Latest News

India Bersiap Uji Coba Rudal AGNI-V

Agni-V, rudal permukaan ke permukaan yang berkemampuan nuklir dengan jangkauan terjauh buatan India, akan diuji coba dari Pulau Wheeler di Odisha, India, pada 15 September nanti, The Hindu melaporkan.

Rudal Agni India
Rudal Agni-V. Peluncuran 19 April 2012 (Foto: CS Monitor)
Menurut seorang pejabat tinggi dari Badan Pengembangan dan Penelitian Pertahanan India (DRDO), persiapan tengah dilakukan dan uji coba kali ini untuk melihat perkembangan kedua dari rudal 5.000 km ini.

Uji coba penerbangan pertama rudal Agni-V terjadi pada 19 April tahun lalu dan hasilnya sukses. Ini menjadikan India masuk ke dalam kelompok negara-negara yang memiliki teknologi untuk mengembangkan rudal balistik antar benua (ICBM).

Uji coba 15 September nanti akan menjadi ujian ulang untuk menunjukkan kemampuan rudal Agni-V, ujar pejabat tersebut. Uji coba ke-3 dan ke-4 juga akan dilakukan sebelum rudal ini dilengkapkan pada Angkatan Bersenjata India pada tahun 2015.

Menurut pejabat lain dari DRDO, teknisi dan insinyur rudal Agni-V saat ini sudah berada di Pulau Wheeler dan sudah mulai memeriksa rudal. Dua kapal perang juga telah berlayar ke Samudera Hindia dan akan diposisikan di dekat titik sasaran penembakan.

Akurasi tinggi


Rudal berbahan bakar padat dengan proses tiga tahap ini dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk sistem navigasi inersia yang berbasis laser gyro (RINS) dan sistem mikro navigasinya (MINS). RINS dan MINS rudal ini akan memungkinkan rudal ini menjangkau jarak yang jauh dengan tingkat akurasi tinggi, kata pejabat itu. Rudal ini juga dilengkapi dengan sistem telemetri ganda.

Rudal yang memiliki panjang 17 meter itu memiliki kemampuan untuk membawa hulu ledak seberat 1.000 kg dengan jangkauan 5.000 km lebih.


2 Responses to "India Bersiap Uji Coba Rudal AGNI-V"

  1. Harapan saya utk negeriku Indonesia,dn scra bertahap, suatu saat dpt memiliki rudal balistik dng jangkauan 7000 - 10.000 km atau lebih yg dpt memuat hulu ledak sbrat 2000 - 2500 kg, dlm jumlah besar, memiliki lbh bnyk skuadron pswt tmpr, di ibukota negara hrs ada 3 skuadron pswt tmpr yg stand by, dibndr dr kota yg trdkt dng ibukota negara,hrs disiagakan 2 skuadron pswt tmpr,ditiap provinsi yg berbatas laut dan darat dng negara lain plng tdk ditempatkan 2 skuadron tmpr, utk back up jika swkt2 musuh berhasil masuk di dlm provinsi kita yg berbatas dng negara musuh,maka provinsi yg berbatas dng provinsi yg diserang tsb ditempatkan sblmnya dng 2,5 skuadron,khusus utk aceh dan sumatera ditmptkan di aceh 3 skuadron pswt tmpr,dimedan-sumut ditmptkan 2-2,5 skuadron pswt tmpr,sumsel ditmptkan 2,5 skuadron utk memberikan dukungan jika jakarta diserang dan sumut gagal back up aceh,dibandung ditmptkan 2,5 skuadron,disby,malang, yogyakarta dan solo ditmptkan msg2 1,5-2 skuadron,di NTT ditmptkan 3,5 skuadron pswt tmpr, dikpg,dikalabahi,dilarantuka dan di rote, di NTB ditmptkan 1 skuadron,di bali ditmptkan 2 skuadron,dipapua dan papua barat ditmptkan 2,5 skuadron skuadron pswt tmpr,disulawesi utara,sulsel dan sulbar ditmptkan 3 skuadron, dan kalimantan barat,selatan dan utara serta timur ditmptkan msg2 1-1,5 skuadron.

    ReplyDelete
  2. Seru kayaknya kalau Indonesia bisa bikin ..atau beli dari India trus di tiru....contohnya Cina beli Sukhoi RUS trus di tiru....Kilo Class RUS trus di tiru juga.....

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.