;

May 26, 2012

Google Mampu Melacak Kapal-Kapal di Laut Terbuka

Google telah mengeluarkan beberapa juta dolar untuk teknologi satelit untuk menentukan lokasi kapal yang berlayar di laut. "Tiga juta dolar itu untuk biaya keseluruhan program," Michael Jones, Kepala Advokat Teknologi di Google Ventures mengatakan di konferensi bersama tahunan "warfighting" yang diselenggarakan oleh US Naval Institute dan Gabungan Industri Elektronik (AFCEA). Google telah berbicara dengan 50 perwakilan dari angkatan laut di seluruh dunia mengenai teknologi terbaru mereka ini dan teknologi ini dapat mengetahui trek kapal lebih baik daripada komandan kapal itu sendiri. "Saya sering melihat mereka tidak tahu pasti dimana posisi mereka sendiri," kata Jones. "Saya marah, karena saya yang hanya warga sipil bisa melakukan ini sedangkan seluruh Departemen Pertahanan tidak bisa."


Teknologi terbaru Google ini membuat Google bagaikan lembaga intelijen, tentu saja tren menarik ini menjadi sorotan bagi komunitas intelijen dan militer.

"Saya pikir, masalah makro disini adalah : Selamat datang di era baru transparansi," kata Keith Masback, prsiden Geospatial Intelligence Foundation Amerika Serikat. "Akses ke data dari angkasa dan penginderaan jauh dari udara tampaknya telah menjadi relatif, GPS dimana-mana, orang Cina dan Eropa telah membuat sistem PNT (Positioning, Navigation and Timing) sendiri." "Blow up oleh Google mengenai pelacakan kapal, pengumpulan data batimetri dan potensi proliferasi dari sistem udara tak berawak merupakan perpanjangan alami dari transparansi kami yang memang akan kami kemukakan di tahun-tahun kedepan," lanjut Keith Masback. -Wah ngeles nih paman Sam, gengsi dong kalah sama eyang Google hehe....-.


Google Juga Memetakan Dasar Laut
Seperti proyek baru lainnya dari Google, yaitu proyek memetakan dasar laut, teknologi pelacakan kapal oleh Google ini jelas akan mengambil keuntungan dari investasi sebelumnya oleh pihak lain. Dalam hal ini, Sistem Identifikasi Maritim Otomatis yang dikenal sebagai AIS, sistem transponder dipasang di semua kapal yang berlayar di laut dan secara periodik akan mengirimkan posisi mereka demi menghindari tabrakan bahkan ketika kru tidak dapat melihat langsung kepada kapal lain karena gelap atau cuaca yang buruk.

Sinyal AIS sebenarnya hanya dirancang untuk terdeteksi sejauh 20 mil laut, namun para peneliti yang dipimpin oleh sebuah Universitas di Yunani 'Aegean' mengembangkannya menjadi lebih jauh, antena berbasis tanah dapat menerima sinyal melalui jarak yang lebih jauh, tapi itu relatif masih di dekat pantai saja. Dengan menggunakan teknologi Google, posisi kapal dapat dideteksi dimanapun posisinya. Perusahaan ini telah bekerjasama dengan pemerintahan di berbagai belahan dunia untuk membantu mereka melacak kapal liar penangkap ikan di zona ekonomi eksklusif serta rencana untuk menyediakan data bagi jutaan pengguna Google Maps.

Sebenarnya ini bukan teknologi baru bagi Google, hanya saja teknologi pelacakan kapal ini ditingkatkan dari sebelumnya. Teknologi Google sangat berarti hampir bagi setiap orang di dunia ini. Namun tetap saja ada batasan yang jelas untuk kegiatan mengakses informasi oleh pengguna.

Yang terpenting, kapal bisa mematikan pemancar sinyalnya, artinya teknologi Google ini mungkin tidak menimbulkan ancaman bagi operasi-operasi militer rahasia. Sumber intelijen mencatat, pengiriman data Google masih memiliki batasan penting. "It's not the ships you can see, but the ships you can't see that matter," sumber tersebut mengatakan.

Walau bagaimanapun, teknologi ini jelas akan bermanfaat bagi praktisi deteksi, orang bisa mengetahui pola pelayaran di AS atau di laut lainnya. Hal ini juga memungkinkan untuk digunakan mendeteksi teroris dan perompak yang akan merencanakan serangan terhadap pelayaran komersial.


Ancaman Bagi Militer?
Sebuah proyek jangka panjang memang penuh dengan risiko. Google menjalankan proyek lima tahun untuk memetakan seluruh dasar laut dengan menggunakan sensor tanpa awak yang berlayar di laut, dengan akurasinya yang cukup tepat, memungkinkan bagi Google untuk menemukan rahasia-rahasia militer yang berada di laut yang tersebunyi. Hal ini berpotensi memunculkan kegiatan "perburuan harta karun" oleh kekuatan asing, Jones memperingatkan. Office of Naval Research (ONR) sebenarnya telah melakukan penelitian terhadap hal ini tapi programnya dihentikan karena kekurangan dana. Google lalu merekrut 17 orang yang sebelumnya bekerja pada proyek tersebut untuk dipekerjakan kembali. Sebuah sindiran mengatakan "Program Angkatan laut AS tersebut merupakan sebuah karya besar, namun mereka terlalu miskin untuk melakukannya".

Program pemetaan dasar laut oleh Google ini juga dapat mengetahui kekuatan jumlah armada kapal selam suatu negara.

Google telah merilis lebih dari 20 miliar foto 3 dimensi yang akurat mengenai komposit kota bahkan bangunan individu di seluruh dunia bahkan termasuk interior seperti landmark utama Basilika Santo Petrus di Vatikan untuk disajikan bagi publik internet.

Namun, para intelijen mengatakan, data Google memang memiliki daya tarik komersial yang sangat besar, bahkan kemapuan militer dan intelijen pun terbatas. Tapi, kebanyakan data Google adalah gambar yang di update hanya setiap minggu atau bulan, jadi gambar-gambar Google tidak dapat dijadikan acuan bagi operasi/penargetan militer yang memang harus menuntut gambar yang real time. "Hanya karena Anda memiliki data, tidak berarti Anda dapat menganalisanya atau bahkan menggunakannya," seorang intelijen melanjutkan.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/26/2012

May 25, 2012

Rudal Taiwan Penghancur Kapal Induk

Taiwan telah mempersenjatai armada tempurnya dengan "carrier killer" (Pembunuh/penghancur kapal induk) anti kapal. Hal ini dikarenakan adanya uji laut berkelanjutan yang dilakukan Angkatan Laut Cina pada kapal induk pertama mereka. Lima dari delapan kapal perang frigat Angkatan Laut Taiwan kelas Perry  telah dipersenjatai dengan Ffeng Hsiung supersonik (Brave Wind) III Weapon, China Times melaporkan.

Beberapa kapal patroli yang lebih kecil juga telah dilengkapi dengan rudal, yang dirancang dapat terbang pada kecepatan 2 Mach, atau dua kali lipat kecepatan suara, dengan jarak tempuh hingga 130 kilometer (80 mil), kata surat kabar itu. China Times mengatakan Angkatan Laut Taiwan berencana untuk mengakuisisi 120 rudal seperti itu - yang dijuluki "pembunuh kapal induk" oleh pengembang mereka - dalam sebuah proyek dengan biaya perkiraan sekitar 400 juta dolar AS.

rudal penghancur kapal induk

Rudal-rudal tersebut pertama kali diresmikan oleh Taiwan pada Agustus tahun lalu, di hari yang sama saat Cina mulai uji laut untuk kapal induk pertama mereka, kapal perang Angkatan Laut Sovyet era 1980-an direkondisi kembali menjadi kapal induk. Cina telah melakukan uji coba kapal induk tersebut di tujuh laut kapal sejak pertengahan 2011, kata surat kabar tersebut tanpa menjelaskan sumbernya.

Kementerian Pertahanan Taiwan telah menyatakan waspada pada ekspansi terbaru angkatan laut Cina ini, meskipun seorang pengamat militer mengatakan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) masih butuh beberapa tahun lagi hingga dapat mengoperasikan kapal induk tersebut secara optimal. Kevin Cheng, editor chief dari Majalah Taipei yang berbasis Pertahanan Asia-Pasifik, mengatakan kepada AFP: "Setidaknya butuh lima tahun bagi Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) untuk mengoperasikan armada kapal induk mereka dengan kemampuan tempur maksimal."

Tantangan terbesar bagi angkatan laut Cina adalah implementasi perangkat lunak, tambahnya. Hubungan antara China dan Taiwan sebenarnya telah mengarah ke arah yang baik sejak Ma Ying-jeou menjadi presiden Taiwan pada 2008. Ketika itu Ma Ying-Jeou berkomitmen untuk mengadopsi kebijakan non-konfrontatif terhadap Cina daratan.

Namun Cina masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang menunggu reunifikasi, jika perlu dengan kekerasan, meskipun pulau itu (Taiwan) telah memiliki pemerintahan sendiri sejak kedua pihak terpisah pada tahun 1949 karena perang sipil berkepanjangan.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/25/2012

May 24, 2012

Ungkap Rahasia : Tentara Terminator Rusia

Sebuah rahasia besar : TERMINATOR dari Uni Soviet. Seorang sejarawan Amerika Jeff Strasberg dalam bukunya mengemukakan bukti bahwa dalam periode 1936-1941 Uni Sovyet sedang mengerjakan proyek rahasia untuk membuat tentara super. Strasberg mengemukakan, percobaan tersebut melibatkan sekitar 300 relawan dari usia muda.

Para prajurit relawan tersebut bukan "diisi" dengan bahan kimia atau dibius. Mereka menanamkan elktroda emas di otak mereka yang akan menghilangkan rasa sakit mereka. Rangka kaki mereka dilapisi dengan implan titanium berikut tungkai mereka yang berguna untuk melindungi jaringan lunak dari cedera tembak atau bahkan ranjau darat. Dalam hal ini, cedera tidak akan mengancam dan tidak akan menyebabkan hancurnya tulang kaki.

Tentara Terminator  Rusia

Walaupun percobaan ini adalah sukarela tapi semua prajurit yang dijadikan "kelinci percobaan" harus menandatangani komitmen untuk tidak mengungkapkan semua hal tentang percobaan ini, bahkan sekalipun kematian.

Setengah dari tentara tersebut berrangkat ke distrik militer, dan setengah lainnya dibentuk sebagai unit khusus. Seminggu sebelum dimulainya Perang Dunia II, unit khusus tersebut dikerahkan ke wilayah Brest, dimana di hari pertama terjadi kehancuran yang dahsyat di wilayah Brest oleh artileri Jerman. Intelijen NAZI pada waktu itu melaporkan tentang adanya tentara super ini.

Namun, 150 tentara khusus -korban eksperimen mengerikan pada daging manusia- tersebut dilaporkan masih hidup. Mungkin jumlahnya lebih dari 150 tentara. Pada tahun 1945, laporan intelijen sekutu Amerika melaporkan adanya sebuah fasilitas medis di Jerman. Di dalamnya terdapat puluhan alat otopsi milik pasukan Soviet. Tulang-tulang di tubuh mereka diganti dengan baja prostetis. Ada tubuh seorang perwira dengan rusuk logam. Beberapa tentara juga dibuat kerdil. Ini dimaksudkan untuk mereka tentara yang akan menjadi pilot, karena orang kerdil kurang rentan terhadap serangan musuh dan bisa membawa lebih bahan bakar dan amunisi di pesawat itu.

Produksi dari "Universal Soldier" itu terputus karena pecahnya Perang Dunia II. Hampir semua pegawai proyek tersebut dimobilisasi menjadi tentara dan meninggal di garis depan. Hal ini sebenarnya biasa dalam hal intelijen, mereka harus "memusnahkan" para saksi yang apabila tetap hidup dapat menimbulkan bahaya.

Setelah perang, proyek tersebut benar-benar ditutup. Bom nuklir pun diciptakan, ide tentang tentara TERMINATOR sudah dianggap kuno.

Ternyata, buku Strasberg bukanlah satu-satunya buku yang mengupas tentang "tentara super" Uni Soviet itu.

Pada tahun 1994, dokter Sergei Konovalenko menemukan sisa-sisa jenazah dari seorang pria di sebuah pemakaman tua di pinggiran kota. Dia terkejut melihat kerangka tulangnya dihubungkan dengan logam prostetis pada sendinya. Sangat terlihat jelas bila logam prostetis tersebut digunakan bukan untuk tujuan pengobatan tapi untuk menggantikan tulang manusia, bukan hanya pada lengan tapi juga kaki. Masing-masing logam tersebut memiliki tanda/logo "Bintang dengan palu dan sabit dan sebuah inkripsi :"Kharkov. 05.39. ASCH."

Konovalenko tidak mengambil temuannya tersebut karena ia berfikir itu suatu penistaan. Dua hari kemudian, dia kembali ke kuburan tersebut, tapi sisa-sisa misterius itu telah menghilang.

Tapi tetap saja Konovalenko tidak bisa melupakan temuannya ini dan ia memutuskan untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Ia mendapat informasi bahwa sebelum perang ada sebuah pusat rahasia prostetic militer di kota Vitebsk. Di pusat penelitian tersebut anggota badan dan sendi yang sehat dari prajurit Tentara Merah (Uni Soviet) telah diganti dengan logam buatan.

Tidak jelas diuraikan bagaimana caranya melakukan investigasi ini, tapi dalam investigasinya, Sergei Konovalenko menemukan copy rekaman video yang dimaksudkan "for official use". Rekaman itu terlihat mengerikan, kaki prajurit dipotong sebatas lutut dan tulang ditarik keluar lalu digantikan dengan logam prostetic. Sang narator video tersebut mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan tanpa menggunakan anestesi (bius), karena pusat rasa sakit telah dihapus dari otak si tentara. Bahkan terlihat di video seorang tentara sedang tersenyum ketika tubuhnya sedang dipotong. Di sisi lain terlihat "relawan" lain yang dipotong sikunya, darah mengucur deras tapi prajurit tersebut tetap tersenyum.

Menurut Konovalenko, banyak "relawan" yang meninggal setelah operasi tersebut karena tubuhnya yang tidak menerima bahan asing, sebagian menderita tumor otak dan sebagian memiliki penyakit jiwa. Meskipun memenangkan perang, para ahli bedah militer Soviet tidak berhasil menciptakan tentara yang tak terkalahkan.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/24/2012

May 23, 2012

60 Tahun Pesawat Bomber B-52

Tanggal 15 April lalu merupakan peringatan ulang tahun penerbangan pertama dari pesawat bomber (pembom) B-52 Stratofortress.

Pada 15 April 1952, pilot legendaris Boeing Alvin "Tex" Johnson membawa prototipe B-52 untuk pertama kalinya, enam tahun sejak Boeing diberikan kontrak untuk mengembangkan pesawat tersebut atau 2 tahun sebelum sebelum B-52 Bomber memasuki layanan di Angkatan Udara Amerika Serikat. B-52 terbaru Angkatan Udara AS saat ini telah berusia 50 tahun.

Mengulas kembali tentang sejarah pembuatan B-52 Bomber. Butuh waktu hampir sepuluh tahun mulai dari pengembangan hingga menghasilkn jet pembom revolusioner dan tahan lama.

B-52 Bomber Stratofortress
B-52 Bomber Stratofortress

Dengan Tema "B-52. Ikon kekuatan udara Amerika", Komando Udara Force Global Strike memperingati ulang tahun B-52 bomber.

Selama perayaan, AFGSC mengenalkan "warisan" dan prestasi dari B-52, dan semua orang baik dulu atau pun sekarang yang bertanggung jawab, dalam pengembangan, pemeliharaan atau orang-orang yang terlibat dalam sistem persenjataan B-52 Bomber.

Kisah B-52 yang panjang digambarkan dengan salah satu cerita dari keluarga yang hingga 3 generasi bekerja sebagai penerbang B-52. Antara lain Letnan Daniel Welch dan Co-pilot B-52. Welch merupakan generasi ketiga.

Menurut Welch, kakeknya menerbangkan setiap model dari B-52 dan ayah Welch adalah juga anggota awak B-52 saat masih di Angkatan Udara Amerika Serikat.

Setelah perjalanan panjang B-52, AFGSC menceritakan kemampuan dan operasi-operasi militer yang dilakukan B-52 di dunia selama layanannya di Angkatan Udara Amerika Serikat.


Beberapa prestasi B-52 Bomber yang disorot adalah :
  • 15 April 1952, Penerbangan pertama dari Bomber YB-52 Stratofortress
  • 10 Mei s/d 23 Oktober 1972, Operasi Linebacker, adalah operasi pemboman pertama B-52 yang dilakukan terus-menerus terhadap Vietnam Utara (Vietkong) sejak Presiden Lyndon B. Johnson memerintahkan penghentian aktivitas pemboman YB-52 pada bulan November 1968.
  • 18 Juni 1965, Operasi ARC Light, sebagai tugas pertama dari Bomber B-52D Stratofortress sebagai pembom konvensional dari pangkalan-pangkalan AS ke Guam untuk mendukung operasi armada darat AS di Vietnam.
  • 26 Oktober 1962, Komando Udara Strategis menerima pesawat terakhir B-52 dari total seluruh produksi.
  • 18 hingga 29 Desember 1972, Operasi Linebacker II, Operasi ini merupakan pemboman terbesar yang dilakukan AS sejak Perang Dunia II.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/23/2012

May 22, 2012

Cina Mengirimkan Kapal Perang Ke Perairan Filipina

Kedatangan kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat di Subic Bay (Semenanjung Subic) tampaknya telah mendorong Cina untuk mengerahkan lima kapal perangnya ke dekat wilayah maritim dari Filipina. Hal ini dilaporkan 3 hari lalu oleh Duowie News, sebuah outlet berita yang dioperasikan oleh perantau Cina di Taiwan, mengatakan lima kapal tersebut adalah dua kapal perusak Type-052B, dua frigat Jenis-054A dan satu kapal transportasi Jenis-071 amfibi.

Kapal-kapal tersebut diperintahkan oleh otoritas Cina untuk misi pelatihan di lokasi yang belum ditentukan di dekat Filipina, tapi bisa diperintahkan untuk mendukung kapal ikan Cina di seluruh administrasi Panatag (Scarborough) Shoal jika sengketa wilayah maritim dengan Filipina mengalami ketegangan.

Cina mengirimkan kapal perang ke Filipina

Ketegangan di Panatag Shoal dimulai pada 10 April lalu ketika dua kapal ikan Cina diusir dari perairan Panatag oleh Angkatan Laut Filpina. "Kapal perang Hamilton kelas cutter (3.200 ton) milik Filipina bukan lawan yang sepadan bagi 4 kapal perang Cina dan frigat yang semuanya dipersenjatai dengan 48 rudal anti kapal C-802/803. Filipina tidak memiliki kapal perang tandingan bagi kapal-kapal perang Cina ini" kata Duowie News.

Kapal perang Cina tersebut kini sudah mendekati perairan Filipina, ditambahkan. Kapal selam AS USS North Carolina diam-diam muncul di pangkalan laut AS di Subic, minggu pekan lalu untuk reprovisioning. Kapal itu merupakan salah satu kapal selam paling modern di jajaran Angkatan Laut AS. USS North Carolina berangkat ke Subic untuk mendukung kelanggengan operasi navigasi di Laut Filipina Barat.

Kedatangan mendadak USS North Carolina di Subic terjadi di tengah perilaku agresif Cina dalam menegaskan klaim teritorialnya di Panatag Shoal, disana ada "fishing ground" yang kaya akan hasil laut.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/22/2012

May 21, 2012

Tiga pesawat ruang angkasa akan menyerang Bumi pada 2012?

Bangkai manusia di bulan

Penampakan UFO menjadi hal yang sangat sering diperbincangkan di pertengahan abad ke-20, dan rasanya sangat mustahil untuk mengabaikan insiden penampakan UFO tersebut, mengingat begitu banyaknya laporan yang menegaskan tentang penampakan UFO. Lalu didirikanlah sebuah departemen khusus untuk pertahanan udara dan laboratorium rahasia yang bertujuan untuk mempelajari fenomena tersebut. Hal ini memang tidak dapat kita kesampingkan, dinas rahasia tersebut telah memiliki kesempatan untuk mempelajari fragmen dari pesawat ruang angkasa asing atau bahkan alien itu sendiri.

SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), sebuah organisasi non-komersial independen, telah mengeluarkan pernyataan sensasional pada 2010 lalu. Bahwa tiga pesawat ruang angkasa raksasa sedang menuju Bumi. Yang terbesar dari mereka memiliki lebar 240 kilometer. Dua pesawat lainnya lebih kecil. Saat itu dikatakan, obyek tersebut masih berada di luar orbit Pluto.

Pesawat ruang angkasa raksasa tersebut terdeteksi oleh sistem pencarian HAARP. Sistem yang berbasis di Alaska, yang dirancang khusus untuk mempelajari fenomena-fenomena sinyal dari utara. Menurut para peneliti SETI, obyek tersebut tidak lain adalah pesawat luar angkasa. Mereka akan terlihat dalam teleskop optik segera ketika mereka telah mencapai orbit Mars. Pemerintah AS telah melaporkan informasi tentang kejadian tersebut. Kapal-kapal ruang angkasa tersebut akan mencapai Bumi pada bulan Desember 2012.

Dari tanggal kedatangan pesawat-pesawat tersebut ke Bumi, memunculkan pemikiran tentang kalender suku Maya, yang berakhir pada 21 Desember 2012. Apakah hal itu hanya kebetulan? Tapi kemungkinan besar, peneliti SETI hanya ingin mengatakan kepada dunia bahwa mereka telah berhasil, mengingat selama 50 tahun lebih pengamatan mereka pada hal-hal diluar angkasa tidak membuahkan hasil sama sekali.

Namun, percayalah bahwa makhluk yang bernama manusia ini masih "baru" dalam hal menjelajahi ruang angkasa. Kita hanya pendatang baru di semesta besar yang penuh rahasia ini. Karena itu wajar jika banyak yang percaya bahwa ada kehidupan lain di luar bumi.
'Ia telah memperoleh lebih dari 1.000 foto-foto rahasia NASA yang menggambarkan tidak hanya terdapat jejak kaki manusia di permukaan Bulan, tetapi juga bangkai manusia'
Rumor mengatakan bahwa Amerika telah mengklasifikasikan banyak informasi tentang temuan di Bulan. Pada tahun 1988, seorang pejabat terkemuka Cina, anggota program ruang angkasa Cina, merilis foto-foto jejak kaki manusia di permukaan Bulan. Pejabat itu menyatakan bahwa ia telah menerima informasi tersebut dari sumber yang dapat dipercaya dan menuduh Amerika selama ini telah menyembunyikan informasi tersebut. Foto-foto tersebut bertanggal 3 Agustus 1969, dua minggu setelah Neil Amstrong dan Edwin Aldrin mengunjungi bulan (20 Juli 1969). Oleh karena itu, bahan dan hasil dari misi bulan tersebut dipelajari dan diklasifikasikan sendiri oleh NASA.

Pada tanggal 15 Maret 2009 lalu, The New York Times membuat sensasi lain. Pejabat terkemuka Cina yang sama, Mao Kan, menyatakan bahwa ia telah memperoleh lebih dari 1.000 foto-foto rahasia NASA yang menggambarkan tidak hanya terdapat jejak kaki manusia di permukaan Bulan, tetapi bahkan didapati bangkai manusia. Beberapa tulang dari bangkai manusia itu telah hilang, lanjut pejabat Cina tersebut. Mayat manusia tersebut mungkin telah dijatuhkan dari pesawat ruang angkasa makhluk asing, dan kemungkinan makhluk ruang angkasa tersebut telah mengambil beberapa sampel jaringan untuk penelitian terhadap manusia.

Foto-foto tersebut diambil oleh Lunar Probe. Ruang yang hampa udara memungkinkan Lunar Probe menangkap rincian jelas dari orbit bulan. Gambar-gambar dari bangkai tersebut terlihat sangat jelas.

Dr Ken Johnston, mantan Manajer Departemen Kontrol Data dan Foto di Laboratorium Lunar Receiving, mengatakan bahwa astronot AS telah menemukan dan memotret reruntuhan kuno di Bulan. Seharusnya, astronot AS telah melihat mekanisme besar yang tidak diketahui di Bulan. Data diklasifikasikan oleh pemerintah AS.

Apakah semua itu hanya hoax atau itu memang benar-benar ada? Kita tidak pernah  tahu.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/21/2012

May 20, 2012

LVSR, Truk Berat Marinir AS

Mengapa truk militer sering menjadi problem di lapangan? Karena truk militer merupakan tulang punggung "yang terlupakan" tapi sangat penting bagi setiap kekuatan militer yang mobile. Marinir AS mungkin dapat dikatakan sebagai gambaran kekuatan mobile terbaik karena Oshkosh Defense telah mensuplai mereka dengan MTVR (truk kelas menengah). Pada tahun 2006, marinir AS kembali mengambil langkah positif dengan meninggalkan Armada Truk Berat LVC Oshkosh yang telah mereka gunakan sejak tahun 1985 dan menggantinya dengan LVSR.

Seperti truk-truk pendahulunya, truk kelas berat LVSR (Logistic Vehicle System Replacement) mampu mengangkut pasokan amunisi, bahan bakar, air bahkan alat berat. LVSR juga merupakan desain Oshkosh.

kendaraan marinir AS
LVSR
kendaraan marinir as
LVSR di medan berpasir
LVSR di medan berlumpur

LVSR Oshkosh jelas memiliki fitur layaknya MTVR seperti TAK-4, sistem suspensi independent yang memberikan kinerja lebih baik dalam off road. LVSR juga memanfaatkan kemajuan tekonologi dalam sistem kendaraan otomatis (oshkosh CommanZone), termasuk lapis baja dengan perlengkapan tambahan, dan bermesin sport khusus CAT C-15 yang dapat menghasilkan tenaga 600 kuda. LVSR 10x10 ini direkomendasikan untuk membawa muatan seberat untuk 22,5 ton untuk jalan "mulus" dan 13,5 ton muatan untuk off road. LVSR dapat melewati medan air setinggi 5 kaki/152 cm, dengan kecepatan penuh hingga 105 km/jam dan memiliki daya jelajah kisaran 483 km.

LVSR bukanlah 1 jenis saja, tapi bermacam-macam. LVSR MKR15 wrecker adalah mobil derek, untuk recovery kendaraan di berbagai medan seperti pasir, lumpur, air dan salju. Kendaraan ini dapat menderek kendaraan seberat 55 ton.

Varian terbaru dari MKR15 adalah MKR16 tractor varian, tapi tidak ada hubungan sama sekali dengan pertanian. Kendaraan ini dirancang untuk mengangkut kendaraan semi-trailer, kendaraan tempur dan kendaraan lainnya. MKR16 juga disebut dengan truk "5th wheel".

Kendaraan marinir amerika serikat
LVSR MKR16

Kendaraan MKR18 kargo standar juga dapat memuat flat racks dari derek trailer dengan penambahan kemapuan angkut beban sebesar 16,5 ton. Semua adapter dan perangkat angkat terbaru dilengkapkan pada kendaraan ini.

kendaraan kargo standar  marinir amerika serikat
LVSR Kargo Standar

Komando Sistem Korp Marinir, Quantico, VA mengelola kontrak ini. Kontrak LVSR ini diperkirakan mencapai 740,2 juta dolar dengan 1900 unit (rilis Pentagon) tapi Oshkosh merilis bahwa kontrak maksimum adalah 1592 unit saja.


Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/20/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost