Latest News

Dua Sukhoi Su-30 MK2 Tambah Kekuatan TNI AU

Dua Sukhoi Su-30 MK 2 milik TNI AU diturunkan dari pesawat angkut Antonov AN-124-100 setibanya di Lapangan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam, 16 Mei 2013 (Foto : ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang/wt)
Dua pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 sesuai rencana tiba pada hari kamis, 16 Mei 2013, pukul 17.57 Wita landing di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar. Dua Sukhoi ini diangkut dengan menggunakan pesawat angkut Antonov AN-124-100 Flight Number VDA 6212 dengan Pilot Maksimov V. beserta 17 kru.

Pesawat angkut AN-124-100 yang berangkat dari Bandara Dzemgi Rusia, Rabu, 15 mei 2013, pukul 06.30 UTC take off dari bandara Ninoy Aq Manila menuju Makassar, dengan rute penerbangan Bandara Dzemgi Rusia- Bandara Ninoy Aq Manila- Lanud Sultan Hasanuddin. Makassar.

Kedatangan dua pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 tersebut menjadikan 4 dari 6 pesawat tempur sukhoi pesanan pemerintah Indonesia tahun 2013 telah tiba, yang akan menambah kekuatan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin sebagai home base pesawat tempur Su-27 SKM dan Su-30 MK2 buatan KNAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia, yang saat ini sudah ada 12 unit pesawat tempur Sukhoi Su-27 SKM dan Su-30 MK2 yang datang secara bertahap yaitu semenjak tahun 2003 di Lanud Iswahjudi Madiun selanjutnya di Lanud Sultan Hasanuddin pada tahun 2009 dan 2010.
 


8 Responses to "Dua Sukhoi Su-30 MK2 Tambah Kekuatan TNI AU"

  1. Min radar dah di update lom ??
    tp bukn rdar mobile loh..

    ReplyDelete
  2. Nicil kaya kridit motor aj he2 masa 10 tahun lum genap juga 1 skuadron. Brees jangan tanggung2 beli langsung 3 skuadron dong su 27, su 30 dan su 35. Malu ma tetangga nicil atu2.
    INDIA patut dicontoh tu strateginya

    ReplyDelete
  3. hebat ya indonesia,buat jadi satu skuadron itupun cuma 16 perlu waktu 10 tahun

    ReplyDelete
  4. Jgn2 bekas pakai

    ReplyDelete
  5. Jangan lupa om,...

    Satu-satunya negara Asia Tenggara yang belinya KREDIT adalah :

    INDONESIA

    ReplyDelete
  6. Duwitnya ƍäª ada kali om jd nicil kaya beli cabe aja wkwkwkwk......

    ReplyDelete
  7. setidaknya usaha beli eang baru tu sudah bagus ,,, ,,
    ea dripada bekas.....
    Ea indonesia ini lagie bangkit dri keter purukan ekonomi,,,,jadie waktu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dlu eang dibeli,,,,,

    ReplyDelete
  8. rencana pmbelian su 35s kurang tepat,yg pas adlh su t50
    Pak fa /f-26 stalma+full weapons min 20
    Skadron,pmblian hrs dilengkapi MoU Anti embargo,klo tk di stujui tak ush beli,Ri hrus jual mahal dg urusan ini,kmblkn kejayaan AU spt jaman bung karno,strategi india bsa ditiru

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.