kaki) dengan beban maksimum

Kinerja
Laju maksimum: 850 km/h (460 knots, 530 mph)
Laju jelajah: 800 km/h (430 knots, 500 mph)
Jarak jangkau: n/a
Bahan bakar penuh: 15,400 km
Batas tertinggi servis: 11,000 m
Beban sayap: 662.9 kg/m²
Dorongan/berat: 0.234

Klik disini untuk melihat galeri Antonov An-225 Mriya

Dari wikipedia dan beberapa sumber lain

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/24/2012

Antonov An-225 Mriya Pesawat Cargo Terbesar di Dunia (Gambar)


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya


pesawat kargo terbesar di dunia
Antonov An-225 Mriya

Klik disini untuk informasi lebih lanjut tentang Antonov An-225 Mriya

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/24/2012

January 23, 2012

Sekilas Sejarah Artileri Umat Islam - Manjaneeq (Catapult) dan Mehmed II Cannon

 

Manjaneeq/Catapult

catapult, ketapel
catapult

Nabi Muhammad (SAW) adalah orang pertama dalam Islam yang menggunakan Manjaneeq dalam pengepungan Taaif pada tahun 8H. Beliau juga mengirim beberapa sahabatnya seperti Urwah bin Masood dan Salamah bin Ghaidan ke tempat lain untuk mempelajari Manjaneeq.  Adalah Salman Al-Farisi orang pertama yang memproduksi senjata ini atas perintah Nabi Saw. Salman diberi tanggung jawab oleh nabi Muhammad untuk mengelola industri militer dan memproduksi manjaneeq untuk memperkokoh kekuatan pasukan artileri yang dipersiapkan untuk terjun ke medan tempur.

Pada tahun 16H, Sa'ad bin Abi Waqqaas menggunakan 20 Manjaneeq dalam pengepungan Bahura Sher. Muhammad bin Qaasim dilaporkan juga telah menggunakan manjaneeq besar bernama Al-Uroos ("mempelai") yang ditarik oleh 500 orang, dalam pertempuran melawan Raja Daahir di Daibul pada 712 Masehi. Salah satu karya muslim yang menjelaskan tentang Manjaneeq terdapat pada naskah arab oleh Yusuf bin al-Zaradkash Urunbugha Yaitu Kitabul aniq fi al-manjaneeq.

Manjaneeq merupakan mesin balok pengayun yang dioperasikan oleh orang-orang yang menarik tali pada satu sisi balok sehingga ujung yang lain akan berayun sangat kuat dan menembakkan misil dari tali yang menempel pada ujungnya.

Manjaneeq sebenarnya telah dikenal sebelum masa penaklukan Islam. Bangsa Avar pernah menggunakannya pada penyerbuan Thessalonica di tahun 597 M. Bahkan mesin pelontar ini dipercayai dicipta pertama kali oleh China antara abad ke-5 dan ke-3 SM, dan sampai ke Eropa sekitar 500 M. Lalu pada masa pemerintahan Islam, Salman mengusulkannya kepada Nabi Saw sebagai senjata perang, seperti yang diriwayatkan dalam Sirah al-Halabiyah.

“Hingga pada hari pecahnya dinding benteng Thaif,” demikian Ibnu Hisyam meriwayatkan dalam kitab Sirah-nya, “Sekelompok sahabat Rasulullah Saw masuk ke dalam bawah dababah (secara harfiah, dababah=tangki), lalu mereka berusaha masuk ke dalam dinding benteng Thaif agar mereka bisa membakar pintu benteng. Bani Tsaqif lalu melemparkan potongan-potongan besi yag telah dipanaskan dengan api sehingga membakar dababah yang ada dibawahnya, kemudian Bani Tsaqif melempari mereka dengan anak panah sehingga beberapa orang gugur.”



Perkembangan meriam di era Utsmani - Mehmed II Cannon

Pada masa pemerintahan Sultan Muhammad al-Fatih (mehmed II 1432-1481M), Kerajaan Utsmani sudah mulai mengembangkan meriam. Teknologi meriam yang dikembangkan pada era kejayaan Utsmani tersebut terbilang paling mutakhir. Pengembangan artileri meriam yang konferehensif Ini terkait karena niat sultan Memed II yang ingin menaklukkan konstantinopel disamping untuk menjaga kedaulatan kesultanan itu sendiri. 

Sang Penakluk - begitu Sultan Muhammad II dijuluki - sengaja memesan meriam berukuran raksasa yang belum ada sebelumnya. “Aku dapat membuat meriam tembaga dengan kapasitas seperti yang Anda inginkan,” kata Orban -seorang ahli insinyur yang diundang Al-Fatih ke Adrianopel (ibukota Ottoman), “Aku telah mengamati secara detail tembok di Konstantinopel. Aku tidak hanya akan memorakporandakan tembok itu dengan senjataku. Bahkan, tembok Babilonia pun akan hancur karenanya”. Meriam tersebut dapat dilepas menjadi 2 bagian, sehingga memudahkan mobilisasinya.

meriam mehmed II
Bagian yang dapat dilepas

Diciptakan pada 1464 M dan merupakan meriam terhebat di dunia kala itu. Meriam raksasa yang dikenal dengan Meriam Mehmed II itu berbobot mencapai 18 ton. Panjangnya sekitar 5,23 meter dan diameternya mencapai 0,635 meter. Panjang laranya mencapai 3,15 meter dan tempat mesiunya berdiameter 0,248 meter. Meriam ini sanggup melontarkan bola besi padat berdiameter 70 cm dengan berat 680 kg sejauh 1,6 km.

meriam mehmed II di museum Fort Nelson
Meriam Mehmed II (The Mohammed’s Greats Gun)

Pasukan artileri (bagian meriam) yang dimiliki Sultan Muhammad juga diperkuat oleh sederet desainer dan insinyur yang mumpuni di bidang teknologi persenjataan. Beberapa ahli meriam yang termasyhur yang bergabung dalam tim artileri itu antara lain, Saruca Usta dan Muslihiddin Usta. Tak sedikit pula non-Muslim bergabung dalam kelompok artileri. Mereka adalah orang-orang miskin yang tak puas dengan kebijakan Bizantium. Saat menaklukkan Konstantinopel, — ibu kota Bizantium — pasukan tentara Utsmani mengepung dan menjebol benteng pertahanan musuh dengan meriam tersebut.

Senjata meriam raksasa yang diciptakan pada masa kejayaan Daulah Utsmani itu memiliki daya jangkau dan daya ledak yang terbilang luar biasa. Dalam Pertempuran Dardanelles, meriam itu mampu menenggelamkan enam kapal Sir John Ducksworth. Jangkauan Meriam Mehmet II mampu melintasi selat sejauh satu mil.

meriam mehmed II di museum Fort Nelson
Meriam Mehmed II (The Mohammed’s Greats Gun)
Meriam raksasa itu kini berada di Fort Nelson Museum. Kabarnya meriam itu dihadiahkan Sultan Abdul Aziz kepada Ratu Victoria sebagai hadiah. Pada saat berkuasa Sultan Abdul Aziz sempat diundang oleh Ratu Victoria. Setahun kemudian, meriam bersejarah itu pun dihibahkan kepada sang ratu.

 Referensi: berbagai sumber

 

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/23/2012

Pertempuran Waterloo

Nama
Perang Napoleon/Pertempuran Waterloo
Tanggal
18 Juni 1815
Lokasi
Waterloo, Selatan Brussels, Belgia
Peserta (lomba kali hehe...)

Inggris, Jerman, Belgia, Belanda dan Prusia melawan Prancis Grande Armée
Jenderal

Duke of Wellington, Marsekal Blucher dan Prince of Orange melawan Kaisar Napoleon
Jumlah tentara

23.000 pasukan Inggris dengan 44.000 tentara sekutu dan 160 senjata melawan 74.000 pasukan Prancis dan 250 senjata.
Korban

Perancis 25.000 tewas atau terluka, 7.000 ditawan,15.000 hilang
Inggris dan koalisi 22.000 tewas atau terluka, 1.400 hilang.
Pemenang: Inggris, Jerman, Belgia, Belanda dan Prusia


Kaisar Napoleon di Waterloo
Pada tahun 1814, perang selama 25 tahun akhirnya berakhir dengan penyeraan kaisar Napoleon dan pembuangannya ke pulau Elba Mediterania. Kekuatan-kekuatan di Eropa mulai fokus untuk mengembalikan normalitas dan perdamaian.
Pada 1 Maret 1815 Napoleon melarikan diri dari Pulau Elba dan datang ke Perancis. Di Paris, sembilan belas hari kemudian ia kembali mendapatkan kedudukannya yaitu sebagai Kaisar. Pasukannya setia kepadanya. Para prajurit yang telah ditangkap selama tahun-tahun pertempuran yang lalu telah dibebaskan dan ini memungkinkan Napoleon untuk mereformasi kekuatan perangnya.

Para tentara sekutu di eropa mulai berkumpul kembali dan bersiap untuk melanjutkan perang guna menggulingkan Napoleon (lagi).
Napoleon memutuskan untuk segera menyerang tentara Inggris, Prusia, Belgia dan Belanda sebelum kekuatan datang membantu mereka. Dia mengadakan long march ke Belgia.


Pertempuran Waterloo terjadi pada tanggal 18 Juni 1815 di dekat kota Waterloo sekitar 15 km selatan ibukota Belgia, Brussels, merupakan pertempuran terakhir Napoleon. Kekalahan dalam perang ini menjadi penutup sejarahnya sebagai Kaisar Perancis. Pertempuran ini juga dicatat dalam sejarah sebagai penutup dari seratus hari sejak larinya Napoleon dari pulau Elba.
Kekalahan pasukan Perancis, di bawah pimpinan Napoleon melawan pasukan Inggris-Belanda-Jerman di bawah Jenderal Wellington dan sekutu Prussia-nya di bawah Feldmarschall Blücher, mengakhiri kekuasaan seratus hari Napoleon dan diikuti dengan akhir dari Kekaisaran Perancis yang Pertama pada 22 Juni 1815.
 
ilustrasi seragam dan atribut tentara Inggris saat perang Waterloo

Setelah kekalahan militer total yang kedua dalam waktu yang berdekatan ini Perancis dibebankan persyaratan perdamaian yang memberatkan dalam Perjanjian Paris yang Kedua dan Napoleon menjadi tawanan perang oleh pihak Inggris dan ditahan di Pulau St. Helena di lautan Atlantik hingga meninggalnya pada 5 Mei 1821 sebagai orang buangan.



Pada 13 Maret 1815 enam hari sebelum Napoléon tiba di Paris, Kongres Wina menyatakannya sebagai penjahat. Empat hari kemudian, Britania Raya, Rusia, Austria dan Prusia memobilisasi tentara mereka untuk mengalahkan Napoléon. Napoléon mengetahui bahwa sekali gagal untuk mencegah satu atau lebih dari sekutu-sekutu Koalisi Ketujuh maka kesempatan satu-satunya untuk tetap memegang kekuasaan adalah menyerang sebelum Koalisi sempat bergerak.
Susunan awal pasukan Wellington dimaksudkan untuk membalas ancaman Napoléon yang mengepung tentara Koalisi dengan bergerak melewati Mons ke barat-daya Brussels. Hal ini dapat memutus jalur komunikasi Wellington dengan pangkalannya di Oostende, tetapi dapat menempatkan pasukannya lebih dekat dengan pasukan Blücher. Napoléon memanfaatkan kekhawatiran Wellington dengan laporan intelijen palsu.  Dia membagi pasukannya menjadi sayap kiri dengan Michell Ney sebagai komandan, sayap kanan dengan Emmanuel de Grouchy sebagai komandan dan pasukan cadangan yang dia komandani sendiri. Melintasi perbatasan dekat Charleroi sebelum fajar tanggal 15 Juni dan mengamankan posisi tengah antara pasukan Wellington dan Blücher.
Pada 16 Juni Wellington mendapat khabar dari Willem II dan terkejut mengetahui lajunya pasukan Napoléon. Segera dia memerintahkan pasukannya untuk berkosentrasi di Quatre Bras di mana Willem II dengan brigade Karl Bernhard dari Sachsen-Weimar-Eisenach mempertahankan posisi mereka melawan pasukan Ney. Ney diperintahkan untuk mengamankan persimpangan Quatre Bras untuk dapat di kemudian hari maju ke timur dan memperkuat Napoléon.


Napoléon bergerak menuju konsentrasi tentara Prusia pada 16 Juni dengan pasukan cadangan dan pasukan sayap kanan. Dia mengalahkan Blücher di Pertempuran Ligny. Di Quatre Bras Wellington datang dan memukul mundur Ney. Akan tetap kekalahan Prusia di Ligny membuat Wellington tidak dapat mempertahankan posisinya di Quatre Bras, maka keesokan harinya dia mundur ke utara mengambil posisi bertahan.
Prusia mundur dari Ligny tanpa gangguan dan juga tanpa disadari oleh pihak Perancis . Sebagian dari pasukan penjaga bagian belakang mereka tetap berada di posisi sampai dengan tengah malam dan beberapa tidak bergerak sampai pagi hari. Pasukan Prusia mundur ke utara sejajar dengan Wellington. Pasukan Prusia berkumpul di Korps IV Friedrich Wilhelm Freiherr von Büllow yang tidak diserang di Ligny dan berada dalam posisi yang kuat di selatan Waver.


Napoléon dengan pasukan cadangannya bergabung dengan pasukan Ney pada 17 Juni pukul 13:00 menyerang pasukan Wellington. Akan tetapi mereka tidak menemukan Wellington. Pasukan Perancis ini kemudian mencoba mengejar pasukan Wellington, tetapi hasilnya hanyalah pertempuran kecil pasukan kavaleri di Genepiën. Sebelum meninggalkan Ligny, Napoléon memerintahkan Grouchy untuk mengikuti alur mundur pasukan Prusia dengan pasukan sebesar 33.000 orang. Keterlambatan, ketidakpastian arah dari pasukan Prusia dan ketidakjelasan perintah membuat Grouchy tidak dapat mencegah pasukan Prusia mencapai Waver yang dari sana mereka dapat maju mendukung pasukan Wellington. Sebelum tanggal 18 Juni Wellington sudah tiba di posisinya di Waterloo, diikuti dengan bagian utama dari pasukan Napoléon. Pasukan Blücher berkumpul di sekitar Waver, sekitar 13 km ke arah timur.

Referensi: Brtitishbattles.com & Wikipedia

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 1/23/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost