Friday, May 03, 2019

5 Badan Intelijen Terkuat di Dunia

Mossad

Intelijen paling diandalkan dalam urusan keamanan dalam negeri, terutama potensi ancaman internal dan eksternal. Selain keamanan, intelijen juga bertugas mengumpulkan intelijen lain, melakukan berbagai bentuk spionase, memberi masukan pada pemerintah ketika menyangkut masalah keamanan nasional, bahkan sampai melakukan tindakan-tindakan yang mengorbankan sesuatu seperti pembunuhan.

Salah satu kasus pembunuhan populer yang dilakukan intelijen adalah kasus intelijen Rusia dituduh membunuh Sergei Skripal. Dia adalah intelijen ganda Rusia yang didakwa berkhianat di Moskow. Tak hanya sebagai intelijen Rusia, Skripal juga sebagai intelijen Inggris.

Semakin cepat badan intelijen itu mengungkap kasus, maka semakin kuat badan intelijen itu. Berikut badan-badan intelijen terkuat di dunia:

1. Mossad, Israel

Mossad adalah badan intelijen nasional Israel. Selain Mossad, Israel juga punya badan intelijen lain, yaitu Shin Bet dan Aman, yang masing-masing menangani keamanan internal dan intelijen militer.

Untuk Mossad berurusan dengan intelijen asing, mengumpulkan informasi tentang perkembangan luar negeri yang mungkin mengancam kepentingan dan keamanan Israel. Mereka menjalankan operasi rahasia dan punya unit anti terorisnya sendiri, Kidon.

Seperti badan intelijen asing lainnya, Mossad bekerja sama dengan badan serupa lainnya dari negara lain. Menurut laporan yang beredar, Mossad bekerja sama dengan negara-negara Timur Tengah, dengan topik umum program nuklir Iran. Mossad juga bekerja sama dengan Central Intelligence Agency dan Research and Analysis Wing masa lalu.

2. Secret Intelligence Service, Inggris

Banyak yang kenal SIS sebagai MI6. Intelijen ini berurusan dengan urusan eksternal. Sedangkan untuk urusan internal diserahkan pada MI5.

Tugas MI6 mengumpulkan dan menganalisis informasi dari luar negeri. Fokusnya pada informasi yang berkaitan dengan terorisme, senjata nuklir, perdagangan narkoba, kejahatan berencana, dan kegiatan lain yang dapat mengancam kepentingan Inggris dan keamanan nasional. Mereka juga berkoordinasi dengan badan intelijen asing lainnya seperti Central Intelligence Agency.

MI6 dibentuk lebih dari 100 tahun yang lalu, menjadikannya salah satu lembaga intelijen tertua di dunia.

3. Foreign Intelligence Service, Rusia

Foreign Intelligence Service (SVR) adalah badan intelijen asing sipil dari Federasi Rusia. Ini adalah penerus Kepala Direktorat Pertama KGB dan bekerja sama dengan Direktorat Intelijen Utama, badan intelijen luar negeri militer Rusia.

Tidak seperti badan keamanan utama Rusia, SVR berurusan dengan urusan internal, SVR bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen di luar negeri. SVR bertugas menjalankan berbagai bentuk spionase, termasuk spionase militer dan ekonomi, dan melakukan pengawasan elektronik di negara-negara asing.

Berkantor pusat di Distrik Yasenevo Moskow, SVR juga terlibat dalam dugaan pembunuhan di luar negeri dan disinformasi internet. Karena Rusia bersekutu dengan China, ada dugaan bahwa SVR secara teratur bekerja sama dengan badan-badan intelijen China.

4. CIA, Amerika Serikat

Intelijen AS ini paling sering terdengar di beberapa masalah di negara lain. CIA bertugas mengumpulkan informasi dari luar negeri, dengan pengumpulan informasi minimal di dalam negeri.

CIA dibentuk pada 1947, menjadikannya salah satu badan intelijen tertua setelah MI6. Badan ini bertugas memantau perkembangan luar negeri yang mungkin mengancam AS, terutama yang berkaitan dengan terorisme dan senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya.

Badan ini juga menangani kontra intelijen dan perang cyber. Selain mengumpulkan informasi, CIA juga menjalankan operasi paramiliter rahasia.

5. Berlin Neubau des Bundesnachrichtendienstes, Jerman 

BND dibentuk pada tahun 1956 dan langsung melapor tugas ke Kanselir Jerman. Mereka menjadi satu-satunya agen intelijen luar negeri di negara ini, yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen militer dan sipil.

BND bertugas mendeteksi semua kemungkinan ancaman terhadap kepentingan Jerman dan keamanan nasional dari luar negeri. Badan ini mengumpulkan informasi tentang terorisme, senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya, kejahatan terencana, narkoba dan perdagangan manusia ilegal, dan migrasi ilegal.

Dalam melakukan tugasnya, BND akan menggunakan penyadapan dan spionase melalui elektronik untuk mengumpulkan informasi, meskipun cara ini sering diketahui oleh publik.

Resources
  • Merdeka