;

August 24, 2012

Rusia akan Terima 400 Heli Mi-8

Rusia akan Terima 400 Heli Mi-8

Angkatan Udara Rusia akan menerima pengiriman 400 unit helikopter Mi-8 battlefield support pada tahun 2020, juru bicara militer Rusia Kol.Vladimir Drik mengatakan. "Pada akhir tahun ini, hingga 50 unit helikopter model Mi-8 terbaru akan beroperasi, dan pada tahun 2020 Angkatan Udara Rusia berencana untuk memiliki lebih dari 400 unit lebih dari Mi-8," katanya.

Helikopter modern terbaru Mi-8AMTSH dan Mi-8MTV5-1 muncul dan ambil bagian di perayaan ulang tahun yang keseratus Angkatan Udara Rusia "Common Sky," yang diselenggarakan pada 12 Agustus lalu di tenggara kota Moskow. Mi-8 adalah helikopter yang paling banyak di Angkatan Udara Rusia, dan telah diproduksi dalam jumlah yang sangat besar.

"Hanya dalam waktu 50 tahun, Departemen Pertahanan Rusia telah memperkenalkan lebih dari 30 modifikasi yang berbeda-beda dari helikopter Mi-8, termasuk sistem transportasi untuk tempur, radar jamming, pos komando, komunikasi dan fungsi pencarian dan penyelamatan," katanya.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/24/2012

August 23, 2012

Kapal Perang Thailand Singgah di Tanjung Perak

Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V menyambut kedatangan Kapal Perang Thailand HTMS Rattanakosin 441, yang bersandar di Dermaga Jamrud Utara Tanjung Perak Surabaya, Rabu, 22 Agustus. Kedatangan kapal perang tersebut tidak ada kaitannya dengan latihan gabungan atau bagian dari program kerja sama bilateral antara Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Thailand.
Berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak
Beberapa ABK dari HTMS Rattanakosin di Pelabuhan Tanjung Perak

"Kapal itu sandar untuk mengisi bahan bakar dan sebagian logistik," ujar Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Ia mengatakan, tujuan utama kapal tersebut yakni bukan Indonesia, melainkan Darwin, Australia dalam rangka latihan operasi "operations exercise kakadu 2012". "Kapal akan menginap di Jamrud Utara semalaman dan berangkat ke Darwin besok," kata dia.

HTMS Rattanakosin 441 merupakan Kapal perang Thailand kelas Corvette yang dibuat pada tahun 1986 di Amerika Serikat. Kapal ini memiliki panjang 76,8 Meter, lebar 9,6 meter, draft 4,5 meter, bobot 960 ton dan mast 20 meter. Untuk tugas pertempuran, HTMS Rattanakosin dilengkapi dengan persenjataan Main Gun: 1 x oto Merala 76/62 Naval Gun, AA Gun: 1 x 40/70 Bre3da twin AA Gun, Secondary Gun: 2x20 mm Rheimental Gun, SSM: 1 x AspideLauncher With 8 Aspide Missiles dan dilengkapi senjata Utama jenis Terpedo: 6 x Mk.46.

Kapal Perang Class Corvette ini di Komandani oleh Comander Bira Adulyasak dengan jumlah ABK 116 Orang Prajurit, 28 orang perwira, Bintara beserta Tamtama berjumlah 88 Orang.
HTMS Rattanakosin 441

Hadir dalam acara penyambutan Kapal Perang tersebut Atase Pertahanan Thailand Kolonel Aphicat, Dantim Intel Lantamal V Letkol Laut (P) Risahdi, Kadisyahal Lantamal V Letkol Laut Didik Dwuijantoko, Dansatkamla Mayor Laut (P) Yanu Mawanda, Pabanren Sintel Lantamal V, Paban Ops Sops Lantamal V. Juga melibatkan satu unit Satsik Denma Lantamal V, Satu Ton Pama Koarmatim, Satu Ton Bintara/Tamtama Koarmatim, dan Satu Ton Pasukan Merplog Satsiaga Denma Lantamal V.

Setibanya di dermaga Gapura Surya Comander Bira Abdulyasak disambut secara resmi oleh Dantim Intel Lantamal V beserta staf yang sebelumnya diawali dengan Tarian Remo khas Jawa Timuran dari Sanggar Tari Manunggal Cipta Mandiri Pimpinan Sapto Sutedjo yang mengandung makna penyambutan bagi tamu-tamu kehormatan. dilanjutkan pengalungan bunga kepada Komandan Kapal Perang Thailand oleh sipenari.

Acara dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata dari Komandan Kaprang Thailand kepada Dantim Intel Lantamal V Letkkol Laut (P) M. Risahdi di Long Room HTMS Rattanakosin, sebagai ucapan terima kasih dari Komandan Kaprang Thailand kepada Angkatan Laut Indonesia dalam hal ini Lantamal V yang diwakili oleh Dantim Intel atas sambutannya yang luar biasa.

Sementara itu, kedatangan kapal perang tersebut dijaga ketat oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Bahkan tidak semua warga bisa masuk ke area tempat bersandarnya kapal.

Meski saat ini sedang musim arus balik Lebaran dan dipenuhi oleh ribuan penumpang, namun tidak mengganggu agenda dan penumpang tidak bisa masuk ke area kapal perang.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/23/2012

Robot Pendeteksi Bahan Peledak Angkatan Darat Israel

Robot pendeteksi bahan peledak
   [Foto: MRK-35  dari Bauman]

Angkatan Darat Israel (IDF) mengembangkan robot rekayasa baru yang akan diporsikan untuk menangani bahan peledak dan meledakkannya sendiri, secara signifikan ini akan mengurangi resiko tempur tentara.

Robot rekayasa yang dapat meledakkan bahan peledak dari jauh ini saat ini masih dalam tahap pengembangan, menggunakan berbagai kemampuan teknik untuk mengatasi kendala di daerah yang berbahaya yang mengandung bahan peledak. Robot ini menggunakan sistem navigasi yang memungkinkan untuk bergerak sendiri, sistem deteksi peledak dan berbagai metode detonasi.

Sistem robot ini akan digunakan sebagai teknik pelacak awal di daerah perkotaan dan lapangan terbuka. Operator akan mengidentifikasi area yang mencurigakan dan robot akan dapat mengkalkulasi dan melakukan serangkaian operasi yang diperlukan untuk tentara sampai ke tempat tersebut. Tanpa menggunakan joystick untuk mengarahkan robot, secara otomatis robot ini akan memindai wilayah, mencari bahan peledak dan ranjau lalu meledakkannya.

Robot ini masih dalam pengembangan. Bila telah selesai, secara signifikan akan mengurangi risiko tempur tentara dan memungkinkan untuk mengatasi ancaman dan rintangan dengan cepat dan aman selama pertempuran.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/23/2012

August 22, 2012

MDA: Stop Akses Situs Porno dari Tempat Kerja

Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat

Badan Pertahanan Rudal Amerika MDA mengeluarkan peringatan keras kepada karyawan pada bulan Juli lalu untuk menghentikan para karyawannya berselancar di situs porno dengan komputer pemerintah, menurut informasi dari Bloomberg.

Direktur Eksekutif John James Jr harus mengeluarkan memo kepada karyawan untuk menghentikan para karyawan dari menonton film, mengirim gambar dan pesan porno di tempat kerja dari komputer milik MDA. James juga menegaskan bahwa karyawan yang terus mengabiskan waktu untuk melihat "roket-roket" porno tersebut berisiko kehilangan izin keamanan mereka, suspensi dan bahkan pekerjaan mereka.

Tony Capaccio dari Bloomberg mengatakan memo itu dikeluarkan hanya enam dari lebih 8.000 karyawan MDA yang diketahui menggunakan komputer MDA untuk mengakses situs porno. Software yang melindungi terhadap serangan cyber juga memperingatkan pengguna untuk tidak mengunjungi situs-situs tersebut karena banyak yang sudah terinfeksi oleh virus dan malware.

Chase Cunningham, kepala analisis cyber di Sterling, Virginia, mengatakan kepada Bloomberg bahwa situs yang bercitra baik pun, porno atau tidak, tetaplah harus diwaspadai. Malah para hacker-hacker dunia menyembunyikan kode berbahaya di situs-situs yang tidak dicurigai oleh pengguna. Logikanya mudah, sebuah komputer yang dianggap berisi data-data penting, pasti akan menghindari situs-situs porno.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/22/2012

August 21, 2012

Kendaraan Spesialis Pengintaian SCOUT SV

Kendaraan Spesialis pengintaian Scout SV adalah varian pengintai dari kendaraan tempur lapis baja AFV (armoured fighting vehicle) yang dikembangkan oleh General Dynamics Inggris untuk Angkatan Darat Inggris. Scout SV dikembangkan sebagai bagian dari program Future Rapid Effects System (FRES) Inggris.

Scout SV dikembangkan untuk menggantikan tank ringan CVR Scimitar yang saat ini dalam pelayanan dengan Angkatan Bersenjata Inggris. Scout SV dapat membawa tiga awak. Saat ini Scout SV masih dalam fase demonstrasi dan uji coba, kendaraan pertama diharapkan siap masuk ke layanan pada Januari 2013.

kendaraan intai lapis baja
Scout SV adalah varian kendaraan pengintaian lapis baja ASCOD dari General Dynamics

Scout SV adalah salah satu dari empat varian pertama yang direncanakan untuk digunakan oleh Angkatan Darat Inggris. Yang lainnya adalah kendaraan untuk varian Recovery, Repair dan angkut infanteri Protected Mobility Reconnaissance Support (PMRS) yang dapat membawa hingga delapan tentara dan dua kru. Jumlah kendaraan yang akan diperoleh akan ditentukan setelah keputusan badan Keamanan dan Pertahanan Strategis (SDSR). Kontrak produksi penuh diperkirakan dimulai pada tahun 2015.


Program Kendaraan Spesialis FRES

Scout SV adalah kendaraan off-the-shelf militer Inggris yang dimodifikasi (MMOTS). Sebuah ide kendaraan pengintai potensial dari BAE Systems dan General Dynamics Inggris untuk program SV yang dimulai pada November 2008.

dikembangkan oleh Angkatan darat Inggris
Keluarga kendaraan Scout dikembangkan untuk Angkatan Darat Inggris

Scout dari General Dynamics Inggris terpilih sebagai pemenang lelang, mengalahkan CV90 dari BAE Systems pada Maret 2010. Pada bulan Juli 2010, Departemen Pertahanan Inggris (MoD) menggelontorkan dana kontrak sebesar £ 500 juta ($ 780 juta) untuk mengembangkan tujuh prototipe dari ASCOD SV- tiga Scout, versi Repair dan Recovery dan varian pembawa infanteri - untuk tahap demonstrasi.


Varian Kendaraan FRES

Platform dasar umum untuk SV akan diterapkan pada seluruh armada SV, termasuk kendaraan pengintai Scout.

Varian SV (specialist Vehicle) yang direncanakan termasuk Scout, Repair dan Recovery, ambulans, angkut infanteri Protected Mobility Reconnaissance Support (PMRS) dan varian kontol dan komando SV, tapi secara keseluruhan mungkin sekitar 17 varian, termasuk heavier bridge-layer dan varian tank ringan/direct fire.

varian recovery
Varian Recovery dari Scout SV

Desain arsitektur elektronik pada kendaraan ini memungkinkan untuk penggantian subsistem berbagai misi, sedangkan kesamaan platform akan memungkinkan untuk beberapa varian termasuk varian tank ringan dilengkapi dengan senjata 120mm.


Desain Scout

Desain Scout SV didasarkan pada Pengembangan Kerjasama Austria Spanyol (ASCOD) untuk Kendaraan Spesialis. Semua varian memiliki desain arsitektur elektronik terbuka.

Diharapkan nantinya akan menghasilkan platform kendaraan yang handal, modern, tingkat keamanan tinggi, siaga situasi, memiliki daya tembak mumpuni dan mobilitas tinggi untuk misi pengintaian berawak.

Unit daya tambahan Ultra-quiet yang diterapkan pada Scout, akan memungkinkan tubuh besarnya tetap melakukan pengintaian dengan silent dan tak terdeteksi selama 7 hari. Kendaraan ini dapat mengidentifikasi dan mendeteksi helikopter, UAV dan sistem umpan/decoy.

Varian angkut infanteri
Rendering dari varian angkut infanteri

Scout memiliki turret/menara dengan diameter 1,7m agar lebih memberikan lingkungan kerja yang menguntungkan bagi kru. Bobot tempur normalnya seberat 34 ton, yang dapat meningkat menjadi 42 ton apabila diakomodasi dengan teknologi baru dan komponen yang di upgrade. Kendaraan ini diaharapkan akan memiliki masa pakai selama 30 tahun.


Perusahaan dan Kontraktor

Pengembangan Scout SV melibatkan sekitr 24 suplier Inggris dan lainnya di Eropa. Lockheed Martin UK dikontrak untuk menyediakan turret untuk kendaraan ini. Thales Inggris menyediakan perlengkapan Optronics dengan teknologi Orion-nya. Perlengkapan ini mencakup sight untuk komandan dan penembak, pengintaian dan penargetan,  dan sensor jarak pendek untuk siaga situasi.

Raytheon Inggris dipilih untuk menyediakan Chassis Power Switch Node untuk Scout SV, pada januari 2012. Tampilan akan dipasok oleh Barco. ViaSat akan merancang dan mengembangkan sistem penyimpanan data onboard yang dienkripsi.


Observasi dan Sistem Komunikasi

Kendaraan Scout dirancang sebagai kendaraan yang memiliki kemampuan intelijen, pengawasan, akuisisi target dan kendaraan yang paling canggih yang berbasis darat. Ini otomatis akan mengurangi beban kerja pada kru dengan jarak target dua kali lipat dari jangkauan, pencarian otomatis cepat dan akurat, deteksi dan pelacakan.

Dikembangkan untuk Angkatan Darat Inggris
Varian Repair sedang dikembangkan untuk Angkatan Darat di bawah program SV FRES

Rentang deteksi dan identifikasi kendaraan 2 kali lebih jauh dari kendaraan sejenis yang beroperasional saat ini. Sistem dan sensor array terintegrasi dengan stasiun kru dengan menggunakan General Vehicle Architecture (GVA) - complaint 20Gbs/sec Gigabit Ethernet arsitektur terbuka. Hal ini memungkinkan untuk menangkap, menyimpan, memanipulasi, menganalisis dari sekitar 6 terrabyte data untuk kru. Gambar diam dan gambar bergerak yang diambil dapat di sebarkan secara real time.

Arsitektur elektronik dan integrasi dari Bowman Tactical Communications dan sistem onboard C4 lainnya memungkinkan transmisi data agar aman dari pasukan sekutu lainnya seperti pasukan AS.


Senjata dan Proteksi dari Scout SV

Turret Scout dipersenjatai dengan sistem meriam CTAI, senapan mesin koaksial 7,62mm dan peluncur granat yang dioperasikan secara elektrik. Kendaraan ini dirancang untuk tingkat perlindungan dari ledakan yang sama dengan tingkat Mastiff.

Menggantikan tank ringan Scimitar CVR
Scout SV akan menggantikan tank ringan Scimitar CVR
yang saat ini ada dalam layanan AD Inggris

Kendaraan ini memiliki perlindungan modular all-round, pemandangan termal untuk target jauh, sensor siaga situasi lokal dan deteksi akustik. Juga menawarkan sistem senjata jarak jauh 360 derajat untuk pertempuran kota dan perbukitan.


Mesin dan Mobilitas

Scout memiliki tujuh pasang roda di kedua sisinya. Trek lebar dan rasio daya/berat yang tinggi akan memungkinkan untuk kendaraan ini bermanuver cepat di segala medan untuk secara efektif melakukan operasi yang berbasis darat.

Sebuah mesin 600kW MTU 8V 199 TE21 dan sistem transmisi otomatis Renk 256B, suspensi ganda, tujuh roda gigi menjadikan kendaraan ini mampu mencapai kecepatan 70km/jam.


SPESIFIKASI
Tipe
Kendaran Tempur Lapis Baja
Negara
United Kingdom
Kru
3 + 8 infanteri
Mulai Produksi
2015
Berat Tempur
34 ton
Persenjataan
Meriam 40mm dan senapan mesin
Kecepatan
70km/jam

Gambar milik General Dynamics Inggris

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/21/2012

August 20, 2012

Sukhoi "Crazy Maneuver and Landing"

Walau telat dan daripada tidak sama sekali he.., admin ucapkan "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1433H." Semoga Romadhon tadi menjadi penghapus dari dosa-dosa kita dan di hari raya ini kita kembali terlahir dalam keadaan suci. Cukup ya..

Dibawah ini ada 2 video Sukhoi landing dan manuver yang admin ARTILERI pinjam dari "Yusub" - kata si Andre OVJ. Bukan video baru, tapi cukup menarik. Berhubung sudah lama tersimpan di draft, jadi admin posting saja.
 

Su-35 "Crazy Landing"




 Sukhoi "Crazy Maneuver"


Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/20/2012

Sistem Laser Baru Mampu Mempertahankan UAV 48 Jam di Udara

Lockheed Martin dan laserMotive telah mengembangkan sistem laser yang dapat mengisi ulang baterai pesawat udara tak berawak (UAV) selama dalam penerbangan. Hal ini berpotensi untuk tetap mengoperasikan UAV di langit untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

Para teknisi perusahaan menguji sistem ini pada Stalker UAV yang terbang di dalam ruangan selama 48 jam. Drone dapat mengisi ulang baterainya (up to 2 hour) selama penerbangan dengan menghubungkan dengan sistem laser yang dipancarkan dari tanah.

Sistem Laser pengisian baterai baru
UAV Stalker

"Test ini merupakan sebuah langkah terbaru dalam pengisian ulang baterai UAV selama penerbangan," kata Tom Nugent, presiden LaserMotive. "Dengan menggunakan kemampuan isi ulang selama penerbangan. Pada akhirnya sistem ini akan meningkatkan kemampuan, daya tahan dan memungkinkan misi berlanjut untuk pesawat listrik."

Sistem ini sangat memberikan manfaat bagi komandan darat yang memang menuntut daya tahan UAV yang lama untuk operasi intelijen, pengawasan dan pengintaian. Pasukan unit khusus pun akan mendapatkan manfaat dari sistem ini, diperlukan daya tahan UAV yang lama disaat mereka terputus dari kekuatan udara lainnya.

Tes paling akhir yang dilakukan adalah "wind tunnel," petinggi LaserMotive dan Lockheed Martin yakin mereka mampu menampilkan kemampuan Stalker dalam sebuah demontrasi nantinya di luar ruangan.

Stalker bisa terbang hingga 15.000 kaki dan membawa muatan 3 kilogram. UAV yang bertubuh kecil ini memiliki lebar sayap 10 kaki dan kecepatan maksimum 50 mil/jam. Tentara pun dapat meluncurkan Stalker ini dari tangan.

"Kami senang dengan hasil tes ini," kata Tom Koonce, manajer program Stalker dari Lockheed Martin. "Kekuatan laser menjadi bukti nyata dalam hal meningkatkan kemampuan Stalker."

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/20/2012

August 19, 2012

Generasi Baru Rudal SAM India

Ilmuwan pertahanan lokal India tengah mengembangkan sebuah sistem rudal baru darat-ke-udara (surface-to-air - SAM), mampu menghancurkan sasaran hingga jarak 180 mil.

Avinash Chander, Kepala Pengawas R&D (Missiles and Strategic Systems) di Organisasi Pengembangan dan Penelitian (DRDO) memberitahu media bahwa para ilmuwan pertahanan saat ini sedang bekerja keras untuk merancang sistem rudal baru, yang dapat meningkatkan kemampuan pertahanan udara Angkatan Bersenjata India. Dikatakan Chander ketika menghadiri sebuah pertemuan di Pusat Penelitian Imarat (RCI), di Hyderabad.
Rudal jarak menengah angkatan darat India
Rudal SAM India

Chander mengatakan bahwa selain sistem baru rudal SAM, para ilmuwan di DRDO juga bekerja untuk sistem rudal udara-ke-permukaan dan udara-ke-udara. Dia mengklaim bahwa setelah sistem rudal ini selesai, rudal udara-ke-permukaan akan memiliki jangkauan operasional sejauh 250 mil, sedangkan rudal udara-ke-udara akan mampu menghancurkan sasaran hingga jarak 180 mil. Dia menambahkan bahwa selain 3 jenis rudal tersebut, dalam waktu dekat DRO juga akan mengembangkan rudal kapal selam, rudal supersonik dan rudal jelajah.

Selama kehadirannya di RCI, Chander memuji teknik Hardware-in-the-Loop Simulation (HILS) buatan dalam negeri India. Dia mengatakan bahwa teknik HILS telah banyak membantu industri pertahanan India selama 25 tahun terakhir, dan memberi pengaruh positif di berbagai sektor seperti avionik, dan sistem navigasi. Dalam acara, mantan presiden Dr APJ Abdul Kalam juga memuji peran yang dimainkan HILS di bidang pertahanan India. Kalam bekerja sebagai seorang Insinyur kedirgantaraan bersama DRDO di tahun 1960, sebelum pindah ke ISRO, dimana ia tetap disana hingga tahun 1980-an.
Rudal jarak menengah buatan Rusia
Rudal Pechora

Angkatan Bersenjata India sebelumnya telah memiliki satu sistem rudal SAM yang dikembangkan secara lokal, yaitu rudal Akash. Namun, rudal tersebut hanya memiliki jangkauan 18 mil, dan tidak mampu untuk ditargetkan pada sasaran udara jarak jauh. Selain rudal Akash, India juga memiliki sistem rudal SAM yang dibuat oleh produsen asing seperti Pechora, 9K22 Tunguska dan Barak.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 8/19/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost