Latest News

Unik, Pistol Laser Kosmonot Uni Soviet

Pada tahun 1984, untuk melindungi stasiun orbital berawak dan stasiun berawak Akademi Militer Soviet, Uni Soviet mengembangkan senjata "fantastic" yaitu Fiber Laser Gun. Pistol ini berukuran kecil dan dirancang untuk digunakan kosmonot (astronot Uni Soviet) untuk menghancurkan sistem optik musuh.

Pistol laser Uni Soviet

Elemen-elemen dari pistol laser ini sama seperti senjata laser umumnya saat ini yaitu media aktif, pump source dan resonator optik. Tapi kemudian Uni Soviet mengganti elemen media aktif-nya dengan elemen serat optik. Untuk sumber sinarnya digunakan disposable pyrotechnic electronic flashes.

Sinar laser dari pistol ini diklaim dapat membakar dan menghasilkan efek menyilaukan pada jarak hingga 20 meter. Saat ini pistol laser tersebut dapat dilihat di Museum Pasukan Rudal Strategis Akademi militer di Moskow Rusia.

Pistol laser Uni Soviet

Tidak banyak informasi mengenai pistol ini, seberapa kuat laser yang ditembakkannya. Namun yang jelas, ini bukan senjata pertama yang "berwisata" ke luar angkasa. Senjata pertama yang terbang ke luar angkasa adalah pistol Makarov yang dibawa oleh kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin pada tahun 1961. Berbeda dengan senjata pertama Amerika Serikat yang terbang ke luar angkasa adalah pisau klasik untuk bertahan yang bernama Astro 17 mirip pisau Bowie yang legendaris.

Kosmonot Soviet dan Rusia memang dilengkapi dengan senjata, namun ditujukan hanya untuk alat pertahanan diri, salah satunya ketika mendarat di bukan lokasi pendaratan yang ditentukan (terutama ketika mendarat kembali di Bumi).
 
Pada tahun 1986, senjata untuk kosmonot digantikan dengan pistol khusus 3 laras yaitu TP-82. Unik, 2 laras di bagian atas dan 1 laras di bagian bawah. Kaliber untuk 2 laras atas adalah 12,5x70mm dan kaliber untuk laras bawah 5,45x39mm. Pistol seberat 2,4 kilogram ini digunakan secara terus menerus dalam misi ruang angkasa Uni Soviet dan Rusia hingga tahun 2006.

(All photos: englishrusia.com)


1 Response to "Unik, Pistol Laser Kosmonot Uni Soviet"

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.