Latest News

Brasil Butuh Minimal 108 Pesawat Tempur Gripen

Gripen F

Angkatan Udara Brasil (Força Aérea Brasileira/FAB) menginginkan minimal 108 pesawat tempur Saab Gripen E/F ketika order pembelian Gripen telah selesai, laman IHS Jane mengutip pernyataan seorang pejabat tinggi FAB pada 18 November 2014.

Berbicara saat IQPC Fighter Conference di London, Inggris, pejabat FAB tersebut mengatakan bahwa pesawat tempur Gripen akan dikirimkan ke Brasil dalam tiga batch mulai tahun 2019 hingga 2031, menambahkan bahwa pada bulan Oktober telah diumumkan kontrak sebesar USD 5,4 miliar untuk pembelian 36 pesawat yang merupakan batch pertama (akan selesai dikirimkan pada tahun 2024).

"Pada tahun 2007 kami melakukan studi kelayakan untuk skenario di masa depan, (dan) angka ini (108 pesawat) diukur berdasarkan kebutuhan (FAB) di masa depan," katanya.

FAB membeli pesawat tempur Gripen E/F sebagai pengganti pesawat tempur Dassault Mirage 2000C yang saat ini sudah pensiun, dan Northrop F-5M dan AMX A-1M yang akan ditarik dari tugas pada tahun 2035 nanti.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Saab dan Brazilian Aeronautics Command (COMAER) telah menandatangani perjanjian 10 tahun untuk proyek-proyek kerjasama industri pertahanan, termasuk transfer teknologi ke industri pertahanan Brasil. Perusahaan Brasil mengajukan tawaran 80% dari struktur aero pesawat, dengan 15 dari 36 pesawat akan dirakit di Brasil (sisanya dibangun oleh Swedia dengan bekerjasama dengan Brasil). Sangat dimungkinkan bahwa dua batch Gripen berikutnya akan dirakit sepenuhnya di Brasil. Kerjasama ini diharapkan sudah akan terlaksana pada awal tahun depan.

Dengan batch pertama Gripen yang berjumlah 36 unit yang terdiri dari 28 Gripen E kursi tunggal dan 8 Gripen F kursi ganda, petinggi FAB tidak mengungkapkan varian Gripen yang akan dipesan untuk dua batch berikutnya. "Kami sedang berdiskusi dengan Angkatan Laut AS untuk melihat pengalaman mereka dalam menggunakan pesawat Super Hornet campuran (F/A-18E kursi tunggal dan F/A-18F kursi ganda), katanya.

Petinggi FAB tersebut juga tidak menyinggung soal pembangunan Gripen M (Sea Gripen) yang diusulkan oleh Saab untuk FAB, namun kebutuhan minimal 108 Gripen untuk FAB dari skala ekonomi sudah memnuhi syarat bagi Saab untuk mengembangkan Gripen versi maritim untuk kapal induk Sao Paulo Brasil.

Source: IHS Jane
Photo: Saab Group


6 Responses to "Brasil Butuh Minimal 108 Pesawat Tempur Gripen"

  1. ini pesawat yg gw demenin drpd typhoon ato rafale, murah meriah tp gak murahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gripen unggul dari segi operational cost saja jika dibandingkan dengan rafale atau typhoon, bung. Dari semua aspek performa dan kemampuan, Gripen kalah dari Rafale atau Typhoon.

      Delete
    2. dibanding f-16 kt pilih mn cb, kl cm buat ngeliatin laut udara mah lbh dr cukup, apalagi yg dicari kan operasionalnya gak besar biayanya.

      Delete
    3. Untuk gantiin pespur sekelas F5E (tempur ringan/pespur lapis ke 2 stlah sukhoi), grifen sdh lbh dari cukup, Kalo rafale/typhoon kelasnya udh di atas gripen, lbh baik menambah jmlh sukhoi yg udah ada, su-35 akan lbh baik he..he, sebab su 35 lawan yg sepadan dgn f-35 RAAF.hanya opini pribadi

      Delete
  2. banyak ya brazil butuh nya, kalo kita pesen 16 apa mungkin di kasih TOT, mungkin kita butuh 50 pesawat untuk menggantikan semua armada F-16, untuk mendampingi IFX dan sukhoi di masa depan untuk pesawat ronda dan fungsi kohanudnas, karna biaya operasional yg rendah

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.