Latest News

Jerman Kembali Danai Pembangunan Kapal Perang Israel

Korvet Meko A100

Kerjasama pertahanan antara Jerman dan Israel semakin kuat, media Jerman melaporkan bahwa pemerintah Jerman akan membantu mendanai pembangunan empat kapal perang korvet baru untuk Angkatan Laut Israel.

Menurut laporan kantor berita Reuters dan Israel Hayom, sebagian dana pembangunan empat korvet yang akan ditanggung oleh Jerman masih menanti persetujuan dari panitia anggaran parlemen Jerman. 

Kesepakatan yang dirumuskan Jerman dengan Israel pada bulan November lalu ini besar kemungkinan akan disetujui parlemen pada akhir bulan ini. Keempat kapal korvet yang diperkirakan dari kelas Meko A100 tersebut akan dibangun di galangan kapal Jerman ThyssenKrupp.

Pada hari Minggu, surat kabar Jerman Bild am Sonntag melaporkan bahwa dana yang akan ditanggung Jerman adalah sebesar €115 juta ($143 juta), namun juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert menolak mengomentari seberapa besar kontribusi Jerman untuk pembangunan empat kapal perang korvet Israel tersebut.

Bild am Sonntag juga melaporkan bahwa total dana yang dibutuhkan untuk membangun empat korvet tersebut diperkirakan sebesar €1 miliar ($1,2 milyar). Laporan ini berdasarkan pada bocoran surat rahasia yang dikirim oleh wakil menteri keuangan Jerman, Steffen Kampeter, ke panitia anggaran Jerman. Menurut memo tersebut, Kementerian Pertahanan Jerman perlu untuk mengalokasikan sejumlah dana untuk "memperkuat sistem pertahanan Israel", dengan tujuan untuk "mengamankan wilayah ekonomi di Laut Mediterania." 

Sebelumnya, INS Tanin, kapal selam tercanggih di kelasnya dan sebagai yang pertama dari tiga kapal selam baru yang dibeli Israel dari Jerman, telah tiba di perairan Israel pada 23 September. Keunikan kapal selam ini terletak pada kemampuannya yang lebih lama bertahan di dalam air dari kapal-kapal selam sekelas, diperkirakan selama 18 hari.

Belum jelas, namun kapal senilai USD 500 juta lebih itu diperkirakan memiliki panjang 68 meter dan dapat membawa sekitar 50 kru. Dan menurut, media-media asing kapal selam itu dapat meluncurkan rudal dengan hulu ledak nuklir.

Sebagian dana pembangunan kapal-kapal selam Israel ini juga dibantu oleh Jerman. Bahkan di masa lalu, Jerman pernah memberikan kapal selam gratis untuk Israel.

Karena banyaknya bantuan militer Jerman ke Israel, tidak hanya kritik dari luar, kritik-kritik di internal Jerman pun bermunculan. Namun Jerman berkilah bahwa tindakan mereka tersebut adalah restitusi (penebusan) atas Holocaust Nazi terhadap bangsa Yahudi di masa lalu. Oleh karena itu Jerman berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan keamanan Israel, salah satunya dengan cara mendanai pembangunan peralatan tempur militer Israel.

Gambar: ThyssenKrupp


2 Responses to "Jerman Kembali Danai Pembangunan Kapal Perang Israel"

  1. Ha ha.... There's no business like shoa business. Bisnis holoco$t sangat mengntungkan bagi yahudi. Nenek kakek yang jadi interniran di kamp kerja Nazi, anak cucu dan cicitnya pun masih menuntut kompensasi dari holoco$t sampai sekarang dan mungkin sampai kiamat. Semua perusahaan di Jerman yang terlibat PD II, mulai dari Messerschmitt sampai Nestle dan Hugo Boss pun tidak luput dari bisnis pemerasan holoco$t yahudi. Apalagi pemerintah Jerman, merekalah yang jadi sapi perahan utama yahudi karena dicap mewarisi Nazi. Bangsa bandit, culas dan manipulatif.

    ReplyDelete
  2. Israel akan meninggalkan pengasuhnya yaitu AS, dg tdk terpantau alutsista yg canggih Israel mengembangkan diri baik militer maupun ekonomi dan selanjutnya AS sedikit demi sedikit para pengusahanya ditarik utk bergabung dg Israel dg mengadakan ekspansi ke wilayah Timur Tengah serta akan menjadikan wilayahnya akan melebihi AS........miris

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.