Latest News

Malaysia Belum Berencana Beli Jet Tempur Baru

Pemerintah Malaysia belum berencana untuk mengganti armada jet tempur MiG-29 dan Sukhoi dengan jet tempur model terbaru.

MiG-29 Malaysia
MiG-29 Malaysia (Foto:Panggilan Pertiwi)
Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Hishamuddin Hussein mengatakan bahwa penggantian dan pembelian jet tempur baru harus mengacu pada pada konteks keamanan dan ancaman yang ada pada negara.

"Untuk saat ini, pemerintah tidak memiliki rencana untuk mengantikan jet tempur MiG-29 dan Sukhoi yang ada saat ini".

"Kami lebih mencari pada kemungkinan untuk melengkapi armada (helikopter) Agusta dengan senjata atau meg-upgrade helikopter Nuri," katanya setelah perayaan Merdeka Raya 2013 di konstituensi parlemen Sembrog kemarin.

Tercatat saat ini Tentera Udara Diraja Malaysia memiliki 14 unit jet tempur MiG-29, 18 unit Sukhoi Su-30MKM dari Rusia dan 8 unit F/A-18 Hornet dari Amerika Serikat.


17 Responses to "Malaysia Belum Berencana Beli Jet Tempur Baru"

  1. lebih tepat karena kondisi ringgit yang melemah terhadap us dollar, belum lama ini ketika hampir semua mata uang di kawasan menguat terhadap usd ringgit justru melemah. tahun ini hutang negara berbanding gdp juga makin tinggi dan sudah melebihi batas psikologis yang mereka tetapkan sendiri :)

    dulu mereka beli scorpene dan flanker juga di masa ketika tidak ada ancaman nyata, sekarang ini malaysia butuh meningkatkan kekuatan militernya karena ada ancaman nyata di lcs plus sengketa wilayah dengan hampir semua tetangganya (yang sekarang semuanya meningkatkan belanja militer) malaysia justru membatalkan rencana lama mengganti MIG29 yang sudah digembar gemborkan hampir setahun ini.

    cmiiw, mereka juga kelihatannya gede gengsi untuk memperoleh alat perang refurbished seperti yang dilakukan indonesia, filipina dan bahkan juga singapura. alasan pembatalan/penundaan regenerasi pesawat sergap tudm most likely adalah hitung2an duit.

    singkatnya: malaysia takde wang

    ReplyDelete
  2. malingsila gak jadi beli pesawat tempurnya? lagi gak punya duit ya? kenapa gak maling dulu ke tetangga? kacian dech loch

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha? itu Sabah kan milik kerajaan Sulu yang disewa kemudian dgn tak tahu malu diaku-aku. mirip mentalisme penghuni waduk pluit dan bantaran sungai ciliwung, giliran disuruh keluar oleh pemilik malah pasang badan.
      tapi walau sudah maling wilayah Sulu dan menguras kekayaan Sabah-Serawak tetap saja malon ga mampu menyediakan anggaran memadai bagi tentaranya, mungkin ga barokah :D
      korupnya juga gila2an, jika di Indonesia korupsi dilakukan secara vulgar dan dimana2 oleh para oknum, di malingsia korupsi dilakukan oleh institusi kerajaan secara eksklusif dan untouchable

      Delete
  3. Singapore-merupakan pendukung dana griliya sulu-plus bantuan 500 senapan ultimax-alat2 komunikasi ST-untuk bantu griliya sulu rebut sabah-bahkan pasukan SAS ausie trdeteksi mendarat pake heli sea stalion MH53e US navy di selatan brunei-mereka ditugaskan untuk melatih pasukan sulu -melawan malaysia-dan kabar terbaru dari FLEET NAVY 06-2013:pasukan RRC men suply griliyawan sulu dg 400 RFG7-58 misileSA7 STRELA-mortir81mm-1080 AK47-88 DSHK HMG.plus ruber dock

    ReplyDelete
  4. mimpi ndak bersaing dgn indonesia. ....

    ReplyDelete
  5. tp malaysia ngak harap hibah sama us...ada wang bli...xde wang tangguh dlu..bukan omong negara AKAN bli...haha

    ReplyDelete
  6. pintar.....biar kalau ada teknologi pesawat baru,duitnya sudah siap...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang aja teknologi pesawat baru sudah ada sementara mig29 tudm harus sudah grounded mulai 2015, harusnya duit sudah dipersiapkan karena pengadaan pesawat tempur perlu waktu 2-3 tahun untuk full oprasional. coba saja cek budget untuk pertahanan malaysia 2013 ini, semuanya disunat karena penyesuaian dengan kondisi ekonomi negara
      sebenernya hal seperti ini wajar dan juga belasan tahun terjadi pada negara2 lain di kawasan, hanya saja jadi lucu ketika terjadi pada malaysia yang ngakunya negara kaya dan makmur

      Delete
  7. Pintar..disa'at ancaman dianggap minimal,disa'at pengembangan teknologi terbaru masih dalam ujicoba,hasrat memiliki ditahan dulu,apabila teknologi terbaru sudah matang duit sudah tersedia..

    ReplyDelete
  8. Situs analisamiliter.com/ARC sesumbar: bahwa BVR SU27 RI lebih lemah dari F15sg RSAF yg dibantu pswt AEW-alias SU27 lebih dulu akan ke jaming oleh F15 singapore-dan jika brlanjut maka SU27akan di lock on F15-tapi fakta tak sesederhana itu-F15sg hanya efectiv luncurkan AIM120 BVR sebelum 40km trget-sedang R77 bisa hantam F15sg di70km-sekaligus pesawat AEW RSAF pengawal F15 RSAFyg bodi besar dan subsonic power + jamer tinggi-tapi bila di max detec range radar 120 km SU27 bisa lock on AEW trus jadi target utama misile R77 jet SU27 RI.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelihatan tidak punya otak...
      sulu juga termasuk ancaman mak cik LCS juga ancaman yang jelas2 merusak kedaulatan si malingsial
      udah capex ngomong ama beruk...

      Delete
    2. Pejuang Sulu di Sabah, TNI AL di Ambalat, TNI AD menumpuk kekuatan di perbatasan, PLAN keluyuran di lepas pantai Serawak... itu lu bilang tidak ada ancaman? wkwkwk...
      dulu ketika situasi aman anggaran pertahanan Malon 2% dari GDP, sekarang hanya 1.5% dan akan terus diturunkan menjadi 1.1% di tahun 2018, semuanya untuk mengurangi defisit anggaran negara, thanks to Najib :D
      makanya negara miskin ga usah sok kaya. lebih besar pasak daripada tiang demi gengsi

      Delete
  10. Malaysia tak da wang, alias bankrut

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ntar baru beli, kalo dah ada duit dari hasil maling

      Delete
  11. komen warga jiran di denger, mereka ga bisa menganalisis bro, analisis aja kagak berbobot, wajar dong di sana itu segala informasi di batasi.

    ReplyDelete
  12. Malaysia tidak ada ancaman di lcs, pihak-pihak yang bersengketa di lcs seperti filipina vietnam dan laut timur dengan jepang adalah bentuk provokasi (persekongkolan) us untuk membendung kemajuan ekonomi rrc, dan membendung pergantian hegemoni dari us ke rrc, oleh sebab itu malaysia myanmar thai kamboja menarik diri dalam konfrontasi lcs, malah malaysia memberi tempat untuk militer rrc di teritorialnya

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.