Latest News

2018: Kapal Selam Pertama Buatan Indonesia

Proyek kerjasama pertahanan antara RI dan Korea Selatan khususnya dalam rangka pengadaan alutsista jenis kapal selam mengalami perkembangan yang semakin meningkat. Indonesia telah memesan tiga unit kapal selam kelas Changbogo dari Korea Selatan dengan proses transfer teknologi kepada Indonesia. Rencananya dua kapal selam ini akan diproduksi di galangan Daewoo Shipbuilding Marine Engineering co.ltd, dan kapal selam ke tiga akan dikerjakan oleh ahli Indonesia di galangan PT PAL.

Asisten Kerjasama Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) sekaligus komisaris PT PAL, Silmy Karim, Selasa, 2 Juli 2013, di kantor Kemhan mengatakan kepada wartawan, bahwa rencana pembangunan kapal selam ke-3 di galangan PT PAL sudah sesuai dengan rencana dan terdapat kemajuan dalam proses persetujuannya.

Changbogo
Kapal Selam Korsel Lee Eokgi (Changbogo) saat latihan RIMPAC 2010. RIMPAC adalah latihan tahunan antara AS dan mitra-mitranya. Pearl Harbor, 7 Juli 2010. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Benjamin Stevens/Released)

Kemajuan rencana menjadi salah satu pembahasan pada forum pertemuan Defence Industry Coorporation Commiittee (DICC) RI-Korea ke-2 yang diselenggarakan belum lama ini di Korea Selatan. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sekjen Kemhan RI Letjen TNI Budiman menghadiri pertemuan tersebut guna membahas perkembangan kerjasama pertahanan RI-Korea Selatan khususnya pengadaan alutsista.

Terkait beberapa kemajuan rencana produksi kapal selam ke-3 RI-Korea, Silmy Karim menjelaskan saat ini kedua negara sedang dalam tahap penyiapan desain, pengiriman personel ahli Indonesia ke Korea dan penyediaan fasilitas pembangunan kapal selam di galangan PT PAL Surabaya.

Ditambahkan Silmy Karim, guna melaksanakan langkah awal proyek pembangunan Kapal Selam ke-3 dari Korea Selatan, Pemerintah Indonesia mengirimkan sekitar 190 personel yang terdiri dari user (Pengguna), TNI AL, perwakilan SDM Riset dan Teknologi (Ristek), Tim Akademisi, serta pihak industri pertahanan dalam negeri yang terkait.

"Dengan pengiriman 190 personel tersebut, menandakan Korea Selatan lebih membuka diri kepada Indonesia dalam hal Transfer of Technology (ToT)," Ujar Silmy Karim.

Selama personel Indonesia berada di Korsel akan mendapatkan Alih Teknologi (ToT) kapal selam yang tergolong kompleks dan rumit, serta harus dapat dipelajari baik melalui metode Learning by Seeing, maupun Learning by Doing sesuai dengan kesepakatan negara maupun peraturan-peraturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Korsel.

Menurut Silmy Karim, fasilitas galangan dijadwalkan akan selesai dibangun pada Desember 2014 -sebelumya diberitakan baru akan selesai pada 2016-2017-, dan Januari 2015 pembangunan kapal selam "steel cutting" tersebut dapat dilaksanakan. Pembangunan kapal selam ini membutuhkan waktu sekitar 40 bulan atau tiga tahun maka di perkirakan kapal selam ke-3 dari hasil produksi Indonesia akan selesai pada tahun 2018. Ya semoga saja... Jangan lupa baca juga yang ini

DMC


5 Responses to "2018: Kapal Selam Pertama Buatan Indonesia"

  1. Saya gak yakin,lagian yang lain dah pada pake "anjing herder",ini malah masih ngelus slus "anjing kampung".HAHAHA

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita harus memulai dari dasar untuk bisa berdiri kokoh diatas kejayaan. Bukan ngeluh" & gak yakin

      Delete
  2. Indonesia bisa menerapkan taktik pembajakan tenaga ahli dibidang kapal selam ini kpd expartriat asing khususnya pd bidang yg belum dikuasai indonesia. Tdk perlu kontrak yg panjang cukup bikin mereka bisa memproduksi kapal selam indonesia, pd prosesnya mereka pasti akan memberikan ilmunya kpd staf2 mereka spy produksi kelar sesuai waktunya. Taktik bisa diterapkan jg utk ahli avionik pesawat tempur dan roda besi berjalan pd tank yg blm dikuasai ind.

    ReplyDelete
  3. bahasanya jangan pembajakan lah.....saling sharing atau ToT g2 loh.....kesannya gmn g2,, hati2 ntar ada orang korsel yg baca malu dong, banyak lho warga korsel di indo....

    ReplyDelete
  4. kenapa warna kapal selam warnanya hitam? kenapa gak sesuai dengan warna air laut aja yang biru kehitaman??

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.