Search
» » Australia Terancam Karena Keunggulan Sukhoi

Sukhoi Su-27

Percaya atau tidak, Australia saat ini tengah berusaha untuk mengatasi ancaman yang bisa ditimbulkan oleh jet-jet tempur Sukhoi di Asia Tenggara. Dalam beberapa dekade terakhir, jarak yang jauh dan minimnya jangkauan pesawat-pesawat tempur angkatan udara di Asia Tenggara, memang masih memberikan rasa aman bagi Australia. Namun untuk saat ini, keamanan Australia terkikis oleh kedatangan jet-jet tempur super manuver Sukhoi 27 Flanker dan Sukhoi 30 Flanker C.

Jet-jet tempur Sukhoi ini sudah melengkapi Angkatan Udara China, Indonesia, Malaysia dan Vietnam dalam jumlah yang besar. Kedatangan Sukhoi ini telah membuka "teater baru" di Asia Pasifik. Pilot Angkatan Udara Australia, yang semula menganggap dirinya dominan karena menggunakan F-18 Hornet dan pembom F-111 Aardvark, sekarang harus "menutup muka" dari Flanker Sukhoi yang memang unggul hampir pada setiap aspek. Akuisisi Sukhoi Su-27SK dan Su-30MK buatan Rusia ini oleh negara-negara di Asia Tenggara, menyajikan sebuah kenyataan bahwa dimana F/A-18A/B/F Australia kalah dalam hampir semua parameter kinerja utama, baik oleh Su-30 maupun Su-27.

Dari perspektif analisis strategis, akusisi alutsista canggih oleh negara-negara marginal stabil seperti Indonesia atau pemain regional lainnya, harus menjadi perhatian yang serius - walaupun ini masih diluar jumlah mengesankan yang diakuisisi oleh China. Kedatangan alutsista jarak jauh seperti Sukhoi dan suite rudal canggih di kawasan Asia Tenggara memang bisa meresahkan Australia, dan menyajikan konteks strategis yang sama sekali baru.

Manuver Sukhoi ( misal: Pughacev Cobra*  ) memang legendaris, dengan jangkauannya yang lebih dari 3000 km, memberikan Flanker Sukhoi keunggulan dalam pertempuran udara. Memungkinkan untuk melakukan taktik probes and U-turns berulang (sebuah taktik Perang Dingin Rusia), yang dapat membuat lawannya bingung dan rentan dalam sebuah pertempuran udara. Memburu Sukhoi akan menjadi salah satu pekerjaan yang paling berbahaya dalam pertempuran.


Bahkan, jangkauan yang luar biasa dari Sukhoi ini dapat ditingkatkan dua kali lipat dengan air refueling (pengisian bahan bakar di udara). Bayangkan bagaimana kekuatan Sukhoi Indonesia jika suatu hari diperkuat dengan pesawat tanker, pasti sangat meresahkan Australia. Untuk saat ini, Sukhoi-sukhoi Indonesia dapat memperjauh jangkuannya dengan pengisian bahan bakar dari Sukhoi lainnya, dimana setengah armada Sukhoi akan di isi oleh setengah Sukhoi lainnya.

Ancaman Rudal

Sukhoi memiliki 12 hard point (cantelan senjata), ini lebih banyak dari pesawat tempur lain. Fitur ini membuat Sukhoi mampu untuk membawa pack senjata yang mematikan, yaitu seluruh amunisi rudal dan bom pintar. Biro-biro senjata Rusia telah mengembangkan dengan baik berbagai macam rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan -termasuk rudal jelajah- yang pada beberapa kasus kemampuannya belum bisa disamai senjata-senjata NATO. Sembilan puluh empat pesawat Hornet Australia ini akan sangat rentan terhadap Sukhoi yang melampaui jarak pandang rudal.

Australia juga khawatir dengan kerentanan platform gas dan aset industri lainnya di pesisir timur negara mereka. Defence Today menjelaskan "Dari sudut panjang senjata, sebuah rudal supersonik Raduga 3M-82/Kh-41 Sunburn, MBRPA 3M-55/Kh-61 Yakhont atau rudal jelajah subsonik anti-kapal Novator 3M-54E1 Alfa sangat efektif untuk melumpuhkan atau bahkan menghancurkan salah satu fasilitas besar dalam sekali serangan. Rudal ini didesain untuk membelah kapal perang kecil dan menimbukan kerusakan parah pada kapal perang besar (lihat test Yakhont yang dilakukan TNI AL). Kecelakaan industri dan kebakaran di pabrik petrokimia dan anjungan lepas pantai sangat mudah terpicu karena hal-hal kecil, dan dapat dipastikan sebuah serangan rudal ini dapat membuat kebakaran yang tak terkendali."

Kapal Induk AS Sebagai Sasaran Empuk

Kedatangan Sukhoi di Asia Pasifik juga menambah kerentanan terhadap kapal induk bertenaga nuklir milik AS. Militer Amerika sudah bersiaga, dimana CVNs (kapal induk dan pendukungnya) sudah dalam status siaga perang melawan Sukhoi.

Di masa lampau, kapal induk bertenaga nuklir, dilindungi oleh lingkaran kapal pendukung dan pesawat AWACS, dan tentu saja pesawat tempur mereka sendiri, mampu berlayar ke wilayah konflik mana saja tanpa rasa takut. Namun, itu sejarah.

Saat ini, semua kapal induk AS yang mencoba mendekati pantai China akan ditarget oleh Sukhoi berbasis darat dan akan menembakkan rudalnya pada jarak yang aman. Pada hakikatnya, lahirnya Flanker Sukhoi telah mengakhiri era diplomasi kapal-kapal perang Amerika.

Kemampuan Pilot

Angkatan Udara Australia bukan angkatan udara besar, namun mereka menganggap dirinya terlatih, dengan pilot-pilotnya yang suka berfikir bahwa mereka mirip dengan Maverick dari Top Gun. Mereka dilatih sesuai dengan standar barat yang diyakini bahwa ini akan menjadi faktor penentu dalam perang. Namun, keterampilan pilot, seperti halnya alutsista canggih, juga dapat diimpor. Pilot India, yang saat ini termasuk dalam jajaran pilot terbaik di dunia, kini melatih Angkatan Udara Malaysia. China dan Indonesia juga suatu saat akan menemukan aces udara sendiri untuk melatih pilot mereka, atau bisa saja mereka sudah menggenggam semua kemampuan Sukhoi di tangannya. Dalam sejarahnya, pilot-pilot pesawat tempur Indonesia termasuk salah satu pilot yang terbaik di dunia, bahkan menonjol di Asia.

Sebagai realisasi dan kesadaran mereka atas Flanker Sukhoi yang mendegradasi pertahanan dan keamanan Australia, akhirnya Australia memutuskan untuk mengakusisi pesawat tempur siluman dan menaruh pesanan untuk 100 unit F-35 JSF. Apakah ini akan mempengaruhi kedigdayaan Flanker Sukhoi? Ini masih cerita lain, belum jelas juga apakah Australia mampu mengakuisisi 100 F-35 mengingat harganya yang menggila. Untuk saat ini, Sukhoi 27 dan variannya masih superior dari fighter-fighter milik Australia.

* Pugachev Cobra adalah nama sebuah manuver pesawat tempur. Manuver ini adalah demonstrasi kontrol pitch, sudut serangan tinggi yang stabil, dan kemampuan mesin. Manuver Pughacev Cobra terdiri dari belokan yang sangat cepat yang dapat menghindari dari serangan, atau memposisikan diri untuk menyerang.

Share !
«
Newer Post
»
Older Post

65 comments:

  1. lo bukankah kita dah pernah uji c0ba air refuelling gan,, coba cari d y0utobe ada k0k,,

    ReplyDelete
  2. Ntar lagi amrik kasih ni Aussie F-22 trus F-35 yg udah dipermak (skrg F-35 masih banyak masalah) ...mampus tuh Sukhoi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dasar pengkhianat tolol, F-22 tdk bakal diberikan ke lain negara, hanya USA yg memiliki, sedangkan F-35 skrg msh bermasalah, apanya yg hebat? Skrg sdh ada radar anti stealth tuh yg sdh dipesan Vietnam dr Rusia, dasar kuper asal jeplak.

      Delete
    2. ralat brow, vietnam pesan radar anti stealth dari Belarus, bukan Rusia...

      Delete
  3. Walaupun punya pesawat sukhoi yang banyak kekuatan militer Australia di bantu AS masih sulit untuk dikalahkan

    ReplyDelete
  4. ITULAH, MENGAPA RENCANA PENAMBAHAN KEKUATAN SUKHOI BUAT AURI DIALIHKAN KE F-16 BEKAS USA!! KELIATAN O'ON nya kita...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sukhoi is sukhoi, elang is elang, kita pesan f16 buat gantiin F5 choi, bukan ganti sukhoi, karena peran dan misi masing-masing beda lah yaw....tolong jangan campur aduk 2 program sekaligus....

      Delete
    2. ya saya setuju bro

      Delete
  5. Menurut saya Indonesia harus jadi pemilik Sukhoi terbanyak di Asia. Kita bisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih baik lagi, bisa nego lisensi, bikin sendiri.

      Delete
    2. Kerja sama buat dapetin lisensi untuk bisa bikin PAK FA T-50, kren brow.... hahaha

      Delete
  6. Gak akan bisa kalo indonesia korupsinya menggila.
    Indonesia itu sebenernya kaya, kalo hanya pengen beli sukhoi terbanyak se asean Gampang.
    Tapi tuh pejabat perlu dibenahi.
    Bener kata ano 12.24
    Kita tuh ditipu hibah F16, padahal harganya juga mahal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bukan pejabatnya yang dibenahi, tapi sukhoinya dipersenjatai mutakhir, trus, buat gambar target di atap gedung dewan di senayan....launch brow, pasti seluruh rakyat langsung panjatkan syukur.....

      Delete
    2. huuuaaaahahahahahaha......setuju kang

      Delete
  7. betul. ngapain kita ambil f16 second pdhal sukoy sj lebih ok

    ReplyDelete
  8. pemimpin ngak pernah belajar dari masa lalu,

    ReplyDelete
  9. Sukhoi itu mahal di pemeliharaanya bro..!! Sangat mahal..tp kalau 2 ska ok laah..!! Yg lainya diisi typhoon or rafaalle

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang mahal om drpd typhoon or rafale, tp memang kelasnya beda... kalo sekelasnya f-35 dg sukhoi, msh lebih hemat sukhoi...

      Delete
  10. woiy indonesia kan salah satu pengguna su-27 n su-30 kok sukhoi'a dikatain mampus si.?

    ReplyDelete
  11. Beli F16 itu untuk balance seakan2 kita tidak memihak salah satu blok, penempatan skuadron f16 dan sukhoi tentunya berdasarkan potensi ancaman. Saya yakin MABES TNI orangnya pintar2 dalam mengatur strategi. BRAVO TNI!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha iya lah brow, kebanyakan yang komen disini kan baru belajar nulis, gak tau peran dan fungsi masing-masing pesawat yah...harap dipermaklum yah brow....

      Delete
  12. Ditipu sih gak lah, tpi gak ada makan siang gratis. 24 F16 bekas itu seharga 700-750 juta US. Kalau loe mau beli sukhoi ya paling dapet 10-12 Unit. Masalahnya Negara Loe punya Uang gak, kalau anggaran militer 2009-2014 sebesar 15 Milyar dolar...OMONG KOSONG ITU.

    ReplyDelete
  13. jaya indonesia ku...

    ReplyDelete
  14. untuk saat ini indonesia masih mengejar MEF maka dibutuhkan pesawat berkualitas dalam jumlah yang memadai untuk memperbanyak stok pilot tempur..F16 adalah pesawat dengan kualitas bagus namun memiliki harga. biaya ops. dan biaya perawatan termurah .. apalagi pihak AS juga memberikan paket persenjataan terkini untuk F16 "hibah"tersebut... pembelian sukhoi juga terus berlangsung..dengan membeli secara bertahap sehingga kita mendapat seri terbaru ....

    ReplyDelete
  15. Sukhoi ga ada yg bisa nandingin bos.. F-18 hornets sekapal induk juga sama sukhoi 2 biji pada penyok kapal induknye... Bravo TNI...!!!! Mudah2an Indonesia punya Sukhoi sampe 100 skuadron....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah brow, kalo kapal induk pada penyok yang untung orang Blitar brow, dapet order ketok magic....

      Delete
  16. Semoga semua keputusan yg diambil pemerintah kita diridhoi Allah SWT, pesawat secanggih apapun tanpa ridho Allah tak akan berguna...amiinn

    ReplyDelete
  17. buat pesawat tempur sendiri aja,..

    ReplyDelete
  18. Di tahun ini 2013 sampai seterus nya 2020 mungkin SUKHOI 27 MK STEIL PESAWAT TEMPUR NYATA TERCANGGI DALAM SEJARAH MANUSIA, DALAM PERTEMPURAN DI LAPANGAN PEPERANGAN DI SELURUH ALAM SEMESTA JAGAT RAYA DUNIA INI

    ReplyDelete
  19. Tahun 2020 kita akan kedatangan 50 f 33 tenang åℑα tapi harus di isi juga sih sama sukhoim. Oh iya f 16 yang jumlahnya 24 hasil hibah sih bener pesawat second tapi kan di upgrade.

    ReplyDelete
  20. Tomi hadia : yah mungkin itu dulu Gan, tp sekarang Pesawat tercanggih merupakan varian Sukhoi SU-35-BM.
    Dimana pesawat ini mampu melebihi pesawat asal negri paman sam, F35.
    Menhan'nya paman Sam aja dah ngakuiin tu Gan.
    Semoga TNI-AU & AL bisa memiliki ini Elang Besi.

    ReplyDelete
  21. mohon maaf nieh,disitu ditulis bahwa kapal induk kelas nimitz akan mudah diancam oleh sukhoi....pandangan yang salah mas,maaf mas,sejak kapan sukhoi series bisa fighthing head to head dengan para pesawat tempur seri "F"...
    ditunjang lagi dengan adanya perkembangan seri "F'22raptor yang merupakan pesawat jet tercanggih saat ini,ditambah pula dengan munculnya prototipe F 35 joint strike...apakah mereka itu mempunyai kemampuan dibawah sukhoi??...

    satu lagi mas,jika dalam perkembangan pesawat tempur blok barat mengalami peningkatan tajam,bukan berarti tidak ada perkembangan sistem pertahanan kapal induk,sudah pasti dan jelas,tetap akan perkembangan...heheheh

    cmiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mas...cuma masalahnya ini khan Usie yg mulai ketakutan...takut sama Sukhoi dan takut barang proudk Amrik yg kelewat mahal ditambah lgi ambisi u tidak mau kalah dgn negara tetangganya...gitu loh maksudnya mas...

      Delete
    2. Lendo Okta, anda perlu baca formil yang banyak biar luas pengetahuannya.
      Sejak Sukhoi flanker series dibuat, sukhoi unggul dari semua type tempur non-stealth buatan barat. Baik itu seri F, Rafale, Typhon dll.
      Kalo anda bandingkan dengan F22 ya anda yang salah bandingin apel ma jeruk mas, F22 adalah kelas stealth fighter, ya ditandingin dengan T50 PAKFA donk....

      Delete
  22. sry nmpang".. klo untuk head to head si sy pribadi blom pnah denger dlm prang.. tp satu hal yg pasti kecangihan alat itu memang penting tp pilot berpengalaman juga berandil besar.. klo mnurt sy si.. kelebihan sukhoi yg pling dominan ya patok cobranya.. pswat barat blom ad yg bs kyk gtu manuver gila beeaking diudara bisa bikin repot saat dog fight. klo soal kpal induk sepertinya bukan dr sukhoi aja dr psawat lain juga bisa.. coba baca prang malvinas... rudal ud canggih2 gan fire and forget... dan klo ga salah sukhoi punya radar over the horizon jg ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali brow, meskipun belum terlibat perang anjing dengan pesawat tempur barat, tapi itungannya jelas sukhoi punya segalanya. Jarak/jangkauan lebih jauh, hampir 2 kali lipat USA punya, tonase angkut lebih besar berarti bawa senjata lebih banyak yang didukung 12 cantelan senjata/rudal, manuver lebih baik dan lebih pendek, thrust vectoring paling canggih dan banyak komponen lain yang buat sukhoi sangat ditakuti...

      Delete
  23. Paris air show sudah menunjukan seberapa hebat su 35s dalam melacak pesawat stealth dgn jangkauan radar dan kecepatan yg wow. . . !jadi pemerintah harus beli ni sukhoi

    ReplyDelete
  24. Masih mending kita punya Sukhoi Su-30MK2......
    Klo cuman F-16 (bozok), BAe Hawk (pesawat pling murah di dunia), apaan nTu?......
    Tapi yo gpp....daripada g punya sama skali....

    ReplyDelete
  25. Pemerintah RI seharusnya memiliki Pesawat Tempur Sukhoi jenis Su-27SKM sebanyak 16 Unit. Su-30MK sebanyak 16 Unit. Dan Su-35 sebanyak 16 Unit. Dengan 3 Skuadron Pesawat Tempur Sukhoi, maka inilah yang memberikan efek menggentarkan Wilayah NKRI. Memang kita sudah memiliki 1 Skuadron yakni 16 Unit Sukhoi ke depan. Namun untuk Indonesia. Sangat kurang. Maka saya ingin Pemerintah bs mencukupi Pesawat Tempur TNI AU Indonesia yakni 3 Skuadron Sukhoi. Kita memang sebentar lagi beberapa waktu ke depan akan mendapat 24 F-16 dari Amerika Serikat. Namun F-16 itu harus disetarakan dengan blok 52 seperti halnya F-16 yang masih disegani dikawasan. Dengan 3 Skuadron Sukhoi dan 2 Skuadron lebih F-16 , maka TNI AU sedikit beristirahat untuk tidak sepenuhnya khawatir akan udara RI yang sering dimasuki Negara Lain sepihak. Disamping itu, Pembelian Helikopter Apache juga sangat baik, Kita sekurang-kurangnya harus memiliki 16 Unit Helikopter AH-64D Longbow. Beserta Persenjataannya lengkap. Saya berharap Pemerintah juga membeli Helikopter Tempur Rusia sebanyak 30 Unit. Seharusnya Subsidi BBM bs dialihkan Pemerintah Untuk Pertahanan Bangsa Indonesia. 50% dari subsidi BBM bisa digunakan untuk belanja Pertahanan. Kita harus Memilki 3 Kapal Selam Rusia Kilo Class, Serta minimal 2 Scorpene asal Perancis. Ditambah 3 Kapal Selam Korea Selatan Chong-boggo. Maka total 8 Unit akan terasa cukup memadai untuk beberapa tahun ke depan. Chongboggo sudah dalam proses. Semoga Pemerintah RI menambah armada Submarines menjadi 8 Unit seperti yang saya tulis tadi. Agar negara manapun tidak memasuki wilayah perairan NKRI tanpa Izin. Di darat MBT Leopard merupakan kecerdasan TNI membeli sebanyak Tank Leopard asal Jerman. RI Juga harus menambah Hercules C-130 hingga 16 Unit. Membeli Helikopter Blackhawk sebanyak 32 Unit. Helikopter Apache ditambah hingga 32 Unit. Helikopter Chinook sebanyak 16 Unit. Bell 412-EP sebanyak 32 Unit. Pesawat Intai Israel UAV Heron sebanyak 16 Unit. Rudal Yakhont disesuaikan dengan kebutuhan TNI. Eurocopter yakni helikopter eropa sebanyak 24 Unit. MBT Leopard harus diperbanyak hingga 250 Unit. Baik Leopard jenis 2A5, dan 2A6.
    Marder Jerman pun harus memadai yakni sebanyak 58 Unit. Kalau Anggaran Memadai saya ingin RI membeli Pesawat Grippen Jaas 39 asal eropa sebanyak 16 Unit, F-22 AS Sebanyak 16 Unit, F-35 AS Sebanyak 16 Unit. Untuk F-35 tunggu sampai benar2 yakin kualitas di dunia. MBT M1A2 Abrams AS sebanyak 32 Unit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ..hahahaa..
      ngomong apa lagi mimpi.. broo..
      koruptor blom pada kapok
      kalo ngomong liat situasi, apa yang di omongin itu cukup duitnya buat beli alusista yang kamu sebutin..
      itu kalo bisa nunggunya bisa 30 tahun lebih, yang sekarang ini ajah misinya udah lebih dari 5 tahun agar punya 1 skuadron SUKHOI, blom MBT leopard (itu ajah blom bisa datang semua)
      ..yang lebih baik & tepat saat ini adalah bagaimana caranya progam KFX/IFX cepat membuahkan hasil, ataupun menambahkan rudal anti serangan udara jarak menengah & jauh..
      coba kalo seandainya SUKHOI 30MKK milik malaysia jadi membawa rudal BRAHMOS.. pukulan sangat telak & tanpa bisa membalas dari KRI kita..
      BRAHMOS cruise missile dapat menembak & di bidikan dari pesawat tempur dalam jarak lebih dari 150km, KRI kita blom punya surface-to-air-missile dalam jarak sekian, yang jelas TNI akan membeli BATERY S300, itu baru batery-nya bukan missile-nya..
      satu lagi, ingat yah.. kasih do'a ajah buat SLV lapan RX-550 yang akan di uji coba tahun depan.. semoga berhasil meluncurkan satelitnya, kalo RX-550 bisa sempurna meluncur, nanti tinggal di ubah teknologinya menjadi surface-to-air-missile.. kalo itu berhasil maka pertahanan udara kita sudah lumayan di segani..

      ..PX-1..

      Delete
    2. Semua cita2 itu berasal dari mimpi, maka setinggi, sebanyak, sebesar apapun Visi kita, ... kelak apapun yang dapat kita raih, maka itulah pencapaian terbaik kita, termasuk pd perkara alutsista kita...Ok Bro!!

      Delete
  26. Kita beli aja Pak\fa 50 sukhoi 1000 biji. Pasti kita disegani dunia persilatan. Misal australia beli 100 f35 kita beli 1000 sukhoi 50 stealth. Langsung gropyok.

    ReplyDelete
  27. Untuk urusan pesawat tempur Sukhoi Indonesia masih kalah dengan negara-negara
    tetangga, antara lain Singapura, Malaysia, Thailand dan juga Vietnam, untuk mengejar ketertinggalannya memang sangatlah berat, mereka sudah punya tiga sampai empat skuadron sedangkan Indonesia baru satu skuadron, untuk menutupi kekurangan tersebut maka dengan secepatnya Indonesia harus segera kembangkan rudal jarak menengah dan jarak jauh (kerjasama dengan Cina atau dengan negara manapun) produksi sebanyak-banyaknya, gelar di perbatasan dengan Malaysia, dan
    beberapa pulau bagian timur Indonesia, untuk mencegah jangan sampai bagian wilayah dari NKRI terlepas lagi seperti timor timur.

    ReplyDelete
  28. Keren smua koment'e,,,kapal selam jg harus pny banyak ya,,ama rudal tuh,indonesi harus pny banyak rudal jelajah yg mampu ditembakan ke negara asia dan australia...tentara darat'e jg banyakin kasih perlengkapan tempur yg canggih

    ReplyDelete
  29. Kenapa selalu teknologi tercanggih dn hebat untuk saling menghancurkan andai resetnya untuk kemakmuran ooohh... indahnya dunia... Dunia ini hancur oleh penghuninya ( manusia )

    ReplyDelete
  30. saya wong cili', cuma bs nyengir2 doang mbaca koment2 di atas..
    smoga bs terealisasikan ya....
    sukses buat TNI.

    ReplyDelete
  31. Uang korupsi buat beli pesawat tempur aja..
    Bikin uud HUKUM MATI BAGI YG KORUPSI..
    INDONESIA HANCUR KRN TERLALU BNYAK YG KORUPSI..

    ReplyDelete
  32. Indonesia dah d jajah oleh penjabat,a sendri.. Gmn mau lawan luar negri.. Hancur negara ku oleh rakyat,a cndri.. Mdh2an dngan pemimpin yg bru nti bsa lbh tegas dan berani mengambil setiap kputusan..

    ReplyDelete
  33. sukhoi bagus ,jangan lupa kita negara maritim masa punya 3 kapal selam, perkuat juga dong ankatan laut kita jangan angkatan udara terus,

    ReplyDelete
  34. Pakai bmbu runcing aj yg spr ekonomis

    ReplyDelete
  35. Pakai santet aj yg ekonomis..he..he..

    ReplyDelete
  36. Bro coba kita bersatu bikin undang2 siapa koropsi di tembak mati dan dewan2 yang tak setuju di berhentikan.alias (pecat) pasti rayat indonesia akan makmur?

    ReplyDelete
  37. kita kalah dalam udara tp kita hebat kalo d darat. Orang indonesia sakti2.kebal sama sajam n peluru n juga bisa mengilang.

    ReplyDelete
  38. Mas bro jangan salah, angkatan laut kita justru paling kuat brow walaupun kapal selam cuma 3! (Jales veva jaya mahe) kita jaya ∂ï lautan semboyan pepatah AL! Jangan ∂ï ragukan bro AL ! ∂ï sejarah nya pun AL hebat apalagi dengan kapal selam pasopati mas bro yg sekarang ∂ï musiem kan ∂ï publik ! Dan satu lagi AL punya kapal pemberian uni soviet ! Pemberian lo ϔά̲̣̣̣̥ä bukan beli ! Kapal itu pernah beroprasi ∂ï irian barat tahun 1961 untuk mengambil alih irian barat dari belanda ! Dan hasil nya pun memuaskan ! Jangn ∂ï ragukan mas bro AL kita ! Justru AL kita brow ! Satu lagi jangan jauh2 untuk pengen memperbanyak pesawat SUKHOI bro ! MBT aja kita beli bekas brow dengan seharga 6 miliar ! BEKAS lo brow, klo yg baru 16,4 miliar ! Indonesia itu benar2 butuh main battle tank (MBT) tank kelas berat yg berbobot 50ton keatas ! Indonesia kebanyakn nya tank ringan yg berkisar 15-25 ton ! Indonesia perlu dana banyak klo mau beli MBT .. Apalagi SUKHOI bro ! ! ! Ingat ϔά̲̣̣̣̥ä kita bukan hebat tapi terlatih !!

    ReplyDelete
  39. komentnya luuucu-lucu...wkwkwkwkwk...
    pantes indo gak pernah berani nyerang malay..,meski dah sering di -ece(ejek) di perbatasan

    ReplyDelete
  40. Ngantok.......tidorlah...mga ada peswat siluman terpakir didpan rmahku...hmmmm hrrr

    ReplyDelete
  41. Kata tetangga " kalo perang dengan RI pesawatnya ndak usah ditembak ntar jatuh sendiri"

    ReplyDelete
  42. sudah saatnya kita bangkit untuk revolusi industri di Indonesia, buktinya buatan Indonesia tdk kalah dengan buatan luar negeri, seperti Kapal Perang, Panser, Senjata dan lain sebagainya, dan kita harus tunggu tanggal mainnya nanti, karena banyak didengar akan membuat kapal selam dan Jet tempur......kita lihat saja

    ReplyDelete
  43. beli2 muatamu ....rakyat belum makmur kok beli pesawat bnyak2

    ReplyDelete
  44. lha bukannya F16 blok 52 ID sdh datang !?

    ReplyDelete
  45. Beli pesawat dan rudal jelajah lagi. Perdayakan PTDI kasi kepercayaan dan jangan korupsi, LAPAN, PINDAD dan industri pendukungnya harus lebih berkinerja dan diberi kepercayaan biar bisa buat produksi sendiri. Tentunya kesejahteraan rakyat harus didukung juga. Rakyatnya jugajangan malas2an mengandalkan uluran tangan pemerintah harus ikut bekerja keras.....

    ReplyDelete