Satgas Kizi TNI Konga: Selamat Tinggal Haiti

Satu tahun lebih 20 hari sudah Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah melaksanakan misi di bumi Karibia Haiti. Kontingen TNI yang pertama berada di Haiti ini datang pada tanggal 04 Oktober 2011 , satu tahun yang lalu.

Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah menjalankan misi selama 1 (satu) tahun dan merupakan kontingen pertama yang dikirim oleh Negara Indonesia ke Haiti yang tergabung dalam misi UN/PBB – Minustah. Sebagai pionir dan pembuka jalan bagi satgas-satgas berikutnya, Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah telah berupaya dengan semangat merah putih dan telah menorehkan berbagai macam prestasi yang membanggakan serta mengharumkan nama bangsa. Prestasi yang lebih dan lebih baik lagi diharapkan ditorehkan oleh Satgas-satgas berikutnya.

Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah Haiti

Berbagai apresiasi datang dari semua pihak baik dari  Minustah, rakyat Haiti, maupun dari Tanah Air Indonesia. Karya satu tahun “Indonengcoy” telah terukir di tanah Bon Bagay Haiti. 

Berbagai persiapan akomodasi dan pengepakkan perlengkapan kembali dilakukan oleh seluruh personel. Sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan dan diatur oleh UN, Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah melaksanakan rotasi kembali ke Indonesia dari Haiti pada tanggal 24 Oktober 2012. Dan digantikan oleh kontingen yang baru Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah.

Total personel yang ada sejumlah 167 orang tidak kembali seluruhnya ke Indonesia. Hanya 157 orang yang kembali pada tanggal 24 oktober 2012, yang dipimpin langsung oleh Dansatgas, Letkol Czi Winarno sebagai “Main Body”. Sedangkan 10 personel tetap tinggal di Haiti sebagai “Rear Party Team” di bawah pimpinan Wadansatgas, Major Czi Yudho Widiharto yang akan melaksanakan serah terima dengan Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah dan direncanakan juga akan kembali ke Indonesia setelah 7 hari.         

Sesuai perencanaan dan penerbangan UN , Satgas Kizi TNI Konga  XXXII-A/Minustah tiba di tanah air pada tanggal 26 oktober 2012 waktu Indonesia.

Sumber: Puspen TNI

0 comments:

Post a Comment

HOME
▲ Back To Top
NEWSLETTER

Masukkan email pada form di bawah ini lalu klik 'SUBMIT'. Setiap artikel terbaru akan kami kirimkan ke email Anda.


Sebagian besar kematian tempur di Perang Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II disebabkan oleh artileri. Stalin menyebut artileri sebagai "God of War". Namun, ini hanya blog yang bernama ARTILERI.


  • facebook
  • twitter
  • google plus
  • rss