Latest News

Pembelian Besar Senjata di Timur Tengah, untuk Menaklukkan Iran?

Rudal Harpoon

Negara-negara di Teluk Persia saat ini sedang memesan senjata dan perlengkapan militer dari Amerika Serikat senilai AS$ 13 miliar. Sekitar setengah dari jumlah itu adalah untuk Arab Saudi, sisanya Kuwait, Irak dan negara-negara Teluk lainnya. Pembelian senjata ini terdiri dari bom pintar dan rudal udara (SLAM ER, Harpoon, JSOW) dalam jumlah yang besar serta miliaran dolar lainnya untuk biaya pemeliharaan dan upgrade peralatan tempur yang sudah ada.

Penjualan besar senjata seperti ini merupakan hal yang tidak biasa di Timur Tengah. Selama tiga tahun terakhir, ekspor senjata tahunan ke wilayah ini rata-rata lebih dari AS$ 60 miliar pertahun dan sebagian besar dikirimkan ke 6 negara kaya minyak anggota GCC (Gulf Cooperation Council). Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait menjadi pembeli terbesar dan analis menilai alasan utama mereka untuk itu adalah kekhawatiran terhadap Iran.

Meskipun dinilai khawatir akan ancaman Iran, analis menilai pembelian tersebut sangat berlebihan karena bila dibandingkan, untuk menambah atau memelihara alutsistanya, Iran harus melakukannya sendiri atau mengimpor senjata secara ilegal. Ketidakmampuan Iran untuk mengimpor senjata secara resmi ini terkait embargo internasional. Faktanya, pengadaan militer Iran kurang dari 10% dari apa yang dihabiskan mereka (anggota GCC). Namun Iran dinilai memiliki tradisi kuat yaitu bisa berbuat banyak walaupun dengan alutsista yang minim dibandingkan mereka. Analis menilai, terutama di abad terakhir ini, negara-negara arab anggota GCC memiliki catatan tempur yang jauh dari mengesankan. Jadi mereka berusaha melengkapi pasukan dengan peralatan-peralatan tempur terbaik dan berharap untuk yang terbaik pula.

AS hingga saat ini masih menjadi eksportir senjata terkemuka di dunia diikuti oleh Rusia, Perancis, Inggris, China, Jerman dan Italia. Pertumbuhan tajam angka ekspor senjata ini terutama karena dalam dekade terakhir meningkatnya anggaran pertahanan global hampir 50%. Setelah Perang Dingin usai pada tahun 1991, anggaran pertahanan global menurun selama beberapa tahun. Tetapi memasuki tahun 2000 kembali meningkat tajam. Pertumbuhan terbesar terjadi di wilayah Timur Tengah, dimana belanja senjata telah meningkat 62% dalam dekade terakhir. Wilayah dengan pertumbuhan terendah adalah Eropa Barat yaitu 6%. Resesi saat ini mungkin akan menurunkan angka belanja senjata global, namun tampaknya akan segera meningkat kembali karena di beberapa bagian dunia resesi sudah bisa diatasi.

[Foto: U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Paul Kelly]


16 Responses to "Pembelian Besar Senjata di Timur Tengah, untuk Menaklukkan Iran?"

  1. KASIHAN NEGARA GCC YANG BISANYA HANYA BISA MEMBELI PRODUK NEGARA LAIN, TANPA MO BERUSAHA MENINGKATKAN ALUTSISTA BUATAN SENDIRI. :)
    ONES AGAIN, SALUT FOR IRANIAN & INDONESIAN. GOD BLESS THE NATIONS.

    ReplyDelete
  2. Melihat sikap arab saudi yg memusuhi iran- sebaiknya iran jangan ragu2 untuk gunakan senjata nuklirnya dan hantamkann ke si arabsaudi yg nyata merupakan kacung si amerika- arabsaudi sekarang tidak beda dg si israel- ayo iran cepet luncurkan nuklir nya ke arabsaudi dan pangkalan AS.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Reply. Anonymous October 26, 2013 at 6:36 AM. jangan jadi provokator kacangan pak, iran itu bukan negara agresor, iran sama seperti indonesia yg cinta damai. iran bukan ancaman untuk negara timur tengah kecuali zionis israel yg semakin ketakutan terhadap perkembangan militer dan politik iran.. salam damai saudaraku:)

      Delete
    2. Broe klo komentar''jangan kayak pujangga donk - ( cinta damai)kau ini bisa baca gak isi artikel di atas-" semua negara arab rame beli senjata untuk lawan iran-

      Delete
    3. Woi Bro Sekalian!!..Apakah elo elo pada tau kejadian sebenarnya?
      Klo cuma sok tau mending gk usah comment !!!

      Delete
  3. Tenang aja.....semua rencana Iran (Syiah) ga akan berhasil, kita doakan ya....

    ReplyDelete
  4. Beberapa komentar tidak saya tampilkan karena alasan tertentu. Silahkan berkomentar dengan akun Google agar saya bisa memberikan tanggapan balik. Thanks

    ReplyDelete
  5. bagus juga,tuh klu arab saudi vs iran jadinya bangsa arab lawan bangsa.apalagi kalu kaabah dimekah kena nuklir iran.uuiiii.....ihh bakalan gimana jadinya?????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dasar elo punya hati yg busuk..sangat senang melihat kehancuran orang lain.
      Klo comment yg menyejukkan donk

      Delete
  6. Ora melu-melu..

    ReplyDelete
  7. ini semua aturan main amerika dan sekutu, timur tengah di buat kacau sama amerika. dulu irak, libya, kenapa saudi negara nya di lindungin amerika, soal nya saudi penyumbang minyak terbesar untuk amerika, dan pembelian senjata amerika sampai 20% di beli saudi. di white house itu saudi di tulis nya sekutu amerika, makanya gw benci sama amerika dia suka memecah belah negara dengan meng adu domba sehingga membuat negara menjadi perang saudara. oh ya itu kelompok radikal ISIS kata Edward snowden bentukan amerika, inggris, dan israel. pas gw pikir-pikir ada betul nya juga kenapa ISIS yang mengaku sebagai khilafah islam tidak membantu hamas menyerang israel ?? malah mau menyerang suriah rezim assad yang juga musuh amerika, dan membunuh anggota sipil irak? sekarang amerika menjual senjata nya ke negara2 timur tengah dengan dalih melindungi dari ISIS. tapi ingat ada benar nya juga pemimpin2 kita takut dengan amerika, soal nya pemipin2 kita kalau melawan amerika bisa hancur negara kita di buat amerika. dengan ada nya cina sebagai kekuatan ekonomi kita harus mendukung agar ada penyeimbang di dunia, dan indonesia kalau mau membelot ke blok timur minimal indonesia harus kuasai dulu ekonomi negara2 ASEAN buat mereka ketergantungan ekonomi terhadap indonesia, dengan begitu baru indonesia bisa melawan amerika.

    ReplyDelete
  8. negara arab saudi,qatar,kuwait,turki yg terkenal dengan sarang teroris takfiri.mereka ini sangat paranoid dan ketakutan bila negri islam iran mengalami kemajuan militer-nya..padahal iran itu biasa2 sj..dan tdk memiliki sifat pemberontak seperti bangsa arab radikal lainnya. iran akan menggunakan kekutan militernya apabila mendapat ancaman nyata terutama zionis yahudi sang musuh utama

    ReplyDelete
  9. iran kekuatan bersinar ditimteng saat ini.sangat disegani oleh israel dan amerika

    ReplyDelete
  10. mari kita dukung republik islam iran..dialah yg mengangkat derajat islam ditimur tengah...hasil didikan iran seperti hizbullah dan hamas berhasil membuat zionis israel merasa ketakutan dgn keberadaanx..itu baru jempol..negra arab radikal harus malu dong krn taunya pelihara teroris takfiri

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.