Enam Sukhoi Tambahan untuk TNI AU

Sukhoi Su-30

Sayap-sayap TNI AU akan semakin kuat. Tak lama lagi TNI AU akan kembali kedatangan pesawat tempur Sukhoi. Setelah sebelumnya TNI AU diperkuat dengan 10 Sukhoi Su-27 dan 30.

Menurut Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat, dalam waktu 1 hingga 1,5 tahun kedepan, enam pesawat Sukhoi datang ke Indonesia untuk memperkuat pertahanan udara. Sesuai rencana, ada percepatan kedatangan pesawat-pesawat seperti target hingga 2014.

Hal ini dikemukakan KASAU usai melantik 150 perwira baru lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) TNI AU angkatan ke-15 tahun 2012, di Lanud Adi Soemarmo, Jumat, 23 November. Penambahan enam Sukhoi baru tersebut, untuk melengkapi 10 jet tempur Sukhoi yang sudah dimiliki Indonesia agar menjadi satu skuadron (jumlah 16).

Penambahan pesawat tempur Indonesia tidak hanya pada jenis sukhoi, namun ada juga beberapa pesawat lain yang akan didatangkan ke Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.  Selain Sukhoi, lanjut dia, pesawat jenis T-50 - Pesawat tempur/latih Golden Eagle dari Korea Selatan, bukan jet tempur siluman T-50 Rusia - juga akan memperkuat TNI AU. Dia menjelaskan sementara ini telah datang tambahan alutsista berupa pesawat jenis Super Tucano dan C-295.

Imam juga menyinggung penambahan empat radar dalam pengadaan terakhir. Atas penambahan tersebut, sekarang ini TNI AU memiliki 20 radar. Pada 2024, ditargetkan Indonesia mempunyai 32 radar. Tingkat kebutuhan radar sebanyak itu sangat ideal bagi Indonesia yang memiliki banyak kepulauan.

Terkait personel dari kalangan perwira, Imam Sufaat menjelaskan, saat ini perwira TNI AU baru 60 persen dari jumlah ideal. Meskipun demikian, dia mengatakan presiden mengambil kebijakan tidak menambah jumlah personel hingga tahun 2014.

Selain Sukhoi dan T-50, pada 2014 mendatang TNI AU juga akan mendapat 24 pesawat F-16 Block 32 yang diretrofit menjadi Block 52 sehingga meski bekas pakai USAF (angkatan udara Amerika Serikat), kemampuan pesawat tersebut bisa dikatakan akan sama seperti pesawat baru.


3 comments:

  1. Ini berita mantap
    jaya terus TNI .....
    bikin keder tetanggamu yg selalu Arogan

    ReplyDelete
  2. SEMOGA INDONESIA RAYA KU MEMILIKI 1500 PESAWAT TEMPUR PERANG PERTAHANAN SEPERTI AMERIKA SERIKAT MEMILIKI 1000 PESAWAT TEMPUR SEBAGAI KEAMANAN PERTAHANAN UDARA

    ReplyDelete
  3. Sekalian pak menhan tambah su35bm satu skuadron biar saya tambah bangga sama tni. Jangan beli lagi dari amerika atau inhgris karna musuh nyata kita adalah mereka.salam

    ReplyDelete

HOME
▲ Back To Top
NEWSLETTER

Masukkan email pada form di bawah ini lalu klik 'SUBMIT'. Setiap artikel terbaru akan kami kirimkan ke email Anda.


Sebagian besar kematian tempur di Perang Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II disebabkan oleh artileri. Stalin menyebut artileri sebagai "God of War". Namun, ini hanya blog yang bernama ARTILERI.


  • facebook
  • twitter
  • google plus
  • rss