2013 : Senapan Sniper Baru untuk Tentara Rusia

ARTILERI - Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan akan membeli senapan sniper baru pada 2013, ujar Wakil Menteri Pertahanan Yury Borisov beberapa waktu lalu. Di bawah program pengadaan senjata untuk 2013, senapan Degtyarev 6S8-1 kaliber 12,7 mm akan dibeli Kementerian Pertahanan untuk Angkatan Bersenjata Rusia dan mulai tahun 2014 Kementerian Pertahanan akan mulai membeli Dragunov 7,62 mm, VSS 9-mm dan senapan ASVK 12,7 mm, tentunya dengan perangkat optik ekektronik terbaru, Borisov mengungkapkan.

Pemerintah Rusia juga akan mempertimbangkan untuk membeli senapan Orsis, ia menambahkan. Mengomentari tentang pengadaan senjata dan peralatan militer pada 2012, Borisov mengatakan Angkatan Bersenjata Rusia segera akan menerima 40 pesawat tempur, 127 helikopter, 34 stasiun radar pertahanan udara, sistem rudal pertahanan udara baru dan peralatan lainnya.

Degtyarev 6S8-1
Degtyarev 6S8-1, senapan sniper 12,7 mm yang diproduksi oleh pabrikan senjata Degtyarev Rusia.
Panjang 1,4 m, berat 12,5 kg, jangkauan efektif 1,5 km
Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin sebelumnya mengatakan Rusia akan segera memulai produksi empat set baru peralatan sniper, termasuk pengawasan dan alat deteksi, means of suppression dan perlindungan pasif untuk sniper.

Set pertama dirancang untuk digunakan di rentang hingga 800 meter, set kedua - lebih dari 800 meter, set ketiga - untuk penembak jitu dalam operasi kepolisian perkotaan, dan keempat - untuk pelatihan sniper.

Set perlengkapan sniper tersebut saat ini sedang dikembangkan oleh sebuah tim khusus di Tochmash Research Institute. Anggota tim khusus ini juga termasuk instruktur dari pasukan khusus Rusia yang mengawasi pedoman/tuntuan untuk kinerja senjata sniper.

Militer Rusia berencana untuk menyebarkan sedikitnya 1.000 penembak jitu pada tahun 2016 pada motorized rifle dan brigade tank. Mereka akan mampu mencapai target tembak pada jarak 1-2 kilometer. Generasi berikutnya dari sniper akan direkrut dari prajurit kontrak dan akan menjalani periode panjang pelatihan.

Steyr-Mannlicher SSG 08
Steyr-Mannlicher SSG 08, senapan sniper buatan Austria. Berat 5,7 kg, panjang 1,18 m
Pada Desember 2012 lalu, lebih dari 30 senapan sniper buatan Austria diadopsi oleh unit khusus pasukan Airborne Rusia. Ini adalah senapan pertama yang dibuat asing yang secara resmi digunakan oleh salah satu matra Angkatan Bersenjata Rusia.

Senapan-senapan itu dikirimkan berdasarkan kontrak 2010. Dilihat dari spesifikasi yang diungkapkan militer Rusia, senapan tersbeut bisa jadi adalah senapan Steyr-Mannlicher SSG 08 yang menggunakan amunisi 7,62 mm dengan sepuluh putaran magazin dan dengan jangkauan efektif lebih dari 2 kilometer. (FS)

5 comments:

  1. amazing . rusia sama amerika ga henti-hentinya memperkuat pertahanan mereka -_-

    ReplyDelete
  2. satu persatu, rusia mulai menerima penetrasi alutsista NATO..

    kebutuhan emng lbh utama.

    ReplyDelete
  3. coba di cek lagi mas bro referensinya, mana ada kaliber 7,62 punya jarak efektif 2km. Kalau kaliber 300 Winchester Magnum atau 243 Winchester Super Short Magnum mungkn bisa segitu

    ReplyDelete
  4. @Anonymous
    Betul. Saya salah tulis. Seharusnya tertulis jangkauan maksimum, bukan jangkauan efektif.

    Seharusnya juga kemungkinan (menurut analis) senapan yang speknya diungkapkan oleh militer Rusia itu adalah SSG 69 bukan SSG 08. Entah kenapa saya melenceng kesitu he.. Thanks ya...

    ReplyDelete
  5. Catatan :
    AWSM (atau dengan kode L115A3) adalah senjata yang digunakan oleh kopral Craig Harrison dari pasukan komando Inggris untuk memecahkan rekor tembakan terjauh,yakni 2.475 meter. Harrison menembak sebanyak 3 kali berturut-turut kearah operator senapan mesin Taliban di Afganistan. Tembakan tersebut dapat melumpuhkan operator itu. Dan senapan ini memilikijarakefektifhanya 1.500 meter.
    sumber:
    wikipedia.org
    Sniper. One Shot One Kill (niek.be)
    Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.

    ReplyDelete

HOME
▲ Back To Top
NEWSLETTER

Masukkan email pada form di bawah ini lalu klik 'SUBMIT'. Setiap artikel terbaru akan kami kirimkan ke email Anda.


Sebagian besar kematian tempur di Perang Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II disebabkan oleh artileri. Stalin menyebut artileri sebagai "God of War". Namun, ini hanya blog yang bernama ARTILERI.


  • facebook
  • twitter
  • google plus
  • rss