Bangladesh Beli Kapal Perang dari China

Launching LPC Bangladesh
(Foto:globalmilitaryreview.blogspot.com)

Kapal LPC (Large Patrol Craft) kedua pesanan pemerintah Bangladesh telah di launching oleh galangan kapal Wuchang China. Sesuai kesepakatan, Wuchang bertugas untuk memasok dua kapal perang canggih (LPC), yang salah satunya akan diserahkan ke Bangladesh pada awal tahun depan setelah proses uji coba selesai. Sebelumnya LPC pertama pesanan Bangladesh telah di launching pada bulan September lalu. Kapal perang tersebut berukuran 64 meter panjang dengan kapasitas 648 ton dan memiliki kecepatan maksimal 28 mil laut.

Produsen kapal perang tersebut (Wuchang) juga memenuhi permintaan khusus dari Angkatan Laut Bangladesh untuk spesifikasi jenis senjata dan peralatan yang nantinya akan diaplikasikan. Sebelumnya China juga telah memasok kapal perang sejenis ke Pakistan. Dengan adanya kerjasama untuk memasok kapal perang ini, Bangladesh telah memasuki babak baru kerja sama pertahanan dengan China.

Pemerintah Bangladesh juga telah memutuskan untuk mendapatkan beberapa helikopter canggih, pesawat terbang dan kapal perang untuk keamanan dalam negeri serta efisiensi yang cukup untuk melindungi kedaulatan negara.

Angkatan Laut Bangladesh juga telah memutuskan untuk menambah corvet dan kapal fregat Shelve dalam waktu dekat. Sebelumnya Bangladesh sudah memperoleh dua kapal perang frigat yang dinamai "Bijoy" dan "Dhoshwari". Sistem rudal Sholder (permukaan-ke-udara) telah ditambahkan dalam kapal perang tersebut. Pakistan juga telah membeli dua helikopter untuk kapal perang tersebut bernama "Bangabandhu".

Menurut informasi di media massa , Angkatan Laut Banglasdeh sebelumnya juga telah membeli 21 unit kapal yang memiliki kecepatan tinggi. Selain itu dua unit pesawat patroli maritim, lima unit kapal patroli dan satu kapal tanker minyak sedang dalam pembangunan.

Launching LPC Bangladesh
(Foto:globalmilitaryreview.blogspot.com)

Pemerintahan Bangladesh saat ini telah membuat rencana besar untuk secara signifikan memperkuat fasilitas pertahanan dengan pengadaan sejumlah besar perangkat keras militer serta peralatan canggih dan senjata dengan target untuk mentransformasi Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut Bangladesh agar menjadi cukup maju guna menghadapi setiap ancaman keamanan internal ataupun eksternal.

Program khusus ini semata-mata untuk memperkuat Angkatan Laut Bangladesh untuk menjaga sumber daya alam yang besar di Teluk Benggala. Diyakini oleh para analis ekonomi dan minyak bumi bahwa pada tahun 2030, perekonomian Bangladesh akan tumbuh sangat signifikan sehingga menempatkan negara tersebut berstatus ekonomi negara-negara maju, jika sumber daya minyak bumi di dalam Teluk Benggala telah dieksplorasi.

0 comments:

Post a Comment

HOME
▲ Back To Top
NEWSLETTER

Masukkan email pada form di bawah ini lalu klik 'SUBMIT'. Setiap artikel terbaru akan kami kirimkan ke email Anda.


Sebagian besar kematian tempur di Perang Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II disebabkan oleh artileri. Stalin menyebut artileri sebagai "God of War". Namun, ini hanya blog yang bernama ARTILERI.


  • facebook
  • twitter
  • google plus
  • rss