;

May 12, 2012

J-16 Cina Kloningan Dari SU-30MK2 Rusia

Cina tampaknya telah kembali berhasil mengkloning Sukhoi SU-30MK2 Rusia, jet tempur Cina hasil kloningan tersebut dinamai J-16. Cina mengklaim bahwa pesawat tempur J-16 ini adalah murni rancangan Cina sendiri. Berbagai foto pesawat tempur J-16 yang "tidak sah" tersebut sudah muncul, baik itu melalui kamera ponsel maupun internet. Sangat terlihat jelas bahwa J-16 adalah kloningan dari Sukhoi SU-30MK2.

Rusia dan China memang telah bersama-sama mengembangkan Sukhoi SU-30 versi 2 kursi, seperti halnya Sukhoi 30MKK di akhir tahun 1990 an lalu versi upgradenya yaitu Sukhoi SU-30MK2. Cina telah menerima sekitar seratus SU-30MK2 dari Rusia, tapi sekarang muncul J-16 yang sangat identik dengan SU-30MK2.

Pesawat tempur J-16 Cina
J-16 Cina
Sukhoi SU-30MK2 Indonesia
Sukhoi SU-30MK2 Indonesia

Jenis pencurian teknologi terang-terangan seperti ini bukanlah hal baru bagi Cina. Sebelumnya Cina juga telah pernah melakukannya pada Sukhoi SU-27, yaitu jet tempur J-11 Cina. Plagiarisme ini telah menjadi sumber perselisihan antara Rusia dan Cina selama hampir 1 dekade. Awalnya, semuanya dimulai secara resmi dalam kerjasama Rusia dan Cina pada tahun 1995, ketika itu Cina membayar kepada Rusia sebesar 2,5 miliar dolar untuk hak membuat sendiri Sukhoi SU-27. Dengan ketentuan Rusia yang memasok mesin dan perangkat elektronik dan Cina membuat komponen lain yang sesuai dengan rencana dan spesifikasi Rusia. Tapi setelah 95 pesawat dibuat, Rusia membatalkan perjanjian. Mereka mengatakan bahwa Cina menggunakan pengetahuan Rusia dalam membuat SU-27 tersebut untuk membuat pesawat mereka sendiri yaitu J-11. Rusia merasa tidak tenang dengan masalah pembajakan oleh Cina itu dan memperingatkan Cina bahwa tidak boleh membuat pesawat sekelas SU-27 dengan menggunakan teknologi Rusia. Ternyata Cina tidak setuju dengan tuduhan Rusia atas pencurian teknologi tersebut dan Cina tetap melanjutkan program J-11 yang mereka klaim dibuat dengan teknologi mereka sendiri.

J-11 diyakini menggunakan teknologi yang lebih baik dan modifikasi-modifikasi yang berbeda lainnya. Cina telah mampu memproduksi sebagian besar komponen dari J-11, bagian utama yang masih harus mengimpor adalah mesin. Cina yakin akan bebas dari ketergantungan pada Rusia untuk mesin jet tempur dalam 5-10 tahun mendatang. Saat ini Cina mengimpor 2 jenis mesin jet tempur Rusia, yaitu tipe AL-31 untuk SU-27/30, J11 dan J10 (3,5 juta dolar) dan RD-93 (dipakai MiG-29 RD-33) untuk JF-17 (Jenis F-16 yang dikembangkan Cina dengan Pakistan) dengan besaran biaya 2,5 juta dolar.

Meskipun sengketa pencurian teknologi terus berlanjut, tapi Rusia masih tetap menjual mesin jet tempur ke Cina bahkan untuk pesawat "salinan ilegal" dari pesawat Rusia. Pada tahun 2008 lalu, Cina telah sepakat untuk menghentikan dalam mencuri teknologi militer Rusia tapi kemudian diabaikan oleh Cina. Cina menyangkal tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa teknologi yang digunakan untuk pesawat-pesawat tempur mereka adalah teknologi mereka sendiri.

Sukhoi SU-30MK2 adalah pesawat tempur bomber 34 ton yang mirip dengan F-15E Amerika. Sukhoi SU-30MK2 dapat membawa 8 ton bom dan rudal pintar. SU-30MK2 dapat mengisi bahan bakar di udara dan dapat dioperasikan secara over land dan open water. Angkatan Laut Cina telah mengoperasikan 24 SU-30MK2 dan beberapa J-16 juga telah dibuat.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/12/2012

May 11, 2012

Senapan BCM Ekstrim 0,338, 0,408 dan 0,460 Italia

Perusahaan senjata asal Italia BCM memamerkan senapan ekstrim mereka di pameran senjata EXA 2012 Italia yang telah selesai beberapa pekan lalu.

Buatan Italia

Buatan Italia

Buatan Italia

Buatan Italia

Buatan Italia

Buatan Italia

Senapan ekstrim ini single shoot (satu tembakan), handle yang penuh gaya. Si bobot 7,5 pon ini dioperasikan dari single block yang dapat divariasikan dalam berbagai warna sesuai permintaan pelanggan. Moncong besarnya menjadi ciri khas dan daya tariknya.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/11/2012

May 10, 2012

Rusia Tidak Akan Menangguhkan Program Sukhoi Superjet-100

Kecelakaan pesawat Rusia Sukhoi Superjet-100 (SSJ 100) menimbulkan keraguan pada rencana ambisius Rusia untuk memasuki pasar penerbangan internasional. Padahal menurut para ahli, Rusia menggantungkan harapan yang besar pada proyek sukhoi Superjet-100 ini.

Kita tahu, pesawat tersebut putus kontak ketika demo penerbangan. Pecahan-pecahan pesawat jet tersebut ditemukan di puncak 5.200 meter di atas Gunung Salak. Anda sudah menyaksikannya di televisi.

Penerbangan di Indonesia tersebut merupakan road show pertama untuk pesawat jet penumpang dalam sejarah penerbangan Rusia. Pesawat Sukhoi Superjet-100 itu seharusnya mengunjungi enam negara. Pada tanggal 3 Mei lalu, jet tersebut turut ambil bagian dalam KADEX-2012 AIR SHOW di Kazakhstan. Pada tanggal 5 mei, pesawat tersebut mengunjungi Pakistan sebelum terbang ke Myanmar pada 7 Mei. Setelah itu seharusnya pesawat itu terbang ke Laos dan kemudian ke Vietnam.

Kecelakaan Di Indonesia
Sukhoi Superjet-100
Menurut Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, biaya program Sukhoi Superjet adalah sebesar 34 miliar Rubel, 16 miliarnya adalah dana anggaran. Sebelum 2029, Sukhoi mematok target untuk menjual 800 pesawat jet dan memenuhi 15% kebutuhan dari pasar pesawat internasional. Harga satu Sukhoi SSJ-100 mencapai 31,7 juta dolar AS.

"Penerbangan di Indonesia tersebut merupakan road show pertama untuk pesawat jet penumpang dalam sejarah penerbangan Rusia"

Para pejabat pemerintahan Rusia pun menyatakan bahwa departemen-departemen telah siap untuk membeli jet tersebut. Pada tahun awalnya, Sukhoi Superjet-100 telah menerima sertifikat EASA, yang memberikan kesempatan bagi perusahaan Sukhoi untuk memasuki pasar eropa. Dengan situasi seperti ini, jelas kejadian kecelakaan Sukhoi di Indonesia merupakan pukulan besar bagi Rusia khususnya Sukhoi.

Untuk saat ini, operator-operator dan pelanggan dari pesawat baru Rusia tersebut masih menolak untuk memberikan statement soal reaksi mereka terkait tragedi di Indonesia. Sukhoi Superjet-100 memulai penerbangan komersial pada tahun 2011. Pesawat pertama dikirimkan ke Armavia dan kemudian ke Aeroflot. Aeroflot saat ini mengoperasikan enam Sukhoi Superjet-100.

"Kami berharap bahwa insiden di Jakarta (tepatnya di Gunung Salak-Admin) tidak akan memperngaruhi pesanan untuk Superjet. Jet yang jatuh di pegunungan ini terdaftar di Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Oleh karena itu, penyeledikan akan segera dilakukan", kata sumber resmi di Kementerian Rusia,

"Tidak ada yang akan menutup mata pada apa yang telah terjadi, itu pasti. Namun, sejauh kesuksesan penjualan selama ini, maka ini semua tergantung dari pelanggan itu sendiri", kata pakar penerbangan Aleksei Sinitsky.

Boris Rybak, kepala perusahaan konsultan Infomost, juga berpendapat bahwa jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100 tersebut tidak akan mempengaruhi penjualan pesawat tersebut. "Akan selalu ada risiko insiden untuk pesawat baru selama penerbangan percobaannya atau pada awal pengoperasiannya. Namun, dengan insiden itu, teknologi keamanan pesawat akan dibuat lebih baik lagi. Selain itu, program SSJ menerima dukungan politik yang kuat, termasuk di bidang penjualannya. Penjualan dilakukan tidak secara langsung, tapi tergantung pada karakteristik komersial atau teknis dari pesawat tersebut", lanjutnya dengan tidak mengurangi rasa belasungkawa atas korban Sukhoi Superjet-100 di Indonesia.

"Kecelakaan itu pasti akan memperlambat program dan merusak reputasi. Namun itu tidak akan menghentikan program penjualan Superjet baik di dalam maupun luar negeri," Kata Ruslan Pukhov, direktur pusat Sukhoi untuk analisis strategi dan teknologi.

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan penerbangan di Asia akan segera mengambil keputusan mengenai kontrak setelah tragedi Sukhoi Superjet-100 di Indonesia.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/10/2012

Laser Rangefinder (Pengintai Laser) Victory Zeiss 8x26 PRF

Laser Rangefinder (Pengintai Laser) adalah perangkat pengintai yang menggunakan sinar laser untuk menentukan jarak pengguna ke obyek. Dulu, Laser Rangefinder begitu besar dan berat sehingga membutuhkan bantuan tripod untuk mengoperasikannya. Karena kemajuan dalam teknologi, kini tersedia Laser Rangefinder dalam berbagai jenis dan ukuran dan telah tersedia untuk pasar komersial. Salah satu Laser Rangefinder pribadi terbaik di pasar saat ini adalah Victory Zeiss 8x26 PRF.

Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF


Rancangan dan Desain
Zeiss PRF telah dirancang sangat baik dan ergonomis. Dua sisinya dibulatkan agar sesuai dengan telapak tangan dan lapisan anti slip karet yang mencakup eksterior, dengan dua tonjolan kecil memanjang di bagian atas untuk jari-jari.Eyepiece lebih dalam yang dapat disesuaikan dengan 4 kunci pengaturan. Dengan berat hanya 10 ons, Zeiss PRF merupakan Laser Rangefinder berukuran kecil yang sempurna. Tidak terlalu ringan ketika memegangnya dan tidak terlalu berat ketika membawanya. Tas sabuk nilon juga disediakan untuk Zeiss PRF ini walaupun Zeiss PRF sendiri telah kebal terhadap debu dan air.

Pengoperasian
Untuk mengoperasikan Zeiss PRF, pengguna memegangnya dalam orientasi horizontal seperti menggunakan teropong. Hanya ada 2 tombol di Zeiss PRF. Tombol Large Rangefinder dapat dijangkau dengan jari telunjuk kedua tangan. Dan tombol SET yang lebih kecil yang memungkinkan pengguna untuk mengakses fungsi khusus Zeiss PRF seperti konversi ukuran yard ke meter. Kita tahu beberapa negara lebih memahami ukuran yard ketimbang meter dan juga sebaliknya. Tombol SET juga bisa mengaktifkan ZEiss PRF dalam modus Scan yang sangat bagus untuk mengukur dan melacak objek bergerak. Ketika dalam modus Scan, Zeiss PRF secara otomatis menampilkan ukuran setiap 1,5 detik.
'Salah satu Laser Rangefinder pribadi terbaik di pasar saat ini adalah Victory Zeiss 8x26 PRF'

Zeiss PRF di Pasar Laser Rangefinder
Tidak seperti Laser Rangefinder yang banyak beredar di pasar, Zeiss PRF lebih baik karena dibuat dengan pembesaran monoscope 8 kali. Biasanya bagian optik dari banyak Laser Rangefinder, khususnya model dengan harga yang cukup murah, sering ketinggalan jaman. Biasanya lensa-lensa seperti itu miskin transmisi cahaya, lensa distorsi atau memiliki tunnel yang tidak konsisten. Optik 8x26 dalam Zeiss PRF terang dan memiliki tampilan warna yang akurat untuk bidikan yang panas atau dingin. Optik Zeiss PRF menggunakan desain prisma Porro dan memiliki medan pandang yang luas 6,3 derajat.

Baterai lithium CR2 (bukan CR7 Ronaldo) pada Zeiss PRF dapat bertahan selama lebih dari 2000 kali pindaian. Zeiss Victory PRF menawarkan Laser Rangefinder yang terbaik di kelasnya, tahan air dan baterai yang tahan lama. Harga Zeiss PRF pun terbilang murah di kelasnya yaitu 600 dolar AS dibandingkan dengan Leica yang 800 dolar dan Swarovski Swarvo yang mencapai 1000 dolar.

Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF
Victory Zeiss 8x26 PRF


Spesifikasi   
Model                : Zeiss Victory PRF 8x26 T*
Rentang Pindai   : 10-1300 yards, 10-1200 meters
Akurasi              : 1 yard under 650 yard and 0.5% over 650 yard
Measuring time  : 1.5-second average
Power Source    : Lithium 3V CR2
Battery Life        : 2000 measuring shots
Reticle               : Red, daylight visible
Tinggi                : 1,88 inci
Lebar                : 3,85 inci
Berat                 : 10,93 ons
Price                 : $600

Spesifikasi Optik    
Magnification              : 8x
Objective Lens size     : 26mm
Exit Pupil                   : 3.25mm
Field of View              : 6.3 degrees, 330 feet at 1000 yards
Eye Relief                  : 17.5mm/0.7 inch

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/10/2012

May 9, 2012

Pistol Ruger 22/45 Lite

Akurat  dan handal
 Spesifikasi
Kaliber: 0,22 LR
Kapasitas: 10 round/putaran
Grip: Polimer Panel
Panjang Laras: 4,40 inci
Berat   : 22,80 ons
Front sight: Adjustable
Rear sight : Fixed
Harga: 469 dolar AS


Sturm Ruger & Company, Inc (NYSE: RGR) dengan bangga memperkenalkan pistol Ruger 22/45 Lite yang akurat, dapat diandalkan dan sebagai pistol ringan yang sangat ideal. Pistol Ruger 22/45 Lite merupakan varian baru dari pistol legendaris 22/45. Pistol ini memiliki keakuratan yang luar biasa dan kehandalan yang lebih dari pistol 22/45 klasik.

Akurat dan handal

Beberapa bagian Pistol Ruger 22/45 Lite terbuat dari alumunium pesawat kelas atas dengan fitur serrated cuts, menjadikan pistol ini sangat ringan . 4,4 inci stainless steel pada laras untuk memastikan akurasi dan fitur lainnya yang menjadikan moncongnya lebih dramatis dan populer. Pistol Ruger 22/45 Lite adalah teman yang "sempurna". dapat digunakan untuk menembak sasaran, plinking, berburu atau kompetisi menembak

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/09/2012

Pistol Smith & Wesson M&P; Shield 9mm / .40 S&W;

Pistol Smith & Wesson M&P Shield 9mm / .40 S&W

Spesifikasi :
Kaliber: 9 mm
Kapasitas magazine: 7+1
Grip: Polimer
Panjang : 6,1 inci
Tinggi : 4,6 inci
Lebar : 0,95 inci
Berat : 19 oz
Harga: 449 dolar AS 


Smith & Wesson telah resmi meluncurkan pistol sub-kompak terbaru mereka yaitu pistol Smith & Wesson M&P Shield 9mm / 0,40 S&W. Seperti pistol M&P lainnya, pistol ini juga berbahan dasar polimer. Pistol MSRP dihargai dengan 449 dolar AS.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/09/2012

May 8, 2012

Berbagai Senjata Api Di Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Pameran Angkatan Laut Cina

Firearmblog

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/08/2012

Skenario Peta Kekuatan Dan Alur Serangan Israel Dan AS Menyerang Iran

Peta kekuatan AS, Israel dan Iran
Skenario peta kekuatan dan alur serangan AS dan Israel menyerang Iran
Baca Juga : AS akan serang Iran dengan senjata "dahsyat" baru

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/08/2012

May 7, 2012

Leo Wattimena Pilot Jenius Sekaligus "Edan"

Dari 60 kader yang dikirim pemerintah Indonesia untuk mengikuti pendidikan penerbang Trans Ocean Airlines Oakland Airport (TOLOA), beberapa diantaranya memiliki karier yang menonjol di kemudian hari. Salah satunya adalah Leo Wattimena. Dia menyandang segudang gelar yang melekat pada dirinya. Mulai dari "orang gila", pemberani, good pilot, penerbang yang cerdik, jenius, orang yang sangat memahami pesawat terbang, sampai julukan "G maniac" yang diberikan oleh penerbang-penerbang pesawat tempur India, karena kagumnya kepada Leo.


Bakatnya Sudah Terlihat Sejak Tamat SMA
Bakat terbang Leo, anak ke empat pasangan keluarga protestan HL Wattimena dan UR Wattimena yang lahir di Jakata, 3 Juli 1927 sudah terlhat bakatnya sejak tamat SMA di Jakarta tahun 1950. Le, panggilan akrabnya, kemudian mencalonkan diri menjadi penerbang saat Markas Besar AURI membuka kesempatan pada tahun itu. Bersama kadet lainnya, bulan November 1950 Leo di berangkatkan ke California untuk mengikuti pendidikan di Trans Ocean Airlines Oakland Airport (TALOA).

Pilot jenius terbaik indonesia
Leo Wattimena
Dalam pendidikan di California itu, Leo telah menunjukan bakatnya sebagai penerbang unggul. Dia merupakan lulusan terbaik dari 45 kadet yang menjadi penerbang, dan selebihnya menjadi navigator. Predikat lulus terbaik mempunyai arti bagi dirinya. Bersama 18 koleganya, Leo diharuskan melanjutkan pendidikan instruktur selama tujuh bulan di TALOA. Sekembalinya, Leo bertugas di Skadron 3 Lanud Halim Perdanakusuma sebagai pilot tempur merangkap instruktur pesawat P-51 Mustang.


Pilot Asing pun "Angkat Topi" dengan Leo
Tiga tahun kemudian, Leo bersama Rusdin Nurjadin dikirim ke Inggris untuk mengikuti pendidikan instruktur lanjutan di Royal Air Force dan lulus dengan predikat satu. Indonesia saat itu sedang memesan delapan jet tempur de Havilland DH-115 Vampire, pesawat jet pertama AURI. Leo Wattimena dan Rusmin Nurjadin diarahkan untuk menjadi pilot-pilot pertama dengan pesawat tersebut.

Mungkin karena memang sangat berbakat dan bersemangat menerbangkan pesawat terbang, begitu diberi kesempatan mencoba Vampire, Leo sudah mengundang decak kagum pilot tempur Inggris dengan manuver-manuver yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah mengumpulkan ribuan jam terbang. Padahal jam terbang Leo dengan pesawat tempur buatan Inggris itu baru "seumur jagung". Tak heran jika dengan bakatnya Leo bisa mendapatkan multi ranting. Mulai dari L-4J Piper Club, P-51 Mustang, DH-115 Vampire sampai Mig-17 dan jet tempur supersonik MiG-21 Fishbed.

"Tak heran jika dengan bakatnya Leo bisa mendapatkan multi ranting. Mulai dari L-4J Piper Club, P-51 Mustang, DH-115 Vampire sampai Mig-17 dan jet tempur supersonik MiG-21 Fishbed"

Bakat luar biasa yang ditunjukan saat menerbangkan DH-115 Vampire untuk pertama kalinya itu, mengantarkan Leo untuk kemudian dipercaya memimpin armada Vampire Skadron 11 Lanud Kemayoran (1 Juni 1957). Tercatat bahwa waktu itu Indonesia sudah memiliki 16 jet tempur buatan Inggris ini.

Pesawat petarung jarak jauh terbaik perang dunia II
P-51 Mustang adalah pesawat petarung jarak jauh buatan Amerika Serikat
Predikat "sangat paham pesawat terbang" memang bukan omong kosong bagi Leo. Dia tunjukan ketika Sumarsono, penerbang MiG-21 Fishbed Skadron Udara 12 jatuh di Kemayoran. Keesokan harinya, Leo bersama Rusmin segera turun tangan untuk menyelidiki penyebab Sumarsono gugur. Leo lalu menerbangkan pesawat buatan Uni Soviet itu, tapi baru sekali take off and landing. Leo sudah turun. Leo pun langsung berkomentar : "Ini pesawat jelek". Meskipun begitu, dia tetap menerbangkan pesawat supersonik delta tersebut. Saat itu, supersonik delta merupakan pesawat unggulan Uni Soviet.

Di luar negeri Beruang Merah (UNI Soviet), hanya Indonesia yang punya hingga dan sanggup membuat tetangga down-under Australia ketar-ketir. Ditambah lagi AURI diperkuat dengan pesawat Tupolev Tu-16 Badger (bomber). Konon Katanya karena pesawat itu unggulan Uni Soviet, Amerika ingin memilikiya untuk mempelajari kelemahan pesawat tersebut. Karena politik Indonesia yang berubah dan di embargo oleh Uni Soviet, pesawat ini pun sempat berpindah tangan beberapa unit ke Amerika dengan persyaratan pembelian pesawat dan akan "diganti" pesawat F-86 Sabre.


Terbang di Bawah Kolong Jembatan Ampera
Kemahiran menerbangkan pesawat ditunjukan Leo dalam suatu kesempatan dengan MiG-17. Dia terbang di kolong jembatan Ampera Sungai Musi, Palembang. Saat itu Leo terbang dengan wingman-nya, Marsda (Pur) Sudjatio Adi. Dibawanya pesawat seperti menukik mau menghujam dasar sungai Musi, lalu pull up sebelum mencapai permukaan air dan terbang menyambar dibawah Jembatan Ampera. Tak hanya itu "terbang gila" penuh bahaya yang Leo lakukan. Dia juga pernah terbang menyalip diantara tower dan tiang bendera lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Bila Leo terbang straight and level, pasti menabrak. Jadi untuk dapat lolos, ujung sayap yang satu ditarik Leo ke bawah. Alhasil, pesawat dengan indahnya menyalip terbang diantara dua penghalang tersebut.

Leo Wattimena bermanuver dibawah jembatan Ampera
Bisa anda lihat betapa "sempitnya" kolong jembatan Ampera
Mereka yang se-jaman dengan penerbang ulung ini, mengatakan, "Leo itu identik dengan Mustang", kenang Marsma (Pur) Agustinus Andy Andoko tentang rekannya. Sampai-sampai berangkat kerja dari  Bandung ke Jakarta, Leo menggunakan Mustang. Begitu sayangnya dia dengan Mustang ini, seorang sopir truk pernah dihajar telak wajahnya hanya gara-gara truknya melintas dekat landasan sehingga debu berterbangan mengotori P-51 Mustang Leo.

"Salah sedikit, pukul. Meja kotor, pukul. Tidak disiplin, pukul. Tapi Leo tidak akan menghajar orang skadronnya, esprit de corps-nya tinggi." kisah (alm) Marsekal (Pur) Ashadi Tjahyadi kepada Angkasa.


Jabatan dan Misi Tempur Leo
Sebagai fighter pilot, Leo kenyang asam garam perang udara. Dia pernah memimpin serangan di Indonesia Timur melawan Permesta (14 Mei 1958) menggunakan Mustang serta empat pembom B-25 Mitchell. Dia juga dipercaya menjabat Wakil II Panglima Komando Mandala merangkap Panglima AU Mandala pada masa Trikora.

Dalam operasi tempur perebutan Irian Barat tahun 1962, Leo menjadi Jenderal pertama yang menginjakkan kakinya di bumi Irian Barat. Dia dikenal rekan-rekannya sangat tekun dan serius dalam mengemban tanggung jawab. "Kalau perlu dia tidak tidur sampai tiga hari," kenang Kolonel (Pur) Suparno, mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara yang pernah melayani Leo. Sebagai penerbang ada yang mengatakan, dia sangat menyatu dengan udara. Kalau dia terbang, semua untuk dia. Leo terbang tidak lagi dengan raganya, tapi dengan jiwanya.

Sebelum mengundurkan diri dari dinas militer tanggal 15 Agustus 1971 sebagai Marsekal berbintang dua, Leo yang ditangan kanannya suka memakai gelang akar bahar, pernah menjadi Panglima Komando Operasi AURI (1963), Panglima Komando Pertahanan Udara (1966), anggota MPRS (1966), dan Deputi Operasi/ Panglima AU serta Duta Besar RI untuk Italia (1969).


Sang Petarung pun Tiada
Kesehatan Leo kemudian terus menurun. Diperparah lagi dengan gangguan asma yang akhirnya menghentikan perjalanan penuh seorang fighter pilot. Tepat tanggal 18 April 1976, Marsda (Pur) Leonardus Willem Johanes Wattimena, yang akrab di panggil Le, menghembuskan nafasnya yang terakhir di rumahnya di kawasan Pasar Minggu. Leo Wattimena dimakamkan bersebelahan dengan Ignatius Dewanto di taman makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.


Artikel ini berasal dari sumber yang menukil dari majalah ANGKASA

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/07/2012

May 6, 2012

Senapan Serbu SUPER-SHORTY

Buatan Amerika Serikat
Serbu SUPER-SHORTY dengan 2 putaran magazine
Tipe : Pengoperasian manual, pump action
Gauge, Chamber: 12,76 mm / 3 inci

Panjang Laras
: 16,5 mm / 6,5 inci

  229 mm / 9 inci

  305 mm / 12 inci
Berat : 2,04 - 2,72 kg
Kapasitas Magazine : 2, 3 dan 4 putaran

Buatan Amerika Serikat
Serbu SUPER-SHORTY 2 putaran magazine

Kata Serbu diatas bukan menunjukkan senapan ini adalah senapan serbu, tapi adalah nama dari senapan tersebut. Apakah kata "Serbu" diatas sengaja diambil dari bahasa Indonesia? Hmmm.... Lanjut saja bacanya

Serbu SUPER-SHORTY shotgun dibuat di Amerika Serikat oleh perusahaan swasta Serbu Firearms Inc of Tampa, Florida. Merupakan senjata api pendek yang pada awalnya dirancang oleh Mark Serbu sebagai konversi dari senapan 500 Mossberg. Serbu SUPER-SHORTY shotgun sudah diproduksi massal untuk sipil, militer dan aparat penegak hukum lainnya. Serbu SUPER-SHORTY shotgun merupakan senapan untuk jarak pendek yang tangguh. Point-blank senapan ini memberikan probabilitas tinggi "one shoot stops" bagi targetnya. Untuk penggunaan dalam mliter, senapan ini sangat cocok digunakan oleh tentara "palang pintu". Senapan ini juga pernah tampil dalam film Hollywood, seperti "The Expendables", "Kingdom" dan "Hancock".

Buatan Amerika Serikat
Serbu Super Shorty dengan 3 putaran magazine
Karakteristik Serbu SUPER-SHORTY Shotguns dikonversi dari senapan-senapan yang sudah ada sebelumnya, full size pump action shotguns. Kebanyakan model populer untuk konversi adalah 12-gauge Mossberg 500, Remington 870 dan Maverick 88.

Baca Juga :
Generasi Kelima Senapan Serbu Kalashnikov
CZ SCORPION EVO 3 S1 - Senapan Mesin Ringan Republik Ceko (Czech)

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 5/06/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost