Latest News

Indonesia Batal Beli Heli Serang Apache

Apache AH-64D Longbow

Komisi I DPR yang menangani bidang pertahanan menyatakan Indonesia batal membeli helikopter serang canggih Apache Longbow dari negeri paman Sam. Komisi I beranggapan bahwa harga helikopter Apache tersebut terlalu mahal.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR dari PDI Perjuangan, TB Hasanuddin, DPR bukan tidak mendukung modernisasi alutsista TNI (dalam hal ini TNI AD), namun karena anggaran pertahanan yang harus diprioritaskan. Salah satu prioritas pembelian alutsista untuk TNI AD adalah Tank Tempur Utama (MBT) Leopard.

Batalnya pembelian heli Apache ini bukan berarti Indonesia juga mengurungkan niat untuk membeli helikopter serang atau juga serbu. Indonesia kini mengalihkan pandangan kepada 16 helikopter Bell buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Menurut TB Hasanuddin, harga heli Bell ini jauh lebih murah ketimbang Apache walaupun bukan dari kelas yang sama dengan Apache.

Saat ditanya apakah batalnya pembelian Apache karena terkait kontrak dengan PT DI, TB Hasanuddin menjawab tidak. TB Hasanuddin bersikeras bahwa masalah utamanya adalah terletak pada harga yang terlalu mahal. "Lagi pula kalau beli produk PT DI, kita ikut mengembangkan industri pertahanan dalam negeri," ujar dia.

Setelah disetujui DSCA, Pemerintah Amerika Serikat memang menawarkan untuk menjual delapan helikopter Boeing Apache AH-64 D Longbow  kepada Indonesia. Helikopter serang buatan Boeing ini masuk ke jajaran helikopter serang kelas wahid karena kesuksesannya melaksanakan berbagai misi Angkatan Darat AS di seluruh dunia.

Sumber : TEMPO
Kredit foto : usmilitaryhelicopters.org


9 Responses to "Indonesia Batal Beli Heli Serang Apache"

  1. mudah2an buatan PT.DI gak kalah bagus dan semoga penggunanya pun bisa memanfaatkan kondisi alutista yang ada.

    ReplyDelete
  2. sebaiknya kita menggunakan pihak ketiga misalnya melalui india atau korsel katanya mrk beli lebih murah atau kita pilih opsi lain heli mangusta dari itali/turki atau dr cina,jgn lupa TOT lebih diutamakan.

    ReplyDelete
  3. Brita heboh ada cetak biru disan helicopter srang buatan idonesia

    ReplyDelete
  4. Karna g ada uang fee nya yg msuk kantong anggota DPR maka nya batal d beli

    ReplyDelete
  5. Yang ngomong itu Korupsi.. coba uang koruptor itu dikumpulkan.. INDONESIA sudah punya semua ALUSISTA yang terbaik dan Lengkap.... Masa INDONESIA Bisa Kalah Sama India... Harusnya Malu Kalian yang mengaku orang Indonesia tapi masih Makan uang rakyat..yang seharusnya bisa buat menjaga KRI ini... SADAR HOEY.. SADAR Kalo diserang Indonesia Semoga Loe Semua yng Korupsi Mati duluan..

    ReplyDelete
  6. memang sebaiknya batal aja beli alutsista paman sam.nanti ujung2nya di embarga sparepartnya kaya dulu2 lagi,..ingat sejarah,
    sekarang aja ada berita di VOA parlemen masih mempertanyakan masalah ham dan kebebasan beragama di indonesia.

    ReplyDelete
  7. beli pesawat buat alustita ko pikir2,beda low buat korupsi langsung sikat,ga pernah pikir2 lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan gitu mas tapi rata2 alutsista yg dibeli dari inggris, amerika, selalu dikaitin ama isu ham yang ujung2nya embargo spare part... cotoh kasus waktu kita konflik dengan GAM tank scorpion kita dilarang dipakai sama inggris atas alasan ham spare partnya juga diembargo.. kalo udah gitu kita jd gk bisa melindungi kepentingan dan kedaulatan bangsa sendiri meski punya senjata

      Delete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.