Latest News

Antonov Rusia Tiba Bawa 8 Mesin Sukhoi

Antonov tiba di Lanud Hasanuddin
Setelah beberapa pada bulan Februari lalu dua dari enam pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 buatan Rusia pesanan pemerintah Indonesia memperkuat Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin, tim penerimaan kedatangan pesawat tempur Sukhoi Lanud Sultan Hasanuddin baru-baru ini kembali disibukkan untuk menerima kedatangan 8 mesin pesawat tempur Sukhoi 27/30 yang diangkut dengan menggunakan pesawat Antonov AH-124-100 VDA-6192 dengan Pilot Chevron, dan Co Pilot Morenko.

Kedatangan pesawat Antonov AH-124-100 yang parkir di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin tersebut disaksikan oleh Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Danet Hendriyanto, para Kepala Dinas, Komandan Satuan, Tim dari Kemhan, Mabes TNI dan Mabesau serta Pejabat dari PT Trimarga Rekatama.

Pesawat Antonov AH-124-100 mempunyai panjang badan 68,96 m dan lebar sayap 73,3 m serta tinggi 20,78 m, yang membawa empat mesin pesawat tempur Su-27/30 buatan KNAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia. Take off dari Bandara Dzemgi Rusia dengan rute penerbangan Bandara Dzemgi Rusia - Manila - Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, yang merupakan satu rangkaian tahapan dari kedatangan enam unit pesawat tempur Su-30 MK2 pesanan pemerintah Indonesia buatan Rusia.

TNI


2 Responses to "Antonov Rusia Tiba Bawa 8 Mesin Sukhoi"

  1. Ada yg dirahasiakan dengan strategi yg dilakukan Indonesia, pertama tgl 27/02/2013 kita menerima 4 mesin pesawat sukhoi yg sebelumnya tlh menerima 2 pswt tempur itu yg rencananya akan mengakuisisi 6 pesawat hingga jumlahnya 16 buah dan kedatangannya transit di India, kemudian tgl 30/04/2013 menerima 8 mesin sukhoi yg transit di Philippine. Kalau kita setting dari 10 mesin tsb bisa untuk 5 pswt. Pertanyaannya apakah nanti 4 pesawat tambahan yang akan dibawa tanpa mesinkah? (Imposible). Sy hanya berangan angan kalau 4 pswt tambahan yang akan datang pasti mesinnya sdh diinstall di pabriknya, kalaupun tdk kita masih punya 2 mesin yg nganggur. Jadi 10 engine yg baru???, pasti ada riset rahasia yg dilakukan TNI??. Mudaha2an analisa sy benar n Bravo TNI.

    ReplyDelete
  2. Proses kloning teknologi di mulai, tapi rusia bukanlah negara yang mudah untuk di klabuhi apalagi kloningisasi teknologi salah satu legenda pesawat tempur di dunia.

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.