Latest News

Konsep-Konsep Leonardo Da Vinci Dalam Persenjatan Modern

Nama aslinya Leonardo Di Ser Piero lahir di Vinci Italia 15 April 1452. Biasa kita kenal dengan Leonardo Da Vinci. Da Vinci merupakan seorang pelukis, musisi, arsitek, penulis dan pematung. Dianggap sebagai orang yang jenius dan sebagai prototipe manusia renaisans.

Karya-karyanya begitu melegenda seperti Monalisa dan Last Super. Selain memajukan ilmu astronomi, anatomi, teknik sipil dan kuliner, tahukah anda jika Da Vinci juga mendesain teknologi modern seperti saat ini? ya, Da Vinci memang merancang banyak senjata antara lain crossbows raksasa, senjata mesin, bom cluster dan tank modern. Namun karya-karyanya tersebut hanya sebatas sketsa hitam putih.

Berikut kita uraikan beberapa ide Da Vinci tentang teknologi modern terutama persenjataan dan perlengkapan perang.


1. Leonardo Da Vinci Terminator


Adalah sketsa prajurit mekanis atau teknologi modernnya adalah tentara robot. Karya Da Vinci ini ditemukan oleh Carlo Pedretti pada tahun 1957 di antara desain-desain Da Vinci lainnya yang tidak terhitung jumlahnya. Prajurit mekanis ini pertama kali disketsa oleh Da Vinci tahun 1495, tapi baru mulai direkonstruksi ulang tahun 1996 oleh Mark Rosheim saat mempublikasikan sebuah studi independen mengenai robot.

Baru pada tahun 2002 proses rekonstruksi ulang itu selesai, lengkap dengan seluruh model fisiknya. Sejak itu, "robot" Da Vinci muncul di berbagai even, ekshibisi dan museum-museum.

Di tahun 2007, Mario Taddei mengadakan penelitian baru mengenai dokumen asli prajurit mekanis Da Vinci ini. Hasilnya dia mendapatkan banyak data yang memungkinkannya untuk merekonstruksi kembali "robot" ini. Dari penelitiannya diketahui bahwa "robot" Da Vinci tersebut dapat bergerak tapi hanya terbatas pada lengan-lengannya saja. Gerakannya pun hanya ke kanan dan ke kiri. Jadi, dipastikan "robot" ini cuma dapat digunakan untuk bertahan atau pengalih perhatian. Model penting ini dipertunjukkan di berbagai ekshibisi di seluh dunia dan hasil penelitian Taddei telah dipublikasikan dalam bukunya "Robot-robot Leonardo Da Vinci".


2. Multi Barrelled Mitralyur ("Senapan Mesin Multi Laras")


Da Vinci mensketsanya sekitar tahun 1480, mungkin sebagai jawaban atas kebutuhan militer dalam perang. Dari sketsa dan keterangannya, alat ini menggunakan sebuah engkol tangan untuk mengatur elevasi dan reloading saat ditembakkan. Mudah dipindahkan karena senjata ini ditempatkan di atas roda-roda. Dan akan sangat efektif digunakan kala perang.


3. Bom Cluster


Digunakan untuk menyerang secara sporadis. Terbuat dari kerang yang dicampur dengan tanah liat kemudian dijejali kedalam sebuah bola besi. ketika ditembakkan, bola besi ini akan meledak menjadi banyak dalam potongan-potongan proyektil dengan jangkauan dan dampak yang mematikan.


4. Scythed Chariots - Kereta Perang


Ini Merupakan salah satu karya yang paling indah dari manuskrip-manuskrip Da Vinci . Yakni sketsa kereta perang yang dikelilingi dengan pedang-pedang melengkung untuk menebas orang yang didepannya. Pedang-pedang tersebut akan berputar untuk menebas apa saja di sekelilingnya. Di dalam gambarnya, Da Vinci mengilustrasikan pembantaian dalam detil yang mengerikan. Da Vinci mengilustrasikannya dengan gambar yang jelas dan menunjukkan keampuhan kereta perang tersebut untuk digunakan dalam perang.


5. Barrage Cannon - Canon Baris


Gambarnya sendiri sangat lengkap dan mengagumkan, mengilustrasikan sebuah bombard dengan 16 cannon dalam suatu lingkaran. Aspek yang paling menariknya adalah pada pusat bombard itu sendiri, yang merupakan tempat sepasang tongkat mekanis dan roda-roda gir. Apabila senjata ini dibuat, maka akan menjadi sebuah senjata raksasa.


6. Tank


Ini mungkin salah satu sketsa yang paling terkenal dari proyek Da Vinci. Idenya adalah membuat sebuah mesin yang dapat menyebabkan kepanikan dan kerusakan pihak musuh. Kendaraan berbentuk layaknya kura-kura yang dilindungi dengan piringan logam, cincin dan ditambah beberapa cannon.

Dalam sebuah proposalnya kepada Duke of Milan, Da Vinci berkata “Saya dapat membuat kendaraan yang berlapis baja, aman, tak dapat dihentikan, dapat menembus jauh ke garis pertahanan musuh terutama artileri musuh, tidak akan melukai prajurit yang mengendarainya dan kendaraan tersebut akan membuat kejutan dan kekaguman”.

Karena adanya beberapa kendala serius yang di hadapi Da Vinci, pada akhirnya proyek tersebut diabaikan.


7. Dinding Pertahanan



 Da Vinci juga mendesain metode bertahan yang mengagumkan. Konsep ini cukup rumit, saat dinding diserang, pasukan yang berada dibalik dinding pertahanan akan dengan cepat dan mudah mengelak dari serangan musuh hanya dengan satu pergerakan yang menggunakan sebuah sistem tuas. Saat musuh menggunakan tangga untuk menerobos dinding, tuas-tuas akan dikaitkan untuk menggerakan rel-rel pada dinding, dimana tangga disandarkan sehingga musuh akan berjatuhan.


8. Catapult - Ketapel


Dasar desain ketapel memeng sudah ada dan sudah digunakan sebelum akhirnya disempurnakan oleh da Vinci. Desain ketapel khusus ini menggunakan dua pegas yang akan menghasilkan energi yang besar untuk menggerakkan proyektil dari batu dengan jarak yang lebih akurat. Untuk melontarkan sebuah peluru digunakanlah engkol yang berada disamping mesin ketapel.


9. Benteng


Da Vinci mendesain benteng ini dengan ide mengutamakan keselamatan dalam suatu serangan. Bentuknya inovatif dan bisa dijadikan bentuk pertahanan yang efektif dari serangan proyektil-proyektil artileri yang mematikan.

Benteng ini desainnya sangat modern dengan menara bundar dan agak miring, dinding eksterior dirancang untuk menahan serangan dari senjata api. Sang pemimpin tinggal di pusat benteng dan dibawah benteng terdapat lorong-lorong rahasia bawah tanah. Di samping itu, benteng ini memiliki dua tingkat konsentris dinding, yang paling atas berbentuk bulat, untuk mengurangi dampak serangan meriam musuh. Juga dibuat lubang kecil yang memungkinkan prajurit dalam benteng memerangi musuh di luar dengan resiko cedera yang kecil.


10. Meriam Knock Down


Meriam adalah senjata yang sangat berat dan sukar untuk dimobilisasi dan adakalanya kereta untuk mengangkutnyapun sering tidk berjalan sempurna. Da Vinci mendesain suatu struktur meriam yang dengan mudah bisa dibongkar pasang dan dipindahkan untuk kemudian dirakit kembali.


11.  Springald


Springald, adalah suatu alat yang melontarkan batu-batu atau kayu besar seperti crossbow dengan menggunakan lengan ayun di dalamnya. Meskipun banyak hasil rekonstruksi konsep da Vinci bisa dijumpai, tapi tidak ada bukti arkeologisnya yang mendukung. Diperkirakan karena material dari senjata ini sudah dihancurkan atau didaur ulang ketika tidak digunakan lagi.


12. Helikopter Da Vinci


Inilah dasar konsep helikopter modern. Leonardo Da Vinci juga dikenal sebagai penggagas pertama mesin yang dapat terbang secara vertikal. Sketsa dari mesin terbang berbaling-baling yang bertahun 1493 ini baru ditemukan pada abad 19. Tediri dari sebuah wahana yang dipasangi baling-baling yang dikendalikan oleh suatu sistem yang belum sempurna. Desain ini memang belum pernah digunakan. Da Vinci dikatakan sebagai penemu pertama yang secara praktis memperkenalkan mesin terbang. Da Vinci juga pernah mengatakan bahwa suatu saat nanti manusia akan bisa terbang. Baru pada 200 tahun kemudian prediksi da Vinci terbukti.


13. Kapal Lapis Baja


Gambar kapal perang Da Vinci memperlihatkan sebuah kapal kecil yang di haluannya dipasangi baja dan digunakan untuk menyerang kapal musuh. Kapal ini juga dilengkapi dengan perisai pelindung yang dapat berputar dan akan terbuka kembali setelah serangan selesai.

Perisai pelindung dimaksudkan untuk melindungi dari serangan kapal musuh dan untuk membantu menerobos pertahanan musuh. Perisai ini tidak akan dibuka sebelum kapal perang ini mendekati musuh. Perisai ini dioperasikan menggunakan sistem derek dan dapat bekerja sangat cepat. Ketika terjadi goncangan di kapal, perisai akan menjadi rem untuk mencegah meriam bergerak. Belum ada mesin disitu, tutup/buka perisai masih dikerjakan secara manual.


14. Crossbow - Panah Raksasa


Panah ini sedemikian besar sehingga diperlukan 6 roda untuk pergerakan dan kestabilannya. Panah raksasa Da Vinci ini bukan melepaskan anak panah, tapi melepaskan bola-bola besi berat. Busurnya terbuat dari kayu-kayu yang fleksibel yang diikat dengan kawat dan menempel di tempatnya pin-pin yang bisa diputar.

Panjangnya mencapai 13 meter dan ditarik oleh mekanisme baling-baling yang rumit. Da Vinci memasang kerek untuk mengatur traksi pada bagian belakang panah yang juga merupakan mekanisme baling-baling kedua, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi tenaga yang dibutuhkan saat mengencangkan panah untuk digunakan.


15. Siege Weapon - Senjata Pengepung


Sketsa dari Da Vinci yang satu ini memperlihatkan sebuah senjata yang didesain untuk menyerang benteng-benteng pertahanan musuh. Senjata ini memiliki struktur yang mudah dimobilisasi dan adanya jembatan yang dipersenjatai yang disandarkan pada dinding benteng, sementara pasukan mencoba memasuki kota atau benteng.

Tangganya dibuat khusus dibuat dari roda-roda bergigi. Untuk mengangkat dan menurunkan tangganya digunakan engkol yang dapat memutar roda-rodanya ke depan atau ke belakang. Sebuah engkol memutar rodanya ke belakang dan ke depan yang mengangkat dan menurunkan tangganya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Akhirnya, walaupun banyak karya Da Vinci diatas hanya sebatas sketsa dan keterangan, tapi ini menunjukkan kejeniusan seorang Da Vinci di masanya. Semua informasi diatas tercantum di dalam bukunya yang berjudul "The Codex Atlanticus" Atau "Atlantic Codex". merupakan sebuah buku penting karya Da Vinci, terdiri dari 12 volume dalam kumpulan gambar dan tulisan. Dari nama buku tersebut, menunjukkan luasnya pengetahuan di buku tersebut seperti luasnya samudera Atlantik.


0 Response to "Konsep-Konsep Leonardo Da Vinci Dalam Persenjatan Modern"

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.