;

March 24, 2012

Pistol Revolver Belati Presiden Peru


Revolver belati
Ini adalah pistol dan juga merupakan sebuah belati yang terbungkus dalam sebuah "peti mati" yang indah. Pistol revolver belati ini khusus dibuat oleh perusahaan Perancis Lefauchaux Casimer & Eugene pada tahun 1870 untuk presiden ke-19 Peru Jose Balta. Saat ini pistol tersebut dilelang oleh RIA-Rock Island Auction. Jose Balta digulingkan dan ditembak mati oleh Thomás Gutiérrez, seorang menteri pertahanan di kabinetnya sendiri. Empat hari kemudian, Tomás Gutiérrez menjalani hukuman gantung.

Pistol ini sangat unik untuk ukuran sebuah revolver buatan Perancis. Terlihat di gambar, ini bukan hanya sebuah pistol revolver tapi juga  sebuah belati. Jose Balta lahir di kota Lima, Peru pada 25 April 1814. Dia adalah seorang prajurit dan politikus yang menjadi presiden Peru yang ke-19 pada tahun 1868-1872, tahun yang sama dengan kematiannya.

Jose Balta
Pada usia 16 tahun, Jose Balta masuk ke Akademi Militer dan lulus 3 tahun kemudian dengan pangkat sersan. Di usia 38 tahun dia berpangkat kolonel. Selama rentang tahun 1830-an ia bergabung dengan tokoh-tokoh pergerakan untuk restorasi kala itu antara lain Luis Jose de Orbegoso dan Felipe Santiago Salaverry. Pada tahun 1865 ia membantu Mariano Ignacio Prado untuk memperebutkan kursi kepresidenan. Pada tahun 1867 giliran Jose Balta pula yang menggulingkan Prado.

Sebagai presiden Peru, ia membangun kemabali hukum-hukum konstitusional dan membuat proyek-proyek besar dengan untuk perbaikan nasional. Tapi apa yang terjadi malah sebaliknya, pemerintahan Peru tenggelam dalam hutang akibat banyaknya pengeluaran "mewah" di masa pemerintahannya. Akhirnya Jose Balta digulingkan dan ditembak oleh anggota kabinetnya sendiri yaitu Thomás Gutiérrez.

Revolver belati
Panjang pisau pistol ini adalah 10 3/8 inci, dengan lapisan emas ricasso 18 karat dan memiliki ukiran unik. Tertulis di situ "JB/28 Julio 1870". Dan ada tulisan tersamar "Alfredo Herouard/Lima". Pistol ini dihiasi dengan berbagai ukiran indah, kebanyakan bermotif bunga.

Dibalik pisau ada portal terbuka yang berlapis emas dan pegangan berukir yang terbuat dari kuningan di bagian belakang. Kapasitas pistol ini adalah 6 peluru. Laras pistol 3 1/4 inci dipasang di sisi kanan belati. Bagian atas laras tertulis "E.Lefaucheux BTE a Paris" (nama perusahaan pembuat). Loading Gate dipasang di sisi kanan frame dan ejektor dipasang pada bagian depan frame dan memutar ke arah laras jika tidak digunakan. Pistol dapat beraksi secara single maupun double.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/24/2012

March 23, 2012

Cara Monetize Blog - Inilah caraku


Kali ini saya posting sesuatu yang bener-bener gak nyambung dengan tema blog ini. Bagi beberapa pengunjung setia blog ini mungkin pernah mengamati iklan di blog ini selalu berganti-berganti. Maksud saya program iklannya yang gonta-ganti terus. Ya, saya memang tidak konsisten soal ini. Bukan karena tidak mendapatkan earning dari iklan-iklan tersebut, tapi saya cuma suka gonta-ganti saja. Jika iklannya dirasa tidak keren, ya saya copot atau ganti. Maklum, nyubi yang bagai air di daun talas.

Kebanyakan saya memakai PPC luar negeri karena saya rasa isi iklannya lebih baik ketimbang PPC dalam negeri. Belum terfikir untuk memasang PPC dalam negeri, karena iklan-iklannya itu lho yang terlalu wah, menghanyutkan dan menggelora hehe... Kembali lagi ya, earning memang saya perhitungkan tapi saya lebih mementingkan pada bagaimana tampilan iklannya. Apakah enak dilihat, cukup relevan dengan isi blog atau tidak.


Oh iya, tak lupa saya meminta maaf kepada pembaca blog ini karena blog ini sejak 2 bulan lalu saya pasangi iklan. Pembaca mungkin sedikit terganggu dengan hal ini. Selain Google Adsense, menurut saya Luminate lah yang terbaik bagi blog ini. Cukup banyak yang klik iklannya. Traffic dari Indonesia masih dihargainya walaupun harga 1 kliknya terbilang kecil yaitu kisaran 250-400 rupiah, Kalau traffic dari US dan CA (kanada) lebih dari situ nilai kliknya tapi tetap tidak sampai 1000 rupiah perkliknya. Entah datang darimana traffic dari US (20% dari seluruh visitor) ke blog ini. Tau darimana harga perkliknya? Aku pernah test klik sendiri pake software ip address (ketahuan hehe). Hati-hati fren, jangan suka klik sendiri iklan di blog kamu pake sembarang software ip address, bisa kebaca tuh sama robotnya ntar dibanned lagi pas PO.

Tahu kan dengan Luminate? itu tuh iklan yang muncul pada gambar posting di blog ini. Nggak saya pasang lagi karena saya kira cukup mengganggu view dari gambar walau earningnya lumayan buat beli permen hehe...

PAK-FA T50
Beberapa hari lalu saya juga copot iklan dari Adengage karena iklannya gak variatif, kebanyakan (untuk traffic Indonesia) iklannya dari situs video streaming. Nah kalau yang satu ini banyak yang klik. Tahu gak nilai perkliknya untuk traffic dari Indonesia? ya, Rp.50-100 rupiah haha... Aku pernah sehari dapet 75 klik dan kulihat konversinya ternyata cuma 6000 rupiah. Ya nggak apa-apalah, happy blogging saja.

Terakhir saya pakai Projectwonderful (PW) di blog ini. Ini bukan PPC tapi jual beli space iklan di blog dengan sistim bid. Jika saya pasang terus mungkin harga bid space iklan di blog ini naik terus. Mungkin.. mungkin.. mungkin... Tapi iklan-iklannya kebanyakan gak enak dilihat, selain kulihat sendiri di blog saya, iklan-iklannya juga saya cek pada situs publisher terkenal lainnya yang memasang program ini. PW nggak seperti Buysellads (ditolak hehe..) yang lebih keren, bagi saya PW adalah jaringan komunitas antar membernya yang saling pasang Iklan. Wajar kalau iklannya banyak yang jelek, bikinan personal.

PAK-FA T50
Dalam rentang waktu 2 bulan, bukan hanya beberapa, tapi sudah puluhan vendor CPC/CPM yang nongol di blog ini dengan berbagai macam iklannya hehe.. Total earning seluruhnya hitungan kasarnya mungkin mencapai 300 ribuan. Wajarlah, nih blog trafficnya masih kecil. Itu bukan pada 1 program iklan, tapi bermacam-macam dan berbagai-bagai :). Di program A ada 5000 rupiah, di program B ada 7000 rupiah, di program C ada 15000 rupiah dan seterusnya. Tapi yang terbanyak adalah pada Luminate dan Adengage.

Adhitz juga langsung saya copot karena iklan judi bolanya sering nongol (sok alim dot kom) dan iklan-iklan lainnya juga gak relevan. Oh iya, kemarin ada yang bikin aku tertawa. Aku buka Intergi dan daftar disana. Alexa ranknya cukup bagus, 20 ribuan. Sepertinya iklan-iklannya adalah game-game keren dan entertainment lainnya. Saya fikir ini cukup bagus untuk dipasang di blog ini. Setelah pendaftaran saya konfirmasi, pihak Intergi mengatakan akan mereview blog saya. Trus beberapa detik dari situ ada surat masuk yang isinya :"Thank you for your interest in Intergi. Unfortunately, we do not feel there is a fit within our network for your company at this time.". Gila, sadis amat. Nggak ada basa-basi haha......

PAK-FA T50
PAK-FA T50
PAK-FA T50
Sekarang saya cuma pasang iklan dari Speedyads, kita lihat saja nanti apa kelanjutannya. Banyak iklan yang nggak relevan dengan blog ini jadi saya nggak sreg. Sebenarnya yang saya harapkan itu adalah Google Adsense. Seandainya diterima, saya mungkin gak akan pasang iklan-iklan lainnya, karena iklan-iklan dari Google Adsense terlihat relevan dengan isi blog. Tapi permohonan Adsense saya digantung sama eyang Google. Direject enggak, di approve juga enggak. Katanya sih pemberitahuannya dalam 4 hari kerja sejak review pertama, tapi ini sudah berminggu-minggu.

Ya, inilah sekelumit unek-unek saya tentang memonetize blog yang baru seumur jagung ini. Kemarin pengen beli domain ternyata Artileri dot kom sudah ada yang punya. Situsnya nganggur sih dan lagi dijual tapi harganya gak pas dengan kantongku. Entar deh fikir-fikir lagi nama domainnya yang masih available. Kalau bisa ya cuma 1 kata dan berakhiran com. Thanks sudah menyimak

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/23/2012

March 22, 2012

Pengenalan Senjata Laras Panjang

Ada baiknya kita perlu untuk mengenal jenis-jenis dari senjata api. Mulai dari bentuk, kaliber, keakuratan dan apakah senjata api tersebut otomatis atau bukan. Untuk apa? Pepatah mengatakan "Tak kenal maka tak sayang", nggak nyambung ya hehe...

Sudah, jangan terlalu difikirkan pepatahnya. Nah dibawah ini ada 10 jenis senjata api usang laras panjang yang beberapa diantaranya masih banyak beredar di dunia, termasuk di Indonesia. Katanya sih senjata-senjata di bawah ini adalah top ten terbaik dari seluruh senjata laras panjang yang pernah dibuat.


1. AK-47
Produksinya lebih dari 75 juta unit di seluruh dunia. AK-47 (Automatic Kalashnikov) adalah senjata api legendaris yang mungkin memberi kerusakan paling mematikan daripada seluruh senjata api apapun. Dibuat dengan desain yang sama dengan StG.44, AK-47 diisi dengan peluru 7.62 mm dan dibuat dari bagian yang dirakit. Selain harganya murah dan teknologi pembuatannya cukup simpel, AK-47 mudah digunakan, dirawat dan “kebal” terhadap kondisi yang bisa merusak senjata lainnya seperti air, debu, pasir atau benturan. Akurasinya tidak terlalu bagus, tapi AK-47 menggantinya dengan kemampuannya melepaskan serangan mematikan atau serangan sporadis yang dahsyat.


Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Soviet Union
Caliber: 7.62 x 39 mm (.30 inch) Cartridge Capacity: 30 rounds Muzzle Velocity: 2,329 feet per second
Rate of Fire:600 rounds per minute


2. M16
Walaupun butuh waktu lama untuk mengatasi masalah kemacetan senapan sewaktu latihan bertempur di awal 1960, M16 membuktikan kehandalannya lewat akurasi, penanganan, masa pakai, serta keefektifan dalam perang. Senapan M16 memuaskan petinggi militer AS untuk mengembangkan senapan serbu yang ringan untuk menggantikan M1 dan M14. Fitur inovatifnya meliputi bahan campuran plastik dan logam ringan, sistem reload yang mudah dan penggunaan peluru kaliber 5.56mm.


Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 5.56 x 45 mm (.223 inch)
Cartridge Capacity: 20-30 round
Muzzle Velocity: Approximately 3,281 feet per second
Rate of Fire: 700-950 rounds per minute


3. Lee-Enfield SMLE
Senapan standar infantri Inggris dari Perang Dunia I hingga krisis Suez, Lee-Enfield SMLE membangun reputasinya dari akurasi, kehandalan, serta jumlah tembakan per menit yang fenomenal. Magazinnya membawa 10 peluru, jumlah terbanyak dari senapan apapun di 50 tahun awal abad 20. Bolt actionnya terkokang saat menutup, dan kepala larasnya mencegah debu dan lumpur masuk ke dalam senapan. Di tangan tentara yang terlatih dengan baik, Lee-Enfield bisa melakukan apa yang disebut “mad minute” yaitu, 30 peluru menembak target pada jarak 200 meter dalam satu menit. Jumlah tembakan yang menandingi senapan semi otomatis modern.


Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United Kingdom
Caliber: 7.7 x 56 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 10 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,438 feet per second
Rate of Fire: 15-20 rounds per minute


4. M1 Garand
Diadopsi oeh angkatan bersenjata AS pada tahun 1936, M1 Garand terbukti menjadi senapan yang tangguh 5 tahun kemudian. Jendral Patton mengatakan di akhir Perang Dunia II M1 Garand adalah peralatan perang paling hebat yang pernah diciptakan. Walaupun terdapat sedikit cacat, tidak diragukan lagi M1 Garand adalah senapan semi otomatis pertama yang sukses dan akurasi M1 Garand mendominasi medan perang. Lebih dari 6 juta senapan dibuat pada masa itu dan dihentikan masa tugasnya di akhir 1960.


Type: Semiautomatic Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 8 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,838 feet per second
Rate of Fire: 30 rounds per minute


5. FN FAL
Terinspirasi oleh StG.44, Pabrik senjata Belgia, Fabrique Nationale (FN) mengembangkan FAL yang pelurunya sama dengan StG.44. Namun ketika NATO mengeluarkan kebutuhan peluru standar 7.62 mm, FN merombak desainnya dan membuat senapan yang bisa diisi banyak peluru dan kuat. FN FAL dengan segera menjadi senjata klasik selama perang dingin, digunakan oleh 50 negara biarpun FAL susah ditembakkan bila menggunakan mode full auto. Senapan ini memberikan pelayanan bagus pada tentara Australia pada perang Vietnam, pada tentara Israel selama perang 6 hari dan digunakan oleh Inggris dan Argentina pada perang Falklands.


Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Country of Origin: Belgium Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch) Cartridge Capacity: 20 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 650-700 rounds per minute


6. Mauser K98k CARBINE
Pertama kali diproduksi pada akhir abad 19, Mauser 98 adalah gabungan sempurna dari inovasi senapan yang berlangsung di akhir abad 19: serbuk mesiu tanpa asap, bisa diisi dengan magasin, dan terutama, fitur “bolt action” dimana menjadi dasar senapan berburu pada jaman sekarang. Model aslinya digunakan selama perang dunia 1 dan menghasilkan efek yang besar, tetapi ketika Jerman mulai mempersenjatai ulang pada tahun 1930-an, senapan 98 mendapat upgrade yang membuat lenih ringan dan lebih mudah dibidik. Walaupun tidak dapat dihindari bahwa senjata ini dikalahkan oleh senapan otomatis, senapan ini bertahan sebagai senjata terbaik sepanjang masa.


Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 57 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,822 feet per second
Rate of Fire: 10-15 rounds per minute


7. Steyr AUG
Mencari senjata yang lebih mirip di film-film sains fiksi, “cacat” paling serius dari Steyr AUG adalah bentuknya yang menakuti pembeli potensial setalah dikenalkan tahun 1977. Dalam konfigurasi “Bull-pup” yang radikal ini, hampir semua sistemnya berada di belakang pelatuk, dan hasilnya adalah senjata yang ringkas dan mudah digunakan.


Type: Semi or Fully Automatic Bull-Pup Assault Rifle
Country of Origin: Austria
Caliber: 5.56 x 45 mm (.22 inch)
Cartridge Capacity: 30 and 42 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 3,084 feet per second
Rate of Fire: 650 rounds per minute


8. 1903 Springfield
Performa buruk pada senapan Norwegia Krag-Jorgensen yang dipakai tentara AS pada perang Amerika-Spanyol membuat para perancang senjata mencari lagi senjata standar infantri. Mereka “meminjam” senapan Jerman, 7mm Mauser, menambah sedikit modifikasi, dan menciptakan senapan yang bermagasin, yang secara fenomenal menambah akurasi. 1903 dengan cepat mendapat reputasi sebagai senjata api yang akurat dan kuat - pada perang di hutan Belleau pada tahun 1918, Marinir AS bersenjatakan 1903 Springfield memotong serangan balasan musuh dari jarak 700-800 yards. Senapan ini terus digunakan pada Perang dunia II, perang Korea, bahkan sebagai senapan sniper pada perang Vietnam.


Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 10 rounds per minute


9. Sturmgewehr 44/STG 44
Jerman sudah lama tidak berperang dengan Rusia ketika menjadi jelas bahwa pasukan infantri Jerman bersenjatakan “bolt action Mausers” tidak mendapat posisi baik dalam pertempuran melawan senjata otomatis Rusia . Sebagai jawabannya, para pengembang senjata Jerman datang dengan senjata baru yang revolusioner, yang disebut “senapan serbu/ assault rifle (terjemahan langsung dari kata Sturmgewehr). kunci kesuksesan senjata ini terletak pada peluru 7.92 mm yg memungkinkan tembakan otomatis dan efektif. Para tentara juga bisa membawa lebih banyak amunisi. Biarpun kehadirannya sudah terlambat untuk membalikkan keadaan Jerman yang sudah kalah, tetapi senjata ini adalah inovasi baru pada jamannya.


Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 33 mm
Cartridge Capacity: 30 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,133 feet per second
Rate of Fire: 500 rounds per minute


10. M14
Di akhir Perang Dunia II, dengan peleton infantri Amerika membawa 4 senjata berbeda dan juga 4 tipe amunisi berbeda.Angkatan bersenjata AS memutuskan mengembangkan sebuah senjata yang bisa melakukan banyak tugas. Hasilnya adalah M14. Pertama kali digunakan pada tahun 1957, senjata baru yang akurat ini mempunyai “stopping power” yang bagus dengan peluru standar NATO 7.62mm. digunakan secara besar-besaran di Vietnam, para tentara menyukai kekuatan dan akurasi tetapi bermasalah dengan berat senjata dan amunisi. Tidak lama, senjata ini digantikan dengan M16 yang lebih ringan. Tetapi beberapa garis depan tetap memakainya, terutama untuk sniper rifle.



Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch)
Muzzle Velocity: Approximately 2,799 feet per second
Rate of Fire: 700-750 rounds per minute
----------------------------------------------------------

Artikel ini sudah banyak beredar di dunia blogger. Soal karakteristik rate of fire dari beberapa senjata diatas saya agak skeptis. Ya boleh saya katakan kurang akurat. Misalnya antara Ak-47 dan M-16, diatas disebutkan rate of fire M-16 lebih tinggi dari AK-47. Setahu saya rate of fire AK-47 lah lebih tinggi dari M-16, ini terlepas dari versi berikutnya dari masing-masing senjata. Kalau dari segi keakuratan, Ak-47 memang kalah dari M-16.  Dan satu lagi, yang no 10 (M-14) koq rate of firenya tinggi amit, itukan senapan jadul hehe.... Masa AK-47 kalah sama dia. Lagipula tipenya lebih condong ke sniper, bukan senapan serbu.

Ya sudah, kalau kepengen cari sendiri keakuratannya sama eyang Google ya. Ane lagi males nyarinya. Cuma copas dari tetangga he.. Ntar deh ane benahi lagi.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/22/2012

March 20, 2012

Laskar-Laskar Perang Terbaik Dalam Sejarah


5. Aztec
ilustrasi pengorbanan yang dilakukan suku Aztec
Prajurit/tentara suku Aztec terkenal kejam dalam pertempuran. Mereka biasanya menggunakan pakaian yang meniru binatang seperti elang atau jaguar. Senjata yang biasa mereka gunakan tergolong senjata primitif yaitu clubs (semacam gada) dan busur, tapi sangat efektif apabila mereka yang menggunakannya. Mereka adalah prajurit-prajurit yang tak "takut" mati. Ketika mereka telah bertemu dengan musuhnya, maka mereka bersumpah untuk tidak meninggalkan medan perang apapun kondisinya. Mereka akhirnya dikalahkan oleh bangsa Spanyol dengan senjata yang jauh lebih modern. Tapi mereka tetaplah sebuah kerajaan besar karena pejuang-pejuang mereka adalah memang pejuang besar.


4. Laskar Mongol
ilustrasi laskar Mongol
Dunia menganggap bangsa Mongol adalah bangsa barbar dan biadab. Tidak hanya mendominasi Asia, mereka juga mendominasi Eropa. Pasukan berkuda mereka begitu ditakuti oleh bangsa lain. Dipimpin oleh Jenghis Kahn, salah seorang komandan militer terbesar dalam sejarah. Bangsa Mongol sangat disiplin dan ahli menggunakan panah ketika berkuda. Mereka menggunakan bususr komposit yang dapat menembuh baju zirah/besi dan mereka cukup ahli dalam menggunakan pedang dan tombak. Mereka adalah ahli perang psikologis, intimidasi dan pernah membangun sebuah imperium terbesar di dunia yang pernah ada.


3. Mamluk
ilustrasi Mamluk
Laskar Mamluk kebanyakan terdiri dari para budak yang masuk Islam yang melayani khalifah umat muslim dan sultan Ayyubiyah pada abad petengahan. Seiring waktu, mereka menjadi sebuah kesatuan militer yang kuat dan berkali-kali mengalahkan Tentara Salib. "Bagai rahib di malam hari, dan bagaikan singa siang hari" itulah laskar Mamluk. Bukan hanya menguasai taktik kavaleri, menunggang kuda, memanah dan pengobatan tapi mereka juga memiliki kemurahan hati, etika dan nilai-nilai sosial agama yang tinggi.


2. Legiun Romawi
ilustrasi Legiun Romawi
Merupakan tulang punggung dari kekaisaran Romawi untuk menuju sebuah kekuatan yang tak tertandingi baik untuk ukuran jumlah maupun kualitas. Mereka adalah prajurit infanteri dengan baju besi dan perisai. Mereka adalah ahli pedang dan tombak yang mereka kombinasikan penggunaannya bersama dengan perisai. Secara ekonomi, para prajurit Romawi tergolong mapan dan hidup dalam kecukupan. Mereka mampu membuat senjata terbaik dari logam-logam kualitas tinggi. Mereka disiplin, ahli membuat dan menggunakan senjata dan memiliki strategi perang yang hebat.


1. Apache
Geronimo dan sahabatnya (Apache Modern)
Indian Apache bagai ninja dari Amerika. Secara tiba-tiba mereka dapat berada di belakang anda lalu menggorok leher anda tanpa anda sadari. Senjata mereka tergolong primitif yaitu menggunakan kayu dan tulang. Mereka juga adalah ahli menggunakan pisau di dunia, juga ahli dalam mengayunkan dan melemparkan kapak. Akibat tekanan dan dikucilkan oleh pendatang terutama intimidasi dari militer Amerika, mereka akhirnya terus melakukan teror di Amerika Serikat dan militer sangat kesulitan untuk menghentikan aksi-aksi mereka. Tekhnik perang gerilya yang diutamakan mereka yaitu "hit and run".


Nb : Urutan bukan menunjukkan tingkatan


Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/20/2012

March 19, 2012

AS Mungkin Serang Iran Dengan "Senjata Besar" Baru - Info Resmi Pentagon


Bila memang terjadi serangan terhadap Iran, Amerika Serikat mungkin akan menggunakan 13,6 ton bom bunker bluster terhadap Iran. Dikutip dari seorang petinggi Angkatan Udara AS Letjen Herbert Carlisle, kamis lalu.

"The Massive Ordnance Penetrator adalah sebuah senjata besar". Selama ini kami terus berusaha meningkatkan kemampuannya. Kemampuannya sudah cukup baik tapi kami akan terus membuatnya menjadi lebih baik lagi", kata Carlisle. "Ini ada dalam gudang persenjataan kami dan akan kami gunakan jika kami membutuhkannya dalam skenario apapun".

Berbicara di sebuah konferensi mengenai pertahanan AS, Carlisle mengatakan bom tersebut adalah "a great weapon" yang dirancang khusus untuk menyerang dan menaklukkan negara-negara yang memiliki fasilitas nuklir bawah tanah seperti Iran. Menurut Carlisle, bom seberat 13,6 ton tersebut mampu menghancurkan sebuah bunker beton dengan kedalaman 65 meter.

Pentagon
Pembangunan dan pengembangan konferehensif program nuklir Iran telah memicu kemarahan Amerika Serikat dan Israel. Ditambah dengan cara-cara diplomatik AS soal program nuklirnya yang terkesan diabaikan Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan National Journal kamis lalu, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengatakan bahwa AS akan bertindak lebih jauh ketimbang Israel dalam hal serangan terhadap Iran.

"Jika Israel menyerang Iran, tidak ada yang meragukan dampak kehancuran bagi Iran. Tapi jika kami menyerang Iran, maka kami akan memberikan neraka bagi mereka" lanjut Panetta.

Negara barat dan Israel selama ini mecurigai Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir. Tapi Iran membantah hal ini, bahwa program nuklir ini adalah untuk tujuan damai.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/19/2012

March 18, 2012

Rusia Meminta Cina Agar Tidak Mengkloning Sukhoi SU-35 Fighter


Rusia telah siap untuk menandatangani kontrak dengan Cina untuk memasok 48 pesawat tempur multiperan Sukhoi SU-35. Namun rusia mengajukan sebuah permintaan. Moskow menuntut jaminan bahwa pesawat SU-35 tersebut tidak akan dikloning oleh Cina untuk dijual.

Sukhoi SU-35
Jumlah transaksi tersebut mencapai 4 miliar dolar atau sekitar 85 juta dolar per unit. Jika kontrak tersebut resmi ditandatangani, maka itu akan menjadi kontrak pembelian senjata terbesar dari dekade terakhir.

Pihak Rusia bersikeras untuk menetapkan jaminan hukum untuk hak kekayaan intelektual untuk melindungi kloning SU-35 oleh Cina dn untuk mencegah penjualan kloning SU-35 kepada pihak ketiga.

Sebelumnya memang telah terjadi sebuah preseden. Pesawat tempur Cina J-10 adalah kloning dari SU-27 dan J-11 adalah analog dari SU-30. Menurut para ahli, Cina banyak membeli pesawat tempur fighter baru adalah untuk memperoleh akses ke teknologi pesawat tempur terbaru Rusia. Tetapi dalam hal ini sangat sulit untuk melacak kepatuhan Cina.

Sukhoi SU-27 (Indonesia)
J-10
Sukhoi SU-30
J-11
SU-35 mampu terbang dengan kecepatan 2500 km/jam. Dipersenjatai dengan senjata kaliber 30mm, memiliki 12 titik suspensi persenjataan, temasuk rudal dan bom.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, anggaran militer Cina melebihi 100 miliar dolar. Hal ini dikemukakan oleh Perdana Menteri Cina Wen Jiabao ketika dalam pidato laporannya 5 Maret lalu.

Pengeluaran militer sebesar 670 miliar Yuan atau sekitar 106,4 miliar dolar telah disetujui oleh organ tertinggi Cina yaitu Kongres Rakyat Nasional. Pada 2012, pengeluaran untuk pertahanan meningkat sebesar 11,2 persen dibandingkan tahun lalu, menurut The Voice of Rusia. Laju pertumbuhan anggaran pertahanan Cina lebih tinggi dari dari pertumbuhan PDB.

Efran Syah
ARTILERI Updated at: 3/18/2012

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost