Latest News

Prancis Tunda Pengiriman Kapal Serbu Amfibi Mistral ke Rusia

Vladivostok (Mistral)

Sejak awal, kesepakatan penjualan kapal serbu amfibi Kelas Mistral antara Prancis dan Rusia sudah banyak menuai kritik dan kecaman dari negara-negara Eropa. Kini setelah pertemuan komisi pertahanan Prancis pada Rabu, Prancis mengumumkan akan menunda pengiriman kapal Mistral ke Rusia karena sanksi Uni Eropa.

Pengiriman kapal Mistral pertama "Vladivostok" yang dijadwalkan akan dikirimkan bulan Oktober ini ditunda hingga bulan November. Sedangkan Mistral kedua "Sevastopol" sesuai dalam kontrak baru akan dikirimkan pada tahun depan.

Perubahan sikap Prancis ini muncul karena sanksi keras Uni Eropa terkait keterlibatan Rusia dalam konflik Ukraina yang dinilai merusak ketenteraman Eropa. Sedangkan sanksi-sanksi lainnya adalah pada sektor energi Rusia untuk penjualan asing, yang mana sektor inilah yang membangkitkan negara ini dari keterpurukan pasca runtuhnya Uni Soviet, dan juga sanksi untuk menggelar Piala Dunia 2018.

Pada bulan Juni 2011, Prancis dan Rusia menandatangani kesepakatan senilai USD 1,6 untuk pembangunan empat kapal serbu amfibi Kelas Mistral. Dua Mistral pertama akan dibangun oleh Prancis dalam hal ini DCNS, sementara dua Mistral lainnya akan dibangun sendiri oleh Rusia. Mistral mampu mengangkut 16 helikopter, empat kapal pendarat, 70 kendaraan lapis baja dan 450 personel untuk jangka panjang dan 900 personel untuk jangka pendek. Saat ini, ratusan personel Rusia juga sedang berada di Prancis untuk berlatih di atas Mistral.

Baca juga: Mengapa Rusia Membeli Kapal Perang dari Perancis?

Masih belum jelas bagaimana nasib pengiriman Mistral ini kedepannya. Tapi yang jelas, jika melanggar perjanjian, Prancis harus membayar denda miliaran dolar kepada Rusia sesuai dengan kesepakatan kontrak. Sebelumnya Prancis sempat menegaskan bahwa sanksi Uni Eropa tidak akan mempengaruhi kontrak Mistral, dan biaya yang harus ditanggung Prancis terlalu besar apabila kontrak dibatalkan. Dilema bagi Prancis.

Dari sisi Rusia, menanggapi kabar tidak menyenangkan dari Prancis ini, wakil menteri pertahanan Rusia, Yuri Borisov, seperti yang dilansir laman RT, mengatakan bahwa seandainya kontrak Mistral batal maka tidak akan mempengaruhi rencana reformasi Angkatan Laut Rusia. Dan Borisov menambahkan bahwa jika Prancis melanggar pernjanjian, Rusia akan bertindak sesuai hukum internasional dan udang-undang kontrak.

Gambar: AFP/Jean-Sebastien Evrard


12 Responses to "Prancis Tunda Pengiriman Kapal Serbu Amfibi Mistral ke Rusia"

  1. knp rusia import ya..padahal kapal jenis ini teknologinya "biasa" aja untuk rusia...sama kaya kapal cargo atau buat bawa minyak/LNG....atau memang sejak uni soviet runtuh..rusia ga ngembangin ilmu di bidang kapal...cuma di jet,rudal sama KS aja krn uang terbatas? mohon penjelasan nya mas admin..thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sudah Saya tambahkan link di dalam artikel. Klik saja. Mungkin itu jawabannya

      Delete
  2. mengapa russia membeli kapal tak berguna seperti ini??apa gunanya??. Kembangkan saja pesawat tercepat untuk membawa bom nuklir sudah bagus tu. Kecepatan adalah segalanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang bodoh sebaiknya jangan comment :)

      Delete
    2. ngakak gan... :v

      Delete
    3. org bdoh yg bilang kapal ini gk berguna...
      klo gk berguna, knp amerika n negara eropa mengkritik tindakan penjualan kpal ni....
      org yg tak tau apa2x sebaiknya jgn komen....

      Delete
  3. Daripada repot, nanti lagi beli LPD dari Indonesia aja ya, hehe...

    ReplyDelete
  4. btw indonesia juga bisa bikin kapal mirip gini( kerja sama dengan korsel) ..namanya Makassar class...harga $37.5 ...bisa untuk 40 kendaraan infantry..218 tentara..5 heli..hangar buat 2 super puma..senjata...'A' position 1 x Bofors 40mm SAK40/L70 'B' position: 2 x 20mm Oerlikon
    'B' position: 2 x Mistral Simbad..mantabbb deh 10x lebih murah dari misral ( tentunya teknologi ga sebanding)..tapi cukup membanggakan ..... ( sumber wiki)

    ReplyDelete
  5. siapa bilang kapal ini ga ada guna nya, kapal ini nanti nya akan di perkuat lagi sama rusia dengan di pasang rudal jelajah, pertahanan udara, serta anti kapal selam. beda dengan punya perancis mereka ga pasang rudal jelajah, pertahanan udara cuma 2 biji doang, dan ga ada anti kapal selam nya. kapal mistral yang dibangun rusia juga di buat nya lebih panjang dan lebih besar dari yang di bangun perancis.

    ReplyDelete
  6. negara eropa itu aneh juga padahal dulu mereka yg menjajah amerika tapi skrg malah mereka yg tunduk sama amerika, ne apa yg di lakukan oleh prancis pasti tidak lewat dari intervensi dari amerika

    ReplyDelete
  7. Masih ada aja yang nyamain LHD sekelas Mistral sama LPD kayak Makassar class, ada lagi yang bilang Mistrall gak guna ...


    *tepok jidat*

    ReplyDelete
  8. Menurut saya Rusia ini cuma mau liat ternyata Uni Eropa kaya Prancis taunya uang mulu... Skaarang yang sakit kan Prancis, dikirim kena marah, ga Dikirim kena Denda... Rusia sih ga butuh-butuh amat ama nie kapal..

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.