Pemberontak Suriah Dapatkan Rudal Anti Pesawat

Pemberontak Suriah
Pemberontak Suriah baru-baru ini memperoleh hingga 40 rudal anti-pesawat, seperti yang dilaporkan Washington Post beberapa hari lalu, mengutip pernyataan pejabat intelijen Barat dan Timur Tengah. Rudal anti-pesawat ini disuplai dalam beberapa minggu terakhir dari Qatar, seperti yang dilaporkan, mengutip dua pejabat inteljen timur Tengah yang memiliki pengetahuan tentang masalah ini.

"Ini mengkhawatirkan bagi semua orang," kata sumber. "Ketika pemerintahan (Presiden Suriah Bashar al-Assad) selesai, semua ini sebaiknya juga ikut berakhir karena  penerbangan komersial akan beresiko." Pemerintah AS juga telah menentang para pemberontak Suriah mendapatkan rudal jenis ini, ditakutkan akan jatuh ke tangan teroris.

Laporan itu muncul setelah Syrian Observatory for Human Rights mengatakan bahwa pemberontak Suriah berhasil menjatuhkan sebuah helikopter militer dengan rudal permukaan-ke-udara (SAM). "Ini merupakan pertama kalinya para pemberontak berhasil menembak jatuh helikopter dengan rudal permukaan-ke-udara,".

Observatorium  yang berbasis di Inggris tersebut mengatakan rudal itu bagian dari konsinyasi baru yang diterima oleh pemberontak Suriah yang memiliki potensi untuk mengubah keseimbangan kekuatan dalam konflik yang sudah berlangsung 20-bulan. Lebih dari 40.000 orang tewas sejak konflik meletus pada Maret 2011, menurut Observatorium.

Kredit Foto: CS Monitor

2 comments:

  1. sebenarnya sy kurang setuju klo blog ini ikut2an menyoroti konflik di mana saja lebih netral itu lebih baik fokus ke kabar alutista bukan ke persenjataan yg sedang digunakan di negara yg konflik
    hanya saran dan kritik buat kemajuan blog ini gan...

    ReplyDelete
  2. @AK47
    "Military and history, no politic" Sebenarnya itu memang prinsip awal blog ini.
    Terimakasih sudah mengingatkan.

    ReplyDelete

HOME
▲ Back To Top
NEWSLETTER

Masukkan email pada form di bawah ini lalu klik 'SUBMIT'. Setiap artikel terbaru akan kami kirimkan ke email Anda.


Sebagian besar kematian tempur di Perang Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II disebabkan oleh artileri. Stalin menyebut artileri sebagai "God of War". Namun, ini hanya blog yang bernama ARTILERI.


  • facebook
  • twitter
  • google plus
  • rss