Home » Archives for 2012-04-22
April 28, 2012
April 27, 2012
Pesawat Tanpa Awak AS Kembali Membunuhi Warga Sipil Somalia
![]() |
| Serangan drone AS di Mogadishu |
Sebuah pesawat tanpa awak (drone) AS telah melakukan serangan di wilayah Gedo barat daya Somalia, menewaskan setidaknya 22 orang dalam serangan tersebut.
Serangan itu dilakukan pada hari ini, Jumat 27 April 2012. Pesawat tanpa awak tersebut menembakkan rudal di sebuah daerah dekat kota Dhobley Gedo. Otoritas Somalia mengatakan puluhan orang terluka dan puluhan orang tewas akibat serangan udara tersebut.
Militer AS menggunakan remote control dalam mengendalikan pesawat tanpa awak tersebut untuk misi pengintaian dan pembunuhan atas target.
Bukan hanya di Somalia, sebelumnya Washington sudah banyak melakukan serangan pembunuhan dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) di negara-negara lain termasuk Afganistan, Libya, Pakistan dan Yaman. Korban-korbannya kebanyakan adalah penduduk sipil yang tidak berdosa.
Amerika Serikat melalui CIA mengklaim serangan tersebut ditujukan untuk militan dan kelompok separatis. Tapi bukti laporan dan angka kematian yang disodorkan oleh pemerintah setempat adalah korban-korban dari pesawat tanpa awak tersebut adalah warga sipil semua. Ini merupakan pembantaian besar-besaran oleh Amerika atas warga sipil di berbagai negara.
PBB telah mengutuk serangan pembunuhan oleh drone AS ini. Ini merupakan tantangan besar bagi penegakan hukum internasional.
Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/27/2012Lima Kapal Selam Bertenaga Nuklir Untuk India Di Tahun 2020
Angkatan laut India tampaknya telah siap untuk mengoperasikan lima buah kapal selam bertenaga nuklir pada akhir dekade ini. Dua kapal selam disewa dari Rusia dan tiga kapal selam dibuat oleh India sendiri. India sedang mempertimbangkan proposal untuk membuat kapal selam di Rusia dan dua kapal kelas Arihant Underwater untuk menjaga perbatasan maritimnya.
Angkatan Laut India saat ini mengoperasikan lebh dari 10 kapal selam elektrik diesel kelas Kilo dan HWD dengan rencana penambahan selusin lagi dalam dekade berikutnya. Sudah enam kapal selam Scorpene yang sedang dibuat di galangan kapal Mazagon, Mumbai yang bekerjasama dengan DCNS Perancis dan 6 lagi akan dibangun di bawah "Proyek-75" India.
![]() |
| Kapal Selam India AKULA-II |
Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/27/2012April 26, 2012
Alat Perang Canggih Buatan Amerika Itu Kebanyakan Cuma Isapan Jempol Belaka
Acap kali sebuah negara membuat kesan hebat, terutama pada musuh-musuh mereka. Banyak cara mereka melakukannya, misalnya dengan menyebarkan rumor bahwa mereka sudah membuat suatu senjata super yang mematikan.
Ingat prajurit Spartan? Pakaian, asesoris dan jubah mereka serba merah. Ini bermaksud untuk mengkamuflasekan darah mereka sendiri agar tak terlihat sedang terluka di mata musuh. Hal ini dapat diterima karena prajurit Spartan memang salah satu pejuang yang tak terkalahkan. Sebuah menara besar dalam perang klasik dapat menyebabkan teror dan ketakutan bagi musuh dan memaksa musuh untuk menyerah. Nyali bangsa Rusia sudah ciut duluan sebelum berperang ketika melihat para penunggang kuda Mongol yang menyerbu Rusia mengenakan sutra Cina dan membawa senjata-senjata indah.
Parade, seragam megah, foto meriam raksasa di majalah dan artikel di awal abad 19 dan akhir abad 20 menjadi senjata ampuh untuk mempengaruhi fikiran manusia. Ini adalah era penyebaran informasi, meskipun tidak selalu dapat diandalkan tapi telah memberikan pesan moral "Kami lebih baik karena kami lebih ahli dan lebih kuat". Tanpa konflik langsung, ini sudah menjadikan superioritas politik suatu negara atas musuhnya.
Sebagai contoh, misalnya "Trench Destroyer" atau "Penghancur Parit Perlindungan" yang muncul pada sampul majalah Popular Science "The Electrical Experimenter" Amerika Serikat pada Februari 1917. Penulisnya mungkin sudah melihat langsung alat tersebut dan pembuatnya mungkin terobsesi dari kincir raksasa yang dilihatnya di taman, tempat hiburan atau roda traktor pertanian yang pertama. Yang diagungkan dari mesin itu adalah kekuatan offensif yang dahsyat dengan perlindungan maksimal untuk krunya.
Namun, dia tidak menempatkan sesuatu yang penting dalam fikirannya dalam merancang mesin ini. Bagaimana cara mesin ini dibawa ke medan perang? Bagaimana cara kru menembak dari kabin yang selalu bergoyang pada poros rodanya?. Akhirnya, alat tersebut tidak pernah dipakai untuk perang. Namun majalah tersebut laku keras dan usaha artis "Trench destroyer" itu tetap dihargai. Selain itu, orang Amerika yakin bahwa bangsa mereka memiliki insinyur yang mumpuni di dunia.
Sejak tahun 1905 di Jerman, hak paten pada tank yang berbentuk bola lapis baja dengan jendela samping untuk senapan dan senapan mesin telah didaftarkan. Meskipun tank ini belum pernah dibuat, namun ide ini telah menjadi topik serius yang dibahas majalah Popular Science Amerika Serikat pada tahun 1936. Lalu ide ini membuat tertarik para insinyur Amerika untuk membuatnya. Tank tersebut terdiri dari bola bagian dalam tetap dan dua belahan luar berputar dengan grousers yang dikembangkan.
Lengkap dengan detailnya, persenjataan tank ini terdiri dari 3 senjata mesin, satu mengarah kedepan, satu di ujung belahan dan satu di puncak. Knalpot terletak di ruang antara shells, lengkap dengan ventilasi dan tabung oksigen. Sama dengan Jerman, tank ini juga belum pernah dibuat. Karena dari detail pada pandangan pertama tank ini dapat dibuat maka ini kembali membangkitkan gagasan bahwa para pembayar pajak di Amerika Serikat tidak sia-sia.
Ada juga proyek tank lain yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1935 yaitu "Electro Tank" di Institut Teknologi Massachusetts. Untuk digunakan di jalan raya, maka akan digunakan roda tapi bila untuk bergerak lintas negara karena alasan tertentu para desainer lebih memilih "perpetual screws" (Sekrup Abadi?). Hal ini sengaja diumbar ke media massa karena tidak ada tank sebelumnya yang memakai "Sekrup Abadi" ini. Dengan cara ini, tank terkesan mengesankan dan juga menakutkan.
Tapi yang lebih penting, kita tahu sebuah tank identik dengan senjata penghancur. Tapi itu bukan senjata, bukan senapan mesin, dan bahkan tidak dapat menyemburkan api sekalipun -kecuali meledak hehe-, tapi kesan terbaiknya adalah generator dari muatan listrik Van de Graaff.
Jadi sebetulnya tank ini adalah sebuah tank dengan meriam air. Di tank ini mengangkut banyak air di dalam tangki khususnya. Ketika aliran air diarahkan pada lawan, segera setelah itu ditembakkan petir buatan dari ratusan juta volt elektron, yang benar-benar membakar semua targetnya. Van de Graaff mampu menghasilkan generator dengan kapsitas 7 juta volt. Hal ini memang mengesankan tapi hanya saja desainernya tidak pernah berhasil meningkatkan jangkauan meriam airnya. Ini juga yang membuat Amerika tidak pernah lagi mengembangkannya.
Majalah Popular Science juga menulis pada tahun 1940 : "Di Los Angeles sebuah model mobil lapis baja raksasa telah dibuat, dipersenjatai dengan 2 senjata 6 inci dan dilindungi dengan lapis baja yang tebal yang dapat melindungi dari peluru dan bom. Upaya-upaya khusus juga dirancang untuk melindungi mesin dan ban. Kecepatannya pun dapat mencapai 105km/jam. Nama kendaraan ini adalah "Traveling Fort" dan diuji oleh Angkatan Darat AS selama empat bulan."
Telah diuji, tapi tanpa hasil, meskipun kendaraan ini memiliki fakta kualitas tempurnya yang menawan. Kembali lagi, dengan ini masyarakat AS telah percaya bahwa merekalah yang paling maju dalam otomotif dan persenjataan perang.
Menariknya itu adalah prinsip yang sama digunakan oleh media Amerika yang menyajikan program Reagan "Star Wars", menakut-nakuti kita dengan "Gas Biner", "Bom Neutron", "Laser" dan kengerian lainnya walaupun semua kenyataannya adalah omong kosong pada waktu itu dan bahkan puluhan tahun setelah itu.
Program dalam fim "Star wars" tidak dapat dilaksanakan, karena bahkan jika komponennya memang sudah bisa dibuat, pelucuran yang sering ke luar angkasa akan menghancurkan seluruh penjuru lapisan ozon Amerika Serikat. Ini berarti dalam beberapa dekade terakhir kita telah banyak ditipu oleh Amerika Serikat dengan persenjataan dan hasil-hasil riset hebatnya. Padahal dalam kenyataannya tidak ada dalam prakteknya Amerika menggunakan senjata-senjata mengagumkan, kecuali Nuklir, tapi ini senjata biasa, bukan senjata kreatif dan saya kira sumber daya manusia Indonesia pun cukup mumpuni dalam hal nuklir utnuk senjata. Ingat perang Teluk kan? Irak berperang sendiri melawan gempuran Amerika beserta puluhan negara NATO lainnya. Apa yang terjadi? Irak lah yang menang. Mana senjata hebatnya?
Masih banyak lagi kelemahan-kelemahan Amerika yang terlupakan oleh film-filmnya. Vietnam, perang Korea, Afganistan dan perang teluk II membuktikan teknologi perang dan sumber daya manusia mereka bukanlah superior. Adapun beberapa kemenangan kecil mereka itu dikarenakan jumlah persenjataan, personil dan dukungan udara yang tidak sebanding dengan musuh-musuh mereka. Sudah dulu ah, capek saya nulisnya hehe......
Ingat prajurit Spartan? Pakaian, asesoris dan jubah mereka serba merah. Ini bermaksud untuk mengkamuflasekan darah mereka sendiri agar tak terlihat sedang terluka di mata musuh. Hal ini dapat diterima karena prajurit Spartan memang salah satu pejuang yang tak terkalahkan. Sebuah menara besar dalam perang klasik dapat menyebabkan teror dan ketakutan bagi musuh dan memaksa musuh untuk menyerah. Nyali bangsa Rusia sudah ciut duluan sebelum berperang ketika melihat para penunggang kuda Mongol yang menyerbu Rusia mengenakan sutra Cina dan membawa senjata-senjata indah.
Parade, seragam megah, foto meriam raksasa di majalah dan artikel di awal abad 19 dan akhir abad 20 menjadi senjata ampuh untuk mempengaruhi fikiran manusia. Ini adalah era penyebaran informasi, meskipun tidak selalu dapat diandalkan tapi telah memberikan pesan moral "Kami lebih baik karena kami lebih ahli dan lebih kuat". Tanpa konflik langsung, ini sudah menjadikan superioritas politik suatu negara atas musuhnya.
Sebagai contoh, misalnya "Trench Destroyer" atau "Penghancur Parit Perlindungan" yang muncul pada sampul majalah Popular Science "The Electrical Experimenter" Amerika Serikat pada Februari 1917. Penulisnya mungkin sudah melihat langsung alat tersebut dan pembuatnya mungkin terobsesi dari kincir raksasa yang dilihatnya di taman, tempat hiburan atau roda traktor pertanian yang pertama. Yang diagungkan dari mesin itu adalah kekuatan offensif yang dahsyat dengan perlindungan maksimal untuk krunya.
![]() |
| Trench Destroyer menjadi headline di majalah sains Amerika |
Sejak tahun 1905 di Jerman, hak paten pada tank yang berbentuk bola lapis baja dengan jendela samping untuk senapan dan senapan mesin telah didaftarkan. Meskipun tank ini belum pernah dibuat, namun ide ini telah menjadi topik serius yang dibahas majalah Popular Science Amerika Serikat pada tahun 1936. Lalu ide ini membuat tertarik para insinyur Amerika untuk membuatnya. Tank tersebut terdiri dari bola bagian dalam tetap dan dua belahan luar berputar dengan grousers yang dikembangkan.
Lengkap dengan detailnya, persenjataan tank ini terdiri dari 3 senjata mesin, satu mengarah kedepan, satu di ujung belahan dan satu di puncak. Knalpot terletak di ruang antara shells, lengkap dengan ventilasi dan tabung oksigen. Sama dengan Jerman, tank ini juga belum pernah dibuat. Karena dari detail pada pandangan pertama tank ini dapat dibuat maka ini kembali membangkitkan gagasan bahwa para pembayar pajak di Amerika Serikat tidak sia-sia.
Ada juga proyek tank lain yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1935 yaitu "Electro Tank" di Institut Teknologi Massachusetts. Untuk digunakan di jalan raya, maka akan digunakan roda tapi bila untuk bergerak lintas negara karena alasan tertentu para desainer lebih memilih "perpetual screws" (Sekrup Abadi?). Hal ini sengaja diumbar ke media massa karena tidak ada tank sebelumnya yang memakai "Sekrup Abadi" ini. Dengan cara ini, tank terkesan mengesankan dan juga menakutkan.
![]() |
| Elektro Tank |
Jadi sebetulnya tank ini adalah sebuah tank dengan meriam air. Di tank ini mengangkut banyak air di dalam tangki khususnya. Ketika aliran air diarahkan pada lawan, segera setelah itu ditembakkan petir buatan dari ratusan juta volt elektron, yang benar-benar membakar semua targetnya. Van de Graaff mampu menghasilkan generator dengan kapsitas 7 juta volt. Hal ini memang mengesankan tapi hanya saja desainernya tidak pernah berhasil meningkatkan jangkauan meriam airnya. Ini juga yang membuat Amerika tidak pernah lagi mengembangkannya.
Majalah Popular Science juga menulis pada tahun 1940 : "Di Los Angeles sebuah model mobil lapis baja raksasa telah dibuat, dipersenjatai dengan 2 senjata 6 inci dan dilindungi dengan lapis baja yang tebal yang dapat melindungi dari peluru dan bom. Upaya-upaya khusus juga dirancang untuk melindungi mesin dan ban. Kecepatannya pun dapat mencapai 105km/jam. Nama kendaraan ini adalah "Traveling Fort" dan diuji oleh Angkatan Darat AS selama empat bulan."
Telah diuji, tapi tanpa hasil, meskipun kendaraan ini memiliki fakta kualitas tempurnya yang menawan. Kembali lagi, dengan ini masyarakat AS telah percaya bahwa merekalah yang paling maju dalam otomotif dan persenjataan perang.
Menariknya itu adalah prinsip yang sama digunakan oleh media Amerika yang menyajikan program Reagan "Star Wars", menakut-nakuti kita dengan "Gas Biner", "Bom Neutron", "Laser" dan kengerian lainnya walaupun semua kenyataannya adalah omong kosong pada waktu itu dan bahkan puluhan tahun setelah itu.
Program dalam fim "Star wars" tidak dapat dilaksanakan, karena bahkan jika komponennya memang sudah bisa dibuat, pelucuran yang sering ke luar angkasa akan menghancurkan seluruh penjuru lapisan ozon Amerika Serikat. Ini berarti dalam beberapa dekade terakhir kita telah banyak ditipu oleh Amerika Serikat dengan persenjataan dan hasil-hasil riset hebatnya. Padahal dalam kenyataannya tidak ada dalam prakteknya Amerika menggunakan senjata-senjata mengagumkan, kecuali Nuklir, tapi ini senjata biasa, bukan senjata kreatif dan saya kira sumber daya manusia Indonesia pun cukup mumpuni dalam hal nuklir utnuk senjata. Ingat perang Teluk kan? Irak berperang sendiri melawan gempuran Amerika beserta puluhan negara NATO lainnya. Apa yang terjadi? Irak lah yang menang. Mana senjata hebatnya?
Masih banyak lagi kelemahan-kelemahan Amerika yang terlupakan oleh film-filmnya. Vietnam, perang Korea, Afganistan dan perang teluk II membuktikan teknologi perang dan sumber daya manusia mereka bukanlah superior. Adapun beberapa kemenangan kecil mereka itu dikarenakan jumlah persenjataan, personil dan dukungan udara yang tidak sebanding dengan musuh-musuh mereka. Sudah dulu ah, capek saya nulisnya hehe......
Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/26/2012April 25, 2012
Pertahanan Indonesia (Update April 2012)
Kunker Anggota Komisi I ke Polandia
Kemenhan: AS Tak Bisa Akses Data Radar di ALKI II
Unsur Satfib Koarmatim Latihan Manuvra L-3
Skadron Udara 12 Latihan Penembakan “Air To Ground”
Northrop Grumman akan Bekerjasama dengan Perusahaan Mitra di Indonesia untuk Membuat Sistem Radar di Darat
Terbangkan Pesawat VIP, TNI AU Rekrut Pilot Sipil
Dua KRI Patroli Bersama Dengan HMAS Pirie di Sekitar Laut Timor
TNI AU Latihan Tempur
Menhan Menyambut Baik Tawaran Pakistan Untuk Kembangkan Kerjasama Industri Pertahanan
Jet tempur JF-17 Thunder produksi bersama China-Pakistan.
Lantamal VII Terima Kapal Patroli Catamaran dari Bakorkamla
Kapal Koarmatim dan Australia Latihan Pemeriksaan di Laut
TNI AU Segera Tempatkan UAV di Lanud Supadio
PT DI-Airbus Military Teken Kontrak Rp2,9 Triliun
Kuker Komisi I DPR RI ke Ceko
Indonesia Beli Dua Helikopter Latih dari Sikorsky
F-16 Latihan Penembakan Roket dan Bom di AWR Pulungan
Delapan Negara Order Pesawat Buatan PT DI
PT DI tuntaskan CN235 pesanan TNI AL tahun ini
TNI AL Menjajaki Helikopter Kapal Selam
Pemerintah Beli 54 Pesawat untuk Memperkuat TNI AL
Malaysia Akan Pesan 32 Panser Rimau PT Pindad
Bakorkamla Luncurkan Kapal Siluman Senilai Rp 60 Miliar
Ekspedisi Khatulistiwa Asah Naluri Tempur Prajurit TNI
200 personel TNI siap ke Lebanon
Indonesia Perlu Waspadai Militer AS di Darwin
UAV akan jadi andalan di perbatasan
RI-China Mantapkan Mekanisme Alih Teknologi Rudal
Pindad Sanggup Produksi Tank Tempur Utama (Main Battle Tank)
Baca selengkapnya
TNI Musnahkan 16.581 Stok Ranjau Darat
Menhan: Indonesia Tambah Tiga Kapal Selam pada 2015
Juwono: Pengadaan Sukhoi Era Megawati Keluar Jalur
Baca Juga Pertahanan Indonesia (Update Maret 2012)
Rangkuman berita pertahanan dan militer Indonesia ini diambil dari berbagai sumber. Rangkuman berita ini di posting oleh ARTILERI setiap akhir bulan antara tanggal 25-31. Kritik dan saran saya terima dengan baik.
25 April 2012, Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo mengatakan, bersama delapan rekannya telah selesai melaksanakan kunjungan kerja selama lima hari di Polandia. Adapun kegiatan yang telah dilakukan selama kunker ke Polandia itu, di antarnya melihat secara langsung industri pertahanan (peluru kendali, helikopter dan pesawat) yang mereka bangun. "Jadi konsen agenda kunker ke Polandia kemarin itu secara garis besar ada dua hal, yaitu ada yang fokus urusan luar negeri dan satu lagi yang konsen dalam urusan industri pertahanan untuk tujuan pengembangan alutsista," ujar Roy kepada Jurnalparlemen.com, Selasa (24/4).
Baca selengkapnyaKemenhan: AS Tak Bisa Akses Data Radar di ALKI II
24 April 2012, Jakarta: Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigjen TNI Hartind Asrin memastikan bahwa kecurigaan akan bocornya informasi pantauan radar ke tangan Amerika Serikat tak akan terjadi. "Amerika Serikat tidak bisa memantau radar itu karena pusat kendalinya ada di sini (Indonesia)," kata dia saat dihubungi Jurnal Nasional, Selasa (24/4).
Baca selengkapnyaUnsur Satfib Koarmatim Latihan Manuvra L-3
24 April 2012, Surabaya: Unsur-unsur Satuan Kapal Amfibi Komando Armada RI Kawasan Timur (Satfib Koarmatim) yang tergabung dalam Gladi Tugas Tempur Tingkat III (L-3), hari ini, Selasa (24/4) bertolak akan melaksanakan latihan manuvra lapangan. Keberangkatkan unsur Satfib Koarmatim tersebut dilepas Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama TNI Djoko Teguh Wahojo di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya.
Baca selengkapnyaSkadron Udara 12 Latihan Penembakan “Air To Ground”
24 April 2012, Pekanbaru: Sebagai salah satu ujung tombak pelaksanaan operasi udara dalam menegakkan kedaulatan wilayah udara di Indonesia, khususnya wilayah Indonesia bagian barat, Skadron Udara 12 Lanud Pekanbaru senantiasa terus berupaya membina kesiapan operasional secara menyeluruh, baik kesiapan Alutsista maupun personel yang mengawakinya.
Baca selengkapnyaNorthrop Grumman akan Bekerjasama dengan Perusahaan Mitra di Indonesia untuk Membuat Sistem Radar di Darat
23 April 2012, Baltimore: Northrop Grumman Corporation menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) pada Seminar Radar Nasional Ke-6 di Bali, Indonesia dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia dan Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk memfasilitasi kerjasama mengenai peluang radar di darat yang tertunda di Indonesia.
Baca selengkapnyaTerbangkan Pesawat VIP, TNI AU Rekrut Pilot Sipil
23 April 2012, Jakarta: TNI Angkatan Udara mengangkat tiga pilot sipil dari Garuda Indonesia untuk ikut bertugas dalam penerbangan militer. Ketiga pilot itu diberikan pangkat militer tituler sebagai Letnan Kolonel Tituler.
Baca selengkapnyaDua KRI Patroli Bersama Dengan HMAS Pirie di Sekitar Laut Timor
23 April 2012, Surabaya: Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmatim yaitu KRI Kakap-811 dan KRI Tongkol-813, melaksanakan patroli laut bersama dengan kapal perang Australia, Her Majesty Australia Ship (HMAS) Pirie-P87 di sekitar laut Timor, Jum’at (20/04). Patroli bersama oleh unsur angkatan laut kedua negara berkaitan dengan kegiatan Patroli Koordinasi Australia Indonesia (Patkor Ausindo) tahun 2012.
Baca selengkapnyaTNI AU Latihan Tempur
23 April 2012, Jakarta: Jajaran Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosek Hanudnas) II melakukan latihan pengamanan udara di wilayah yang berada di jalur alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II.
Baca selengkapnyaMenhan Menyambut Baik Tawaran Pakistan Untuk Kembangkan Kerjasama Industri Pertahanan
Jet tempur JF-17 Thunder produksi bersama China-Pakistan.
![]() |
| Jet tempur JF-17 Thunder |
21 April 2012, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Jumat (20/4), menerima kunjungan kehormatan Chairman of Pakistan Ordnance Factories Board Muhammad Ahsan Mahmood di Kantor Kemhan, Jakarta. Kedatangannya kali ini adalah untuk menjajaki kerjasama di bidang industri pertahanan dan pengadaan Alutsista. Chairman of POF mengundang Menhan untuk mengunjungi Pakistan untuk melihat sendiri industri pertahanan di Pakistan untuk melihat kemungkinan kerjasama yang dapat dikembangkan dari kedua negara. Menhan Purnomo Yusgiantoro menyambut baik tawaran kerjasama tersebut dan menunjuk Sekjen Kemhan untuk mengevaluasi kemungkinan pengembangan kerjasama antara kedua negara.
Saat menerima Mr Muhammad Ahsan Mahmood yang didampingi Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Mr Sanaullah, Menhan Purnomo Yusgiantoro didampingi Sekjen Kemhan Marsdya TNI Eris Herryanto, Ses Baranahan Laksma TNI Ir Antonius Djoni Gallaran MM, dan Kapuskom Publik Kemhan Brigjen TNI Hartind Asrin.
Sumber Lantamal VII Terima Kapal Patroli Catamaran dari Bakorkamla
20 April 2012, Kupang: Acara serah terima kapal patroli tipe Catamaran 1202 dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VII Kupang, Selasa (17/04). Penandatanganan Berita Acara kapal Patroli Catamaran dilaksanakan di ruang kerja Danlantamal VII Laksma TNI Karma Suta,SE dengan Letkol Laut (P) Atmu Edi selaku Kasub bag Ops Bakorkamla yang disaksikan oleh Wadan Lantamal VII Kolonel Laut (P) Ketut Arya Budana SE, para Asisten dan Komandan Satkamla Lantamal VII Mayor Laut (P) Yudhoko Timuryanto.
Baca selengkapnyaKapal Koarmatim dan Australia Latihan Pemeriksaan di Laut
19 April 2012, Surabaya: Dua kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu KRI Kakap-811 dan KRI Tongkol-813 dari jajaran Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan Timur (Satrol Koarmatim), melaksanakan latihan bersama pemeriksaan di laut dengan kapal perang Australia Her Majesty Australia Ship (HMAS) Pirie-P87, saat ketika kapal tersebut sedang bersandar di Dermaga Pelabuhan Umum Tenau, Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/04). Masing-masing kapal menerjunkan satu tim pemerika di laut Visit Boarding Search And Seizure (VBSS) dalam gladi tersebut.
Baca selengkapnyaTNI AU Segera Tempatkan UAV di Lanud Supadio
Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I, Marsekal Muda (Marsda) TNI Bagus Puruhito (tiga kiri), didampingi Danlanud Supadio, Kolonel Penerbang Kustono (dua kiri), menyaksikan tarian penyambutan khas Dayak saat tiba di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Kamis (19/4). Dalam kesempatan tersebut, Marsda TNI Bagus Puruhito menyatakan TNI AU akan segera menempatkan satu skadron pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) di Lanud Supadio, guna memperkuat pertahanan keamanan udara wilayah NKRI di Kalbar, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. (Foto: ANTARA/Jessica Helena Wuysang/Koz/mes/12)
Baca selengkapnyaPT DI-Airbus Military Teken Kontrak Rp2,9 Triliun
18 April 2012, Jakarta: PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akhirnya menandatangani kerja sama dengan Airbus Military. Kontrak kerja sama senilai US$325 juta (sekitar Rp2,98 triliun) itu diharapkan membuat PT DI lebih kompetitif dalam industri pesawat terbang.
Baca selengkapnyaKuker Komisi I DPR RI ke Ceko
Delegasi Komisi I DPR RI, meninjau industri militer Ceko, MPI yang sedang melakukan perbaikan main battle tank T72 di kota Pardubice. Industri militer Ceko memiliki hasil produksi dengan kualitas negara maju dan harga yang terjangkau. (Foto: KBRI Praha)
18 April 2012, Praha: Dalam rangka melakukan kunjungan kerja ke Republik Ceko, Delegasi Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Agus G. Kartasasmita mengunjungi beberapa Industri Strategis di Wilayah Ceko, antara lain: MPI Excallibur yang memproduksi senjata artileri dan Main Battle Tank (MBT), Perusahaan radar “Eldis” yang produknya telah digunakan oleh beberapa bandara Indonesia serta perusahaan senjata dan amunisi “CZ”. “Ternyata kami menemukan banyak alternatif pengadaan alutsista dengan kualitas dan harga yang bersaing bagi upaya modernisasi Indonesia selama kunjungan di Republik Ceko ini”, Demikian pernyataan ketua Delegasi disela-sela kunjungan tersebut. Dalam pertemuan dengan perusahaan-perusahaan tersebut, Delegasi DPR RI juga mendorong penggunaan local content dan kerjasama alih teknologi dengan perusahaan Indonesia.
SumberIndonesia Beli Dua Helikopter Latih dari Sikorsky
18 April 2012, Stratford: Sikorsky Aircraft mengumumkan telah menjual dua helikopter ringan S-300C™ dengan opsi lebih dari empat unit helikopter, ke IPTN North America, anak perusahaan PT Dirgantara Indonesia. Helikopter akan digunakan TNI AD untuk melatih lebih dari 100 pilot baru dalam beberapa tahun kedepan.
![]() |
| sikorsky-s-300c_2 |
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pada Maret 2012, akan meningkatkan jumlah helikopter militer, dan membutuhkan helikopter latih untuk melatih para pilot baru. Helikopter diharapkan diserahkan akhir 2012.
SumberF-16 Latihan Penembakan Roket dan Bom di AWR Pulungan
18 April 2012, Madiun: Di atas ketinggian 4000-4500 feet dengan kemiringan 10-30 derajat, pesawat tempur F-16/Fighting Falcon yang dioperasionalkan oleh Skadron Udara 3, selama empat hari kedepan mengadakan latihan penembakan Air Weapon Range (AWR), Pulung, Ponorogo.
Baca selengkapnyaDelapan Negara Order Pesawat Buatan PT DI
18 April 2012, Bandung: PT Dirgantara Indonesia menerima pesanan pembuatan 37 unit pesawat jenis CN 235 dari delapan negara. Selain itu juga PT DI mendapatkan orderan lima unit pesawat sejenis dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL)
Baca selengkapnyaPT DI tuntaskan CN235 pesanan TNI AL tahun ini
17 April 2012, Bandung: PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan menyelesaikan lima pesawat CN235 pesanan TNI Angkatan Laut (AL) tahun ini.
Baca selengkapnyaTNI AL Menjajaki Helikopter Kapal Selam
17 April 2012, Bandung: Komandan Pusat Penerbang TNI Angkatan Laut (Penerbal) Laksamana Pertama TNI Sugianto menyatakan masih terus menjajaki jenis helikopter anti kapal selam yang akan memperkuat jajaran TNI dalam melakukan pengawasan perairan Indonesia. Diberitakan TNI AL tertarik mengakuisisi SH-2 Sea Sprite. Helikopter jenis ini sudah dipensiunkan oleh AL AS dan ditolak digunakan oleh AL Australia.
Baca selengkapnyaPemerintah Beli 54 Pesawat untuk Memperkuat TNI AL
17 April 2012, Surabaya: Pemerintah berencana membeli 54 pesawat untuk menambah kekuatan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal). Pesawat tersebut terdiri atas jenis sayap tetap (fixed wing) dan sayap berputar/helikopter (rotary wing).
Baca selengkapnyaMalaysia Akan Pesan 32 Panser Rimau PT Pindad
16 April 2012, Kuala Lumpur: Malaysia akan memesan 32 buah panser Anoa dari PT Pindad. Oleh Malaysia, Anoa itu diberi nama Rimau yang berarti harimau dalam bahasa Melayu dan kesepakatan dengan pihak negara tetangga tersebut sudah pada tahap akhir.
Baca selengkapnyaBakorkamla Luncurkan Kapal Siluman Senilai Rp 60 Miliar
16 April 2012, Batam: Jika tidak ada aral melintang, Rabu (25/4/2012) mendatang, Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) Republik Indonesia akan meresmikan pengoperasian sebuah kapal patroli pertama yang berukuran 48 meter.
Baca selengkapnyaEkspedisi Khatulistiwa Asah Naluri Tempur Prajurit TNI
15 April 2012, Jakarta: Ekspedisi Khatulistiwa di Pulau Kalimantan diharapkan dapat mengasah dan melatih naluri tempur prajurit TNI.Kegiatan yang akan berlangsung hingga 17 Juli mendatang itu terbagi dalam empat koordinatoriat.
Baca selengkapnya200 personel TNI siap ke Lebanon
13 April 2012, Jakarta: 200 personel TNI dari berbagai korps dalam Kontingen Garuda XXVI-E2 siap diberangkatkan ke Lebanon untuk bergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB selama setahun di sana. Sejak dasawarsa '60-an, Indonesia telah mengirimkan puluhan kontingen dalam Pasukan Perdamaian PBB di berbagai medan di seluruh dunia.
Baca selengkapnyaIndonesia Perlu Waspadai Militer AS di Darwin
12 April 2012, Jakarta: Posisi Indonesia diyakini bukan sebagai mitra strategis bagi Amerika Serikat dan Australia. Karena itu, penempatanpasukanMarinir Amerika Serikat di Darwin patut diwaspadai dapat mengganggu kedaulatan bangsa dan negara.
Baca selengkapnyaUAV akan jadi andalan di perbatasan
10 April 2012, Jakarta: Wahana udara tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) akan semakin diefektifkan pemakaiannya, terutama di kawasan perbatasan negara. Penetapan pada wahana ini menjadi salah satu strategi pertahanan negara oleh pemerintah.
Baca selengkapnyaRI-China Mantapkan Mekanisme Alih Teknologi Rudal
10 April 2012, Beijing: Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat China terus memantapkan mekanisme alih teknologi teknologi untuk produksi bersama peluru kendali (rudal) C-705 yang akan digunakan TNI Angkatan Laut.
Baca selengkapnyaPindad Sanggup Produksi Tank Tempur Utama (Main Battle Tank)
Baca selengkapnya
TNI Musnahkan 16.581 Stok Ranjau Darat
4 April 2012, Yogyakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah memusnahkan 16.581 stok ranjau darat yang tersimpan dalam gudang senjatanya, kata Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri Febrian Ruddyard.
Baca selengkapnyaMenhan: Indonesia Tambah Tiga Kapal Selam pada 2015
4 April 2012, Serang (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, Indonesia akan menambah tiga kapal selam dari dua yang sudah ada saat ini dalam upaya pengamanan wilayah laut Indonesia.
Baca selengkapnyaJuwono: Pengadaan Sukhoi Era Megawati Keluar Jalur
2 April 2012, Jakarta: Mantan Menteri Pertahanan, Juwono Sudarsono angkat bicara mengenai kabar bermasalahnya pengadaan tujuh pesawat Sukhoi pada era Presiden Megawati Sukarnoputri lalu.
Baca selengkapnyaBaca Juga Pertahanan Indonesia (Update Maret 2012)
Rangkuman berita pertahanan dan militer Indonesia ini diambil dari berbagai sumber. Rangkuman berita ini di posting oleh ARTILERI setiap akhir bulan antara tanggal 25-31. Kritik dan saran saya terima dengan baik.
Efran Syah
ARTILERI Updated at: 4/25/2012

4/28/2012






































































