Latest News

China Siap Jadi Pengimpor Pertama S-400 Rusia

S-400

China mungkin akan menjadi pengimpor pertama sistem rudal permukaan-ke-udara baru Rusia S-400 Triumf (Triumph), menurut seorang pejabat tinggi di lembaga perdagangan senjata pemerintah Rusia, mengatakan beberapa waktu lalu. Hal ini terkait minat China untuk mengakuisisi sistem pertahanan rudal tersebut.

Sistem pertahanan rudal S-400 memang telah membangkitkan minat besar bagi negara-negara di dunia, ujar Vyacheslav Dzirkaln, wakil direktur Dinas Federal untuk Kerjasama Teknologi Militer Rusia, mengatakan kepada IIntervax-AVN saat pameran persenjataan internasional IDEX di Uni Emirat Arab.

"Ada minat yang besar untuk sistem rudal permukaan-ke-udara kami dari negara-negara asing. Mengenai hal itu, kemungkinan kami akan mendiskusikannya lagi untuk mengekspor mereka (S-400 Triumf) setelah kami memenuhi kebutuhan dalam negeri, dengan kata lain, ketika kami sudah memasok seluruh satuan militer Rusia dengan S-400," kata Dzirkaln.

S-400 memang relatif mahal, dan belum tentu setiap negara mampu membelinya, katanya. "Saya tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa China akan menjadi negara asing pertama yang membeli sistem tersebut," kata Dzirkalin. (FS)


14 Responses to "China Siap Jadi Pengimpor Pertama S-400 Rusia"

  1. TNI harus punya persenjataan legkap,smua hrus di punyai..klo sya lihat TNI blum pnya jenis senjta S TRIUMPH S 300...klo bsa beli S400..dan alih teknologi.''

    ReplyDelete
  2. Kombinasi rudal Permukaan ke udara buatan Russia bisa menjadi palang pintu yg kuat, Tunguska/Pantsyr S-1 untuk jarak pendek, S-300 untuk jarak menengah, dan S-400 Triumph, persenjataan ini klo di akuisisi sm RI bs sgt bgus untuk meng-cover wilayah RI yg luas.

    ReplyDelete
  3. Bila perlu TNI harus beli 50 unit rudal balistik, 3 kapal induk,200 unit pesawat tempur siluman, 2000 MBT leopard, 250 unit heli serang apache, 30 kapal destroyer, 50 frigate, 500 kapal patroli, sistem pertahanan rudal patriot, itu baru mantapsss

    ReplyDelete
  4. @atas gw: mabuk apa mas ? Mau beli segitu dpt duit dari mana ? Skrg suruh bocah2 itu sekolah dulu aja yg bener. Bukan tawuran, nongkrong ga jelas ma bikin anak aja

    ReplyDelete
  5. @atasnya william _ kaya gorengan aja ngomong mau beli ratusan,kita ga mau perang pa'de bro,

    ReplyDelete
  6. Mikirin mati aja yang udah jelas.

    ReplyDelete
  7. NGAPAIN SUSAH SUSAH BELI RUDAL
    PAKSA DUKUN SE-INDONESIA AJA
    BUAT NGANCURIN MUSUH
    JADI TUH ALUTSISTA 2020 XD
    EH JANGAN LUPA
    EYANG SUBUR JUGA HEHEHEH :D

    ReplyDelete
  8. Ada perencanaan dari PT DI apabila program KFX batal akan dilanjutkan untuk terus dikembangkan oleh para insinyur kita.diharapkan tahun 2022 indonesia sudah bisa menciptakan pesawat tempur sendiri dengan system tekhnologi anti radar.kemungkinan bisa terealisasi karna para insinyur kita sudah 2 tahun mempelajari berbagai macam struktur penunjang dalam pembuatan pesawat tempur siluman hasil join RI dengan Korsel.yang mana kelanjutannya masih dipertanyakan karna situasi genting di semenanjung korea,hingga korsel memotong anggaran untuk kelanjutan rencana join bersama pembuatan pesawat tempur anti radar generasi ke5.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau tahun 2022 indonesia sudah bisa menciptakan pesawat tempur sendiri dengan system anti radar...berarti rusia,amrik,china,dll sudah pakai pesawat tanpa sayap dan bisa hilang dari pandangan kaya film startrek!!!senjatanya sudah laser dan photon torpedo bukan rudal biasa lagi

      Delete
  9. Saya yakin para insinyur indonesia,sanggup membuat senjata canggih,rudal bahkan pesawat tempur.masalahnya ilmuan kita tidak cukup dana,karna menurut pemerintah Riset tersebut tidak terlalu penting.yang paling penting sekarang di indonesia adalah anggaran untuk banggar di DPR,studi banding ke luar negeri,gaji anggota DPR yang dirasa minim,itu semua menurut pemerintah adalah kebijakan yang paling utama

    ReplyDelete
  10. klo gw lebih suka,,tangkap para koruptor,,hukum mati,sita hasil koprupsi nya beliin deeh alusista buat pertahanan nkri,,spy ga di remeh kan negara lain tetangga,pemimpin negara payah,lembek,ga peka terhadap situasi yg ada,,waspada terhadap usa &sekutu nya ada upaya buat papua lepas dr nkri..gw yakin msh banyak para pemimpin kt yg tdk mau jd budak bangsa asing bravo negeri tercinta...

    ReplyDelete
  11. Indonesia gak perlu rudal SAM kyak s-300MP2 ataw s-400 Triumph , cukup bambu runcing sama S-60 .....sampe hari kiamat ini penjaga bangsa, lebih murah nyawa manusia/rakyat, toh stock rakyat 300 juta lebih hahaahahhh

    Dan petinggi kita menjaga kestabilan kawasan, kawasan stabil (tetangga modern) kita yg enggak hahahahaaa

    (sarcasme ya :D)

    ReplyDelete
  12. pemerintah lebih suka mie instan daripada pergedel...

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.