Latest News

Untuk Pertahanan, Kemhan dan IMI Kembangkan Flying Boat

Flying Boat GEVER-OS IMI

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan bersama dengan Indonesia Maritim Institute (IMI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang rencana kerjasama Balitbang Kemhan dan IMI untuk penelitian dan pengembangan flying boat khusus untuk misi pertahanan.

MoU tersebut ditandatangani oleh Kepala Balitbang Kemhan Prof. Dr. Ir. Eddy S. Siradj, M.Sc dengan Direktur Executive IMI Y Paonganan dalam sela-sela rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 IMI, Senin, 14 Oktober 2013 di Balai Kartini, Jakarta dan disaksikan langsung oleh Menhan Purnomo Yusgiantoro dan KSAL Laksamana TNI Dr. Marsetio.

Usai penandatanganan, dilaksanakan peresmian dan launching Flying Boat GEVER-OS yang merupakan hasil karya dan rancangan IMI. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menhan. Model Flying Boat Gever-OS merupakan semi prototipe kendaraan alternatif yang diharapkan bermanfaat untuk negara kepulauan seperti Indonesia.

IMI merupakan lembaga kajian di dunia maritim yang terus melakukan upaya agar bangsa Indonesia menjadi negara maritim terkuat di dunia.

"Hari ini kami merayakan HUT IMI yang ketiga. Ini merupakan perjuangan kami yang terus konsisten menyebarkan virus-virus maritim, sehingga tumbuh kesadaran kita sebagai bangsa laut," ujar Direktur IMI, Dr Y Paonganan.

Flying Boat GEVER-OS IMI

Flying boat sendiri termasuk pesawat amfibi yang bersayap tetap dan dilengkapi dengan lambung untuk memungkinkan pendaratan di air. Keuntungannya tentu saja bisa mendarat dan lepas landas, dan "berbaring" di air, tidak memerlukan landasan tanah. Untuk penggunaan dalam bidang pertahanan, flying boat biasanya digunakan untuk patroli maritim dan misi penyelamatan udara-laut. Beberapa flying boat modern di dunia antara lain Shuihong 5 China, CL-415 Kanada, Beriev Be-200 Rusia, Catalina AS, ShinMaywa Jepang, Bavar 2 Iran dan lain-lain. Beberapa diantaranya adalah flying boat bermuatan besar, salah satunya ShinMaywa.

Sumber : DMC
Foto 1 : DMC
Foto 2 : Merdeka


3 Responses to "Untuk Pertahanan, Kemhan dan IMI Kembangkan Flying Boat"

  1. Kapal hybrid begini ga begitu berguna, buktinya rusia akhirnya meninggalkan Beriev, hanya dipakai u/ teknologi demonstrator aja..... Mending pesawat atau boat sekalian.

    ReplyDelete
  2. ini semua tak akan terealisasi.hanya sekedar f0t0c0py. .
    Udah terlalu bnyak pr0t0type..udah bnyk bukti
    dari h0vercraft,gandiwa.bumblebe..dan mzh bnyk lg.
    Ind0nesia cukuplah di kenal negeri pr0t0type..
    S0ri kalau gue banas patie udah tidak optimis lg dg pemerintah skrg yg kurang greget memaximalxan tekhn0 sdri,brbda dg iran k0rsel.yg sll mengembangkan tekn0.dan memakainya sdri. . .

    Salam 1jiwa NkrI .

    ReplyDelete
  3. mungkin kalo untk tim SAR atw transportasi antr pulau,bisa di maklumi tp kalo untk militer gak tau gw divisi apa yg cocok pke neh alat.

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.