Latest News

Rusia akan Tempatkan Stasiun Navigasi Satelit di China

Glonass

Beberapa stasiun bumi Global Navigation Satellite System Rusia (Glonass) akan ditempatkan di China, perusahaan Rusia mengatakan, Selasa.

"Kami dengan rekan-rekan China kami telah memeriksa situs di sekitar kota Urumqi dan Changcun China. Pada bulan Desember kami akan mulai bekerjasama di lokasi yang disepakati," kata Andrei Tyulin, general manager dari perusahaan Russian Space Systems.

Penyebaran stasiun navigasi tersebut akan meningkatkan layanan navigasi untuk pengguna sistem navigasi global Glonass Rusia, memperbaiki tingkat akurasi menjadi satu meter atau bahkan lebih baik, kantor berita Interfax mengutip pernyataan Tyulin.

"Kerja sama dengan mitra dari China menjadi sangat penting dalam rangka memenuhi permintaan untuk layanan presisi (ketepatan) posisi," kata Tyulin.

Russian Space Systems adalah perusahaan terkemuka Rusia untuk urusan desain, produksi, supervisi dan pengoperasian sistem ruang angkasa. Beberapa bidang kerja Russian Space Systems antara lain mengembangkan dan mengoperasikan sistem navigasi global Glonass, eksplorasi ruang angkasa, geodesi dan automated ground control untuk satelit dan roket ruang angkasa.

Receiver Glonass
Perangkat receiver Glonass sederhana militer Rusia
Saat ini Glonass memiliki dan mengoperasikan 19 stasiun bumi di Rusia, tiga di Antartika dan satu di Brasil. Dua tambahan stasiun lainnya akan ditempatkan di Kazakhstan dan satu lagi di Belarus.

Rencananya Rusia akan menyebarkan 40 sampai 50 stasiun bumi Glonass di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat dan Afrika Selatan. Penyebaran stasiun bumi Glonass ini mulai dilakukan Rusia pada tahun 1993 sebagai jawaban Rusia atas Global Positioning System (GPS) Amerika Serikat.

Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin mengatakan pada bulan April lalu bahwa Rusia ingin memiliki hubungan ekonomi yang lebih dekat dengan China terutama pada proyek-proyek bersama di bidang teknologi, termasuk Glonass dan sistem navigasi satelit Beidou China. (Xinhua)


2 Responses to "Rusia akan Tempatkan Stasiun Navigasi Satelit di China"

  1. Para pilot Rusia terlalu percaya kehebatan satelitnya yg menyebabkan pesat SU Niaga yg mau di jual ke pada Indonesia.MENABRAK gunung Salak karena pilotny telah mematikan smua hubungn radio dengan Indonesia(ATC).

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.