Latest News

Iran Siap Buat Bom Nuklir Pada 2014

Mahmoud Ahmadinejad mengunjungi fasilitas nuklir Natanz
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengunjungi fasilitas nuklir Natanz, selatan Tehran, 8 April 2008
(Foto: Newscom)
ARTILERI - Sebuah institusi yang memantau perkembangan nuklir Iran di Amerika Serikat memperkirakan, Iran akan memiliki bom nuklir pada 2014 mendatang. Institut Sains dan Keamanan Internasional (Institute for Science and International Security) mengatakan pada Senin lalu, bahwa Iran akan memiliki bahan plutonium yang cukup untuk membuat setidaknya satu bom nuklir pada pertengahan 2014.
 
"Berdasarkan kemajuan yang dicapai oleh program nuklir Iran saat ini, kami memperkirakan negara tersebut dapat mencapai kemampuan kritis pada pertengahan 2014," kata institut tersebut. Kemampuan kritis yang dimaksud adalah produksi uranium level senjata atau plutonium terpisah untuk membuat satu atau lebih bom atom, sebelum terdeteksi dunia.

David Albright, pendiri Institute for Science and International Security, berpendapat bahwa Iran memiliki cukup waktu memasang berbagai mesin sentrifugal untuk menggulirkan program nuklirnya. "Untuk saat ini, sangat kecil kemungkinannya Iran telah menggulirkan program tersebut, akan tetapi ada kekhawatiran serius dalam hal ini," ujar Albright.

Laporan dari institut itu juga menyatakan bahwa senjata nuklir Iran dapat memotivasi Arab Saudi untuk melakukan hal yang sama dan memicu proliferasi di kawasan di mana Israel merupakan satu-satunya negara dengan senjata nuklir.

Rangkaian sanksi dari lembaga internasional telah memukul ekonomi negara Republik Islam tu namun tidak mampu menghentikan program pengembangan nuklirnya. Karena itu, institut itu mendesak Amerika Serikat menerapkan sanksi ekonomi yang lebih tegas pada Iran dan menekan sekutu dagang besarnya untuk mengisolasi Teheran.

Tidak hanya sanksi, di bagian lain laporan itu disebutkan, Amerika Serikat harus secara tegas menyatakan kepada Iran bahwa jika Tehran memutuskan memproduksi senjata nuklir, maka AS akan melancarkan serangan militer untuk menghancurkan program nuklir Iran. Menurut mereka, dunia akan menghadapi konsekuensi buruk jika Iran ternyata memang mengembangkan bom nuklir. Dengan memiliki senjata nuklir, Iran akan lebih agresif sekaligus subversif.

Berbeda dengan analisa institut AS tersebut, pada akhir 2012 lalu, Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengklaim, bahwa kemampuan nuklir Iran sudah makin baik dan sanggup membuat bom nuklir pada pertengahan tahun 2013. Fabius mengatakan, Iran sudah menghimpun susunan penuh dari sentrifugal yang akan mempercepat kepemilikan senjata nuklir di pertengahan tahun 2013.

Khamenei Larang Senjata Nuklir

Dari dalam negeri Iran sendiri, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah memberikan fatwa yang melarang senjata nuklir. Ini adalah aturan yang mengikat bagi pemerintah Iran, demikian dikatakan Kementerian Luar Negeri Iran, Selasa, 15 Januari 2013.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ramin Mehmanparast mengatakan negara Barat harus mengerti arti dari pernyataan resmi Ayatollah Ali Khamenei untuk Iran: "Tidak ada yang lebih tinggi dari fatwa pemimpin tertinggi tersebut untuk menjelaskan kerangka kerja atas kegiatan kita dalam bidang nuklir," katanya dengan menambahkan pengumuman resmi itu dapat mengakhiri debat apakah Teheran mengupayakan teknologi senjata nuklir atau tidak.

"Ketika hukum tertinggi dan otoritas di kepemimpinan negara itu mengeluarkan sebuah fatwa, berarti semua harus mengikutinya," tambahnya.

Khamenei, pemutus akhir terhadap seluruh masalah di Iran, mengatakan bahwa Teheran tidak mengupayakan teknologi senjata atom, Ia menyebut memiliki senjata seperti itu adalah "dosa" juga "tak bermanfaat, dan membahayakan."

Dilihat dari kejadian-kejadian di Iran pada masa lalu, pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran ini patut dipercayai oleh Barat. Fatwa dari Khamenei pada kenyataannya memang "mengalahkan" kebijakan pemerintah Iran dan semua akan mengikutinya.

Pun seandainya Iran memang benar-benar telah membuat sebuah bom nuklir, ini bukan ancaman serius bagi AS bahkan negara-negara sekutu AS di Timur Tengah. Seperti pernyataan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pada 2012 lalu yang mengatakan bahwa bodoh bagi Iran untuk menyerang AS (atau sekutunya) dengan sebuah bom nuklir. Hal ini sama saja dengan bunuh diri, karena AS adalah gudangnya bom nuklir. Sekali perintah dikeluarkan oleh AS untuk menyerang Iran dengan nuklir, maka Iran bisa hilang dari peta dunia. (FS/ANT/ANSD)


15 Responses to "Iran Siap Buat Bom Nuklir Pada 2014"

  1. Artikel propaganda. Jelas sekali artikel ini ditulis agar dunia memerangi Iran, membenci negara Islam itu, dan membenarkan penyerangan secara sepihak yang menyalahi aturan internasional. Pers Barat umumnya begitu, menghasut perang dan kebencian hanya karena rasa takut dan egois negara lain maju, terutama thd negara yang dianggap mengancam eksistensi mereka.
    Jika Anda seorang Muslim, mestinya jangan menyebarkan artikel semacam ini kecuali jika Anda edit lebih dahulu. Itulah kelemahan pers Indonesia, sering mengambil berita dari pers Barat begitu saja, tanpa mau susah payah melakukan editing agar lebih menguntungkan kita. Mereka seringkali main 'comot' begitu saja, terjemahin, selesai.
    Sebaliknya, pers Barat jika memberitakan negara yg mayoritas penduduknya Muslim, seringkali memutar balikkan fakta. Contohnya, vonis warga Inggris yang divonis mati di Bali karena kedapatan membawa Kokain seberat 4,8 kg. The guardian dan BBC News memberitakan sedemikian rupa sehingga seolah-olah hukum kita yang salah, hakim teledor, dan bahwa orang itu membawa Heroin karena terpaksa demi anaknya yang diancam oleh gengster. Padahal kesaksian anaknya justru mengatakan tidak demikian. Anaknya bilang ibu itu melakukannyua demi melunasi hutang-hutang putranya yang lain. Dan masih banyak berita lain lagi yang menyudutkan Indonesia, seperti ekspor Ikan hias merusak lingkungan, ekspor CPO merusak lingkungan, dll yg inti sebenarnya mereka kalah bersaing dalam dagang.

    ReplyDelete
  2. @Wiji Alfianto
    Akan lebih provokatif bila tidak saya tambah dengan sub judul Khamenei Larang Senjata Nuklir he..

    Pada artikel-artikel sebelumnya beberapa kali tertera Iran menyatakan bahwa tujuan nuklirnya adalah untuk damai.

    Terimakasih atas masukannya

    ReplyDelete
  3. pd intinya barat tdk mau negara2 muslim mempunyai teknologi maju. mrk selalu memutar balik fakta dgn senjata pemusnah massal pd hal blm tentu ada krn tekn nuklir damai sangat indah utk kemajuan suatu negara.

    ReplyDelete
  4. Komen" diatas ga berlogika dan pemikiranya tdk objektif , jelas Amerika melarang Pembuatan senjata nuklr krn u/ menjaga kestabilan dan keamanan , jika dpikir u/ apa Iran membangun Senjata nuklir ? Nah , klo emg bwt perang itu ya menyalahi aturan makanya AS bertindak keras klo" skenario itu benar , Pandangan yg sbagian besar org lihat hanya pada sudut subyektif semata, tanpa logika dan realitas serta fakta yg ada ..

    ReplyDelete
  5. Lah,kl mau dunia stabil,ngapain cuma negara barat (amerika) dan cuma negara israel di tinur tengah yang ga mau copot senjata nuklir,trus maksud mereka perangin/invasi irak,palestine,libanon,iran JELAS SEKALI ingin negara2 lain khususnya negara muslim tak maju

    ReplyDelete
  6. Yang melarang senjata nuklir pasti Amerika soalnya negara tersebut paling takut disaingi persenjataanya.
    Kita tahu dimana ada presiden baru di Amerika pasti akan terjadi peperangan yang melibatkan AS .
    Ternyata yang bikin bencana dan musibah peperangan adalah negara AS maka pantasnya negara tersebut adalah mbahnya Teroris

    ReplyDelete
  7. Banyak hal yg harus di lihat klo mau objektif.kenapa cuma iran yg dilarang punya nuklir sementara israel punya segudang!!amerika pun kadang menggunakan senjata nuklirnya untuk menekan negara lain..intinya amerika dan negara barat tidak mau ada yg menyaingi teknologi mereka sehingga mereka dg segala upaya menghentikan negara manapun yg berusaha menguasai teknologi tersebut

    ReplyDelete
  8. aneh, kalo negara islam yang mau bikin amrik kaya kebakaran jenggot, giliran negara-negara non muslim amrik diam aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo ente dikasi tw Pakistan masih memproduksi senjata nuklir,,, pasti ente lgsg mikir Pakistan kan sekutu US... Logic?!? Jepang, Korsel, Taiwan dilarang US u/ mengembangkan senjata nuklir, pdhal mreka klien US. Logic?

      Delete
  9. Sebenarnya bukan nuklir Iran yang menjadi ancaman bagi USA tapi kemajuan Iran dan kebangkitan Islam yang menjadi kekhawatiran USA dan Barat terutama Zionis Israel. Mereka sadar bahwa Iran akan menjadi kekuatan baru di Timteng dicarilah alasan untuk memusuhi Iran dengan tekanan melalui sanksi2 internasional

    ReplyDelete
  10. Ini juga sama dgn propaganda terhadap irak. Salibis dan yahudi tdk akan permh rela umat islam maju

    ReplyDelete
  11. hadeeeeeeeeeeh, pada kemakan berita ....

    IRAN syiah rafhidah ... yakin mereka negara Islam, Iran itu sama kaya AS, Israel, dan ketika meyakini Iran ama Amerika itu musuhan, kalian salah besar ....

    Pahami asal usul sebelum meyakininya ...

    ReplyDelete
  12. kita harus tahu perbedaaan antara pembuatan senjata dgn nuklir atau nuklir untuk teknologi demi kesejahteraaan rakyat ... tp pd prinsipnya barat tidak akan mau teknologi nuklir dikuasai oleh umat muslim krn teknologi tersebut sangat higt jg sangat murah untuk jangka panjang ......

    ReplyDelete
  13. Any way, salut buat Iran yang sudah dapat menguasai teknologi nuklir untuk tujuan damai.

    ReplyDelete
  14. Negara Islam Iran Pantas memiliki senjata Nuklir Karna Ilmu&teknologinya diraih dengan kemampuan sendiri meskipun negrinya di embargo secara politik sosial&budaya saatnya Untuk Menandingi israel yang sudah nyata2 memiliki senjata nuklir dan berlindung di balik Jubah AS Yang memiliki Pangkalan Militer di seantero Bumi Terlebih di Asia tenggara tepatnya Pilipina Bagaimana dengan Indonesia sumber energi utamanya dari Minyak mentah dan gas itupun tidak 100 kepemilikanya dikuasai negara kapan berdikarinya...........!!!!!

    ReplyDelete

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.