Latest News

Harta yang Hilang: Bom Napalm Byzantium

Bom napalm Byzantium

Bom Napalm Byzantium adalah senjata yang paling menakutkan yang pernah dibuat. Tapi sejauh ini bahan-bahan rahasia dan teknologi yang dibutuhkan untuk membuat apa yang dijuluki sebagai "Api Yunani" ini telah mengalahkan fikiran ilmiah sejak abad 12.

Api Yunani adalah senjata yang merupakan suatu campuran bahan yang terbakar ditembakkan dari kapal kekaisaran Byzantium di abad ke-7. Api akan menempel di daging dan terus menyala dan tidak dapat dipadamkan dengan air. Ramuan mematikan ini diciptakan oleh keluarga ahli kimia dan insinyur dari Konstantinopel, dan resep rahasia ini pun mati bersama dengan kematian mereka.

John Haldon dari Princenton University, menduga itu adalah cairan yang berbasis minyak bumi dan dimodifikasi untuk meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, bahan utama seperti itu yang sangat mudah terbakar disebut nafta, dan resin pinus yang lengket dan percampuran itu akan membuat bahan lebih lama terbakar dan lebih panas.
"Kekuatan Api Yunani tidak diragukan lagi. "Ini benar-benar senjata yang efektif untuk teror," kata Haldon"
Masih ada misteri lain tentang api Yunani ini dari sekedar bahannya saja. "Ketika musuh berhasil mendapatkan peralatan "Api Yunani", mereka tidak tahu cara menggunakannya untuk menciptakan efek yang sama," jelas Haldon. Sejarawan pun memiliki masalah yang sama, tetapi mereka telah menyimpulkan bahwa pompa perunggu mungkin memiliki tekanan minyak panas, yang kemudian dikeluarkan melalui nozel dan dinyalakan. Pada tahun 2002, sebuah rekonstruksi dibangun untuk program televisi National Geographic, menggunakan campuran minyak mentah ringan dan resin pinus. "Api Yunani" dari hasil rekonstruksi tersebut menghancurkan sebuah kapal  hanya dalam waktu hitungan menit.

Kepastian sesungguhnya dari resep Api Yunani tersebut tidak pernah ditemukan, tetapi kekuatan Api Yunani tidak diragukan lagi. "Ini benar-benar senjata yang efektif untuk teror," kata Haldon.


0 Response to "Harta yang Hilang: Bom Napalm Byzantium"

Komentar tidak lagi dimoderasi, namun fitur anonim kami tiadakan. Gunakan akun Google atau akun terdaftar lainnya untuk berkomentar.